Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Lari Bukan Sekadar Olahraga: Fenomena Running yang Semakin Populer di Indonesia

Lari Bukan Sekadar Olahraga: Fenomena Running yang Semakin Populer di Indonesia

  • account_circle redaktur reputasi
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

ReputasiPlus.com – Lari kini bukan lagi sekadar aktivitas olahraga biasa. Di Indonesia, running telah menjelma menjadi gaya hidup, tren sosial, hingga ajang eksistensi. Mulai dari pelari pemula hingga ultra-runner berpengalaman, masyarakat dari berbagai kalangan kini ikut ambil bagian dalam tren ini. Tapi apa yang membuat lari begitu digemari? Apa saja jenis-jenisnya? Dan seperti apa outfit yang sedang tren di kalangan pelari Indonesia?

Mari kita bahas lebih jauh.

Mengapa Running Jadi Tren di Indonesia?

Menurut data dari GoodStats, lebih dari 70% masyarakat yang mengikuti event lari memilih kategori 5K, karena tergolong ringan dan cocok untuk semua kalangan. Namun, angka ini bukan sekadar statistik ia mencerminkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan, sekaligus ingin terlibat dalam komunitas dan event sosial yang seru.

Lari juga mudah diakses. Tidak perlu peralatan rumit, cukup sepatu yang layak dan semangat. Apalagi dengan menjamurnya event lari tematik di berbagai kota mulai dari fun run, night run, hingga charity run—membuat lari menjadi aktivitas sosial yang menyenangkan.

Lari memiliki banyak bentuk, dan masing-masing memiliki karakter serta tantangannya sendiri. Berikut beberapa jenis lari yang sedang populer:

1. Fun Run (5K/10K)

Paling cocok untuk pemula. Event ini sering kali bertema unik ada yang bertabur warna (Color Run), lari di malam hari dengan lampu neon (Night Glow Run), atau lari dengan tujuan amal (Run to Care).

2. Maraton & Half-Maraton

Bagi yang ingin naik level, kategori half-marathon (21K) dan full marathon (42K) jadi ajang uji ketahanan fisik dan mental. Event seperti Borobudur Marathon dan Maybank Marathon Bali jadi langganan ribuan pelari dari dalam dan luar negeri.

3. Trail Running & Ultra Marathon

Trail running adalah jenis lari yang dilakukan di alam terbuka lewat gunung, hutan, atau jalur tidak beraspal. Cocok bagi pecinta alam dan petualangan. Sementara ultra marathon menuntut daya tahan ekstra, dengan jarak melebihi 42 km.

Contohnya seperti Ultra Trail Mount Rinjani dan Tambora Challenge di NTB, yang menantang sekaligus menyuguhkan pemandangan luar biasa.

4. Lari Tematik dan Budaya

Event seperti Prambanan Temple Run menggabungkan olahraga, budaya, dan wisata. Tak hanya berlari, peserta juga diajak menyusuri kawasan heritage seperti candi atau area bersejarah.

Outfit Lari: Nyaman, Fungsional, Tapi Tetap Fashionable

Gaya berpakaian saat lari pun ikut berkembang. Kini, pelari tak hanya memperhatikan kenyamanan, tapi juga penampilan. Berikut beberapa tren outfit lari yang sedang hits, khususnya di area populer seperti GBK (Gelora Bung Karno), Jakarta:

  • Speedster Set

Kaos cepat kering dan celana pendek atau legging ringan. Ideal untuk pelari yang ingin tampil sporty dan bebas bergerak.

  • Hijab-Friendly Running

Outfit yang didesain untuk pelari berhijab: manset, tunik panjang, hijab instan anti-gerah, dan legging tertutup. Salah satu set populer disebut “Active Harmonis”.

  • Peak Performance Kit

Tank top, legging, dan topi atau visor. Umum dipakai pelari yang fokus ke performa maksimal, terutama saat latihan siang hari.

  • Casual-Comfort Look (Pria)

Kaus olahraga + celana pendek/jogger. Ditambah windbreaker saat cuaca dingin. Gaya simpel tapi tetap keren.

