Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

Banyak orang sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum traveling, mulai dari tiket transportasi, penginapan, hingga itinerary perjalanan. Namun ketika liburan selesai, tidak sedikit yang terkejut melihat total pengeluaran yang ternyata jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Menariknya, salah satu penyebab yang paling sering membuat anggaran membengkak justru bukan tiket atau hotel, melainkan biaya makan dan jajan selama perjalanan.

Meski terlihat sebagai pengeluaran kecil yang terjadi berulang kali, biaya konsumsi saat traveling dapat menyumbang porsi yang cukup besar dalam total anggaran liburan.

Liburan Membuat Orang Lebih Santai dalam Mengeluarkan Uang

Saat berada di rumah, banyak orang memiliki kebiasaan dan rutinitas yang membantu mengontrol pengeluaran sehari-hari. Namun ketika traveling, pola tersebut sering berubah.

Suasana liburan membuat sebagian orang lebih permisif terhadap pengeluaran. Mencoba kuliner lokal, nongkrong di kafe yang sedang viral, membeli camilan khas daerah, atau sekadar menikmati kopi di tempat wisata sering dianggap sebagai bagian dari pengalaman perjalanan.

Karena dilakukan beberapa kali dalam sehari, total pengeluaran yang awalnya terlihat kecil dapat bertambah dengan cepat.

Ingin Mencoba Semua Kuliner yang Menarik

Salah satu daya tarik traveling adalah kesempatan mencicipi makanan yang mungkin tidak tersedia di kota asal.

Mulai dari sarapan khas daerah, makan siang di restoran populer, jajanan kaki lima, dessert viral, hingga kopi sore hari sering masuk dalam daftar aktivitas wisata.

Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Namun ketika setiap destinasi kuliner dianggap wajib dicoba, anggaran makan bisa meningkat jauh di atas perkiraan awal.

Dalam beberapa kasus, biaya makan saat liburan bahkan bisa mendekati atau melebihi biaya penginapan per hari.

Pengeluaran Kecil yang Terjadi Berulang

Banyak orang fokus menghitung biaya besar sebelum berangkat, tetapi kurang memperhatikan pengeluaran kecil yang terjadi sepanjang perjalanan.

Sebagai contoh:

– Air minum beberapa kali sehari

– Kopi atau minuman dingin

– Camilan selama perjalanan

– Dessert atau makanan penutup

– Oleh-oleh makanan

– Biaya layanan atau pajak restoran

Jika dijumlahkan selama beberapa hari, nominalnya bisa menjadi cukup besar.

Karena itu, pengeluaran konsumsi sering terasa lebih banyak dibanding yang diperkirakan sebelum berangkat.

Efek FOMO Saat Traveling

Media sosial juga ikut memengaruhi pola konsumsi saat liburan. Banyak wisatawan merasa ingin mencoba tempat makan yang sedang ramai dibicarakan atau kuliner yang viral di suatu daerah.

Fenomena ini membuat keputusan pembelian sering dilakukan secara spontan tanpa mempertimbangkan anggaran yang sudah disiapkan sebelumnya.

Akibatnya, dana yang awalnya diperuntukkan untuk kebutuhan lain bisa ikut terpakai untuk aktivitas konsumtif selama perjalanan.

Menyiapkan Dana Makan Khusus Bisa Membantu

Salah satu cara yang cukup sering dilakukan untuk mengelola pengeluaran saat traveling adalah memisahkan anggaran berdasarkan kategori.

Misalnya:

– Dana transportasi

– Dana penginapan

– Dana makan dan kuliner

– Dana oleh-oleh

– Dana darurat

Dengan cara ini, wisatawan dapat lebih mudah memantau pengeluaran selama perjalanan dan mengurangi risiko menggunakan seluruh dana liburan dalam waktu singkat.

Liburan Lebih Nyaman dengan Persiapan Keuangan yang Baik

Traveling bukan hanya soal menentukan destinasi, tetapi juga mempersiapkan kebutuhan finansial sejak jauh hari. Dengan menabung secara bertahap, biaya liburan dapat terasa lebih ringan dibanding harus menyiapkan seluruh dana sekaligus menjelang keberangkatan.

