Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Lintasarta dan OpenClaw Perkuat Ekosistem Agentic AI untuk Percepat Transformasi Industri Indonesia

Lintasarta dan OpenClaw Perkuat Ekosistem Agentic AI untuk Percepat Transformasi Industri Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Perkembangan Agentic AI atau AI Agents semakin mendapat perhatian dari
pelaku industri di Indonesia. Tingginya minat tersebut tercermin dalam OpenClaw
Meetup Jakarta #4 yang didukung oleh Lintasarta melalui Cloudeka dan berhasil
menarik lebih dari 500 pendaftar. Antusiasme ini menunjukkan bahwa pemanfaatan
AI tidak lagi berhenti pada tahap eksplorasi, tetapi mulai bergerak menuju
implementasi nyata untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan
pengambilan keputusan bisnis.

Sebagai
salah satu komunitas AI yang berkembang pesat di Indonesia, OpenClaw telah
menjadi ruang kolaborasi bagi para AI practitioner, developer, startup,
enterprise, dan technology leaders untuk berbagi pengalaman dalam membangun,
mengintegrasikan, dan mengoperasikan AI Agents di lingkungan produksi. Topik yang dibahas
mencakup AI automation, AI engineering, multi-agent systems, hingga
implementasi Agentic AI untuk berbagai kebutuhan industri.

Momentum ini sejalan
dengan proyeksi Gartner yang memperkirakan bahwa pada 2028 sekitar 33% aplikasi
perangkat lunak enterprise akan mengadopsi Agentic AI, meningkat signifikan
dari kurang dari 1% pada 2024. Pada periode yang sama, sekitar 15% keputusan
operasional sehari-hari diproyeksikan dapat dijalankan secara otonom oleh AI
Agents. Perubahan ini menandai lahirnya era baru autonomous
enterprise yang akan mengubah cara organisasi beroperasi dan menciptakan nilai
bisnis.

Gidion Suranta Barus, Chief Cloud Officer Lintasarta,
mengatakan bahwa adopsi Agentic AI membutuhkan lebih dari sekadar model AI yang
canggih. Organisasi juga memerlukan fondasi digital yang mampu memastikan
keamanan, integrasi, kedaulatan data, serta kesiapan infrastruktur untuk
menjalankan AI dalam skala enterprise.

“Agentic AI menjadi salah satu evolusi paling penting
dalam perjalanan transformasi digital. Namun keberhasilannya tidak hanya
ditentukan oleh teknologi AI itu sendiri, melainkan oleh kesiapan fondasi
digital yang menopangnya. Karena itu, Lintasarta terus memperkuat Intelligent
Core sebagai fondasi yang mengintegrasikan konektivitas, cloud, cybersecurity,
dan AI dalam satu ekosistem yang aman, terintegrasi, dan siap mendukung
kebutuhan industri,” ujar Gidion.

Sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison Group, Lintasarta
menghadirkan Intelligent Core sebagai fondasi digital yang mengintegrasikan
kapabilitas Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) untuk
membantu organisasi mengadopsi teknologi AI secara lebih cepat, aman, dan
terukur. Dengan prinsip Sovereign, Integrated, dan Seamless
Experience, Intelligent Core memungkinkan organisasi membangun dan menjalankan
berbagai solusi AI di atas infrastruktur yang berdaulat, aman, dan sesuai dengan
kebutuhan bisnis masing-masing.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui gerakan AI Merdeka, dengan
mempercepat pengembangan ekosistem AI nasional melalui Laskar AI yang mencetak
talenta digital dan AI Indonesia serta Semesta AI yang memberdayakan startup dan
pengembangan berbagai AI use case di berbagai sektor industri strategis. Melalui
AI Merdeka, Lintasarta mempertegas perannya sebagai AI Factory yang
menghubungkan talenta, teknologi, dan kebutuhan industri untuk membangun
ekosistem AI Indonesia yang berdaulat, inklusif, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, melalui dukungannya terhadap OpenClaw
Meetup, Lintasarta menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem AI nasional
yang terbuka dan kolaboratif. Bagi Lintasarta, percepatan adopsi AI tidak dapat
dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara komunitas
teknologi, penyedia infrastruktur, pengembang solusi, akademisi, pemerintah,
dan pelaku industri.

Perwakilan OpenClaw Sofian Hadiwijaya menyampaikan
bahwa kolaborasi lintas ekosistem menjadi faktor penting dalam mempercepat
adopsi Agentic AI di Indonesia. “AI Agents memiliki
potensi besar untuk mentransformasi cara organisasi bekerja. Namun untuk
mewujudkannya dibutuhkan ruang kolaborasi yang memungkinkan komunitas,
industri, dan penyedia teknologi saling berbagi pengetahuan serta pengalaman
implementasi. Kami mengapresiasi dukungan Lintasarta yang tidak hanya
menyediakan platform diskusi, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata dalam
membangun ekosistem AI Indonesia,” ujarnya.

Kolaborasi antara Lintasarta dan OpenClaw menjadi bagian dari upaya
mendorong terbentuknya ekosistem AI yang berdaulat, inklusif, dan
berkelanjutan. Dengan menghubungkan komunitas, teknologi, dan kebutuhan
industri, Lintasarta ingin memastikan bahwa pemanfaatan AI di Indonesia tidak
hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga menciptakan dampak nyata bagi
produktivitas, daya saing, dan kedaulatan digital nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciri-Ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

    Ciri-Ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sukses di usia muda sekarang terasa berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Dulu, ukuran sukses sering dikaitkan dengan jabatan tinggi, gaji besar, atau gaya hidup yang terlihat mewah di media sosial. Sekarang, banyak orang justru mulai melihat sukses dari hal-hal yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ada yang merasa sukses karena bisa hidup lebih tenang. Ada […]

  • Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

    Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA — Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) menggandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan. Kerja sama yang dijalankan […]

  • Kumpulkan 51 Kg Sampah Organik di Invirotech 2026, Jadi Input untuk Program Lingkungan Grup MIND ID

    Kumpulkan 51 Kg Sampah Organik di Invirotech 2026, Jadi Input untuk Program Lingkungan Grup MIND ID

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 2
    • 0Komentar

    JAKARTA — Invirotech 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia sukses menjadi ajang yang memberi dampak positif pada perubahan perspektif masyarakat dalam penjagaan lingkungan. Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID melalui booth bertajuk “MINERALive: Tambang yang Menghidupkan” milik MIND ID berhasil menarik 1.722 pengunjung dalam ajang tersebut. Tingginya jumlah pengunjung menunjukkan besarnya minat […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle reputasi
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

    Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 April 2026 – Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS) yang memblokir jalur pelayaran Iran di Selat Hormuz. Bersamaan dengan ini, platform berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) seperti Bittime,  mencatatkan volume perdagangan $USDT/IDR yang terpantau naik hingga 45%. Dikutip […]

  • Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

    Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Dalam dunia konstruksi dan manufaktur, pemilihan material adalah fondasi utama keberhasilan sebuah proyek. Salah satu material yang sering menjadi tulang punggung kekuatan struktur adalah Besi AS (atau sering disebut round bar). Meskipun terlihat sederhana, besi AS memiliki karakteristik teknis yang sangat krusial bagi ketahanan mesin dan struktur bangunan. Banyak kontraktor atau purchasing industri seringkali terjebak […]

expand_less