Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kekuatan dalam Keheningan

Kekuatan dalam Keheningan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Di dunia saat ini, hampir tak terbayangkan sebuah bandara internasional yang sibuk berhenti beroperasi sepenuhnya selama satu hari penuh. Ini bukan kejadian satu kali, melainkan berlangsung setiap tahun. Tidak hanya Bandara Internasional Ngurah Rai Bali yang ditutup untuk seluruh penerbangan, tetapi seluruh aktivitas transportasi di pulau tersebut juga berhenti total. Masyarakat tetap berada di dalam rumah dan pada malam hari tidak ada lampu yang dinyalakan. Keheningan menyelimuti pulau yang biasanya ramai itu. Pembaca mungkin bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi. Ini bukan masa berkabung. Ini adalah sebuah perayaan. Inilah Tahun Baru Bali, Nyepi, hari hening untuk kontemplasi.

Tahun ini, Nyepi diperingati dari pagi hari tanggal 19 Maret hingga pagi hari tanggal 20 Maret, sesuai kalender Hindu Saka. Nyepi merupakan perayaan spiritual dan budaya yang sangat mendalam, sekaligus unik bagi Pulau Bali. Pada hari ini, masyarakat diharapkan merenungkan perjalanan tahun yang telah berlalu dalam keheningan, serta memulai tahun baru dengan niat yang positif. Pelaksanaan Nyepi sangat ketat, dengan pengamanan oleh petugas adat yang dikenal sebagai Pecalang. Dalam beberapa tahun, bahkan layanan internet dan komunikasi seluler pernah dibatasi. Wisatawan pun diharapkan tetap berada di dalam area hotel, dengan pembatasan pergerakan di luar.

Sebagian besar masyarakat Bali beragama Hindu. Indonesia bahkan menjadi satu-satunya negara di dunia yang memiliki umat Hindu yang tidak berasal dari anak benua India. Meskipun terdapat banyak kesamaan dalam keyakinan antara masyarakat Bali dan umat Hindu di India, terdapat pula berbagai perbedaan yang tampak jelas, khususnya dalam perayaan hari besar. Jika di India festival besar meliputi Holi, Diwali, Durga Puja, Ganesh Chaturthi, atau Makar Sankranti, di Bali perayaan tersebut tidak begitu dikenal. Sebaliknya, masyarakat Bali memiliki tradisi dan perayaan sendiri, dengan Nyepi sebagai yang paling utama.

Nyepi dirayakan melalui tiga tahapan. Tahap pertama adalah Melasti, yang dilaksanakan beberapa hari sebelum Nyepi. Ini merupakan ritual penyucian yang bertujuan membersihkan alam semesta, baik secara lahir maupun batin, dari karma buruk dan dosa. Prosesi dilakukan secara meriah menuju pantai atau sumber air suci untuk mengambil tirta yang digunakan dalam penyucian benda-benda sakral, termasuk arca dewa.

Tahap kedua adalah Bhuta Yajna dan pawai Ogoh-ogoh yang berlangsung sehari sebelum Nyepi. Kata Ogoh-ogoh berasal dari bahasa Bali ogah-ogah yang berarti sesuatu yang digoyangkan. Dalam pawai ini, patung-patung besar berbentuk makhluk menyeramkan yang terbuat dari bambu dan kain diarak dan digoyangkan, melambangkan pengusiran energi negatif. Setelah itu, patung-patung tersebut dibakar di kuburan desa. Ritual ini bertujuan menjaga keseimbangan antara Tuhan, manusia, dan alam, serta untuk menenangkan Batara Kala, dewa dunia bawah dan kehancuran.

Tahap ketiga sekaligus yang paling penting adalah Nyepi itu sendiri, hari yang dikhususkan untuk refleksi diri. Kata Nyepi berasal dari kata “sepi” yang berarti sunyi atau hening. Segala hal yang dapat mengganggu tujuan utama tersebut dilarang keras. Masyarakat Bali menghabiskan hari dengan berdoa, berpuasa, dan bermeditasi untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan yang mereka sebut Sang Hyang Widhi Wasa.

