Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

Jakarta – Tembaga menjadi salah satu bahan baku krusial bagi industri global saat ini. Dengan kekayaan alamnya, Indonesia pun berpotensi untuk mendapat durian runtuh dari pemanfaatan komoditas ini.

Menurut data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Indonesia menempati peringkat tujuh besar cadangan tembaga dunia dengan porsi sekitar 3% dari total global. Namun, dari sisi produksi tambang Indonesia berada di posisi ke-11.

Sementara itu, di industri hilir, Indonesia berada di peringkat ke-18, dan mencoba untuk terus memperkuat posisi dari kompetitornya yakni Jepang, India, Korea, dan Bulgaria yang bahkan tidak memiliki sumber daya tembaga.

Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengungkapkan terdapat tiga sektor utama yang akan mendorong permintaan tembaga ke depan. Sektor tersebut meliputi infrastruktur dan listrik seperti kabel serta trafo, industri energi baru terbarukan seperti PLTS dan PLT angin, serta industri otomotif khususnya kendaraan listrik (EV).

Ia menekankan bahwa ekosistem industri ini membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari pemerintah agar dapat berkembang optimal. Dia berharap ada kemudahan investasi di sektor-sektor turunan penyerap tembaga sehingga mampu mengoptimalkan produksi tembaga dalam negeri, guna mendukung pertumbuhan ekonomi Nasional.

“Itu yang nantinya akan menyerap produksi tembaga dan tembaga olahan (katoda) dari smelter tembaga yang beroperasi di Indonesia,” ujar Pri Agung.

Kendati demikian, dia mengapresiasi langkah hiliirsasi tembaga yang telah berjalan di Indonesia. Pasalnya, peningkatan nilai tambah dari ekspor mineral mentah menjadi katoda tembaga sudah cukup kuat untuk meningkatkan neraca perdagangan global Indonesia ke depan.

“Jika ekosistem industri itu belum berkembang, maka produksi yang ada akan lebih banyak terserap untuk ekspor,” sebutnya.

Adapun saat ini, industri tembaga Indonesia didominasi oleh sejumlah perusahaan tambang besar dengan proyek strategis. Di antaranya adalah PT Freeport Indonesia Anggota Grup MIND ID, PT Amman Mineral Internasional Tbk, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Masing-masing perusahaan tersebut pun memiliki besaran cadangan yang berbeda-beda. Freeport Indonesia misalnya, melaporkan bahwa hasil eksplorasi terbaru menunjukkan cadangan tembaga yang dapat diekstraksi hingga 2041 meningkat menjadi 8 miliar pon, angka ini naik dari sebelumnya yang diperkirakan sebesar 7 miliar pon.

Sementara itu, PT Amman Mineral Nusa Tenggara mencatat total cadangan mineral mencapai sekitar 460 juta ton hingga 2030. Peningkatan ini terjadi seiring dimulainya fase baru penambangan Fase 8 di Tambang Batu Hijau.

Di sisi lain, PT Merdeka Copper Gold Tbk melaporkan pertumbuhan cadangan tembaga sepanjang 2025 menjadi 9,1 juta ton atau naik 6%. Dari sisi bijih, cadangan bijih tembaga bahkan melonjak 60% menjadi 3,0 juta ton.

Besarnya cadangan tersebut juga didukung oleh kehadiran smelter yang meningkatkan nilai tambah komoditas tembaga. Berdasarkan penelitian Kementerian ESDM, nilai tambah dari smelter tembaga dapat mencapai sekitar 1,74 kali lipat dibandingkan bahan baku konsentrat.

Dalam sektor peleburan, Indonesia telah memiliki sejumlah smelter aktif yang menjadi tulang punggung hilirisasi. Fasilitas utama tersebut antara lain berada di Gresik, Jawa Timur, serta proyek smelter baru di Nusa Tenggara Barat yang memperkuat kapasitas pengolahan domestik.

Dengan kombinasi cadangan melimpah, proyek hilirisasi yang terus berkembang, serta potensi permintaan dari berbagai sektor strategis, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan peran tembaga dalam perekonomian nasional.

Jika ekosistem industri berhasil dibangun secara terintegrasi, komoditas ini berpotensi menjadi motor pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat

    Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Penggunaan transportasi publik di wilayah Jabodebek menunjukkan peningkatan dengan pola perjalanan yang semakin beragam. Hal tersebut terlihat dari jumlah pengguna LRT Jabodebek periode Januari–Juli 2026 yang mencapai 19.079.347 pengguna, meningkat 21% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 15.772.638 pengguna. Pertumbuhan terjadi pada hari kerja maupun akhir pekan, dengan periode Januari–Juli 2026, rata-rata pengguna LRT […]

  • Pelindo Multi Terminal Tumbuh Bersama Masyarakat, Hadirkan Manfaat Berkelanjutan

    Pelindo Multi Terminal Tumbuh Bersama Masyarakat, Hadirkan Manfaat Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Medan, September 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergak dalam pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat kontribusi sosial dan lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Sepanjang pelaksanaannya, berbagai program TJSL diarahkan untuk mendorong lingkungan yang lebih […]

  • WhatsApp Tracking Barantum Permudah Monitoring Leads dari Iklan Digital

    WhatsApp Tracking Barantum Permudah Monitoring Leads dari Iklan Digital

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis saat ini mengandalkan iklan digital untuk mendatangkan leads baru setiap hari. Mulai dari Meta Ads, Google Ads, hingga campaign promosi […]

  • Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Periksa Kesehatan Petugas LRT Jabodebek

    Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Periksa Kesehatan Petugas LRT Jabodebek

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KAI melakukan pemeriksaan kesehatan dan sosialisasi gizi seimbang bagi petugas LRT Jabodebek untuk memastikan kesiapan operasional selama Angkutan Lebaran 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pemeriksaan kesehatan pada petugas operasional LRT Jabodebek sebagai bagian dari kesiapan menghadapi Masa Angkutan Lebaran 2026. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi kesehatan yang prima sehingga […]

  • Topotels Gelar Marcom Awards Q1 2026, Perkuat Strategi Marketing Hotel di Tengah Tren Digitalisasi Hospitality

    Topotels Gelar Marcom Awards Q1 2026, Perkuat Strategi Marketing Hotel di Tengah Tren Digitalisasi Hospitality

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Topotels Hotels & Resorts menggelar Marcom Awards Q1 2026 sebagai program penghargaan perdana untuk mengapresiasi kinerja tim Marketing Communication (Marcom) di seluruh unit hotel dalam jaringannya di Indonesia. Inisiatif ini hadir di tengah pertumbuhan industri pariwisata nasional yang semakin menguat. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa jumlah perjalanan wisatawan nusantara telah mencapai lebih dari 700 […]

  • CUC dan RSCM Memperkuat Kemitraan Strategis di Bidang Oftalmologi: Mempercepat Penanganan Kelainan Refraksi yang Mengakibatkan Kerugian Produktivitas Global Senilai US1 Miliar per Tahun

    CUC dan RSCM Memperkuat Kemitraan Strategis di Bidang Oftalmologi: Mempercepat Penanganan Kelainan Refraksi yang Mengakibatkan Kerugian Produktivitas Global Senilai US$411 Miliar per Tahun

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Mendorong Peningkatan Standar Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas Usia Produktif melalui Penyelesaian Masalah Penglihatan PT CUC HEALTHCARE INDONESIA (CHI), yang merupakan anak perusahaan di Indonesia dari CUC Inc. yang bergerak dalam bisnis dukungan institusi medis baik di dalam maupun luar negeri, telah menandatangani kemitraan strategis dengan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). RSCM […]

expand_less