Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi

Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

Shelter Indonesia kini mengembangkan model bisnis baru dengan menggabungkan tenaga kerja dan teknologi dalam satu sistem operasional terintegrasi. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kontrol bagi perusahaan dalam menjalankan operasionalnya.

Surabaya, 17 April 2026 — Shelter Indonesia memperkenalkan arah baru perusahaan melalui agenda Corporate Branding: Brand Positioning Launch Shelter Indonesia sebagai langkah strategis untuk menegaskan transformasi bisnis perusahaan. Shelter Indonesia kini memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi alih daya yang tidak hanya bertumpu pada tenaga kerja, tetapi juga didukung oleh sistem dan teknologi terintegrasi.

Transformasi ini didorong oleh perubahan kebutuhan operasional dunia usaha. Saat ini, perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan layanan yang berjalan, tetapi juga visibilitas yang lebih jelas, kendali yang lebih kuat, serta pengambilan keputusan yang lebih akurat. Dalam konteks ini, Shelter Indonesia melihat bahwa pola operasional yang masih terpisah dan manual tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin dinamis.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Shelter Indonesia menghadirkan Shelter+, sebuah platform yang dirancang sebagai ekosistem digital untuk mendukung operasional secara menyeluruh. Melalui platform ini, berbagai aktivitas dapat dipantau dan dikelola dalam satu alur yang terintegrasi, mulai dari pemantauan keamanan melalui Shelter Guard, pengelolaan cleaning service melalui Shelter Cleaning, pelacakan aktivitas penjualan melalui Sellgo, hingga pengelolaan tenaga kerja fleksibel melalui Casual Work. Pendekatan ini memungkinkan proses operasional yang sebelumnya tersebar menjadi lebih terhubung, lebih terukur, dan lebih berbasis data.

Chief Executive Officer (CEO) Shelter Indonesia Hari Wahyudin mengatakan, arah baru ini berangkat dari kebutuhan untuk membangun operasional yang lebih utuh dan terkendali. Menurutnya, tantangan operasional saat ini bukan lagi sekadar memastikan pekerjaan berjalan, tetapi juga memastikan setiap proses dapat dipantau, diukur, dan dikelola dengan lebih baik.

“Arah Shelter Indonesia ke depan adalah menjadi mitra strategis operasional yang mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi, agar operasional klien dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan terkendali,” ujar Hari.

Ia menambahkan, transformasi ini membawa Shelter Indonesia ke posisi baru. Perusahaan tidak lagi hanya hadir sebagai penyedia tenaga kerja operasional, tetapi berkembang menjadi ekosistem tenaga kerja terintegrasi yang memadukan sumber daya manusia dan teknologi untuk menjawab kebutuhan klien secara lebih menyeluruh.

Dari sisi pengembangan pasar dan solusi, Chief Marketing Officer (CMO) Shelter Indonesia Nino Mayvi menegaskan bahwa kebutuhan klien kini terus berkembang. Menurutnya, pasar tidak lagi hanya mencari dukungan tenaga kerja, tetapi juga menuntut visibilitas, kontrol, dan transparansi yang lebih kuat dalam operasional.

“Pasar hari ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja, tetapi juga membutuhkan visibilitas, kontrol, dan transparansi. Karena itu, kami membangun solusi yang relevan dengan kebutuhan klien modern,” kata Nino.

Ia menjelaskan, teknologi dalam konteks Shelter Indonesia bukan sekadar pelengkap, melainkan alat untuk menciptakan proses kerja yang lebih terlihat, dapat ditindaklanjuti, dan berbasis data. Dengan sistem yang terintegrasi, klien tidak hanya menerima hasil akhir, tetapi juga memperoleh gambaran proses operasional secara lebih terbuka dan terstruktur.

Perspektif tersebut diperkuat oleh Business Consultant Shelter Indonesia Gordon John Stevenson, yang hadir memberikan pandangan dari sisi pengembangan bisnis dan pertumbuhan strategis. Menurutnya, langkah yang dijalankan Shelter Indonesia bukan sekadar digitalisasi, melainkan respons strategis terhadap kebutuhan pasar yang terus berubah.

“Apa yang sedang dibangun Shelter bukan sekadar digitalisasi. Ini adalah respons strategis terhadap kebutuhan pasar sekaligus penegasan yang jelas mengenai arah perusahaan ke depan,” ujar Gordon.

Ia menambahkan, upaya Shelter Indonesia dalam menghubungkan berbagai elemen operasional ke dalam satu sistem terintegrasi menghadirkan tiga hal penting bagi dunia usaha saat ini, yaitu visibilitas, keterukuran, dan kendali. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting bagi efisiensi operasional sekaligus keunggulan bersaing.

