Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pengawasan Lemah, Dana Hibah Masih Jadi Celah Korupsi di Daerah

Pengawasan Lemah, Dana Hibah Masih Jadi Celah Korupsi di Daerah

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

MANADO, Reputasiplus.com – Lemahnya sistem pengawasan disebut menjadi salah satu penyebab utama maraknya penyalahgunaan dana hibah di berbagai daerah. Praktik audit yang dilakukan DPRD maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai belum menyentuh substansi, melainkan sekadar formalitas, sehingga memberi ruang terbuka bagi potensi penyimpangan.

 

Pengamat pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik Tumbelaka, menegaskan bahwa kelemahan ini berpotensi diperparah oleh adanya konflik kepentingan di lembaga legislatif. Ia menduga sebagian oknum anggota DPRD justru terlibat langsung dalam proses penyaluran hibah dengan menitipkan proposal kepada pemerintah daerah.

 

“Jangan-jangan ada anggota DPRD yang ikut menitipkan proposal hibah. Kalau benar begitu, bagaimana mungkin mereka bisa mengawasi dengan objektif. Itu sudah masuk kategori conflict of interest,” ungkap Tumbelaka dalam program Sulut Bicara RRI Manado, Kamis (19/9/2025).

 

Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya mencederai fungsi pengawasan, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat luas. Alih-alih menyalurkan dana hibah untuk kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, atau pemberdayaan masyarakat, dana tersebut rawan dialihkan demi kepentingan kelompok tertentu.

 

Sejalan dengan itu, ahli hukum keuangan daerah Yusran Lapananda menyoroti aspek regulasi. Ia menjelaskan bahwa Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah sejatinya telah memberikan landasan hukum yang lebih jelas mengenai mekanisme pemberian hibah. Aturan tersebut bahkan mewajibkan pemerintah daerah menyusun peraturan kepala daerah (perkada) sebagai pedoman turunan.

 

“Regulasi sebenarnya sudah cukup jelas. Tetapi persoalannya, masih banyak aparatur pemerintah daerah yang tidak memahami secara utuh mekanisme tersebut. Lemahnya pemahaman dan kurangnya ketegasan dalam pengawasan membuat aturan itu tidak berjalan maksimal,” terang Yusran.

 

Yusran juga menambahkan, lemahnya sistem pelaporan serta tidak adanya mekanisme evaluasi yang transparan semakin memperbesar peluang penyalahgunaan. Ia menekankan pentingnya memperkuat kapasitas aparatur, memperjelas mekanisme verifikasi, serta melibatkan auditor independen dalam setiap tahap penyaluran dana hibah.

 

Kedua narasumber sepakat bahwa perbaikan sistem pengawasan harus menjadi agenda prioritas bagi pemerintah daerah maupun DPRD. Transparansi dalam proses pengajuan proposal, seleksi penerima, hingga penggunaan dana mutlak diperlukan agar kepercayaan publik tidak terus menurun.

 

“Kalau pengawasan masih setengah hati, dana hibah akan terus menjadi lahan subur bagi praktik korupsi. Sementara masyarakat yang seharusnya merasakan manfaat justru dirugikan,” tegas Tumbelaka.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, penyalahgunaan dana hibah kerap mencuat ke publik, baik melalui temuan lembaga audit maupun kasus hukum. Fenomena ini menambah catatan panjang praktik korupsi di sektor keuangan daerah yang pada akhirnya menurunkan kredibilitas pemerintah di mata masyarakat.

 

Para pengamat menilai, upaya perbaikan tidak bisa hanya mengandalkan regulasi, melainkan juga menuntut komitmen politik dan integritas aparat pengawas. Tanpa itu, dana hibah akan terus dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk tujuan di luar kepentingan rakyat.

 

Redaksi : ReputasiPlus

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Nilai Karbon melalui Kolaborasi Lintas Sektor

    SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Nilai Karbon melalui Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) mewujudkan komitmennya mendukung upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia salah satunya peran aktif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam Seminar Nasional bertajuk Monetisasi Emisi Karbon : “Strategi Baru Meningkatkan Perusahaan” guna memperkuat kapasitas, membangun keselarasan pemahaman, serta mendorong kolaborasi nyata dari berbagai lintas sektor untuk pengembangan ekosistem bisnis karbon yang dihelat di […]

  • School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IDX Resmikan Galeri Investasi,  Perkuat Pembelajaran Praktis Pasar Modal

    School of Accounting BINUS UNIVERSITY dan IDX Resmikan Galeri Investasi, Perkuat Pembelajaran Praktis Pasar Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Tangerang, 6 Februari 2026 — School of Accounting BINUS University secara resmi meresmikan Galeri Investasi pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di BINUS @Alam Sutera. Inisiatif ini menegaskan komitmen School of Accounting BINUS University dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, relevan dengan kebutuhan industri, serta berorientasi pada penguatan literasi keuangan dan pasar modal bagi mahasiswa. Acara […]

  • Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas

    Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Semarang (15/03) – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C. Berdasarkan data lalu lintas yang dihimpun dari sejumlah gerbang tol di wilayah Semarang, volume kendaraan tercatat mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi lalu […]

  • KAI Logistik Kembali Membuka Titik Layanan Pengiriman Retail di Semarang

    KAI Logistik Kembali Membuka Titik Layanan Pengiriman Retail di Semarang

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik nasional. Mengawali tahun 2026, KAI Logistik memperluas jaringan layanan pengiriman barang ritel dengan membuka titik Service Point Kalog Express baru di Kota Semarang, Jawa Tengah. Manajer Wilayah Tengah KAI Logistik, Sasongko Budiyanto, menyampaikan […]

  • KPMI Jakarta Sukses Gelar DBS Series #4: Strategi Perusahaan Lokal Menaklukan Pasar Nasional & Internasional

    KPMI Jakarta Sukses Gelar DBS Series #4: Strategi Perusahaan Lokal Menaklukan Pasar Nasional & Internasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DBS Series #4 yang diselenggarakan oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Jakarta berhasil mempertemukan nilai Tauhid, Amanah, dan strategi bisnis sebagai fondasi pengusaha Muslim dalam menembus pasar nasional dan internasional. Acara ini menekankan pentingnya menjaga keberkahan usaha melalui kepatuhan terhadap syariat Allah serta kolaborasi antar pengusaha Muslim. Berbagai narasumber berbagi inspirasi dan pengalaman, mulai […]

  • 65% Konsumen Indonesia Terkena Dampak Penipuan E-commerce: Survei Cacco Mengungkap Kebutuhan Mendesak akan Deteksi Otomatis

    65% Konsumen Indonesia Terkena Dampak Penipuan E-commerce: Survei Cacco Mengungkap Kebutuhan Mendesak akan Deteksi Otomatis

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Cacco Inc. (Kantor Pusat: Minato-ku, Tokyo; Presiden Direktur Hiroyuki Iwai; Kode Saham: 4166; selanjutnya disebut “Cacco”), penyedia layanan deteksi penipuan Jepang No.1*1 yang berkontribusi pada pengembangan infrastruktur belanja online yang aman, telah melakukan survei mengenai kerugian akibat penipuan dan solusi pencegahannya di kalangan pelaku bisnis E-commerce (EC) dan konsumen di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu […]

expand_less