Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang. 

Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar. 

Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern. 

Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif. 

Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif. 

Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas. 

Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi. 

Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya. 

Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik. 

Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time. 

“Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. 

Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. Karena ketika arah kebijakan mulai berubah, pergerakan pasar biasanya terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan,” tambahnya. 

Ke depan, stablecoin diperkirakan akan semakin menguat perannya, tidak hanya sebagai alat transaksi, tetapi sebagai bagian integral dari strategi alokasi aset modern. Dalam lingkungan pasar yang ditandai oleh ketidakpastian dan perubahan kebijakan global, kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan kesiapan menjadi faktor pembeda bagi investor. 

Dalam perspektif ini, stablecoin bukan sekadar aset defensif, melainkan alat strategis yang memungkinkan investor untuk tetap bertahan tanpa kehilangan posisi. Di tengah dinamika global yang terus berkembang, pendekatan yang lebih adaptif dan terukur menjadi kunci dalam menjaga nilai portofolio sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul. 

Tentang FLOQ 

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. 

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI untuk Konten Kreatif

    Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI untuk Konten Kreatif

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Bali bersama CABE Academy menggelar AI Introductory bertema “Practical AI for Your Creativity” untuk meningkatkan literasi AI kreatif, prompting, dan pembuatan konten digital berbasis AI secara praktis dan etis. Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme saat “AI Introductory: Practical AI for Your Creativity” digelar secara luring, […]

  • Penuhi Kebutuhan Tren Snack Box Event, Lokasoka Hadirkan “It by Lokasoka”: Pesan Hari Ini, Besok Diantar!

    Penuhi Kebutuhan Tren Snack Box Event, Lokasoka Hadirkan “It by Lokasoka”: Pesan Hari Ini, Besok Diantar!

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Menjawab meningkatnya kebutuhan snack box cepat dan premium untuk event korporat serta momentum Ramadan 2026 di Indonesia, Lokasoka meluncurkan layanan “It by Lokasoka” dengan konsep pesan hari ini, besok diantar, sebagai solusi bagi perusahaan, komunitas, dan penyelenggara acara yang membutuhkan jamuan cepat, konsisten, dan terkurasi; diluncurkan untuk pasar event modern di kota-kota besar, layanan ini […]

  • Yuk Kenalan dengan Rino, Mesin Sweeper Andalan KAI Services untuk Membersihkan Area TMII

    Yuk Kenalan dengan Rino, Mesin Sweeper Andalan KAI Services untuk Membersihkan Area TMII

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Januari 2026 – Untuk memaksimalkan pelayanan kebersihan di area Taman Mini Indonesia Indah, KAI Services menghadirkan Rino, mesin sweeper andalan yang dapat dihandalkan untuk membersihkan area TMII yang memiliki luas total sekitar 150 hektar ini. Kehadiran Rino di TMII memiliki tujuan untuk membersihkan area TMII secara cepat, rapi, dan efisien, sehingga dapat menjaga […]

  • TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG

    TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga kualitas perkerasan jalan serta memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) akan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan periodik berupa Scrapping Filling Overlay (SFO) dan rekonstruksi perkerasan jalan pada Ruas Tol Semarang selama periode 22 Juni hingga 3 Juli 2026. Pekerjaan Scrapping Filling […]

  • Potongan Tarif Tol Berlaku Hari ini di Tol Trans Jawa, JTT Terus Pantau Lalu Lintas Melewati GT Cikampek Utama

    Potongan Tarif Tol Berlaku Hari ini di Tol Trans Jawa, JTT Terus Pantau Lalu Lintas Melewati GT Cikampek Utama

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Cikampek (15/03) – Seiring dengan mulai berlakunya potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa pada hari ini, mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur terus menunjukkan peningkatan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 168.863 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-7 (11–14 Maret 2026). Volume tersebut […]

  • Harga Emas Hari Ini: Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan XAUUSD

    Harga Emas Hari Ini: Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan XAUUSD

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Memantau pergerakan harga emas hari ini merupakan aktivitas rutin bagi para pelaku pasar yang ingin memahami denyut nadi ekonomi global. Sebagai salah satu instrumen investasi tertua dan paling likuid, emas atau pasangan mata uang XAUUSD bertindak sebagai barometer sensitif terhadap berbagai dinamika makroekonomi dan geopolitik dunia. Pergerakan nilainya sering kali memberikan sinyal awal mengenai arah […]

expand_less