Melalui positioning baru bertajuk “A New Shape of Shelter Indonesia,” perusahaan ingin menegaskan bahwa masa depan layanan alih daya tidak lagi cukup bertumpu pada tenaga kerja semata. Ke depan, keberhasilan operasional akan semakin ditentukan oleh kemampuan mengelola aktivitas secara terintegrasi, memantau proses secara real-time, serta membangun sistem kerja yang lebih transparan, terukur, dan berbasis data.

Shelter Indonesia juga menegaskan bahwa teknologi tidak hadir untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk memperkuatnya. Sumber daya manusia tetap menjadi inti layanan, sementara teknologi berfungsi untuk mendukung akurasi, mempercepat koordinasi, memperkuat akuntabilitas, dan membantu klien memperoleh kendali yang lebih baik terhadap proses bisnis mereka.

Melalui langkah ini, Shelter Indonesia berharap dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong perkembangan industri alih daya menuju model layanan yang lebih modern, lebih terintegrasi, dan lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.

Tentang Shelter Indonesia

Shelter Indonesia merupakan perusahaan penyedia solusi alih daya yang terus berkembang dengan mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi dalam satu ekosistem operasional. Melalui arah baru sebagai ekosistem tenaga kerja terintegrasi, Shelter Indonesia menghadirkan layanan yang lebih terukur, transparan, dan terkendali guna menjawab kebutuhan operasional bisnis yang semakin dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online)  di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Banyak orang ingin kuliah. Tapi tidak semua bisa menjalaninya dengan cara yang sama. Tidak semua bisa mengikuti sistem kuliah konvensional yang menuntut hadir di kampus setiap hari.. Ada yang harus bekerja, ada yang tinggal jauh dari pusat kota, ada yang sudah memiliki tanggung jawab keluarga, dan ada juga yang membutuhkan sistem belajar yang bisa menyesuaikan […]

  • Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

    Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jika Anda berdiri di tengah proyek gudang yang baru dimulai, semua besi terlihat hampir sama: besar, abu-abu, dan tampak sangat kuat. Namun, bagi para pemilik bisnis, keputusan memilih antara Baja WF (Wide Flange) atau H Beam adalah pertarungan nyata antara menekan budget hari ini atau menjaga kelangsungan operasional di masa depan. Sekilas memang mirip, tapi […]

  • Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US Triliun Lewat Terafab

    Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    CEO Tesla, Elon Musk, mengisyaratkan rencana ekspansi agresif ke sektor manufaktur semikonduktor melalui konsep yang disebut “Terafab”. Inisiatif ini diperkirakan dapat melibatkan investasi sangat besar, mencapai US$5 triliun hingga US$13 triliun, untuk membangun ratusan fasilitas fabrikasi chip (fab) guna memenuhi lonjakan permintaan komputasi global. Rencana tersebut muncul di tengah meningkatnya kebutuhan chip berperforma tinggi untuk […]

  • Donor Darah Bali: Rayakan HUT ke-13, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Targetkan 30 Kantong Darah untuk Selamatkan Nyawa

    Donor Darah Bali: Rayakan HUT ke-13, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Targetkan 30 Kantong Darah untuk Selamatkan Nyawa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Memperingati ulang tahun ke-13, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “Donate Blood, Save Lives”, sebuah kegiatan donor darah yang menargetkan pengumpulan 20 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Bali.   Kegiatan ini berlangsung pada 24 April 2026, pukul 09.00 – 12.00 WITA, di Mahogany Meeting Room, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta, dan terbuka […]

  • Kabar Gembira Bagi Masyarakat, KAI Akan Buka Pemesanan Tiket Lebaran, Catat Jadwalnya Agar Tidak Kehabisan

    Kabar Gembira Bagi Masyarakat, KAI Akan Buka Pemesanan Tiket Lebaran, Catat Jadwalnya Agar Tidak Kehabisan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Masa Liburan Lebaran 2026 kian mendekat. Melalui skema pemesanan H-45, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket kereta api secara bertahap, sehingga masyarakat yang melakukan pemesanan pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026. Kabar Gembira Bagi Masyarakat, KAI Akan Buka Pemesanan Tiket Lebaran, Catat Jadwalnya Agar Tidak […]

  • KAI Daop 7 Madiun Ajak Generasi Muda Tidak Lakukan Aksi Vandalisme Sekaligus Berperan Aktif Turut Jaga Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api

    KAI Daop 7 Madiun Ajak Generasi Muda Tidak Lakukan Aksi Vandalisme Sekaligus Berperan Aktif Turut Jaga Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen menciptakan perjalanan kereta api yang aman, lancar, serta minim gangguan dari eksternal. Sebagai langkah preventif, Daop 7 Madiun menggelar kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan KA yang menyasar generasi muda, bertempat di SMPN 6 Nganjuk, Rabu (28/1). KAI Daop 7 Madiun Ajak Generasi Muda […]

expand_less