Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

JAKARTA — PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau tahun 2026, seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap anomali iklim yang kerap dikaitkan dengan fenomena El Nino.

Wacana kemarau ekstrem yang belakangan populer dengan sebutan “El Nino Godzilla” memicu perhatian berbagai pihak, termasuk pelaku industri perkebunan. Meski istilah tersebut tidak dikenal secara ilmiah, potensi kekeringan tetap menjadi perhatian serius, khususnya bagi sektor kelapa sawit yang sangat bergantung pada keseimbangan curah hujan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menegaskan bahwa istilah tersebut tidak dikenal dalam kajian klimatologi. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyampaikan bahwa klasifikasi El Nino secara resmi terbagi menjadi lemah, moderat, dan kuat.

“Saat ini prediksi kami menunjukkan peluang 50–60 persen terjadinya El Nino lemah hingga moderat setelah semester kedua,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, PTPN IV PalmCo menetapkan status siaga dengan pendekatan mitigasi yang dilakukan secara dini dan terukur. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa perusahaan memilih langkah konservatif dalam menghadapi potensi risiko iklim. “Kami tidak ingin mengambil risiko. Kesiapsiagaan tetap kami jalankan seolah menghadapi skenario terburuk,” kata Jatmiko, Selasa (31/3/2026), di Jakarta.

Salah satu fokus utama adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang menjadi risiko signifikan saat kemarau panjang, terutama di wilayah operasional Sumatera dan Kalimantan. Pendekatan penanganan yang sebelumnya bersifat responsif kini diperkuat menjadi preventif berbasis teknologi.

Perusahaan mengandalkan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ARFINA (Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara) untuk memantau potensi kebakaran secara real time. “Sistem ini membantu kami mendeteksi titik panas lebih awal, sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas,” ujarnya.

Meski demikian, Jatmiko menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia di lapangan. Setiap peringatan dari sistem akan langsung ditindaklanjuti oleh tim siaga di wilayah operasional.

Selain penguatan sistem deteksi dini, perusahaan juga memperkuat infrastruktur pendukung, seperti pembangunan embung dan sekat kanal di area rawan kekeringan. Upaya ini turut dilengkapi dengan kolaborasi bersama aparat TNI dan Polri dalam patroli serta aksi tanggap darurat karhutla.

Di sisi lain, potensi kemarau juga berdampak langsung terhadap produktivitas tanaman. Jatmiko menjelaskan bahwa kekeringan berkepanjangan dapat memicu berbagai risiko, mulai dari gangguan pertumbuhan hingga penurunan hasil produksi.

“Kemarau panjang membawa efek domino, seperti potensi ledakan hama, kekeringan tanah, hingga penurunan rendemen. Ini harus diantisipasi secara menyeluruh,” katanya.

Perhatian khusus diberikan pada tanaman belum menghasilkan (TBM), yang dinilai lebih rentan terhadap stres air karena sistem perakarannya belum optimal. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi memengaruhi keberhasilan investasi jangka panjang perusahaan.

Selain itu, perubahan kondisi lingkungan akibat kekeringan juga dapat meningkatkan populasi hama, seperti hewan pengerat dan serangga, yang mencari sumber makanan baru di area perkebunan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan menerapkan strategi agronomi adaptif, termasuk pengelolaan kelembapan tanah serta tata kelola air yang lebih efisien.

“Fokus kami adalah menjaga kondisi tanaman tetap optimal, terutama tanaman muda, serta memastikan siklus produksi tidak terganggu di tengah tekanan iklim,” ujar Jatmiko.

Melalui berbagai langkah tersebut, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas operasional sekaligus meminimalkan dampak lingkungan dan sosial yang kerap menyertai musim kemarau panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

    Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Rangka atap tiba-tiba terlihat turun di tengah? Kuda-kuda terasa tidak simetris? Atau setelah beberapa bulan dipasang, struktur mulai melengkung perlahan? Kalau itu terjadi, besar kemungkinan masalahnya bukan pada tukangnya tapi pada spesifikasi Besi CNP yang digunakan. Di lapangan, banyak proyek gudang, kanopi, workshop, hingga bangunan komersial mengalami penurunan performa struktur karena salah memilih ukuran CNP […]

  • Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Palembang, 11 Februari 2026 – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026 mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang untuk melakukan penyesuaian kapasitas layanan dengan menambah satu rangkaian kereta kelas eksekutif pada KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) yang berlaku pada 13 hingga 17 Februari 2026. […]

  • Bittime IDR Swap Permudah Akses Investasi Aset Global di Tengah Tekanan Nilai Rupiah

    Bittime IDR Swap Permudah Akses Investasi Aset Global di Tengah Tekanan Nilai Rupiah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian mendorong perhatian investor terhadap aset diversifikasi lindung nilai atau ‘Safe haven’. Sejalan dengan kondisi tersebut, fitur IDR Swap zero fees  Bittime memungkinkan pengguna menukarkan aset rupiah (IDR) ke aset global tanpa biaya tambahan. Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian […]

  • Sentuhan Premium dalam Material Finishing Interior

    Sentuhan Premium dalam Material Finishing Interior

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dalam desain interior modern, detail kecil sering kali menjadi elemen yang paling menentukan karakter sebuah ruang. Tidak hanya soal tata letak furniture atau pemilihan warna dinding, material finishing juga memegang peranan penting dalam membangun suasana yang diinginkan. Permukaan pada dinding, kabinet, meja, hingga panel dekoratif bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari pengalaman visual dan sentuhan […]

  • Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

    Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Pasar valuta asing atau Forex dikenal sebagai pasar yang paling sensitif terhadap isu geopolitik. Konflik internasional tidak hanya memengaruhi kebijakan diplomatik, tetapi juga mengubah peta kekuatan mata uang dunia dalam hitungan detik. Salah satu dinamika yang paling diperhatikan oleh pelaku pasar global adalah bagaimana ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memberikan dampak langsung terhadap pasangan […]

  • Hadirkan Nuansa Idulfitri di 18 Stasiun, LRT Jabodebek Ciptakan Pengalaman Perjalanan Lebaran yang Lebih Hangat

    Hadirkan Nuansa Idulfitri di 18 Stasiun, LRT Jabodebek Ciptakan Pengalaman Perjalanan Lebaran yang Lebih Hangat

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek menghadirkan nuansa Lebaran di 18 stasiun dengan dekorasi tematik dan busana muslim petugas untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih hangat. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, LRT Jabodebek menghadirkan nuansa Lebaran di 18 stasiunmelalui sentuhan layanan dan dekorasi tematik yang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih hangat dan berkesan bagi […]

expand_less