Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Telkom AI Center of Excellence menegaskan komitmennya dalam mendukung peluncuran Program Gig Economy melalui penguatan peran kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing talenta digital Indonesia di tengah transformasi ekonomi berbasis proyek dan teknologi.

Bandung, 29–30 Januari 2026 — Rangkaian kegiatan Program Gig Economy yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia diawali dengan sesi talkshow pada Rabu, 29 Januari 2026, sebagai ruang diskusi terbuka antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam membahas kesiapan talenta digital Indonesia menghadapi perubahan dunia kerja berbasis proyek dan ekonomi digital.

Talkshow ini menjadi forum strategis untuk menggali peluang dan tantangan gig economy serta peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam membentuk ekosistem kerja masa depan. Diskusi menghadirkan beragam perspektif lintas sektor yang menyoroti pentingnya penguatan keterampilan, adaptabilitas talenta, dan kolaborasi ekosistem dalam menjawab dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.

Telkom AI Center of Excellence Melalui AI Connect Berbagi Perspektif Industri dalam Talkshow

Dalam sesi talkshow tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect sekaligus perwakilan dari Telkom AI Center of Excellence, hadir sebagai salah satu narasumber. Mizan memaparkan bagaimana gig economy membuka ruang yang luas bagi talenta digital untuk mengembangkan keahlian melalui proyek-proyek berbasis skill, sekaligus membangun portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri.

Ia juga menekankan bahwa penguasaan AI menjadi faktor krusial agar talenta muda tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai alat strategis untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, dan daya saing di era ekonomi digital.

Diskusi ini turut menghadirkan James Karnadi, CEO Aman-innov8, yang memberikan pandangan mengenai penguatan ekosistem inovasi serta peran teknologi digital dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Yonathan Yeremia, CEO Solusindo SiDIk Digital, memberikan wawasan praktis terkait pengembangan solusi digital yang berangkat dari kebutuhan nyata pasar. Dari sisi akademisi, Muhammad Yorga Permana, Associate Professor di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), melengkapi diskusi dengan pandangan akademis mengenai tren pekerjaan digital dan implikasi gig economy terhadap pengembangan talenta masa depan.

Melalui sesi talkshow ini, peserta mendapatkan gambaran komprehensif mengenai bagaimana gig economy dan AI saling beririsan dalam menciptakan peluang kerja baru, sekaligus menuntut kesiapan kompetensi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Launching Program Gig Economy dan Sambutan Para Pemangku Kepentingan

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Kamis, 30 Januari 2026, dengan Launching Program Gig Economy secara resmi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Momentum ini menandai komitmen pemerintah dalam mempercepat pengembangan talenta ekonomi digital melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon, menjelaskan bahwa gig economy memiliki karakter utama berupa kontrak jangka pendek, fleksibilitas waktu dan lokasi kerja, serta pemanfaatan platform digital. Karakter tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda dalam memasuki dunia kerja yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.

Dari perspektif pendidikan tinggi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., menegaskan bahwa gig economy berpotensi menjadi model sekaligus ikon lahirnya pusat-pusat ekonomi baru. Ia menekankan pentingnya kolaborasi triple helix antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri sebagai kunci keberhasilan program, serta berharap inisiatif ini dapat direplikasi di berbagai kampus di Indonesia.

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta unggul. Ia menekankan bahwa mahasiswa dan alumni memiliki peran penting sebagai penggerak ekosistem, baik sebagai profesional independen, pendiri startup, mentor, maupun inovator, sehingga kampus perlu terus menjadi pusat inovasi dan mitra aktif pemerintah serta industri.

Dari sisi pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengingatkan bahwa potensi gig economy harus diiringi dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Menurutnya, program ini tidak cukup berhenti pada tahap peluncuran, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan dan ekonomi daerah.

Pada hari yang sama, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan soft launching AI Open Innovation Challenge, yang semakin mempertegas sinergi antara pengembangan kecerdasan buatan dan pemberdayaan sumber daya manusia sebagai fondasi ekonomi digital nasional.