Saat ini, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan tabungan digital untuk membantu memisahkan dana berdasarkan tujuan keuangan tertentu, termasuk dana liburan dan dana kuliner selama perjalanan.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan Tabungan NOW sebagai salah satu pilihan tabungan online untuk membantu mengelola dan menyimpan dana sesuai kebutuhan.

Dengan pengelolaan melalui aplikasi, pengguna dapat memantau saldo dan aktivitas rekening secara lebih praktis saat mempersiapkan berbagai rencana keuangan, termasuk kebutuhan traveling.

***

Fitur, biaya, bunga, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank.

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • GLOBALICIOUS 2026 Hadir di BINUS @Kemanggisan, Ajak Generasi Muda Jadi Inovator Masa Depan Digital

    GLOBALICIOUS 2026 Hadir di BINUS @Kemanggisan, Ajak Generasi Muda Jadi Inovator Masa Depan Digital

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 September 2026 — Sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari calon mahasiswa dan orang tua menghadiri GLOBALICIOUS 2026: Clash of Campus, rangkaian Open House BINUS @Kemanggisan yang berlangsung pada 4–6 September 2026 di BINUS Anggrek, Kemanggisan, Jakarta. Tingginya antusiasme peserta menjadi gambaran besarnya minat generasi muda untuk mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan yang relevan […]

  • Jakarta Marketing Week 2026 : Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

    Jakarta Marketing Week 2026 : Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjadi partner MarkPlus Corp sebagai penyelenggara untuk menjadi pengisi rangkaian acara melalui berbagai aktivasi strategis. Partisipasi Jasa Marga dalam perhelatan yang berlangsung pada 6–10 Mei 2026 di Grand Atrium Mal Kota Kasablanka, Jakarta, mencakup penyelenggaraan WOW Case Competition, booth […]

  • Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Harga Emas dan Dolar

    Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Harga Emas dan Dolar

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Pasar keuangan global sangat sensitif terhadap kondisi geopolitik. Ketika konflik internasional meningkat, ketidakpastian ekonomi juga ikut meningkat dan memengaruhi pergerakan berbagai instrumen keuangan. Dua aset yang paling sering mengalami perubahan signifikan dalam situasi seperti ini adalah emas dan dolar Amerika Serikat. Emas dikenal sebagai aset safe haven yang sering dicari investor ketika situasi global tidak […]

  • Perkuat Infrastruktur FWA di IKN, PT Bina Karya (Persero) Gandeng MyRepublic Air

    Perkuat Infrastruktur FWA di IKN, PT Bina Karya (Persero) Gandeng MyRepublic Air

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    – MyRepublic Indonesia melalui layanan FWA MyRepublic Air menandatangani MoU dengan PT Bina Karya (Persero) untuk mendukung pengelolaan dan pengoperasian layanan internet di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan. – Pra-registrasi MyRepublic Air kini telah dibuka dan akan hadir secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Jakarta, 20 Februari 2026 — MyRepublic Indonesia […]

  • Faculty of Humanities BINUS University Siapkan Talenta Global di Era AI, Menjawab Kekhawatiran Orang Tua akan Masa Depan Karier Anak

    Faculty of Humanities BINUS University Siapkan Talenta Global di Era AI, Menjawab Kekhawatiran Orang Tua akan Masa Depan Karier Anak

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta 20 Juni 2026 – Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah mengubah lanskap dunia kerja. Sejumlah pekerjaan teknis mulai terdampak otomatisasi, tetapi kebutuhan terhadap human-centric skills atau kemampuan yang berpusat pada manusia justru semakin meningkat karena dinilai tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi. Laporan Future of Jobs Report 2025 yang dirilis World Economic […]

  • Sinergi BUMN dan Pemprov: KAI Divre I Sumut Siapkan 1.380 Kursi Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

    Sinergi BUMN dan Pemprov: KAI Divre I Sumut Siapkan 1.380 Kursi Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara bersama Pemprov Sumut menyiapkan 1.380 kursi mudik gratis Lebaran 2026 untuk rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai (PP). Masyarakat dapat mendaftar langsung di Dishub Sumut dan diimbau memastikan data diri sesuai serta menghindari percaloan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap program Mudik Gratis yang […]

expand_less