Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

JAKARTA — MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1 juta ton material sisa melalui skema penggunaan kembali (reuse), daur ulang (recycle), dan pemulihan (recovery). Langkah tersebut turut mendorong penurunan timbulan limbah padat sebesar 11,3 persen secara tahunan.

Berdasarkan Laporan Keberlanjutan MIND ID 2025, sebanyak 82.876 ton limbah padat bahan berbahaya dan beracun (B3) serta 946.733 ton limbah padat non-B3 berhasil dialihkan dari pembuangan akhir melalui berbagai skema pemanfaatan kembali. Total material sisa yang dimanfaatkan sepanjang tahun mencapai lebih dari 1 juta ton.

Seiring meningkatnya pemanfaatan material sisa tersebut, total timbulan limbah padat MIND ID Grup turun dari 1.306.835,91 ton pada 2024 menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Penurunan terjadi pada dua kategori utama. Limbah padat B3 turun dari 270.478,08 ton menjadi 208.441,10 ton. Sementara itu, limbah padat non-B3 berkurang dari 1.036.357,83 ton menjadi 950.608,06 ton.

Secara tren, penurunan timbulan limbah juga berlangsung konsisten dalam tiga tahun terakhir. Total limbah padat MIND ID Grup tercatat sebesar 1.396.034,05 ton pada 2023, turun menjadi 1.306.835,91 ton pada 2024, kemudian kembali menurun menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Selain limbah padat, laporan tersebut juga mencatat timbulan limbah cair B3 sebesar 4.764,52 ton sepanjang 2025. Jenis limbah tersebut meliputi oli bekas, minyak bekas, oil sludge, solar bekas, grease bekas, hingga bahan kimia kedaluwarsa.

Pakar Energi Departemen Teknik Sistem Energi Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Eko Adhi Setiawan, menilai capaian tersebut menunjukkan pentingnya sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sebagai fondasi praktik pertambangan yang baik (good mining practice).

“Menurut saya, sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sangat penting karena dalam operasi tambang risiko terbesar bukan hanya pada volume limbah, tetapi pada putusnya rantai pengelolaan,” kata Eko saat dihubungi, Selasa (1/7/2026).

Menurut Eko, setiap jenis limbah, baik limbah B3, limbah cair, residu proses, sludge, oli bekas, kemasan bahan kimia, maupun limbah non-B3 dalam volume besar memerlukan jejak pengelolaan yang jelas. Jejak tersebut mencakup asal limbah, penyimpanan, pengangkutan, pengolahan, hingga bukti akhir pengelolaannya.

Ia mengatakan pendekatan pemanfaatan material sisa juga menunjukkan bahwa pengelolaan limbah tidak lagi hanya berorientasi pada pembuangan akhir, tetapi mulai mengoptimalkan material yang masih memiliki nilai ekonomi.

“Limbah tidak hanya dilihat sebagai isu toksisitas yang harus diamankan, tetapi juga sebagai material stream yang perlu diklasifikasi,” ujarnya.

Eko berpendapat klasifikasi diperlukan untuk membedakan material yang harus dikendalikan secara ketat, material yang masih dapat dimanfaatkan kembali, didaur ulang, dipulihkan nilainya, maupun yang benar-benar harus dibuang sebagai pilihan terakhir.

Menurut dia, pendekatan tersebut mulai tercermin pada berbagai inisiatif yang dijalankan entitas anggota MIND ID dalam mendukung praktik ekonomi sirkular.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), misalnya, memanfaatkan slag nikel hasil proses pyrometallurgy sebagai bahan konstruksi Pomalaa Beton (POTON) untuk kebutuhan road base, yard base, dan konstruksi internal. ANTAM juga mengolah tailing emas menjadi Green Fine Aggregate (GFA), sementara Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dimanfaatkan bersama slag nikel sebagai bahan baku Pomalaa Beton.

Di PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), internal scrap dari proses peleburan dan pengecoran aluminium digunakan kembali untuk mendukung produksi sehingga membantu mengurangi kebutuhan bahan baku primer berupa alumina.

Sementara itu, PT TIMAH Tbk mengelola Sisa Hasil Pengolahan (SHP) menggunakan metode fisik seperti gravitasi, kemagnetan, dan konduktivitas listrik. Pada 2025, SHP tercatat mencapai 1.506,06 ton ore dan masih memiliki potensi untuk dipulihkan melalui proses lanjutan (tin gain).

