Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (21/4) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi, di tengah pasar yang belum menemukan sentimen kuat untuk mendorong harga bergerak lebih agresif. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi ini menunjukkan pelaku pasar masih cenderung berhati-hati sambil menunggu kepastian arah dari faktor teknikal maupun fundamental.

Secara umum, harga emas saat ini belum menunjukkan sinyal penembusan yang jelas, baik ke atas maupun ke bawah. Situasi ini mencerminkan pasar masih bergerak dalam rentang terbatas, di mana investor belum memiliki keyakinan yang cukup untuk mendorong harga keluar dari area konsolidasi.

Menurut analisis Dupoin Futures, harga emas sebelumnya sempat menutup gap yang terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap tersebut sempat menjadi sinyal positif, namun belum cukup kuat untuk mendorong kelanjutan kenaikan dalam waktu dekat. Setelah fase itu, harga justru dinilai berpotensi mengalami koreksi terbatas terlebih dahulu.

Area support di level 4.737 saat ini menjadi titik penting yang menjadi perhatian pasar. Level ini dinilai berpotensi menjadi area penahan apabila tekanan jual muncul dalam jangka pendek. Respons harga di area ini akan menjadi salah satu penentu apakah emas akan melanjutkan koreksi atau kembali mendapatkan momentum penguatan.

Potensi koreksi jangka pendek ini juga diperkuat oleh indikator stochastic yang menunjukkan pelemahan momentum. Indikator tersebut belum menunjukkan dorongan kuat ke area jenuh beli, sehingga ruang pergerakan turun masih terbuka sebelum harga kembali mencari arah baru.

Meski demikian, tekanan jangka pendek ini belum serta-merta mengubah prospek emas menjadi negatif. Dupoin Futures menilai area support saat ini justru bisa menjadi titik krusial untuk melihat peluang rebound, terutama jika muncul konfirmasi teknikal yang mendukung pembalikan arah.

Jika harga mampu bertahan di area support dan membentuk sinyal rebound, maka peluang kenaikan menuju resistance di level 4.890 masih terbuka. Bahkan, jika momentum beli kembali menguat dan resistance tersebut berhasil ditembus, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 5.004.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas yang cenderung terbatas saat ini juga dipengaruhi sikap wait and see investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve. Pasar masih menunggu kejelasan mengenai prospek suku bunga, yang menjadi salah satu faktor utama penentu arah aset safe haven seperti emas.

Dalam jangka pendek, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS masih menjadi faktor yang berpotensi memberi tekanan pada harga emas. Kondisi ini biasanya membuat sebagian investor beralih sementara ke instrumen berbasis imbal hasil.

Namun, untuk jangka menengah, prospek emas dinilai masih cukup positif. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan cenderung lebih dovish ke depan masih menjadi sentimen yang menopang harga logam mulia ini.

Selain itu, ketidakpastian global juga tetap menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas. Risiko perlambatan ekonomi, tensi geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan masih membuat emas dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relevan.

Faktor pendukung lainnya datang dari pembelian emas oleh bank sentral global yang masih berlanjut. Aktivitas ini dinilai turut menjaga prospek bullish emas dalam jangka menengah hingga panjang.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat harga emas saat ini masih bergerak dalam fase konsolidasi, dengan peluang koreksi jangka pendek menuju support 4.737 sebelum kembali mencari arah penguatan. Selama level tersebut mampu bertahan, peluang rebound menuju 4.890 hingga 5.004 dinilai masih terbuka.

Pelaku pasar disarankan tetap mencermati perkembangan sentimen global dan pergerakan harga di level-level kunci, mengingat volatilitas masih berpotensi tinggi dan dapat memengaruhi arah emas dalam jangka pendek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulut Genjot Ekonomi Biru Sulut: Pakar-pakar Bersatu

    Gubernur Sulut Genjot Ekonomi Biru Sulut: Pakar-pakar Bersatu

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MANADO, repitasiplus.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat langkah strategis dalam pembangunan daerah dengan menggelar “Forum Konsultasi Publik Skema Pendanaan Ekonomi Biru” melalui pengembangan pangan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Kamis (2/10/2025), bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.   […]

  • Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty bertemu dengan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono di Jakarta, Kamis (16/4/2026) lalu. Pertemuan tersebut dilakukan demi mendorong kerja sama impor pupuk urea dari Indonesia guna mengamankan pasokan pupuk bagi musim tanam India mendatang melalui skema antar pemerintah di tengah dinamika global rantai pasok pertanian. Langkah ini menegaskan […]

  • KAI Logistik Perluas Portofolio Layanan Bisnis melalui Angkutan CPO di Sumatera Utara

    KAI Logistik Perluas Portofolio Layanan Bisnis melalui Angkutan CPO di Sumatera Utara

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KAI Logistik, Anak usaha KAI terus memperkuat portofolio bisnis di seluruh segmen usaha termasuk segmen bisnis B2B yang dilayani melalui KALOG Pro, salah satunya melalui ekspansi layanan bisnis pada angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara dengan target angkutan lebih dari 200.000 ton per tahun dengan melayani rata-rata 2 (dua) rangkaian kereta api per […]

  • Perkuat Sinergi Strategis, BRI BO Otista Jalin Silaturahmi dengan Direktur Utama RS UKI yang Baru

    Perkuat Sinergi Strategis, BRI BO Otista Jalin Silaturahmi dengan Direktur Utama RS UKI yang Baru

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mengawali sinergi di tahun 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Jakarta Otista melakukan kunjungan silaturahmi kepada jajaran manajemen Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (RS UKI), Jakarta Timur. Kunjungan ini merupakan bentuk penyambutan sekaligus koordinasi strategis dengan dr. Prihadi Gunawan, MM (MRS), yang resmi menjabat sebagai Direktur Utama RS […]

  • Dukung Kebutuhan Hari Raya, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Dana Tunai yang Fleksibel

    Dukung Kebutuhan Hari Raya, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Dana Tunai yang Fleksibel

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Mei 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, aktivitas ekonomi masyarakat diproyeksikan meningkat seiring naiknya kebutuhan konsumsi, perjalanan, hingga pembelian hewan kurban. Kementerian Pertanian mencatat kebutuhan hewan kurban nasional pada Idul Adha 2026 diperkirakan mencapai 2,35 juta ekor, dengan total ketersediaan mencapai 3,24 juta ekor. Peningkatan kebutuhan masyarakat pada momentum hari […]

  • Dukung Penguatan Governance, BRI Finance Resmikan Kerja Sama dengan Kejari Samarinda

    Dukung Penguatan Governance, BRI Finance Resmikan Kerja Sama dengan Kejari Samarinda

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Samarinda, 20 Mei 2026 – Sebagai langkah memperkuat aspek legal dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Samarinda melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur. Kerja sama ini menjadi bagian […]

expand_less