Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Jakarta, 21 April 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menilai pergeseran peta industri baja global pada 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur pasar domestik dan menjaga keberlanjutan industri nasional.

Data World Steel
Association mencatat Amerika Serikat memproduksi sekitar 82 juta ton crude steel pada 2025 dan menyalip
Jepang yang turun ke kisaran 80,7 juta ton, sekaligus menjadikannya level
terendah dalam beberapa dekade.

Data World Steel
Association mencatat Amerika Serikat memproduksi sekitar 82 juta ton crude steel pada 2025 dan menyalip
Jepang yang turun ke kisaran 80,7 juta ton, sekaligus
menjadikannya level
terendah dalam beberapa dekade.

Fondasi Kebijakan untuk
Keberlanjutan Industri
 

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
dinamika global tersebut menjadi pelajaran penting bagi Indonesia.
Dikatakannya bahwa industri
baja adalah sektor strategis penopang infrastruktur dan manufaktur nasional. 

“Diperlukan struktur pasar yang sehat
serta kebijakan yang konsisten agar industri dalam negeri mampu menjaga
utilisasi, profitabilitas, dan menarik investasi jangka panjang,” ujar Dr.
Akbar Djohan, yang
juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association
(IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Jepang Tertekan, AS Menuai
Momentum Kebijakan

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel & Mining
Insights menilai perbedaan trajektori tersebut mencerminkan peran desain
kebijakan dalam membentuk daya tahan industri.

Widodo
menyoroti tekanan struktural yang dihadapi Jepang akibat distorsi pasar global
dan lonjakan ekspor dari Tiongkok yang mencapai rekor historis. Penurunan
ekspor dan melemahnya permintaan domestik membuat produksi Jepang terus
tergerus.

Sebaliknya,
Amerika Serikat memperkuat industri bajanya melalui instrumen perlindungan
perdagangan seperti tarif Section 232 dan kebijakan anti-dumping. Struktur
pasar domestik yang lebih terjaga mendorong peningkatan utilisasi kapasitas,
stabilitas harga, serta keberlanjutan investasi.

“Dalam
industri padat modal seperti baja, kepastian struktur pasar menjadi faktor
penentu keberlanjutan,” tulis Widodo.

Kedaulatan Industri dan
Ketahanan Ekonomi

Penguatan
industri baja nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo
Subianto, khususnya
dalam misi memperkuat kedaulatan ekonomi dan industrialisasi berbasis nilai tambah
dalam negeri. Industri
baja yang sehat akan menopang pembangunan infrastruktur, hilirisasi, serta
menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Krakatau
Steel menegaskan komitmennya untuk menjadi pilar utama kedaulatan industri
nasional melalui penguatan struktur pasar, peningkatan daya saing, dan
keberlanjutan usaha demi mendukung visi Indonesia sebagai negara industri yang
tangguh.

Fondasi Kebijakan untuk
Keberlanjutan Industri

Direktur
Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa dinamika global
tersebut menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Dikatakannya bahwa
industri baja
adalah sektor strategis penopang infrastruktur dan manufaktur nasional.

“Diperlukan
struktur pasar yang sehat serta kebijakan yang konsisten agar industri dalam
negeri mampu menjaga utilisasi, profitabilitas, dan menarik investasi jangka
panjang,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Jepang Tertekan, AS Menuai
Momentum Kebijakan
 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel & Mining
Insights menilai perbedaan trajektori tersebut mencerminkan peran desain
kebijakan dalam membentuk daya tahan industri 

Widodo
menyoroti tekanan struktural yang dihadapi Jepang akibat distorsi pasar global
dan lonjakan ekspor dari Tiongkok yang mencapai rekor historis. Penurunan
ekspor dan melemahnya permintaan domestik membuat produksi Jepang terus
tergerus.

Sebaliknya,
Amerika Serikat memperkuat industri bajanya melalui instrumen perlindungan
perdagangan seperti tarif Section 232 dan kebijakan anti-dumping. Struktur
pasar domestik yang lebih terjaga mendorong peningkatan utilisasi kapasitas,
stabilitas harga, serta keberlanjutan investasi. 

