Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (21/4) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi, di tengah pasar yang belum menemukan sentimen kuat untuk mendorong harga bergerak lebih agresif. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi ini menunjukkan pelaku pasar masih cenderung berhati-hati sambil menunggu kepastian arah dari faktor teknikal maupun fundamental.

Secara umum, harga emas saat ini belum menunjukkan sinyal penembusan yang jelas, baik ke atas maupun ke bawah. Situasi ini mencerminkan pasar masih bergerak dalam rentang terbatas, di mana investor belum memiliki keyakinan yang cukup untuk mendorong harga keluar dari area konsolidasi.

Menurut analisis Dupoin Futures, harga emas sebelumnya sempat menutup gap yang terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap tersebut sempat menjadi sinyal positif, namun belum cukup kuat untuk mendorong kelanjutan kenaikan dalam waktu dekat. Setelah fase itu, harga justru dinilai berpotensi mengalami koreksi terbatas terlebih dahulu.

Area support di level 4.737 saat ini menjadi titik penting yang menjadi perhatian pasar. Level ini dinilai berpotensi menjadi area penahan apabila tekanan jual muncul dalam jangka pendek. Respons harga di area ini akan menjadi salah satu penentu apakah emas akan melanjutkan koreksi atau kembali mendapatkan momentum penguatan.

Potensi koreksi jangka pendek ini juga diperkuat oleh indikator stochastic yang menunjukkan pelemahan momentum. Indikator tersebut belum menunjukkan dorongan kuat ke area jenuh beli, sehingga ruang pergerakan turun masih terbuka sebelum harga kembali mencari arah baru.

Meski demikian, tekanan jangka pendek ini belum serta-merta mengubah prospek emas menjadi negatif. Dupoin Futures menilai area support saat ini justru bisa menjadi titik krusial untuk melihat peluang rebound, terutama jika muncul konfirmasi teknikal yang mendukung pembalikan arah.

Jika harga mampu bertahan di area support dan membentuk sinyal rebound, maka peluang kenaikan menuju resistance di level 4.890 masih terbuka. Bahkan, jika momentum beli kembali menguat dan resistance tersebut berhasil ditembus, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 5.004.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas yang cenderung terbatas saat ini juga dipengaruhi sikap wait and see investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve. Pasar masih menunggu kejelasan mengenai prospek suku bunga, yang menjadi salah satu faktor utama penentu arah aset safe haven seperti emas.

Dalam jangka pendek, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS masih menjadi faktor yang berpotensi memberi tekanan pada harga emas. Kondisi ini biasanya membuat sebagian investor beralih sementara ke instrumen berbasis imbal hasil.

Namun, untuk jangka menengah, prospek emas dinilai masih cukup positif. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan cenderung lebih dovish ke depan masih menjadi sentimen yang menopang harga logam mulia ini.

Selain itu, ketidakpastian global juga tetap menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas. Risiko perlambatan ekonomi, tensi geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan masih membuat emas dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relevan.

Faktor pendukung lainnya datang dari pembelian emas oleh bank sentral global yang masih berlanjut. Aktivitas ini dinilai turut menjaga prospek bullish emas dalam jangka menengah hingga panjang.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat harga emas saat ini masih bergerak dalam fase konsolidasi, dengan peluang koreksi jangka pendek menuju support 4.737 sebelum kembali mencari arah penguatan. Selama level tersebut mampu bertahan, peluang rebound menuju 4.890 hingga 5.004 dinilai masih terbuka.

Pelaku pasar disarankan tetap mencermati perkembangan sentimen global dan pergerakan harga di level-level kunci, mengingat volatilitas masih berpotensi tinggi dan dapat memengaruhi arah emas dalam jangka pendek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Palembang, 11 Februari 2026 – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026 mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang untuk melakukan penyesuaian kapasitas layanan dengan menambah satu rangkaian kereta kelas eksekutif pada KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) yang berlaku pada 13 hingga 17 Februari 2026. […]

  • ASHTA District 8 Hadirkan Illustrated Ramadhan Jakarta, Perayaan Seni di Bulan Suci

    ASHTA District 8 Hadirkan Illustrated Ramadhan Jakarta, Perayaan Seni di Bulan Suci

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    ASHTA District 8 berkolaborasi dengan ENMASSE mempersembahkan Illustrated Ramadan Jakarta, sebuah art exhibition dan gifting market yang berlangsung di spac8, ASHTA District 8.  Ramadan selalu membawa suasana yang berbeda di Jakarta. Ritme kota terasa sedikit lebih pelan, malam terasa lebih hangat, dan momen kebersamaan menjadi semakin bermakna. Menghadirkan semangat tersebut, ASHTA District 8 berkolaborasi dengan […]

  • Laga Legenda Penuh Nostalgia: Persija Glory Unggul Tipis atas Persma All Star di Duel Sarat Emosi

    Laga Legenda Penuh Nostalgia: Persija Glory Unggul Tipis atas Persma All Star di Duel Sarat Emosi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Manado, www.reputasiplus.com — Lapangan KONI Sario Manado menjadi saksi laga sarat emosi dan nostalgia saat Persija Glory menghadapi Persma 1960 All Star dalam pertandingan persahabatan legenda, Rabu (12/11/2025). Ribuan penonton memadati tribun sejak sore hari untuk menyaksikan reuni para bintang lapangan hijau yang pernah mengharumkan nama sepak bola Indonesia dan Sulawesi Utara.   Pertandingan berlangsung […]

  • Dorong Ekspansi Pembiayaan, BRI Finance Siapkan Obligasi 2026

    Dorong Ekspansi Pembiayaan, BRI Finance Siapkan Obligasi 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyiapkan langkah strategis melalui rencana penerbitan obligasi yang ditargetkan pada kuartal III 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perseroan dalam memperkuat struktur pendanaan sekaligus mendukung ekspansi pembiayaan yang direncanakan semakin meningkat pada paruh kedua tahun ini. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan […]

  • KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Selama 12 Hari Angkutan Lebaran 2026

    KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Selama 12 Hari Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 22 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dalam kurun waktu 12 hari pelaksanaan, KAI Daop 2 Bandung telah melayani hampir 415 ribu pelanggan kereta api di seluruh stasiun pelayanan penumpang KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 […]

  • Tokocrypto Buka Deposit QRIS untuk Mudahkan Transaksi Kripto di Indonesia

    Tokocrypto Buka Deposit QRIS untuk Mudahkan Transaksi Kripto di Indonesia

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Maret 2026 – Nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada awal tahun 2026 mengalami penurunan seiring melemahnya harga kripto global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto selama Januari 2026 sebesar Rp29,24 triliun atau turun secara bulanan. Total transaksi kripto sepanjang Januari 2026 tersebut melemah 10,53 persen dibandingkan Desember 2025 yang […]

expand_less