Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Jakarta, 27 Maret 2026 – Dominasi ekspor baja Tiongkok kerap dipersepsikan sebagai bukti keunggulan daya saing global. Namun, analisis lebih dalam menunjukkan paradoks mendasar: ekspor baja Tiongkok justru berlangsung bersamaan dengan rapuhnya profitabilitas industri di dalam negeri. Kondisi ini menegaskan bahwa volume ekspor besar tidak otomatis mencerminkan industri yang efisien dan berkelanjutan.

Bagi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group fenomena ini menegaskan pentingnya
kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan industri baja nasional. Sebagai
tulang punggung pembangunan dan penopang hilirisasi industri, industri baja
membutuhkan ekosistem usaha yang adil dan berimbang agar investasi jangka
panjang tetap terjaga.

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
persaingan harga baja global saat ini tidak sepenuhnya berlangsung dalam level
playing field
. “Industri baja nasional, termasuk Krakatau Steel Group,
membutuhkan kepastian kebijakan agar investasi dan transformasi bisnis yang
kami jalankan tidak tergerus oleh praktik perdagangan yang terdistorsi,” jelas
Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron
& Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).  

Tekanan Global Akibat Harga Baja
yang Tertekan
 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel & Mining
Insights menilai ekspor baja Tiongkok lebih merupakan saluran penyaluran
tekanan domestik akibat kelebihan kapasitas dan melemahnya permintaan dalam
negeri. “Dalam struktur industri yang mengalami tekanan profitabilitas luas,
ekspor tidak lagi mencerminkan daya saing sehat, melainkan respons defensif
untuk menjaga operasi tetap berjalan,” ujar Widodo.

Arus
ekspor baja Tiongkok dalam skala besar telah berdampak nyata terhadap industri
baja di berbagai negara, mulai dari Eropa hingga Asia. Penurunan utilisasi,
penyempitan margin, hingga penutupan fasilitas produksi menjadi fenomena lintas
negara. Kondisi ini mendorong lebih dari 60 negara menerapkan ratusan instrumen
pengamanan perdagangan sebagai upaya korektif terhadap distorsi harga global.

Widodo
menegaskan, maraknya penerapan trade remedies menunjukkan bahwa harga ekspor
baja Tiongkok dinilai tidak wajar secara ekonomi dan menimbulkan kerugian
material bagi industri domestik negara pengimpor. “Ini bukan proteksionisme
semata, melainkan respons sistemik atas distorsi struktural yang diekspor ke
pasar global,” jelasnya. 

 Momentum
Penguatan Baja Nasional
 

Penguatan
instrumen perlindungan perdagangan sejalan dengan Asta Cita Presiden RI,
khususnya dalam membangun kedaulatan ekonomi dan memperkuat industri strategis
nasional. Perlindungan yang tepat sasaran bukan untuk menutup pasar, melainkan
memastikan persaingan yang adil serta menjaga keberlanjutan industri dalam
negeri.

 “Industri
baja yang sehat adalah fondasi pembangunan nasional. Dengan kebijakan yang
tepat, kami optimistis industri baja Indonesia mampu tumbuh berkelanjutan dan
memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi negara,” tutup Dr.
Akbar Djohan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achsanul Qosasi Kawal Langsung Ujian Doktor Dosen UNIBA Madura, Tegaskan Komitmen Mutu Akademik

    Achsanul Qosasi Kawal Langsung Ujian Doktor Dosen UNIBA Madura, Tegaskan Komitmen Mutu Akademik

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Achsanul Qosasi hadir langsung dalam ujian promosi doktor dosen UNIBA Madura sebagai bentuk komitmen menjaga mutu akademik. Dukungan pembiayaan dan pengawalan studi S3 dinilai sebagai investasi strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kampus. Madura: Kehadiran Achsanul Qosasi dalam ujian promosi doktor salah satu dosen Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menjadi sorotan tersendiri. Ketua […]

  • Surya Paloh di Manado: Ketua NasDem Sulut Harus Jadi Sahabat Gubernur dalam Suka dan Duka

    Surya Paloh di Manado: Ketua NasDem Sulut Harus Jadi Sahabat Gubernur dalam Suka dan Duka

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, memberikan pesan politik penting saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulawesi Utara (Sulut) di Manado pada Selasa, 5 Agustus 2025. Di hadapan para kadernya, Paloh menekankan harapannya agar Ketua NasDem Sulut dapat menjadi sahabat sejati bagi Gubernur Sulawesi Utara, baik dalam suka maupun duka. […]

  • Reska Catering Layani Jamuan Kunjungan Delegasi APEC di Museum Nasional

    Reska Catering Layani Jamuan Kunjungan Delegasi APEC di Museum Nasional

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Februari 2026 – Unit usaha kuliner KAI Services, Reska Catering dan Loko Cafe, dipercaya menjadi penyedia jamuan resmi dalam rangkaian kegiatan Asia Pasific Economic Coorperation (APEC) yang diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia. Reska Catering, turut berkontribusi dalam menyukseskan kunjungan para delegasi dari negara-negara anggota APEC dengan menyediakan layanan jamuan bagi para delegasi yang […]

  • Lari Bukan Sekadar Olahraga: Fenomena Running yang Semakin Populer di Indonesia

    Lari Bukan Sekadar Olahraga: Fenomena Running yang Semakin Populer di Indonesia

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    ReputasiPlus.com – Lari kini bukan lagi sekadar aktivitas olahraga biasa. Di Indonesia, running telah menjelma menjadi gaya hidup, tren sosial, hingga ajang eksistensi. Mulai dari pelari pemula hingga ultra-runner berpengalaman, masyarakat dari berbagai kalangan kini ikut ambil bagian dalam tren ini. Tapi apa yang membuat lari begitu digemari? Apa saja jenis-jenisnya? Dan seperti apa outfit […]

  • Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

    Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Dalam berbagai proyek konstruksi dan industri, pemilihan material bukan hanya soal harga, tetapi juga daya tahan dan efisiensi jangka panjang. Salah satu material yang paling banyak dicari karena keunggulan tersebut adalah besi galvanis. Material ini dikenal kuat, tahan karat, dan cocok digunakan di berbagai kondisi lingkungan. Tidak heran jika besi galvanis menjadi pilihan utama untuk […]

  • KAI Divre IV Tanjungkarang Siap Berikan Layanan Optimal pada Angkutan Lebaran 2026

    KAI Divre IV Tanjungkarang Siap Berikan Layanan Optimal pada Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sebanyak 23.040 Tempat Duduk KA Kuala Stabas Disiapkan untuk Periode 11 Maret–1 April 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut masa Angkutan Lebaran 2026. Berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan layanan transportasi kereta api berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan […]

expand_less