Breaking News
light_mode
Beranda » Citra » Gubernur Sulut Genjot Ekonomi Biru Sulut: Pakar-pakar Bersatu

Gubernur Sulut Genjot Ekonomi Biru Sulut: Pakar-pakar Bersatu

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

MANADO, repitasiplus.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat langkah strategis dalam pembangunan daerah dengan menggelar “Forum Konsultasi Publik Skema Pendanaan Ekonomi Biru” melalui pengembangan pangan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Kamis (2/10/2025), bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

 

Forum tersebut dibuka oleh Kepala Bappeda Sulut, June Silangen, yang bertindak sebagai moderator. Hadir pula Asisten III Setdaprov Sulut Fransiskus Manumpil, perwakilan Bank Indonesia, sejumlah instansi teknis, serta akademisi dan pelaku usaha.

 

Ekonomi Biru sebagai Arah Strategis

 

Kepala Bappeda Sulut, Elvira Katuuk, menjelaskan bahwa konsep “Ekonomi Biru” adalah pendekatan pembangunan ekonomi yang berbasis pemanfaatan sumber daya laut, pesisir, dan perairan secara berkelanjutan. Konsep ini tidak hanya menekankan eksploitasi potensi kelautan, tetapi juga mengedepankan keberlanjutan ekosistem laut serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

 

“Ekonomi biru memberi peluang besar bagi Sulawesi Utara yang memiliki kekayaan laut melimpah. Kebijakan Bapak Gubernur sudah tepat, yakni menempatkan sektor perikanan dan kelautan sebagai prioritas pembangunan. Dengan strategi ini, penguatan ketahanan pangan akan memberikan “multiplier effect” yang menjangkau seluruh komponen masyarakat,” kata Katuuk.

 

Ia menambahkan, jika dikelola secara bijak, potensi kelautan Sulut bukan hanya meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu memperkuat daya saing daerah, membuka lapangan kerja baru, serta mengurangi ketimpangan sosial, khususnya di wilayah pesisir.

 

Dukungan Bank Indonesia

 

Dalam kesempatan itu, perwakilan Bank Indonesia menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Pemprov Sulut. BI menegaskan perlunya menciptakan ekosistem pembiayaan yang kuat dan inklusif agar sektor pangan, perikanan, dan kelautan mampu berkembang secara berkelanjutan.

 

“Bank Indonesia melihat ekonomi biru sebagai peluang strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan stabilitas ekonomi daerah. Oleh karena itu, dukungan pembiayaan yang tepat sasaran menjadi faktor penting dalam keberhasilannya,” ujar perwakilan BI.

 

Sinergi Lintas Sektor

 

Asisten III Setdaprov Sulut, Fransiskus Manumpil, menekankan bahwa pengembangan ekonomi biru tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan.

 

“Kita ingin agar pembangunan ekonomi tidak hanya berdampak pada angka pertumbuhan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan pedesaan. Inilah yang menjadi esensi dari konsep ekonomi biru,” tegas Manumpil.

 

Arah Pengembangan ke Depan

 

Forum Konsultasi Publik ini menegaskan bahwa fokus awal pengembangan ekonomi biru Sulut diarahkan pada sektor perikanan dan kelautan. Namun, ke depan cakupannya akan diperluas ke bidang lain seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pertanian. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

 

Selain sebagai wadah penyusunan kebijakan, forum ini juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Pemprov Sulut berharap ekonomi biru dapat menjadi identitas pembangunan baru yang tidak hanya menumbuhkan perekonomian, tetapi juga menjaga kelestarian sumber daya laut untuk generasi mendatang.

 

Dengan langkah strategis ini, Sulawesi Utara menegaskan komitmennya menjadi daerah pelopor pembangunan ekonomi biru di Indonesia, sekaligus berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

 

Redaksi Reputasiplus

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Gelar IRRDB Socio-Economic Seminar 2026

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Gelar IRRDB Socio-Economic Seminar 2026

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Bali – PT Riset Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Karet, entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, bekerja sama dengan International Rubber Research and Development Board (IRRDB) menyelenggarakan IRRDB Socio-Economic Seminar 2026 pada 30 Juni–2 Juli 2026 di Hotel Aryaduta, Kuta, Bali. Mengusung tema “Strengthening Economic Resilience and Value Addition in the Global Natural Rubber Supply Chain”, […]

  • Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

    Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta – Tembaga menjadi salah satu bahan baku krusial bagi industri global saat ini. Dengan kekayaan alamnya, Indonesia pun berpotensi untuk mendapat durian runtuh dari pemanfaatan komoditas ini. Menurut data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Indonesia menempati peringkat tujuh besar cadangan tembaga dunia dengan porsi sekitar 3% dari total global. Namun, dari sisi produksi tambang Indonesia […]

  • Daftar Konflik Global 2026 yang Perlu Dipantau Trader dan Investor

    Daftar Konflik Global 2026 yang Perlu Dipantau Trader dan Investor

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Pergerakan pasar keuangan global tidak hanya dipengaruhi oleh data ekonomi atau kebijakan bank sentral. Konflik geopolitik juga sering menjadi faktor utama yang memicu volatilitas harga di berbagai instrumen seperti emas, minyak, indeks saham, hingga mata uang. Bagi trader dan investor, memahami dinamika konflik internasional sangat penting untuk mengantisipasi perubahan sentimen pasar. Gejolak geopolitik biasanya memicu […]

  • Dari Kuliah Sampai Sukses Jadi Influencer, Afina Syifa Ungkap Alasan Masih Setia Pakai Hijab Paris napocut

    Dari Kuliah Sampai Sukses Jadi Influencer, Afina Syifa Ungkap Alasan Masih Setia Pakai Hijab Paris napocut

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah cepatnya perputaran tren modest fashion, kualitas yang konsisten seringkali menjadi alasan utama sebuah brand tetap dicintai. Hal ini dirasakan betul oleh content creator Afina Syifa. Baginya, napocut  bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan sahabat yang menemani setiap fase penting hidupnya, mulai dari masa kuliah hingga saat ia berani menyuarakan […]

  • KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15  Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    KEMEN PU dan PTPP Selesaikan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional melalui penyelesaian Proyek Pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Tahun Anggaran 2025, yang merupakan bagian dari dukungan infrastruktur Kementerian Pekerjaan […]

  • Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Otista Kompak Berseragam Pakaian Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Otista tampil kompak dengan mengenakan pakaian nasional saat melayani nasabah. Penampilan seragam bernuansa budaya ini menghadirkan suasana berbeda di area layanan, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah dengan tetap menjaga kerapian serta […]

expand_less