Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Jakarta, 08 April 2026
Gejolak geopolitik di kawasan Teluk, khususnya gangguan di Selat Hormuz, menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri baja nasional.

Disrupsi jalur logistik global tidak hanya meningkatkan biaya energi dan distribusi, tetapi juga memicu perubahan arus perdagangan baja dunia.

Perkuat Ketahanan dan Respons Kebijakan 

Merespons kondisi tersebut, PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) terus
memperkuat strategi melalui diversifikasi sumber pasokan, peningkatan
efisiensi, serta penguatan rantai pasok yang lebih adaptif.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan,  yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan bahwa momentum ini harus
dimanfaatkan untuk memperkuat fundamental industri.

“Situasi ini
menjadi momentum untuk meningkatkan ketahanan industri baja nasional melalui
efisiensi, keandalan pasokan, dan daya saing yang berkelanjutan agar arah Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tetap
terjaga,” ujar Dr. Akbar Djohan.

Krakatau Steel juga mendorong dukungan kebijakan yang responsif,
penguatan pengawasan perdagangan guna menjaga keseimbangan antara kelancaran
pasokan dan perlindungan pasar domestik.

Tekanan Ganda Industri Nasional

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan dari Steel & Mining
Insights, Widodo Setiadharmaji, menyebut gangguan tersebut telah berkembang
dari hambatan logistik menjadi disrupsi sistemik yang memengaruhi distribusi
bahan baku dan produk baja secara global.

Menurutnya, industri
baja nasional kini menghadapi tekanan simultan. Di satu sisi, pasokan bahan
baku semi-finished seperti slab dan billet berisiko terganggu akibat hambatan
distribusi dari kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, pergeseran arus perdagangan global berpotensi meningkatkan
masuknya produk baja impor ke pasar domestik dengan harga kompetitif, sehingga
menekan harga dan pangsa pasar produsen dalam negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

    Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta – Cara masyarakat memilih motor matic terus mengalami perubahan. Jika dulu desain, performa mesin, atau konsumsi bahan bakar menjadi pertimbangan utama, kini semakin banyak pengguna yang juga memperhatikan sisi utilitas. Salah satu fitur yang mulai mendapat perhatian adalah kapasitas bagasi. Perubahan ini tidak terjadi tanpa alasan. Pola mobilitas masyarakat saat ini semakin dinamis. Dalam […]

  • Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memiliki ruang untuk menentukan arah dan pilihan dalam kehidupan. Semangat tersebut kini semakin relevan ketika masyarakat mulai memaknai kemerdekaan dalam konteks yang lebih personal, termasuk kebebasan dalam menentukan tujuan […]

  • Pangkogabwilhan III Pastikan Bandara Perintis di Papua Kembali Aman dan Siap Beroperasi

    Pangkogabwilhan III Pastikan Bandara Perintis di Papua Kembali Aman dan Siap Beroperasi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan 11 bandara perintis di Papua telah diamankan penuh oleh TNI setelah sebelumnya ditutup akibat gangguan keamanan oleh KKB. Dengan pengamanan tersebut, bandara-bandara yang menjadi jalur vital bagi distribusi logistik, layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Papua segera kembali beroperasi. Jakarta: Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan […]

  • Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

    Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset digital nasional. Jakarta, 13 Juli 2026  – Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset […]

  • Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

    Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga update 1 Februari 2026, total 149.442 tiket keberangkatan tanggal 11 Maret hingga 18 Maret 2026 dari wilayah Daop 1 Jakarta telah terjual. Capaian penjualan tersebut menunjukkan bahwa kereta api […]

  • Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun

    Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 April 2026 – Penerimaan pajak dari transaksi aset kripto di Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan yang konsisten. Hingga akhir Februari 2026, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak kripto telah mencapai Rp1,96 triliun sejak kebijakan ini mulai diberlakukan pada 1 Mei 2022. Angka ini meningkat dari posisi Januari 2026 yang tercatat […]

expand_less