Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global kembali menunjukkan penguatan dalam perdagangan terkini, didorong oleh meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah serta pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat. Kombinasi sentimen tersebut meningkatkan daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai, sekaligus memicu minat beli dari pelaku pasar global.

Kondisi ini terjadi setelah muncul sinyal positif terkait kemungkinan de-eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan dari otoritas Iran yang membuka peluang untuk mengakhiri konflik, dengan syarat adanya jaminan keamanan, disambut optimistis oleh pelaku pasar. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat juga dikabarkan mempertimbangkan untuk menghentikan langkah militernya, meskipun jalur strategis seperti Selat Hormuz masih belum sepenuhnya pulih. Harapan terhadap proses perdamaian yang semakin nyata ini turut menopang penguatan harga emas dalam beberapa sesi terakhir.

Dari perspektif teknikal, Dupoin Futures melalui analisnya, Andy Nugraha, menilai bahwa tren pergerakan emas (XAU/USD) masih berada dalam fase bullish, khususnya dalam timeframe jangka pendek. Hal ini tercermin dari terbentuknya pola candlestick yang mengindikasikan dominasi tekanan beli, yang diperkuat oleh posisi harga di atas indikator Moving Average. Sinyal tersebut menjadi indikasi bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Dalam perdagangan sebelumnya, harga emas sempat mengalami tekanan hingga menyentuh level 4.482 dolar AS. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena pasar dengan cepat merespons sentimen positif, sehingga harga berbalik arah dan naik ke kisaran 4.648 dolar AS. Rebound ini menunjukkan adanya area support yang solid, sekaligus memperlihatkan bahwa pelaku pasar masih memanfaatkan setiap pelemahan sebagai peluang untuk masuk.

Andy Nugraha memproyeksikan bahwa apabila momentum bullish terus terjaga, maka harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan hingga mendekati level resistance di 4.862 dolar AS. Sebaliknya, jika terjadi koreksi akibat aksi ambil untung atau perubahan sentimen, maka penurunan diperkirakan akan tertahan di sekitar level 4.539 dolar AS yang menjadi area support terdekat.

Selain faktor teknikal, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat. Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level 4,31% menjadi salah satu faktor pendorong utama penguatan emas. Penurunan yield ini berimbas pada melemahnya dolar AS, yang tercermin dari penurunan Indeks Dolar AS (DXY) ke level 99,91. Pelemahan dolar membuat harga emas menjadi lebih kompetitif bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan.

Di sisi lain, data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan adanya tanda-tanda pelemahan di sektor ketenagakerjaan. Laporan Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) mencatat penurunan jumlah lowongan pekerjaan, yang mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.

Meski demikian, tekanan inflasi masih menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan. Kenaikan harga energi mendorong ekspektasi inflasi tetap tinggi, yang pada akhirnya memengaruhi arah kebijakan moneter. Pernyataan dari pejabat Federal Reserve yang menegaskan pentingnya menjaga ekspektasi inflasi menunjukkan bahwa bank sentral masih akan berhati-hati dalam menentukan kebijakan suku bunga. Bahkan, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga dalam beberapa tahun ke depan mulai berkurang.

Dengan latar belakang tersebut, pergerakan harga emas diperkirakan akan tetap dinamis dalam jangka pendek. Meskipun tren bullish masih mendominasi, pelaku pasar tetap perlu mencermati berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi arah harga, termasuk perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global. Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, emas tetap menjadi salah satu instrumen yang menarik sebagai lindung nilai, sekaligus peluang investasi di tengah volatilitas yang tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemitraan Indonesia–India: Pengembangan Sumber Daya Manusia Perlu Mendapat Perhatian Lebih Besar

    Kemitraan Indonesia–India: Pengembangan Sumber Daya Manusia Perlu Mendapat Perhatian Lebih Besar

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta — Persahabatan yang semakin erat tengah terjalin antara dua pemimpin politik paling berpengaruh di Asia. Sejak kunjungan kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025 atas undangan Perdana Menteri India Narendra Modi, kedua pemimpin berhasil membangun hubungan yang hangat dan saling percaya. Persahabatan tersebut akan semakin diperkuat melalui kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Modi […]

  • MyRepublic Air Perluas Jangkauan di Sulawesi, Gorontalo Sukses Uji Laik Operasi

    MyRepublic Air Perluas Jangkauan di Sulawesi, Gorontalo Sukses Uji Laik Operasi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G–Fiber Quality dan Truly Unlimited, telah berhasil menjalani Uji Laik Operasi (ULO) di Gorontalo pada akhir Februari 2026 Komitmen untuk menghadirkan akses internet yang lebih merata terus dilakukan oleh MyRepublic Indonesia. MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Bersama Komunitas Railfans Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang JPL 38 Stasiun Kramat

    KAI Daop 1 Jakarta Bersama Komunitas Railfans Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang JPL 38 Stasiun Kramat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu (24/1) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Keselamatan Perjalanan Kereta Api di perlintasan sebidang. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Perlintasan Sebidang JPL 38 KM 10+5/8, wilayah Stasiun Kramat, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di perpotongan jalur […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Sawit, PalmCo Serap 6,8 Juta Bibit Bersertifikat

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Sawit, PalmCo Serap 6,8 Juta Bibit Bersertifikat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mempercepat hilirisasi industri kelapa sawit nasional. Sejalan dengan agenda tersebut, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi bisnis sekaligus meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan sawit rakyat sebagai fondasi pengembangan industri hilir nasional. Dukungan tersebut ditegaskan […]

  • Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber melalui Kolaborasi dengan Positive Technologies dan Kampus Rusia

    Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber melalui Kolaborasi dengan Positive Technologies dan Kampus Rusia

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya terus memperkuat kompetensi akademik dan praktis di bidang keamanan siber melalui kerja sama internasional dengan Positive Technologies, perusahaan teknologi asal Rusia, serta dua perguruan tinggi ternama, yaitu RUDN University dan Moscow Institute of Physics and Technology (MIPT). Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah strategis UB dalam menjawab kebutuhan talenta keamanan siber […]

  • KAI Divre IV Tanjungkarang Ingatkan Masyarakat Dilarang Beraktivitas di Jalur Kereta Api

    KAI Divre IV Tanjungkarang Ingatkan Masyarakat Dilarang Beraktivitas di Jalur Kereta Api

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang serta tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api. Aktivitas di jalur rel maupun ruang manfaat jalur kereta api sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pelanggaran di perlintasan sebidang maupun keberadaan masyarakat di jalur kereta […]

expand_less