Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

JAKARTA — MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1 juta ton material sisa melalui skema penggunaan kembali (reuse), daur ulang (recycle), dan pemulihan (recovery). Langkah tersebut turut mendorong penurunan timbulan limbah padat sebesar 11,3 persen secara tahunan.

Berdasarkan Laporan Keberlanjutan MIND ID 2025, sebanyak 82.876 ton limbah padat bahan berbahaya dan beracun (B3) serta 946.733 ton limbah padat non-B3 berhasil dialihkan dari pembuangan akhir melalui berbagai skema pemanfaatan kembali. Total material sisa yang dimanfaatkan sepanjang tahun mencapai lebih dari 1 juta ton.

Seiring meningkatnya pemanfaatan material sisa tersebut, total timbulan limbah padat MIND ID Grup turun dari 1.306.835,91 ton pada 2024 menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Penurunan terjadi pada dua kategori utama. Limbah padat B3 turun dari 270.478,08 ton menjadi 208.441,10 ton. Sementara itu, limbah padat non-B3 berkurang dari 1.036.357,83 ton menjadi 950.608,06 ton.

Secara tren, penurunan timbulan limbah juga berlangsung konsisten dalam tiga tahun terakhir. Total limbah padat MIND ID Grup tercatat sebesar 1.396.034,05 ton pada 2023, turun menjadi 1.306.835,91 ton pada 2024, kemudian kembali menurun menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Selain limbah padat, laporan tersebut juga mencatat timbulan limbah cair B3 sebesar 4.764,52 ton sepanjang 2025. Jenis limbah tersebut meliputi oli bekas, minyak bekas, oil sludge, solar bekas, grease bekas, hingga bahan kimia kedaluwarsa.

Pakar Energi Departemen Teknik Sistem Energi Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Eko Adhi Setiawan, menilai capaian tersebut menunjukkan pentingnya sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sebagai fondasi praktik pertambangan yang baik (good mining practice).

“Menurut saya, sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sangat penting karena dalam operasi tambang risiko terbesar bukan hanya pada volume limbah, tetapi pada putusnya rantai pengelolaan,” kata Eko saat dihubungi, Selasa (1/7/2026).

Menurut Eko, setiap jenis limbah, baik limbah B3, limbah cair, residu proses, sludge, oli bekas, kemasan bahan kimia, maupun limbah non-B3 dalam volume besar memerlukan jejak pengelolaan yang jelas. Jejak tersebut mencakup asal limbah, penyimpanan, pengangkutan, pengolahan, hingga bukti akhir pengelolaannya.

Ia mengatakan pendekatan pemanfaatan material sisa juga menunjukkan bahwa pengelolaan limbah tidak lagi hanya berorientasi pada pembuangan akhir, tetapi mulai mengoptimalkan material yang masih memiliki nilai ekonomi.

“Limbah tidak hanya dilihat sebagai isu toksisitas yang harus diamankan, tetapi juga sebagai material stream yang perlu diklasifikasi,” ujarnya.

Eko berpendapat klasifikasi diperlukan untuk membedakan material yang harus dikendalikan secara ketat, material yang masih dapat dimanfaatkan kembali, didaur ulang, dipulihkan nilainya, maupun yang benar-benar harus dibuang sebagai pilihan terakhir.

Menurut dia, pendekatan tersebut mulai tercermin pada berbagai inisiatif yang dijalankan entitas anggota MIND ID dalam mendukung praktik ekonomi sirkular.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), misalnya, memanfaatkan slag nikel hasil proses pyrometallurgy sebagai bahan konstruksi Pomalaa Beton (POTON) untuk kebutuhan road base, yard base, dan konstruksi internal. ANTAM juga mengolah tailing emas menjadi Green Fine Aggregate (GFA), sementara Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dimanfaatkan bersama slag nikel sebagai bahan baku Pomalaa Beton.

Di PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), internal scrap dari proses peleburan dan pengecoran aluminium digunakan kembali untuk mendukung produksi sehingga membantu mengurangi kebutuhan bahan baku primer berupa alumina.

