Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

JAKARTA — MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1 juta ton material sisa melalui skema penggunaan kembali (reuse), daur ulang (recycle), dan pemulihan (recovery). Langkah tersebut turut mendorong penurunan timbulan limbah padat sebesar 11,3 persen secara tahunan.

Berdasarkan Laporan Keberlanjutan MIND ID 2025, sebanyak 82.876 ton limbah padat bahan berbahaya dan beracun (B3) serta 946.733 ton limbah padat non-B3 berhasil dialihkan dari pembuangan akhir melalui berbagai skema pemanfaatan kembali. Total material sisa yang dimanfaatkan sepanjang tahun mencapai lebih dari 1 juta ton.

Seiring meningkatnya pemanfaatan material sisa tersebut, total timbulan limbah padat MIND ID Grup turun dari 1.306.835,91 ton pada 2024 menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Penurunan terjadi pada dua kategori utama. Limbah padat B3 turun dari 270.478,08 ton menjadi 208.441,10 ton. Sementara itu, limbah padat non-B3 berkurang dari 1.036.357,83 ton menjadi 950.608,06 ton.

Secara tren, penurunan timbulan limbah juga berlangsung konsisten dalam tiga tahun terakhir. Total limbah padat MIND ID Grup tercatat sebesar 1.396.034,05 ton pada 2023, turun menjadi 1.306.835,91 ton pada 2024, kemudian kembali menurun menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Selain limbah padat, laporan tersebut juga mencatat timbulan limbah cair B3 sebesar 4.764,52 ton sepanjang 2025. Jenis limbah tersebut meliputi oli bekas, minyak bekas, oil sludge, solar bekas, grease bekas, hingga bahan kimia kedaluwarsa.

Pakar Energi Departemen Teknik Sistem Energi Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Eko Adhi Setiawan, menilai capaian tersebut menunjukkan pentingnya sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sebagai fondasi praktik pertambangan yang baik (good mining practice).

“Menurut saya, sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sangat penting karena dalam operasi tambang risiko terbesar bukan hanya pada volume limbah, tetapi pada putusnya rantai pengelolaan,” kata Eko saat dihubungi, Selasa (1/7/2026).

Menurut Eko, setiap jenis limbah, baik limbah B3, limbah cair, residu proses, sludge, oli bekas, kemasan bahan kimia, maupun limbah non-B3 dalam volume besar memerlukan jejak pengelolaan yang jelas. Jejak tersebut mencakup asal limbah, penyimpanan, pengangkutan, pengolahan, hingga bukti akhir pengelolaannya.

Ia mengatakan pendekatan pemanfaatan material sisa juga menunjukkan bahwa pengelolaan limbah tidak lagi hanya berorientasi pada pembuangan akhir, tetapi mulai mengoptimalkan material yang masih memiliki nilai ekonomi.

“Limbah tidak hanya dilihat sebagai isu toksisitas yang harus diamankan, tetapi juga sebagai material stream yang perlu diklasifikasi,” ujarnya.

Eko berpendapat klasifikasi diperlukan untuk membedakan material yang harus dikendalikan secara ketat, material yang masih dapat dimanfaatkan kembali, didaur ulang, dipulihkan nilainya, maupun yang benar-benar harus dibuang sebagai pilihan terakhir.

Menurut dia, pendekatan tersebut mulai tercermin pada berbagai inisiatif yang dijalankan entitas anggota MIND ID dalam mendukung praktik ekonomi sirkular.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), misalnya, memanfaatkan slag nikel hasil proses pyrometallurgy sebagai bahan konstruksi Pomalaa Beton (POTON) untuk kebutuhan road base, yard base, dan konstruksi internal. ANTAM juga mengolah tailing emas menjadi Green Fine Aggregate (GFA), sementara Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dimanfaatkan bersama slag nikel sebagai bahan baku Pomalaa Beton.

Di PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), internal scrap dari proses peleburan dan pengecoran aluminium digunakan kembali untuk mendukung produksi sehingga membantu mengurangi kebutuhan bahan baku primer berupa alumina.

Sementara itu, PT TIMAH Tbk mengelola Sisa Hasil Pengolahan (SHP) menggunakan metode fisik seperti gravitasi, kemagnetan, dan konduktivitas listrik. Pada 2025, SHP tercatat mencapai 1.506,06 ton ore dan masih memiliki potensi untuk dipulihkan melalui proses lanjutan (tin gain).

“Beberapa material sisa dapat memiliki nilai sebagai bahan baku sekunder, substitusi material, atau input untuk industri lain,” pungkas Eko.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mendapatkan Centang Biru WhatsApp Bisnis & Barantum

    Cara Mendapatkan Centang Biru WhatsApp Bisnis & Barantum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Di era komunikasi digital, pelanggan semakin selektif ketika berinteraksi dengan akun bisnis di WhatsApp. Banyaknya akun yang mengatasnamakan brand membuat pelanggan sering […]

  • Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

    Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Parepare, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi digital melalui penerapan sistem pembayaran nontunai di pintu masuk Pelabuhan Nusantara Parepare yang sudah diterapkan sejak Februari lalu. Implementasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih […]

  • Penurunan Kualitas Layanan Mobile dan Fixed Broadband TelkomGroup

    Penurunan Kualitas Layanan Mobile dan Fixed Broadband TelkomGroup

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Narasumber: VP Corporate Communication Telkom – Andri Herawan Sasoko PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyampaikan saat ini terjadi penurunan kualitas layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz yang berdampak pada sebagian pelanggan secara nasional, termasuk akses ke sejumlah aplikasi digital dan platform Over-The-Top (OTT). Gangguan tersebut terdeteksi sejak Kamis, 22 Januari 2026 pukul 11.03 WIB. Sejak […]

  • BINUS ASO Bisa Kuliah ke Jepang? Ini Rahasianya!

    BINUS ASO Bisa Kuliah ke Jepang? Ini Rahasianya!

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Saat ini, merasakan pendidikan berkualitas dengan sentuhan Jepang tidak selalu harus pergi ke luar negeri. BINUS ASO School of Engineering menghadirkan pengalaman belajar ala Jepang melalui berbagai program unggulan yang dirancang untuk membentuk engineer berstandar global. Sebagai hasil kolaborasi antara BINUS University dan ASO College Group Jepang, BINUS ASO menawarkan pendekatan pembelajaran yang memadukan teknologi, […]

  • KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal

    KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Palembang, 24 Januari 2026 – Mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi momen pulang yang penuh cerita. Kabar gembira bagi masyarakat yang sudah merencanakan mudik Lebaran 2026, untuk membantu masyarakat merencanakan kepulangan ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga tercinta, PT KAI (Persero) membuka pemesanan tiket Lebaran 2026 lebih awal pada 25 Januari 2026. KAI Divre III […]

  • Kabar Gembira, Pemerintah Berikan 10.176 Tiket Kereta Murah di Sumut untuk Mudik Lebaran 2026

    Kabar Gembira, Pemerintah Berikan 10.176 Tiket Kereta Murah di Sumut untuk Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Pemerintah bersama KAI Divre I Sumatera Utara menghadirkan 10.176 tiket kereta diskon 30% untuk mudik Lebaran 2026 periode 14–29 Maret. Tarif Medan–Rantau Prapat kini menjadi Rp119.000 guna mendukung mobilitas masyarakat selama Idulfitri 1447 H. Pemerintah resmi memperkuat stimulus ekonomi nasional pada Triwulan I 2026 melalui kebijakan insentif tarif transportasi kereta api menjelang Idulfitri 1447 H. […]

expand_less