Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

SEMARANG — Hubungan ekonomi India dan Indonesia terus menunjukkan dinamika positif. Dalam kunjungan kehormatan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan komitmen India untuk memperluas kerjasama investasi, khususnya di sektor ekonomi hijau, industri padat karya, serta layanan kesehatan dan tenaga medis profesional.

Pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Kamis (19/2/2026), menjadi momentum penting untuk menjajaki peluang kolaborasi yang lebih strategis dan berjangka panjang.

Jawa Tengah Dipandang Sebagai Mitra Strategis

Dalam pernyataannya, Dubes Sandeep menyampaikan apresiasi atas stabilitas dan iklim investasi di Jawa Tengah yang dinilai kondusif bagi pertumbuhan usaha. “Saya mengapresiasi iklim investasi di Jawa Tengah yang stabil, baik secara sosial maupun ekonomi. Perusahaan kami merasa sangat nyaman di Jawa Tengah, seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

Ia menilai kesamaan karakteristik antara India dan Indonesia, khususnya Jawa Tengah yang memiliki jumlah penduduk besar, menjadi potensi penting baik dari sisi pasar maupun tenaga kerja.

Saat ini, realisasi investasi India di Jawa Tengah tercatat sekitar Rp 646,52 miliar dan menempati peringkat ke-17 di antara investor asing di provinsi tersebut. Investasi tersebut tersebar di sektor tekstil, hotel dan restoran, perdagangan dan reparasi, industri kayu, serta sektor lainnya.

Tawaran Kolaborasi dari Jawa Tengah

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pemerintah daerah membuka ruang lebih luas bagi ekspansi investasi India, terutama di sektor yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dan keberlanjutan.

“Ke depan kami menawarkan green economy, kemudian tenaga medis profesional dan rumah sakit, serta industri-industri padat karya terutama garmen,” ujar Ahmad Luthfi usai pertemuan.

Ia menegaskan bahwa investasi memiliki peran krusial dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat sebesar 5,37 persen dengan angka kemiskinan turun menjadi 9,39 persen.

“Investasi baru sangat dibutuhkan untuk menjaga tren pertumbuhan ini. Baik penanaman modal asing maupun dalam negeri sangat berperan dalam stabilitas ekonomi daerah,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga berencana melakukan studi komparatif ke India guna memperkuat keyakinan investor terhadap daya saing dan keramahan investasi di wilayahnya.

Ekspansi dan Rencana Investasi Baru

Komitmen perluasan kerja sama juga diwujudkan melalui rencana groundbreaking salah satu perusahaan India di Jawa Tengah pada Agustus 2026 mendatang dengan nilai investasi sekitar 30 juta dolar AS.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari penguatan kemitraan ekonomi bilateral yang telah terjalin erat selama ini. India melihat Jawa Tengah sebagai salah satu simpul penting dalam memperluas jejaring industri dan rantai pasok di Indonesia.

Dengan dialog yang semakin intensif antara pemerintah daerah dan dunia usaha India, kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperbesar arus investasi, tetapi juga memperkuat fondasi hubungan ekonomi India–Indonesia dalam jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menunggangi Volatilitas Pertengahan Pekan: Cara Aman Meraih Cuan Saat Rilis Data Ekonomi

    Menunggangi Volatilitas Pertengahan Pekan: Cara Aman Meraih Cuan Saat Rilis Data Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Memasuki pertengahan pekan, dinamika pasar keuangan internasional sering kali berada pada tingkat volatilitas tertinggi. Hari-hari di pertengahan hingga akhir pekan biasanya menjadi jadwal rutin rilis berbagai indikator ekonomi utama, mulai dari laporan cadangan energi mingguan, data ketenagakerjaan, hingga keputusan kebijakan moneter dan suku bunga dari bank sentral global. Bagi para pelaku pasar, pengumuman data makroekonomi […]

  • PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 550 Pekerja Rentan Kalbar

    PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 550 Pekerja Rentan Kalbar

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kalimantan Barat – Sebanyak 550 pekerja rentan sektor informal yang tersebar di empat wilayah di Provinsi Kalimantan Barat kini memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV PalmCo¸Subholding PTPN III (Persero). Perlindungan tersebut diberikan melalui pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan, terhitung sejak Juli hingga Desember 2026. […]

  • Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

    Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BINUS University, melalui Faculty of Engineering, sukses menyelenggarakan SYNTHESIS: Human, Machine, Meaning, sebuah pameran inovasi mahasiswa serta kegiatan International Talk Show yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Engineering Week 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Januari 2026 di Lantai 1 BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus ini menegaskan peran strategis Faculty of Engineering dalam menjembatani perkembangan teknologi, […]

  • Harga Emas Sulit Bangkit, Tren Turun Masih Mendominasi

    Harga Emas Sulit Bangkit, Tren Turun Masih Mendominasi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Jumat (24/4) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan, seiring sinyal pelemahan yang cukup kuat dari sisi teknikal serta dukungan faktor fundamental yang belum berpihak pada penguatan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD dalam jangka pendek masih berada dalam tren turun, dengan potensi penurunan lanjutan yang […]

  • Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

    Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Foto kiri-kanan : Bp. Andi Surya Kurnia (Direktur), Bp. Wahyu Sulistio (Direktur), Ibu Olivia Surodjo (Direktur), Bp. Anhar Sudradjat (Presiden Direktur), Ibu Junita Ciputra (Presiden Komisaris), Bp. Iwan Putra Brasali (Komisaris), Bp. Nanda Widya (Komisaris), Ibu Lanny Bambang (Komisaris Independen), Bp. Thomas J. Angfendy (Komisaris Independen)” /> PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA […]

  • Masa Liburan Lebaran 2026 Semakin Dekat, KAI Daop 4 Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal

    Masa Liburan Lebaran 2026 Semakin Dekat, KAI Daop 4 Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Masa Liburan Lebaran 2026 kian mendekat. Melalui skema pemesanan H-45, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket kereta api secara bertahap, sehingga masyarakat yang melakukan pemesanan pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026. Masa Liburan Lebaran 2026 kian mendekat. Melalui skema pemesanan H-45, PT Kereta Api Indonesia […]

expand_less