Dukungan Telkom AI Center of Excellence

Sebagai bagian dari ekosistem digital nasional, Telkom AI Center of Excellence menyambut positif peluncuran Program Gig Economy dan rangkaian diskusi yang menyertainya. Partisipasi Telkom melalui inisiatif AI Connect sejalan dengan fokus pemerintah dalam mempercepat literasi digital dan pemanfaatan AI secara aplikatif bagi generasi muda dan pelaku usaha.

Telkom AI Center of Excellence meyakini bahwa kolaborasi lintas sektor yang tercermin dalam program ini akan memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan talenta digital Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi digital yang inklusif dan berdaya saing di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasa Marga Proyeksi Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Jabotabek Selama Libur Panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026

    Jasa Marga Proyeksi Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Jabotabek Selama Libur Panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta (14/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sebanyak 1.580.787 kendaraan akan melintas di empat Gerbang Tol Utama Jalan Tol Jasa Marga Group selama periode libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, naik sebesar 7,67% dari lalin normal. Jumlah ini merupakan proyeksi lalu lintas yang keluar maupun masuk Jabotabek selama periode H-1 hingga H+3 Kenaikan […]

  • Godrej Consumer Products Dorong Kolaborasi Lintas Ekosistem untuk Perkuat Dampak Keberlanjutan

    Godrej Consumer Products Dorong Kolaborasi Lintas Ekosistem untuk Perkuat Dampak Keberlanjutan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Tangerang — Upaya keberlanjutan tidak berhenti ketika sebuah produk keluar dari pabrik. Justru, tantangan terbesar sering kali muncul setelah produk digunakan konsumen. Hal itu disampaikan Wahyu Radita atau Dita, Head of Corporate Communications, Sustainability and Culture Godrej Consumer Products Indonesia, dalam sesi “Activating Corporate Infrastructure for Shared Sustainability Impact” pada Global Sustainable Development Congress (GSDC) […]

  • Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

    Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Penggunaan AI Agent kini semakin meluas di berbagai industri karena membantu bisnis merespons pelanggan dengan lebih cepat dan efisien. Namun, memilih vendor […]

  • LRT Jabodebek Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Penyesuaian Operasional Perjalanan Kereta di kawasan Bekasi

    LRT Jabodebek Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Penyesuaian Operasional Perjalanan Kereta di kawasan Bekasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek menyampaikan keprihatinan atas insiden kereta di Bekasi pada Senin malam (27/4) dan tetap melayani perjalanan ke Jakarta. Jumlah pengguna di Stasiun Jati Mulya pada Selasa (28/4) hingga 16.30 WIB mencapai 9.023 orang, naik 45% dari hari sebelumnya. Stasiun Jati Mulya berjarak 2,7 km dari Stasiun Bekasi Timur dan terhubung dengan KRL, MRT, TransJakarta, […]

  • Film Program BINUS UNIVERSITY Dorong Kolaborasi Global melalui “AI Meets Traditional Culture” Exhibition 2026

    Film Program BINUS UNIVERSITY Dorong Kolaborasi Global melalui “AI Meets Traditional Culture” Exhibition 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Tangerang, Indonesia 29 April 2026 – Program Film BINUS University dengan bangga berperan sebagai co-host dalam acara puncak “AI Meets Traditional Culture” China-Indonesia Youth AI Visual Works Exhibition 2026 yang bertempat di BINUS @Alam Sutera. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi kreatif lintas negara yang mempertemukan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan kekayaan budaya tradisional. Bekerja sama […]

  • Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Pengawasan keamanan di kawasan industri sering menghadapi tantangan, terutama dalam kondisi visibilitas rendah seperti malam hari, kabut, atau hujan. Metode pengawasan konvensional terkadang sulit menjangkau area luas atau medan yang menantang, sehingga potensi risiko intrusi sulit dideteksi secara dini. Di Indonesia, Halo Robotics memperkenalkan DJI Dock 3, sistem pengawasan otomatis yang dikombinasikan dengan drone thermal Matrice […]

expand_less