Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Safe Haven Kembali Diminati, Harga Emas Berpotensi Lanjut Reli

Safe Haven Kembali Diminati, Harga Emas Berpotensi Lanjut Reli

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan pada perdagangan hari Senin (29/6). Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, kondisi pasar mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah tekanan jual yang sempat mendominasi beberapa waktu terakhir mulai berkurang. Dari sisi teknikal maupun fundamental, peluang kenaikan emas dinilai masih cukup terbuka selama tidak muncul sentimen baru yang mengubah arah pasar secara signifikan.

Geraldo menjelaskan bahwa pada grafik H4, harga emas berhasil mempertahankan posisinya di atas area support penting yang terbentuk dalam beberapa sesi terakhir. Kemampuan harga bertahan di level tersebut menjadi tanda bahwa minat beli mulai kembali meningkat. Kondisi ini juga memperlihatkan bahwa tekanan dari pihak penjual tidak lagi sebesar sebelumnya sehingga membuka peluang bagi emas untuk bergerak lebih tinggi.

Selain bertahan di area support, pergerakan harga juga membentuk pola swing low yang valid. Dalam analisis teknikal, pola tersebut sering kali menjadi sinyal awal bahwa tren naik mulai terbentuk setelah fase pelemahan. Munculnya pola ini menunjukkan bahwa pembeli mulai mengambil alih kendali pasar dan berusaha mempertahankan harga di atas level support yang ada.

“Selama support tetap terjaga, peluang penguatan emas masih cukup besar. Struktur pergerakan harga saat ini masih mendukung skenario kenaikan dalam jangka pendek,” ujar Geraldo dalam hasil analisisnya.

Berdasarkan proyeksi teknikal, target kenaikan terdekat berada di area resistance 4.095. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan volume transaksi yang kuat, harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan menuju resistance berikutnya di kisaran 4.144.

Sementara itu, indikator Stochastic masih bergerak di area overbought atau jenuh beli. Walaupun kondisi tersebut biasanya menjadi tanda bahwa harga sudah naik cukup tinggi, hingga kini belum terlihat adanya sinyal yang menunjukkan pelemahan momentum maupun pembalikan arah. Selama tekanan beli masih mendominasi, pergerakan naik diperkirakan masih dapat berlanjut.

Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ketika harga mendekati area resistance. Tidak menutup kemungkinan sebagian pelaku pasar akan melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir. Koreksi seperti ini umumnya bersifat sementara sebelum pasar kembali menentukan arah pergerakan berikutnya.

Selain didukung oleh faktor teknikal, prospek kenaikan harga emas juga mendapat dorongan dari sejumlah sentimen fundamental. Salah satunya adalah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar keuangan. Perlambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, ketegangan geopolitik, serta tingginya volatilitas pasar membuat investor cenderung mencari aset yang dinilai lebih aman.

Dalam situasi seperti ini, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih sebagai aset safe haven. Ketika tingkat ketidakpastian meningkat, permintaan terhadap logam mulia biasanya ikut naik sehingga mampu memberikan dorongan positif terhadap harga.

Faktor lain yang berpotensi menopang kenaikan emas adalah pelemahan dolar Amerika Serikat. Ketika nilai tukar dolar menurun, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Kondisi tersebut biasanya mendorong peningkatan permintaan sehingga harga emas memiliki peluang untuk bergerak lebih tinggi.

Selain itu, pasar juga mulai mencermati kemungkinan perubahan arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Jika ekspektasi terhadap penurunan suku bunga kembali menguat, maka tekanan terhadap dolar AS diperkirakan akan berkurang. Situasi ini umumnya memberikan dampak positif bagi emas karena investor mulai beralih ke aset yang dianggap mampu menjaga nilai investasi.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor yang mendukung prospek emas. Ketika imbal hasil obligasi turun, biaya peluang untuk memiliki emas menjadi lebih rendah sehingga logam mulia kembali menarik bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi portofolio.

Meskipun demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan berbagai data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis dalam waktu dekat. Data inflasi, tenaga kerja, hingga aktivitas sektor manufaktur masih menjadi indikator penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve sekaligus menentukan pergerakan dolar AS dan harga emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa peluang penguatan emas masih lebih dominan dibandingkan potensi pelemahannya dalam jangka pendek. Dari sisi teknikal, terbentuknya support yang kuat, munculnya valid swing low, serta masih kuatnya momentum beli memberikan sinyal positif bagi pergerakan harga. Di sisi fundamental, meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven, peluang pelemahan dolar AS, serta potensi kebijakan moneter yang lebih longgar menjadi faktor yang dapat menopang kenaikan emas. Dengan kombinasi kedua faktor tersebut, harga emas diperkirakan berpeluang menguji resistance di level 4.095 dan berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 4.144 apabila sentimen pasar tetap kondusif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex

    Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Pair USD/JPY merupakan salah satu pasangan mata uang paling populer di pasar forex. Kombinasi antara dolar Amerika Serikat (USD) dan yen Jepang (JPY) mencerminkan dinamika dua ekonomi terbesar di dunia. Pergerakan USD/JPY sering menjadi indikator penting dalam analisis pasar global karena dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, kebijakan moneter, hingga kondisi geopolitik. Bagi trader, memahami faktor-faktor […]

  • Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis ekologis yang semakin kompleks dan saling terhubung. Kerusakan hutan, krisis air, tekanan pangan, dan ekspansi energi berbasis ekstraktif membentuk satu sistem krisis yang saling memperkuat dan berulang. IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia […]

  • Persiapan Masuk PTN Lewat Program Karantina UTBK SNBT, Anti Gangguan!

    Persiapan Masuk PTN Lewat Program Karantina UTBK SNBT, Anti Gangguan!

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Program karantina UTBK SNBT di apartemen hadir sebagai solusi terstruktur dengan sistem belajar intensif, jadwal disiplin, try out berkala, evaluasi mendalam, serta pendampingan tutor dan mentor berpengalaman UTBK SNBT bukan sekadar ujian masuk perguruan tinggi, tetapi sebuah fase penentuan yang membutuhkan strategi matang, fokus tinggi, dan konsistensi belajar yang kuat. Banyak siswa sebenarnya memiliki potensi […]

  • Mudik Aman & Nyaman, MIND ID Berangkatkan 1.700 Pemudik

    Mudik Aman & Nyaman, MIND ID Berangkatkan 1.700 Pemudik

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama Anggota Grup yakni ANTAM, Bukit Asam, INALUM, TIMAH dan Vale Indonesia, mendukung pelaksanaan Program Mudik Bersama tahun 2026. Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Grup MIND ID dengan Kementerian ESDM melalui Mudik Bareng Sektor ESDM dan BP BUMN melalui Mudik Nyaman bersama BP BUMN, Selasa (17/3/2026). […]

  • Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

    Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi dan perbaikan kebocoran, penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara optimal dan pelayanan kepada […]

  • Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi

    Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Pekerja BRI Branch Office Veteran turut berpartisipasi dalam Jakarta Kreatif Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran para pekerja dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk memperluas wawasan, menggali inspirasi, serta memperkuat semangat inovasi dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Jakarta Kreatif Festival 2026 menghadirkan beragam kegiatan menarik, mulai dari […]

expand_less