Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish

Didorong Sentimen Global, Harga Emas Diproyeksi Tetap Bullish

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari Rabu, 8 April 2026 diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang solid dan dukungan faktor fundamental yang kondusif. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, XAU/USD kini menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H4, setelah berhasil menembus area resistance penting yang sebelumnya menjadi batas pergerakan harga.

Breakout yang terjadi tersebut menjadi indikasi awal terbentuknya tren naik baru dalam pergerakan emas. Dalam konteks pasar, keberhasilan menembus resistance biasanya mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap potensi kenaikan harga lebih lanjut. Kondisi ini juga sering diikuti oleh peningkatan minat beli yang dapat mendorong harga bergerak lebih tinggi dalam jangka menengah.

Meski demikian, pergerakan naik tidak selalu berlangsung secara konsisten tanpa jeda. Dalam kondisi saat ini, peluang terjadinya koreksi jangka pendek tetap terbuka, terutama setelah harga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Namun, koreksi tersebut dinilai sebagai bagian dari mekanisme pasar yang sehat dan justru dapat menjadi peluang bagi pelaku pasar untuk masuk pada level harga yang lebih optimal.

Secara teknikal, area Fibonacci retracement 61,8% menjadi salah satu level yang patut diperhatikan. Level ini dikenal sebagai golden ratio yang kerap menjadi titik penting dalam menentukan arah lanjutan tren. Koreksi menuju area tersebut berpotensi menjadi pijakan bagi harga emas untuk kembali melanjutkan penguatan dengan momentum yang lebih stabil.

Indikator teknikal lainnya juga menunjukkan sinyal yang sejalan dengan potensi kenaikan. Harga emas saat ini berada di atas Moving Average 21 dan 34, yang menandakan bahwa tren jangka menengah masih berada dalam jalur bullish. Posisi ini umumnya mencerminkan dominasi tekanan beli yang masih cukup kuat di pasar.

Sementara itu, indikator Stochastic berada di area overbought dan masih menunjukkan arah pergerakan ke atas. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum beli masih mendominasi, meskipun dalam waktu dekat terdapat kemungkinan terjadinya koreksi teknikal. Kondisi overbought sering kali menjadi sinyal bahwa harga telah naik cukup tinggi dalam waktu singkat, sehingga potensi konsolidasi atau penurunan sementara menjadi hal yang wajar.

Dari sisi fundamental, prospek penguatan harga emas turut didukung oleh sejumlah faktor global. Salah satunya adalah potensi pelemahan dolar Amerika Serikat apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan. Melemahnya indikator ekonomi seperti inflasi atau tenaga kerja dapat memberikan tekanan terhadap dolar, yang pada akhirnya membuka ruang bagi kenaikan harga emas.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar juga menjadi sentimen positif bagi emas. Jika Federal Reserve mulai mengisyaratkan penurunan suku bunga, maka daya tarik emas sebagai instrumen investasi akan meningkat. Hal ini karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga menjadi lebih kompetitif ketika suku bunga berada dalam tren penurunan.

Permintaan terhadap aset safe haven juga diperkirakan tetap tinggi di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung. Faktor geopolitik maupun kondisi ekonomi global yang belum stabil dapat mendorong investor untuk mencari instrumen yang relatif aman, seperti emas.

Di sisi lain, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat turut memberikan dukungan tambahan bagi harga emas. Ketika yield obligasi menurun, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren bullish pada emas masih memiliki ruang untuk berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah. Meskipun potensi koreksi tetap ada, arah pergerakan utama masih didominasi oleh sentimen positif. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati level-level kunci serta dinamika pasar global yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

    Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Surabaya, 4 Juli 2026 – PT Amerta Indah Otsuka melalui SOYJOY melanjutkan dukungannya bagi para ahli gizi dengan membawa semangat inovasi para pemenang SOYJOY Nutrition Award (SNA) 2026 pada acara Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI yang dihadiri lebih dari 515 ahli gizi di Surabaya. Kehadiran SOYJOY dalam forum TIN II PERSAGI menjadi kelanjutan dari The […]

  • Panduan Lengkap Memilih Besi Plat untuk Rumah dan Proyek: Jenis, Fungsi, dan Tips Pemilihan

    Panduan Lengkap Memilih Besi Plat untuk Rumah dan Proyek: Jenis, Fungsi, dan Tips Pemilihan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Besi plat merupakan material penting dalam konstruksi rumah dan proyek industri dengan berbagai pilihan seperti plat aluminium, bordes, galvanis, hitam, kapal, perforated, hingga stainless steel 201 dan 304, yang masing-masing memiliki fungsi dan keunggulan berbeda. Pemilihan besi plat harus disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan, mulai dari aspek fungsi, ketebalan, kekuatan, hingga ketahanan terhadap lingkungan seperti area […]

  • Product Design Engineering: Jurusan Keren yang Gabungkan Desain & Teknik Sekaligus

    Product Design Engineering: Jurusan Keren yang Gabungkan Desain & Teknik Sekaligus

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kalau kamu sering penasaran bagaimana sebuah produk hebat bisa tercipta dari nol sampai jadi barang nyata, ada jurusan kuliah yang sangat pas untukmu, lho! Product Design Engineering (PDE) namanya, dan kamu bisa temukan program studi ini di BINUS ASO School of Engineering. Di jurusan ini, kamu tidak hanya akan belajar cara membuat desain yang terlihat […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta — Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Kantor Pusat PT KPBN Jakarta pada 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut ditujukan kepada para penerima manfaat yang bekerja di lingkungan PT KPBN sebagai bentuk kepedulian serta […]

  • Tiga Bulan Jelang PSPK 1 & 2 Berlaku, Emiten Perlu Siapkan Sistem Data Keberlanjutan Sekarang

    Tiga Bulan Jelang PSPK 1 & 2 Berlaku, Emiten Perlu Siapkan Sistem Data Keberlanjutan Sekarang

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PSPK 1 dan 2, standar pengungkapan risiko dan peluang keberlanjutan, termasuk iklim, yang mengadopsi IFRS S1 dan S2, berlaku efektif 1 Januari 2027. Dalam seminar daring TruCarbon dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Rabu (30/9), AEI, IAI, BCA, dan TruCarbon mendorong emiten memanfaatkan sisa tiga bulan untuk membangun dan menguji sistem data keberlanjutan yang terhubung dengan […]

  • Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

    Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Proyek konstruksi di lokasi terpencil seperti jembatan, menara transmisi, atau bendungan sering menghadapi masalah dimana material yang dibutuhkan tidak bisa sampai tepat waktu karena akses jalan belum ada atau tidak memadai. Keterlambatan pengiriman material di tengah jadwal konstruksi yang ketat berdampak langsung pada biaya lembur, idle time alat berat, dan terhambatnya milestone proyek. DJI FlyCart […]

expand_less