Nyepi berlandaskan pada Catur Brata atau empat pantangan utama. Pertama, Amati Geni yang melarang penggunaan api dan cahaya, termasuk listrik, bahkan memasak pun dihindari. Kedua, Amati Karya yang melarang aktivitas fisik kecuali yang berkaitan dengan penyucian diri secara spiritual. Ketiga, Amati Lelungan yang melarang bepergian. Keempat, Amati Lelanguan yang menekankan puasa serta melarang segala bentuk hiburan. Masyarakat Bali meyakini bahwa keheningan dalam segala bentuk mampu menyembuhkan, membersihkan, dan mempersiapkan mereka untuk menjalani kehidupan.

Sehari setelah Nyepi, yang dikenal sebagai Ngembak Geni, suasana berubah total. Keluarga dan kerabat saling berkumpul, bersilaturahmi, melaksanakan ritual keagamaan bersama, dan kembali aktif dalam kehidupan sosial. Pada Nyepi hari ini, saya merenungkan bagaimana jadinya jika kita merayakan tahun baru seperti masyarakat Bali, jauh dari hiruk-pikuk perayaan tanpa makna yang kerap mewarnai tanggal 31 Desember setiap tahunnya.

Artikel ini ditulis oleh Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

    Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia akan rantai pasok yang lebih tangguh dan kemitraan manufaktur baru, Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama dari Asia Tenggara yang dipercaya menjadi Official Partner Country pada INNOPROM 2026, pameran industri terbesar di kawasan Eurasia yang berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Momentum bersejarah tersebut menandai semakin kuatnya posisi […]

  • Accurate POS: Aplikasi Kasir Online untuk Bisnis Masa Kini

    Accurate POS: Aplikasi Kasir Online untuk Bisnis Masa Kini

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Dalam menjalankan bisnis, kasir bukan sekadar tempat pelanggan melakukan pembayaran. Setiap transaksi juga menjadi sumber data penting untuk memantau penjualan, persediaan, dan kondisi bisnis secara keseluruhan. Ketika pencatatan masih dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang terpisah, pekerjaan operasional menjadi kurang efisien.  Data penjualan perlu direkap kembali, stok harus diperiksa secara berkala, dan pemilik usaha […]

  • Hari Terakhir BRI KKB Expo 2026, BRI Finance Hadirkan Promo Pembiayaan Kendaraan di Lampung

    Hari Terakhir BRI KKB Expo 2026, BRI Finance Hadirkan Promo Pembiayaan Kendaraan di Lampung

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Lampung, 9 Juli 2026 – Memasuki hari terakhir penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengajak masyarakat Lampung untuk memanfaatkan kesempatan terakhir menikmati berbagai promo pembiayaan kendaraan yang hanya berlaku hingga 10 Juli 2026. Program yang berlangsung serentak di 131 Unit Kerja BRI ini hadir di enam Kantor Cabang BRI di […]

  • VRITIMES Perkuat Ekosistem Bisnis dan Startup di Acara ConnectX 1st Anniversary Jakarta

    VRITIMES Perkuat Ekosistem Bisnis dan Startup di Acara ConnectX 1st Anniversary Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Juli 2026 — VRITIMES, platform distribusi siaran pers terkemuka, secara resmi mendukung dan berpartisipasi dalam perayaan ulang tahun pertama ConnectX yang diselenggarakan pada Jumat, 31 Juli 2026, bertempat di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta. Acara perayaan bertajuk perkuat jejaring dan kolaborasi ini menghadirkan para founder, pemilik bisnis, investor, operators, hingga pemimpin industri lintas […]

  • Penumpang Stasiun Araskabu Terus Meningkat, KAI Bandara Perkuat Mobilitas Masyarakat dengan Tarif Mulai Rp5.000

    Penumpang Stasiun Araskabu Terus Meningkat, KAI Bandara Perkuat Mobilitas Masyarakat dengan Tarif Mulai Rp5.000

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah penumpang yang memanfaatkan layanan KA Srilelawangsa melalui Stasiun Araskabu sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data semester I tahun 2026, jumlah penumpang yang menggunakan layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Araskabu mencapai 558.862 penumpang, […]

  • Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

    Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Rangka atap tiba-tiba terlihat turun di tengah? Kuda-kuda terasa tidak simetris? Atau setelah beberapa bulan dipasang, struktur mulai melengkung perlahan? Kalau itu terjadi, besar kemungkinan masalahnya bukan pada tukangnya tapi pada spesifikasi Besi CNP yang digunakan. Di lapangan, banyak proyek gudang, kanopi, workshop, hingga bangunan komersial mengalami penurunan performa struktur karena salah memilih ukuran CNP […]

expand_less