“Dalam
industri padat modal seperti baja, kepastian struktur pasar menjadi faktor
penentu keberlanjutan,” tulis Widodo. 

Kedaulatan Industri dan
Ketahanan Ekonomi
 

Penguatan
industri baja nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo
Subianto, khususnya dalam misi memperkuat kedaulatan ekonomi dan
industrialisasi berbasis nilai tambah dalam negeri. Industri baja yang sehat
akan menopang pembangunan infrastruktur, hilirisasi, serta menciptakan
multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Krakatau
Steel menegaskan komitmennya untuk menjadi pilar utama kedaulatan industri
nasional melalui penguatan struktur pasar, peningkatan daya saing, dan
keberlanjutan usaha demi mendukung visi Indonesia sebagai negara industri yang
tangguh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

    Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Dalam dunia investasi saham, tidak semua saham memiliki tingkat risiko yang sama. Beberapa saham memiliki volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang tidak stabil, sehingga berisiko tinggi bagi investor, terutama pemula. Saham berisiko tinggi sering kali menarik karena menawarkan potensi keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, di balik potensi tersebut terdapat risiko kerugian yang juga besar. […]

  • Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

    Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Gerak Tumbuh Indonesia meluncurkan Beasiswa Gerak Tumbuh 2026, program bantuan pendidikan hingga Rp20.000.000 per semester yang terbuka untuk semua jenjang, dari SD hingga S2, tanpa syarat IPK, prestasi, domisili, atau usia. Program ini juga mencakup pelatihan karier, sertifikasi internasional, dan kesempatan magang industri. Pendaftaran dibuka mulai 1 April 2026. Menjawab Krisis Akses Pendidikan Gen Z […]

  • KAI Logistik Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik untuk Perkuat Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran

    KAI Logistik Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik untuk Perkuat Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Memasuki masa angkutan Lebaran 1447 H, KAI Logistik kembali bersinergi dengan induk perusahaan, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dalam mendukung optimalisasi operasional kereta api. Sinergi ini diwujudkan melalui pengiriman empat unit lokomotif berjenis hidrolik guna memperkuat kesiapan sarana operasional kereta api penumpang pada periode peningkatan mobilitas masyarakat. VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, […]

  • Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi

    Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam fase tekanan, seiring menguatnya sentimen negatif dari faktor fundamental dan teknikal global. Analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh Andy Nugraha, selaku analis, menegaskan bahwa pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan bearish yang semakin solid, sehingga potensi koreksi lanjutan masih terbuka dalam jangka pendek. […]

  • KAI Perkuat Profesionalisme Personel Keamanan LRT Jabodebek melalui Pembinaan dan Evaluasi

    KAI Perkuat Profesionalisme Personel Keamanan LRT Jabodebek melalui Pembinaan dan Evaluasi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan evaluasi bagi personel keamanan LRT Jabodebek di Auditorium Kantor LRT Jabodebek. Melibatkan jajaran Security Outsourcing Operation RMU, evaluasi ini menitikberatkan pada kedisiplinan, pelaksanaan tugas lapangan, dan kualitas pelayanan. Saat ini, sebanyak 123 personel keamanan disiagakan di 18 stasiun sebagai garda terdepan. Manager of Public Relation LRT […]

  • FLOQ Sukses Selenggarakan Media Gathering tentang Pasar Kripto Indonesia, Didukung oleh VRITIMES

    FLOQ Sukses Selenggarakan Media Gathering tentang Pasar Kripto Indonesia, Didukung oleh VRITIMES

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, 25-Januari-2026, VRITIMES dengan bangga mengumumkan keberhasilan acara Media Gathering yang diselenggarakan oleh FLOQ pada 23 Januari 2026 di restoran Kembang Goela, Jakarta. Acara ini berlangsung dalam suasana obrolan ringan yang membahas perkembangan pasar kripto Indonesia yang kini memasuki fase yang lebih terukur dan berkelanjutan. Acara ini turut dihadiri oleh CEO & Founder FLOQ, Yudhono […]

expand_less