  • Layered Style (Hijaber & Stylish Runners)

Long jacket + legging atau jumpsuit atletik. Cocok untuk pelari yang ingin tampil fashionable meski sedang berkeringat.

Brand lokal seperti Tiento, Duraking, dan Atalon juga mulai naik daun, menawarkan kualitas setara brand internasional dengan harga lebih terjangkau.

Komunitas pelari di Indonesia tak lepas dari dukungan apparel lokal. Di Reddit, banyak pelari menyebut merek-merek seperti:

  1. Duraking (jersey, celana)
  2. Tiento (legging & manset)
  3. Aspro, Terrel, Fast (shorts dan atasan)
  4. Erigo (Erspo) – Kini menjadi apparel resmi timnas Indonesia.

Keberadaan merek lokal ini memperlihatkan bahwa dunia olahraga, khususnya lari, bisa menjadi ruang tumbuh industri kreatif dalam negeri.

Fenomena lari di Indonesia telah melewati batas olahraga semata. Ia menjadi ruang bertemu, berkembang, dan bahkan berekspresi. Dari yang hanya ingin sehat, hingga mereka yang mengejar podium semua punya tempatnya sendiri.

Kalau kamu belum mulai, sekarang saatnya pakai sepatu lari dan bergabung. Tidak perlu jauh-jauh dulu cukup 1 km hari ini, dan siapa tahu minggu depan kamu sudah daftar 10K?

Karena di dunia lari, semua orang punya garis start yang sama. (SGS)

 

  • Penulis: redaktur reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Khusus Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Jam Keberangkatan KA

    KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Khusus Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Jam Keberangkatan KA

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 12 Maret 2026 – Masa Angkutan Lebaran 2026 telah berlangsung dan diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api. Untuk memastikan kelancaran perjalanan serta kenyamanan seluruh pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghimbau para pelanggan kereta api agar datang lebih awal ke stasiun sebelum jadwal […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk Tampil Elegan dengan Kebaya Merah

    Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk Tampil Elegan dengan Kebaya Merah

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk mengenakan kebaya bernuansa merah saat menjalankan aktivitas kerja. Balutan busana nasional tersebut menghadirkan suasana yang berbeda di lingkungan kantor, sekaligus mencerminkan semangat dan keanggunan perempuan Indonesia. Kebaya merah yang dikenakan para pekerja tidak hanya menampilkan sisi estetika, tetapi juga melambangkan keberanian, semangat, […]

  • Rayakan Hari Konsumen Nasional, JTT Hadirkan Kejutan Manis bagi Pengguna Jalan Tol Trans Jawa

    Rayakan Hari Konsumen Nasional, JTT Hadirkan Kejutan Manis bagi Pengguna Jalan Tol Trans Jawa

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) membagikan sebanyak 400 bingkisan kepada pengguna jalan tol secara serentak di sejumlah gerbang tol di ruas Trans Jawa pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi JTT kepada para pengguna jalan yang telah mempercayakan perjalanannya melalui ruas tol yang dikelola perusahaan. Pembagian […]

  • Berikut Ini Porsi Wet Food Harian untuk Kucing

    Berikut Ini Porsi Wet Food Harian untuk Kucing

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Banyak Pawfriends yang sudah memilih wet food karena teksturnya lembut dan aromanya menggugah selera kucing. Namun, masih terdapat kesalahan dalam menentukan porsi wet food kucing, entah terlalu sedikit atau justru berlebihan. Padahal, porsi wet food kucing yang tidak tepat bisa membuat asupan nutrisi jadi tidak seimbang dan berdampak pada kesehatan jangka panjang. Pentingnya Menentukan Porsi […]

  • Long Weekend Isra’ Mi’raj, KAI Daop 2 Bandung Sukses Layani Lebih dari 150 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh

    Long Weekend Isra’ Mi’raj, KAI Daop 2 Bandung Sukses Layani Lebih dari 150 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 20 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung sukses melayani mobilitas masyarakat selama periode libur panjang peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Pada periode 15 s.d. 19 Januari 2026, volume pelanggan KA Jarak Jauh tercatat tinggi baik untuk keberangkatan maupun kedatangan di seluruh stasiun wilayah Daop 2 […]

expand_less