Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Jakarta, 27 Maret 2026 – Dominasi ekspor baja Tiongkok kerap dipersepsikan sebagai bukti keunggulan daya saing global. Namun, analisis lebih dalam menunjukkan paradoks mendasar: ekspor baja Tiongkok justru berlangsung bersamaan dengan rapuhnya profitabilitas industri di dalam negeri. Kondisi ini menegaskan bahwa volume ekspor besar tidak otomatis mencerminkan industri yang efisien dan berkelanjutan.

Bagi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group fenomena ini menegaskan pentingnya
kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan industri baja nasional. Sebagai
tulang punggung pembangunan dan penopang hilirisasi industri, industri baja
membutuhkan ekosistem usaha yang adil dan berimbang agar investasi jangka
panjang tetap terjaga.

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
persaingan harga baja global saat ini tidak sepenuhnya berlangsung dalam level
playing field
. “Industri baja nasional, termasuk Krakatau Steel Group,
membutuhkan kepastian kebijakan agar investasi dan transformasi bisnis yang
kami jalankan tidak tergerus oleh praktik perdagangan yang terdistorsi,” jelas
Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron
& Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).  

Tekanan Global Akibat Harga Baja
yang Tertekan
 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel & Mining
Insights menilai ekspor baja Tiongkok lebih merupakan saluran penyaluran
tekanan domestik akibat kelebihan kapasitas dan melemahnya permintaan dalam
negeri. “Dalam struktur industri yang mengalami tekanan profitabilitas luas,
ekspor tidak lagi mencerminkan daya saing sehat, melainkan respons defensif
untuk menjaga operasi tetap berjalan,” ujar Widodo.

Arus
ekspor baja Tiongkok dalam skala besar telah berdampak nyata terhadap industri
baja di berbagai negara, mulai dari Eropa hingga Asia. Penurunan utilisasi,
penyempitan margin, hingga penutupan fasilitas produksi menjadi fenomena lintas
negara. Kondisi ini mendorong lebih dari 60 negara menerapkan ratusan instrumen
pengamanan perdagangan sebagai upaya korektif terhadap distorsi harga global.

Widodo
menegaskan, maraknya penerapan trade remedies menunjukkan bahwa harga ekspor
baja Tiongkok dinilai tidak wajar secara ekonomi dan menimbulkan kerugian
material bagi industri domestik negara pengimpor. “Ini bukan proteksionisme
semata, melainkan respons sistemik atas distorsi struktural yang diekspor ke
pasar global,” jelasnya. 

 Momentum
Penguatan Baja Nasional
 

Penguatan
instrumen perlindungan perdagangan sejalan dengan Asta Cita Presiden RI,
khususnya dalam membangun kedaulatan ekonomi dan memperkuat industri strategis
nasional. Perlindungan yang tepat sasaran bukan untuk menutup pasar, melainkan
memastikan persaingan yang adil serta menjaga keberlanjutan industri dalam
negeri.

 “Industri
baja yang sehat adalah fondasi pembangunan nasional. Dengan kebijakan yang
tepat, kami optimistis industri baja Indonesia mampu tumbuh berkelanjutan dan
memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi negara,” tutup Dr.
Akbar Djohan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Valentine Bersama yang Tersayang,  Cek Promo BRI Flash Berikut Ini

    Rayakan Valentine Bersama yang Tersayang, Cek Promo BRI Flash Berikut Ini

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Momentum Hari Valentine menjadi pengingat akan pentingnya memberikan perhatian yang bermakna bagi orang-orang terkasih. Tak hanya melalui hadiah simbolis, perhatian juga dapat diwujudkan lewat dukungan nyata terhadap kebutuhan dan rencana keuangan bersama. Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan promo BRI Flash, fasilitas dana tunai yang praktis, […]

  • Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Palembang, 11 Februari 2026 – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026 mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang untuk melakukan penyesuaian kapasitas layanan dengan menambah satu rangkaian kereta kelas eksekutif pada KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) yang berlaku pada 13 hingga 17 Februari 2026. […]

  • Akhirnya Terwujud! Minsel–Bone Bolango Teken Kerja Sama Besar Amankan Pasokan Pangan

    Akhirnya Terwujud! Minsel–Bone Bolango Teken Kerja Sama Besar Amankan Pasokan Pangan

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat langkah strategis dalam rangka intervensi pengendalian inflasi daerah sebagai respons atas dinamika harga kebutuhan pokok, sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Pada Kamis, 6 November 2025, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango resmi menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Pengendalian Inflasi. Momentum penting ini berlangsung di Ruang […]

  • KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

    KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 10 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memberikan tanggapan resmi terkait viralnya aktivitas di Jembatan Cirahong yang beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir. KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa aspek keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan infrastruktur tersebut. Manager Humasda […]

  • YSK Gerak Cepat! Gubernur Sulut Gaet Bakamla RI Amankan Laut dari Penyelundupan dan Illegal Fishing

    YSK Gerak Cepat! Gubernur Sulut Gaet Bakamla RI Amankan Laut dari Penyelundupan dan Illegal Fishing

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com —Langkah strategis dilakukan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang bertemu langsung dengan Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr. Opsla, di Jakarta, Selasa (4/10/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Bakamla untuk menjaga keamanan wilayah perairan Sulut. Dalam […]

  • Bittime Perkuat Strategi “Regulatory-First dan User-Centric” di Era Aset Kripto Indonesia Bersama IPB, Stellar, dan Rise In

    Bittime Perkuat Strategi “Regulatory-First dan User-Centric” di Era Aset Kripto Indonesia Bersama IPB, Stellar, dan Rise In

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Mei 2026 – Di tengah pertumbuhan industri aset kripto Indonesia yang semakin dinamis, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hadir dalam kolaborasi strategis bersama Stellar dan Rise In di Universitas IPB. Dalam kolaborasi ini Bittime, menegaskan posisi nya dalam menyelaraskan kebutuhan pengguna dengan tren dinamis […]

expand_less