Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset digital nasional.

Jakarta, 13 Juli 2026  – Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset digital nasional.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di pasar spot mencapai Rp122,02 triliun secara year-to-date hingga Mei 2026. Pada Mei saja, transaksi tercatat sebesar Rp23,01 triliun, naik tipis 0,11 persen dibandingkan April 2026 sebesar Rp22,98 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengatakan kepercayaan konsumen terhadap industri masih terjaga.

“Di tengah fluktuasi nilai transaksi yang terjadi, kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital termasuk aset kripto Indonesia masih terjaga dengan baik,” ujar Adi dalam Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK hasil Rapat Dewan Komisioner Bulan Juni 2026, Selasa (7/7/2026).

OJK juga mencatat jumlah akun konsumen aset kripto telah mencapai 22,4 juta akun hingga Mei 2026. Jumlah itu tumbuh 3,17 persen secara month-to-date.

Pasar Domestik Tetap Tumbuh

Pertumbuhan industri di Indonesia berlangsung ketika pasar kripto global masih mengalami tekanan. Laporan CoinGecko Q1 2026 mencatat kapitalisasi pasar kripto global turun 20,4 persen secara kuartalan menjadi US$2,4 triliun.

Volume perdagangan spot pada 10 bursa kripto terpusat terbesar dunia juga turun 39,1 persen menjadi US$2,7 triliun. Namun, kapitalisasi stablecoin tetap bertahan di sekitar US$309,9 miliar, menunjukkan likuiditas pasar masih terjaga.

Kondisi tersebut menunjukkan pasar Indonesia masih memiliki daya tahan dan ruang ekspansi, terutama dengan basis pengguna yang terus bertambah. 

BTSE Indonesia Siap Ramaikan Industri

Melihat potensi pasar tersebut mendorong BTSE Group meluncurkan BTSE Indonesia melalui joint venture dengan PT Aset Kripto Internasional. Perusahaan ini merupakan hasil rebranding NVX dan telah memperoleh izin OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital.

Dalam kerja sama tersebut, BTSE Group menyediakan infrastruktur perdagangan, teknologi, dan likuiditas. Sementara itu, tim lokal akan berfokus pada akuisisi pengguna, pemasaran, penjualan, serta kemitraan strategis.

Chief Strategy Officer BTSE Indonesia, Stephanie Kusnadi, menilai perpaduan antara pemahaman pasar lokal dan dukungan teknologi global menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menghadirkan layanan perdagangan aset digital yang aman, kompetitif, serta sesuai dengan regulasi di Indonesia.

“Dengan keahlian lokal yang mendalam serta dukungan dari salah satu exchange global terkemuka, BTSE Indonesia berada pada posisi yang unik untuk menghadirkan platform perdagangan yang aman, kompetitif, dan sepenuhnya mematuhi regulasi lokal,” ujar Stephanie.

Dorong Kolaborasi dan Program Pengguna

BTSE Indonesia juga akan berkolaborasi dengan regulator, komunitas, dan pelaku industri untuk memperkuat edukasi serta pengembangan ekosistem kripto nasional.

Perusahaan menyiapkan biaya perdagangan yang lebih rendah di Indonesia, rewards pengguna baru dengan total nilai hingga US$330, program afiliasi yang cukup kompetitif di Industri dan referral tertinggi di industri. Selain itu, BTSE Indonesia juga mempunyai lebih dari 200+ aset (tersedia dalam pairings IDR dan USDT), serta layanan deposit seperti QRIS, OVO dan VA bank lainnya dan khusus pengguna baru, akan langsung mendapatkan $20 BTSE Cash in rewards. Pengguna juga bisa mendapatkan rewards melalui activity “First Trade Experience” cukup dengan memberikan pengalaman pertamanya menggunakan aplikasi BTSE Indonesia. BTSE Indonesia sudah tersedia di Apps Store dan Google Play Store. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Sekolah 2026 Dorong Lonjakan Mobilitas,  BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Liburan Keluarga

