Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Bulan Mei 2026 dipenuhi beberapa long weekend yang cukup panjang, dan pola ini sering mendorong pengeluaran tanpa terasa. Kalau kamu tidak punya rencana besar, justru ada peluang untuk menghemat dan mulai mengalokasikan dana ke hal yang lebih produktif.

Mei 2026 menjadi waktu yang sangat dinanti karena deretan tanggal merah dan cuti bersama yang melimpah. Berikut informasi libur berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2026:

Hari Libur Nasional

1 Mei (Jumat): Hari Buruh Internasional

14 Mei (Kamis): Kenaikan Yesus Kristus

27 Mei (Rabu): Hari Raya Idul Adha 1447 H

31 Mei (Minggu): Hari Raya Waisak

Cuti Bersama

15 Mei (Jumat): Cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus

28 Mei (Kamis): Cuti bersama Idul Adha 1447 H

Pola Long Weekend Mei 2026

1. Awal Bulan (3 Hari)

1–3 Mei (Jumat–Minggu) Libur akhir pekan yang diawali Hari Buruh.

2. Kenaikan Isa Almasih (4 Hari)

14–17 Mei (Kamis–Minggu) Libur nasional dan cuti bersama yang berlanjut ke akhir pekan.

3. Akhir Mei – Awal Juni (Potensi 5–6 Hari)

27 Mei (Rabu): Idul Adha

28 Mei (Kamis): Cuti bersama

29 Mei (Jumat): Hari kerja (opsi cuti pribadi)

30–31 Mei (Sabtu–Minggu): Akhir pekan

1 Juni (Senin): Hari Lahir Pancasila

Libur dapat menjadi panjang jika mengambil cuti tambahan di tanggal 29 Mei.

Struktur seperti ini membuat Mei menjadi salah satu bulan dengan potensi pengeluaran yang lebih tinggi dibanding bulan biasa.

Libur Panjang, Pengeluaran Ikut Panjang

Secara perilaku, periode libur sering diikuti peningkatan konsumsi. Pengeluaran biasanya naik untuk:

– Transportasi

– Makanan dan nongkrong

– Hiburan

– Dalam keseharian, bentuknya sering sederhana:

– Sekali jalan saja

– Mumpung lagi libur

– Belanja impulsif karena waktu luang lebih banyak

Frekuensi yang berulang ini membuat total pengeluaran meningkat tanpa terasa.

Tidak Punya Rencana? Itu Posisi yang Menguntungkan

Kalau kamu tidak merencanakan liburan besar, kamu punya ruang lebih untuk mengontrol keuangan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan:

– Menahan pengeluaran tidak perlu

– Menjaga saldo tetap stabil

– Mulai mengalokasikan dana ke aset

Libur bisa jadi momen untuk menata ulang kebiasaan finansial, bukan hanya menghabiskan uang.

Simulasi Sederhana

Skenario liburan (3 hari):

– Transportasi: Rp500.000

– Makan dan nongkrong: Rp600.000

– Hiburan: Rp400.000

Total: Rp1.500.000

Skenario hemat (di rumah):

– Tambahan konsumsi: Rp200.000

Sisa dana: ±Rp1.300.000

Kalau pola ini terjadi dua kali dalam satu bulan, selisihnya bisa lebih dari Rp2 juta.

Dari Penghematan ke Aset

Dana sisa dari periode libur bisa dialihkan ke aset, salah satunya emas.

Emas sering dipilih karena:

– Cenderung lebih stabil dibanding beberapa instrumen lain dalam jangka panjang

– Mudah dicairkan

– Bisa diakses mulai nominal kecil

Secara historis, harga emas menunjukkan tren meningkat dalam jangka panjang, meski tetap mengalami fluktuasi mengikuti kondisi ekonomi global seperti inflasi dan suku bunga.

Artinya, emas lebih cocok untuk pendekatan bertahap dibanding jangka pendek.

Mulai Tidak Harus Besar

Kamu tidak perlu menunggu dana besar untuk mulai.

Dengan sisa sekitar Rp1 jutaan:

– Bisa mulai membeli emas digital melalui platform resmi atau dijadikan tabungan rutin

Pendekatan kecil tapi konsisten sering lebih mudah dijalankan dalam jangka panjang.

Cara Pandang yang Lebih Relevan

Libur tidak harus selalu identik dengan pengeluaran.

