Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Jakarta – Tembaga menjadi salah satu bahan baku krusial bagi industri global saat ini. Dengan kekayaan alamnya, Indonesia pun berpotensi untuk mendapat durian runtuh dari pemanfaatan komoditas ini.

Menurut data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Indonesia menempati peringkat tujuh besar cadangan tembaga dunia dengan porsi sekitar 3% dari total global. Namun, dari sisi produksi tambang Indonesia berada di posisi ke-11.

Sementara itu, di industri hilir, Indonesia berada di peringkat ke-18, dan mencoba untuk terus memperkuat posisi dari kompetitornya yakni Jepang, India, Korea, dan Bulgaria yang bahkan tidak memiliki sumber daya tembaga.

Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengungkapkan terdapat tiga sektor utama yang akan mendorong permintaan tembaga ke depan. Sektor tersebut meliputi infrastruktur dan listrik seperti kabel serta trafo, industri energi baru terbarukan seperti PLTS dan PLT angin, serta industri otomotif khususnya kendaraan listrik (EV).

Ia menekankan bahwa ekosistem industri ini membutuhkan dukungan dan fasilitasi dari pemerintah agar dapat berkembang optimal. Dia berharap ada kemudahan investasi di sektor-sektor turunan penyerap tembaga sehingga mampu mengoptimalkan produksi tembaga dalam negeri, guna mendukung pertumbuhan ekonomi Nasional.

“Itu yang nantinya akan menyerap produksi tembaga dan tembaga olahan (katoda) dari smelter tembaga yang beroperasi di Indonesia,” ujar Pri Agung.

Kendati demikian, dia mengapresiasi langkah hiliirsasi tembaga yang telah berjalan di Indonesia. Pasalnya, peningkatan nilai tambah dari ekspor mineral mentah menjadi katoda tembaga sudah cukup kuat untuk meningkatkan neraca perdagangan global Indonesia ke depan.

“Jika ekosistem industri itu belum berkembang, maka produksi yang ada akan lebih banyak terserap untuk ekspor,” sebutnya.

Adapun saat ini, industri tembaga Indonesia didominasi oleh sejumlah perusahaan tambang besar dengan proyek strategis. Di antaranya adalah PT Freeport Indonesia Anggota Grup MIND ID, PT Amman Mineral Internasional Tbk, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Masing-masing perusahaan tersebut pun memiliki besaran cadangan yang berbeda-beda. Freeport Indonesia misalnya, melaporkan bahwa hasil eksplorasi terbaru menunjukkan cadangan tembaga yang dapat diekstraksi hingga 2041 meningkat menjadi 8 miliar pon, angka ini naik dari sebelumnya yang diperkirakan sebesar 7 miliar pon.

Sementara itu, PT Amman Mineral Nusa Tenggara mencatat total cadangan mineral mencapai sekitar 460 juta ton hingga 2030. Peningkatan ini terjadi seiring dimulainya fase baru penambangan Fase 8 di Tambang Batu Hijau.

Di sisi lain, PT Merdeka Copper Gold Tbk melaporkan pertumbuhan cadangan tembaga sepanjang 2025 menjadi 9,1 juta ton atau naik 6%. Dari sisi bijih, cadangan bijih tembaga bahkan melonjak 60% menjadi 3,0 juta ton.

Besarnya cadangan tersebut juga didukung oleh kehadiran smelter yang meningkatkan nilai tambah komoditas tembaga. Berdasarkan penelitian Kementerian ESDM, nilai tambah dari smelter tembaga dapat mencapai sekitar 1,74 kali lipat dibandingkan bahan baku konsentrat.

Dalam sektor peleburan, Indonesia telah memiliki sejumlah smelter aktif yang menjadi tulang punggung hilirisasi. Fasilitas utama tersebut antara lain berada di Gresik, Jawa Timur, serta proyek smelter baru di Nusa Tenggara Barat yang memperkuat kapasitas pengolahan domestik.

Dengan kombinasi cadangan melimpah, proyek hilirisasi yang terus berkembang, serta potensi permintaan dari berbagai sektor strategis, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan peran tembaga dalam perekonomian nasional.

Jika ekosistem industri berhasil dibangun secara terintegrasi, komoditas ini berpotensi menjadi motor pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam negeri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • INOTEK dan Sampoerna untuk Indonesia Dorong Penguatan Kapasitas UMKM di Subang

    INOTEK dan Sampoerna untuk Indonesia Dorong Penguatan Kapasitas UMKM di Subang

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUBANG, KOMPAS — Upaya penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui berbagai skema pendampingan yang lebih terarah. Di Kabupaten Subang, Jawa Barat, sebanyak 82 pelaku UMKM dari 19 desa mengikuti Program UMKM Untuk Indonesia yang diselenggarakan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) bersama payung program keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia”, Selasa (7/7/2026) di […]

  • Manajemen KAI Daop 4 Pastikan Awak KA Menoreh Korban Temperan di Cirebon Mendapatkan Penanganan Medis dengan Baik

    Manajemen KAI Daop 4 Pastikan Awak KA Menoreh Korban Temperan di Cirebon Mendapatkan Penanganan Medis dengan Baik

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis dan Asisten Masinis KA Menoreh yang mengalami musibah ditemper oleh sebuah truck di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu saat menjalankan tugas. KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis […]

  • KALOG Express Beri Diskon Sebulan Penuh untuk Pengiriman ke Bandar Lampung

    KALOG Express Beri Diskon Sebulan Penuh untuk Pengiriman ke Bandar Lampung

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang jasa logistik, menghadirkan penawaran khusus melalui layanan KALOG Express bagi masyarakat yang memiliki aktivitas pengiriman menuju Bandar Lampung. Berlangsung selama Oktober 2026, program ini memberikan potongan harga sebesar 30% untuk pengiriman paket dan 25% untuk pengiriman sepeda motor. VP of Commercial KAI […]

  • Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis,  Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

    Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA (16/4) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) memperkuat komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional melalui audiensi strategis dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto. Pertemuan ini membahas integrasi industri baja dengan pengembangan desa tematik yang diproyeksikan sebagai pilar pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). […]

  • Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026

    Cara Top Up Game Tercepat & Teraman 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Panduan lengkap cara top up game aman: perbandingan metode bayar, biaya admin, tips hindari penipuan, dan langkah top up per game populer di Indonesia Top up game paling aman dilakukan melalui platform resmi yang mendukung QRIS, e-wallet, dan transfer bank. Sebelum bertransaksi, pastikan User ID dan Server ID sudah benar, pilih metode pembayaran yang sesuai, […]

  • Tips Membayar Kartu Kredit Agar Tagihan Tidak Menumpuk

    Tips Membayar Kartu Kredit Agar Tagihan Tidak Menumpuk

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kartu kredit masih jadi salah satu alat pembayaran yang cukup sering digunakan, terutama untuk kebutuhan sehari-hari, belanja online, sampai cicilan perjalanan atau gadget. Praktisnya terasa membantu, apalagi ketika ada promo cashback atau cicilan. Namun di sisi lain, cukup banyak orang mulai merasa pengeluaran kartu kredit sulit dikontrol. Tagihan yang awalnya terasa ringan bisa tiba-tiba membesar […]

expand_less