    Libur Sekolah 2026 Dorong Lonjakan Mobilitas, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Liburan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Juli 2026 – Memasuki periode libur sekolah pada akhir Juni hingga Juli 2026, mobilitas masyarakat diperkirakan mengalami peningkatan signifikan. InJourney Airports memproyeksikan sebanyak 5,46 juta penumpang akan melakukan perjalanan melalui 37 bandara selama periode 29 Juni–11 Juli 2026, meningkat hampir 10 persen dibandingkan hari normal. Peningkatan ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan […]

  • SawitPRO Hadirkan Pilihan Pupuk Sawit Lengkap untuk Kebutuhan Petani dan Perkebunan

    SawitPRO Hadirkan Pilihan Pupuk Sawit Lengkap untuk Kebutuhan Petani dan Perkebunan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SawitPRO menyediakan berbagai pilihan pupuk sawit untuk petani dan perkebunan, mulai dari NPK, MOP/KCL, RP, TSP, Urea, ZA, Dolomite, Kieserite, Borat hingga Pupuk SawitPRO. SawitPRO Jadi Pilihan Petani untuk Mencari Pupuk Sawit Berkualitas Kebutuhan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas kebun kelapa sawit. Pemilihan pupuk yang tepat dapat membantu petani dan pelaku […]

  • Akselerasi Pertumbuhan Mikro 2026: BRI BO Otista Perkuat Sinergi dengan Merchant di Jakarta Timur

    Akselerasi Pertumbuhan Mikro 2026: BRI BO Otista Perkuat Sinergi dengan Merchant di Jakarta Timur

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA – Memasuki periode krusial Maret 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Jakarta Otista semakin agresif dalam memperkuat pondasi ekonomi mikro. Upaya ini diwujudkan melalui agenda strategis bertajuk “Optimalisasi Kinerja Mikro dan Sinergi Merchant 2026” yang digelar dengan fokus pada peningkatan kualitas ekosistem pembayaran digital dan pemberdayaan pelaku usaha. Acara […]

  • Eksekusi Cepat hingga Perlindungan Dana, Ini Alasan HSB Investasi #JadiPilihan Aplikasi Trading Terbaik

    Eksekusi Cepat hingga Perlindungan Dana, Ini Alasan HSB Investasi #JadiPilihan Aplikasi Trading Terbaik

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Mulai dari eksekusi cepat hingga proteksi ekstra USD 1 Juta, cari tahu alasan HSB Investasi #JadiPilihan aplikasi trading terbaik berpredikat rating A+++ di Q1 2026 oleh BAPPEBTI. Perkembangan teknologi trading mobile menuntut platform investasi tidak hanya berkinerja cepat, tetapi juga memberikan perlindungan modal secara menyeluruh. Di tengah persaingan pasar finansial di Indonesia, HSB Investasi menetapkan […]

  • Bitcoin Bisa Lanjut Naik di Oktober? Ini Katalis yang Perlu Dicermati

    Bitcoin Bisa Lanjut Naik di Oktober? Ini Katalis yang Perlu Dicermati

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 September 2026 – Bitcoin (BTC) memasuki penghujung September dengan momentum yang masih relatif kuat setelah reli dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pergerakan menuju Oktober diperkirakan tidak akan sepenuhnya mulus, dengan area US$82.900–US$83.000 menjadi salah satu level penting yang dapat menentukan apakah reli berlanjut atau pasar memasuki fase koreksi. Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin […]

  • Pelindo Multi Terminal Gresik Catat Pertumbuhan Penumpang Selama Nataru

    Pelindo Multi Terminal Gresik Catat Pertumbuhan Penumpang Selama Nataru

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Gresik, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik mencatatkan pertumbuhan signifikan pada arus penumpang selama periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Berdasarkan data pantauan sejak 10 Desember 2025 hingga 09 Januari 2026 (H-15 s.d H+15), arus penumpang di Pelabuhan Gresik mengalami lonjakan sebesar 31,52% dibandingkan periode tahun sebelumnya. […]

expand_less