“Beberapa material sisa dapat memiliki nilai sebagai bahan baku sekunder, substitusi material, atau input untuk industri lain,” pungkas Eko.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berapa banyak anda ketahui mengenai bahan-bahan Eropah?

    Berapa banyak anda ketahui mengenai bahan-bahan Eropah?

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, Malaysia – 3 Juni 2026, Rabu – Untuk Siaran Segera Inisiatif Bersama – “Produk Eropah Premium” oleh ETHEAS dan LDC “Produk Eropah Premium” ialah kempen bekerjasama dengan Kesatuan Kebangsaan Koperasi Pertanian Greece (ETHEAS) dan Jawatankuasa Tenusu Latvia (LDC) – Matlamat kempen ini adalah untuk memperkenalkan produk pertanian Greece dan Latvia serta mempromosikannya ke […]

  • Bukan Sekadar Titik Transit, Stasiun Dukuh Atas Hubungkan Berbagai Pusat Aktivitas di Jabodebek

    Bukan Sekadar Titik Transit, Stasiun Dukuh Atas Hubungkan Berbagai Pusat Aktivitas di Jabodebek

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Setiap pagi, ribuan orang memulai aktivitasnya dari berbagai penjuru Jabodebek menggunakan LRT Jabodebek. Ada yang menuju kawasan perkantoran di Kuningan, sebagian turun di Pancoran, sementara lainnya melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line, KA Bandara, MRT Jakarta, hingga Transjakarta melalui Stasiun Dukuh Atas. Pola perjalanan tersebut mencerminkan peran kawasan Dukuh Atas yang tidak lagi sekadar menjadi […]

  • Pameran Kerja Sama Sustainability (Green) dan Inovatif China-Indonesia 2026 Segera Hadir

    Pameran Kerja Sama Sustainability (Green) dan Inovatif China-Indonesia 2026 Segera Hadir

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Untuk semakin memperdalam kerja sama dan pertukaran ekonomi-perdagangan antara China dan Indonesia, sekaligus mendorong manfaat bersama serta pembangunan yang terkoordinasi di berbagai bidang, China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT), atas persetujuan Dewan Negara Republik Rakyat China, akan menyelenggarakan 2026 China-Indonesia Green and Innovative Cooperation Exhibition (selanjutnya disebut Indonesia Innovative Exhibition) di Jakarta, […]

  • Drone Delivery Indonesia: Regulasi, Peluang, dan Tantangan

    Drone Delivery Indonesia: Regulasi, Peluang, dan Tantangan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Adopsi Drone Delivery Indonesia ditentukan oleh dua hal, status legal operasi dan kelayakan ekonomi per lokasi. Teknologi angkut kargo lewat udara sudah matang. Hambatan sebenarnya ada di regulasi yang masih berkembang dan eksekusi di medan tropis. Artikel ini memetakan di mana operasi sudah bisa dijalankan, di mana ekonominya masuk, dan apa yang masih menahan skala. […]

  • Wawako Padang Motivasi Pensiunan Tetap Produktif via Program Bank Mantap

    Wawako Padang Motivasi Pensiunan Tetap Produktif via Program Bank Mantap

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Program yang digelar Bank Mandiri Taspen di Padang dimanfaatkan sebagai wadah untuk mendorong para pensiunan tetap aktif, kreatif, dan berkontribusi di tengah masyarakat. Komitmen dalam memberdayakan pensiunan juga diperkuat melalui dukungan pemerintah daerah serta berbagai kegiatan yang menginspirasi semangat berkarya di masa purnabakti. Padang: Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendorong para pensiunan untuk tetap […]

  • KAI Logistik Tingkatkan Daya Saing KA Kontainer, Perkuat Logistik Berkelanjutan

    KAI Logistik Tingkatkan Daya Saing KA Kontainer, Perkuat Logistik Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan logistik berbasis kereta api yang andal. Hingga periode berjalan tahun ini, layanan angkutan KA Kontainer berhasil mencatatkan volume 1.193.688 ton atau setara dengan hampir 60 ribu truk, dengan pencapaian bulanan tertinggi pada Mei sebesar 267.390 ton. Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary mengungkapkan, […]

expand_less