Kamu bisa melihatnya sebagai:

– Waktu untuk evaluasi keuangan

– Kesempatan mengurangi impuls belanja

– Titik awal mulai investasi

Perubahan cara pandang ini sederhana, tapi bisa berdampak pada kebiasaan finansial ke depan.

Tetap Perlu Pahami Risiko

Emas tetap memiliki risiko. Harganya dapat berfluktuasi tergantung kondisi ekonomi global, nilai tukar, dan permintaan pasar.

Sebelum mulai:

– Pahami biaya transaksi

– Gunakan platform yang terpercaya

– Sesuaikan dengan tujuan keuangan kamu

Dalam sektor jasa keuangan, informasi perlu disampaikan secara jelas, akurat, dan tidak menyesatkan agar kamu bisa mengambil keputusan dengan sadar .

Mengenal Fitur Neo Emas di neobank

Neo Emas merupakan fitur jual-beli emas digital di aplikasi neobank yang bekerja sama dengan mitra penyedia emas seperti Lakuemas dan Treasury.

Melalui fitur ini, pengguna dapat melakukan pembelian dan pemantauan emas digital dalam satu aplikasi. Mekanisme transaksi, biaya, dan penyimpanan mengikuti ketentuan masing-masing mitra penyedia. Emas digital memberikan akses yang lebih fleksibel karena dapat dilakukan secara online. 

Memahami cara kerja, biaya transaksi, serta potensi risiko menjadi hal penting sebelum memulai.

Jika ingin mempelajari produk yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru mengenai Neo Emas di link https://s.id/igneoemas atau Neo Emas

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendagri Akselerasi Penyusunan Permendagri ITKPDN, Targetkan Pengundangan Sebelum 1 Oktober 2026

    Kemendagri Akselerasi Penyusunan Permendagri ITKPDN, Targetkan Pengundangan Sebelum 1 Oktober 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA, 30 Juli 2026 — Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Rapat Percepatan Pembentukan Rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Rpermendagri) tentang Indeks Tata Kelola Pemerintahan Dalam Negeri (ITKPDN) di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta, pada Kamis (30/7/2026). Pertemuan strategis ini dilaksanakan guna menyepakati format regulasi, opsi keterkaitan antar-indeks penyusun, serta merumuskan […]

  • Negara Produsen Energi yang Berpotensi Diuntungkan Saat Krisis Minyak

    Negara Produsen Energi yang Berpotensi Diuntungkan Saat Krisis Minyak

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Krisis minyak global sering kali terjadi akibat konflik geopolitik, gangguan pasokan, atau ketegangan di jalur distribusi energi seperti Selat Hormuz. Ketika pasokan minyak terganggu, harga minyak dunia cenderung naik secara signifikan. Bagi negara importir, kondisi ini menjadi tantangan karena meningkatkan biaya energi dan inflasi. Namun, bagi negara produsen energi, krisis minyak justru dapat menjadi peluang […]

  • Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

    Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat. Kegagalan kedua negara dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata menjadi pemicu utama meningkatnya kekhawatiran pasar, terutama terkait stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia. Meskipun pada akhir pekan lalu […]

  • Jurusan Kuliah Ini Bantu Kamu Memahami Artificial Intelligence

    Jurusan Kuliah Ini Bantu Kamu Memahami Artificial Intelligence

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi membuat Artificial Intelligence menjadi salah satu bidang paling menjanjikan saat ini. Dari chatbot, sistem rekomendasi, hingga analisis data besar, Artificial Intelligence telah mengubah cara manusia bekerja dan berinteraksi. Sobat Unggul, jika kamu ingin benar-benar memahami bagaimana Artificial Intelligence bekerja. Salah satu pilihan terbaik adalah Program Studi Teknik Informatika dengan konsentrasi atau peminatan pada […]

  • OJK Perketat Konten Kripto, Influencer Bisa Kena Denda Rp15 Miliar

    OJK Perketat Konten Kripto, Influencer Bisa Kena Denda Rp15 Miliar

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Juni 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan. Aturan ini mengatur pihak selain Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang menyampaikan informasi terkait sektor jasa keuangan, termasuk melalui kegiatan edukasi, pemasaran, maupun pemberian rekomendasi kepada masyarakat. Aturan Baru bagi influencer […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MEDAN — Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional 2 membuka akses edukasi lapangan di Kebun Adolina bagi 126 pekebun sawit asal Kabupaten Simalungun yang mengikuti Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMP) 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan teknis budidaya kelapa sawit yang digelar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS)–PT […]

expand_less