Sementara itu, PT TIMAH Tbk mengelola Sisa Hasil Pengolahan (SHP) menggunakan metode fisik seperti gravitasi, kemagnetan, dan konduktivitas listrik. Pada 2025, SHP tercatat mencapai 1.506,06 ton ore dan masih memiliki potensi untuk dipulihkan melalui proses lanjutan (tin gain).

“Beberapa material sisa dapat memiliki nilai sebagai bahan baku sekunder, substitusi material, atau input untuk industri lain,” pungkas Eko.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.425 Motor Dikirim dari Yogyakarta, KAI Logistik Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Libur Panjang Pendidikan

    1.425 Motor Dikirim dari Yogyakarta, KAI Logistik Dukung Mobilitas Masyarakat Selama Libur Panjang Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KAI Logistik, melalui layanan pengiriman yang berfokus pada barang ritel yaitu KALOG Express, berhasil mengakomodasi peningkatan kebutuhan pengiriman sepeda motor di wilayah Yogyakarta selama masa libur panjang pendidikan. Meningkatnya mobilitas mahasiswa dan masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan permintaan layanan ini. Berdasarkan tren tahunan, lonjakan pengiriman motor selama periode libur panjang pendidikan merupakan pola […]

  • VRICREW Berkolaborasi dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Program Persiapan Karier Mahasiswa

    VRICREW Berkolaborasi dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Program Persiapan Karier Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 September 2026 — Platform pencarian kerja VRICREW, sukses menggelar  kegiatan kolaborasi strategis bersama Pusat Karir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupa acara Job Fair dan Talk Show di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara ini menandai penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D. selaku Wakil […]

  • Nikmati Perjalanan Lebih Maksimal, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

    Nikmati Perjalanan Lebih Maksimal, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Juli 2026 – Sepeda motor masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Selain praktis dan efisien, kendaraan roda dua juga berperan penting dalam mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, menjalankan usaha, hingga memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin dinamis, memiliki kendaraan yang andal menjadi salah satu kebutuhan […]

  • Komisi Sales di Odoo: Hitung Insentif Salesman Otomatis Tanpa Debat

    Komisi Sales di Odoo: Hitung Insentif Salesman Otomatis Tanpa Debat

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Komisi sales yang dihitung manual sering memicu perbedaan data antara salesman dan tim keuangan. Odoo membantu mengotomatisasi perhitungan insentif berdasarkan data penjualan yang lebih terstruktur. Akhir bulan sering berubah menjadi meja negosiasi. Salesman datang membawa catatan sendiri, tim keuangan membawa versi berbeda. Selisih beberapa juta rupiah pun dibahas berjam-jam. Karena pola ini berulang, skema komisi […]

  • Mudik Lebaran Tanpa Cemas, Dapatkan Perlindungan Asuransi Perjalanan dari Cermati Protect

    Mudik Lebaran Tanpa Cemas, Dapatkan Perlindungan Asuransi Perjalanan dari Cermati Protect

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PT Cermati Pialang Asuransi (Cermati Protect) berkomitmen untuk menghadirkan solusi perlindungan asuransi perjalanan yang komprehensif untuk membantu para pemudik melakukan perjalanan dengan rasa aman dan tenang. Momen Hari Raya Idul Fitri merupakan waktu yang paling dinantikan masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman dan menikmati libur berkumpul bersama keluarga besar. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memprediksi […]

  • Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

    Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Transfer valas diperlukan ketika kamu ingin mengirim dana dalam mata uang asing, baik untuk kebutuhan pribadi, pendidikan, bisnis, maupun transaksi internasional lainnya. Sebelum melakukan transaksi, penting untuk memahami transfer valas adalah layanan pengiriman dana dalam valuta asing, termasuk cara kerja dan faktor yang memengaruhi biaya transfer valas. Di era digital, kebutuhan transfer uang tidak lagi […]

expand_less