Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Tertekan, Risiko Turun ke 4.480 Masih Terbuka

Harga Emas Tertekan, Risiko Turun ke 4.480 Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (28/4) diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring belum adanya sinyal kuat yang menunjukkan kelanjutan tren kenaikan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa kondisi pasar saat ini justru mengarah pada potensi pelemahan lanjutan, terutama setelah harga gagal menembus sejumlah level penting di area resistance.

Dari sisi teknikal, harga emas pada timeframe harian terlihat kesulitan untuk melanjutkan kenaikan setelah tertahan di level 4.741 dan kembali gagal menembus resistance kuat di kisaran 4.832. Kegagalan ini menjadi indikasi bahwa dorongan beli mulai melemah dan pasar kehilangan momentum untuk bergerak lebih tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga cenderung beralih ke fase koreksi. Fase ini merupakan bagian normal dari siklus pasar, di mana harga mengalami penurunan sementara setelah sebelumnya mencatat kenaikan yang cukup signifikan. Koreksi tersebut dikenal sebagai secondary trend, yang biasanya terjadi sebelum pasar menentukan arah berikutnya.

Dengan tekanan yang masih dominan, harga emas diperkirakan berpotensi turun menuju area support di sekitar 4.592. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pasar dalam waktu dekat. Jika tekanan jual masih berlanjut dan level tersebut tidak mampu menahan penurunan, maka harga berpeluang bergerak lebih dalam hingga ke kisaran 4.480.

Meski demikian, area support tersebut tetap menjadi level krusial. Jika harga mampu bertahan, tidak menutup kemungkinan terjadi pergerakan konsolidasi atau bahkan pantulan sementara sebelum arah selanjutnya terbentuk. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu mencermati respons harga di area tersebut.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap emas masih dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat. Dalam kondisi dolar yang kuat, harga emas cenderung melemah karena menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Hal ini berdampak pada menurunnya permintaan global terhadap emas.

Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh Federal Reserve juga menjadi faktor utama yang menekan harga emas. Tingginya suku bunga membuat instrumen investasi berbasis imbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga.

Kondisi ini diperkuat oleh imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih berada di level tinggi. Ketika yield meningkat, investor cenderung memindahkan dana mereka ke aset yang memberikan keuntungan tetap, sehingga minat terhadap emas berkurang.

Di sisi lain, situasi pasar global yang relatif stabil juga ikut menekan harga emas. Dalam kondisi pasar yang cenderung positif atau risk-on, investor biasanya lebih memilih aset berisiko dengan potensi imbal hasil lebih tinggi, sehingga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas menjadi berkurang.

Secara keseluruhan, kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut membuat prospek harga emas dalam jangka pendek masih cenderung negatif. Selama harga belum mampu kembali menembus area resistance penting, tekanan penurunan diperkirakan masih akan mendominasi pergerakan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan global yang dapat memengaruhi arah harga. Perubahan sentimen yang terjadi secara tiba-tiba, baik dari data ekonomi maupun faktor geopolitik, dapat memicu pergerakan yang cukup signifikan.

Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan fokus pada level-level penting sebagai acuan. Pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis dinilai menjadi kunci untuk menghadapi volatilitas harga emas saat ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

    Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 September 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian masyarakat disabilitas melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sahabat Inspiratif Pelindo – PIJAR (Pijat Netra Berdikari) Tahun 2026. Memasuki tahun ketiga, program pemberdayaan penyandang disabilitas netra ini diperluas ke Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, dengan memberikan […]

  • OJK Siapkan Era Baru Kripto: SID Investor, Stablecoin hingga Tokenisasi Aset

    OJK Siapkan Era Baru Kripto: SID Investor, Stablecoin hingga Tokenisasi Aset

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 September 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mendorong aset kripto terintegrasi lebih dalam dengan sistem keuangan Indonesia. Arah kebijakan ini mencakup penguatan status penyedia layanan aset kripto, penerapan Single Investor Identification (SID), pengaturan stablecoin, hingga pengembangan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA). Arah tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi […]

  • Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

    Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Permintaan terhadap chip memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) terus menunjukkan tren yang kuat dan diperkirakan masih akan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri semikonduktor dalam beberapa tahun ke depan. Di tengah masifnya investasi perusahaan teknologi global dalam pembangunan pusat data AI, Micron Technology (NASDAQ: MU) semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain […]

  • 10 Tips Agar Anda Terhindar dari Blokir Saat Broadcast WhatsApp

    10 Tips Agar Anda Terhindar dari Blokir Saat Broadcast WhatsApp

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Mengapa Banyak Nomor WhatsApp Terblokir Saat Broadcast? Broadcast WhatsApp sering dipandang sebagai cara tercepat untuk promosi, follow up, dan penyampaian informasi ke […]

  • Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

    Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Mengajukan pinjaman sebaiknya dimulai dengan menghitung kemampuan membayar cicilan, bukan menentukan berapa besar dana yang ingin dipinjam. Dengan begitu, cicilan bulanan tetap dapat dibayar tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari maupun target keuangan lainnya. Banyak orang baru menghitung pengeluaran setelah pinjaman disetujui. Padahal, langkah tersebut sebaiknya dilakukan sejak awal agar kondisi keuangan tetap sehat selama masa cicilan. […]

  • Wawancara dengan PAS FM, RevComm Indonesia Ungkap Cara AI Ubah Percakapan Jadi Insight Bisnis

    Wawancara dengan PAS FM, RevComm Indonesia Ungkap Cara AI Ubah Percakapan Jadi Insight Bisnis

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 September 2026 — RevComm Indonesia, perusahaan teknologi AI-powered conversation intelligence asal Jepang, hadir sebagai narasumber dalam program Business Update di PAS FM Jakarta 92.4.  Dalam kesempatan tersebut, Country Manager RevComm Indonesia, Hargunadi Soemantri, membahas bagaimana teknologi AI dapat membantu perusahaan memahami komunikasi bisnis secara lebih mendalam dan mengubah percakapan menjadi sumber insight untuk meningkatkan performa tim bisnis. Wawancara […]

expand_less