Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang
menyampaikan penjelasan resmi terkait adanya temuan material cairan pada
saluran drainase di area belakang Depo Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis di lapangan,
material cairan tersebut dipastikan merupakan residu bahan bakar minyak (BBM)
yang sebelumnya mengendap di area jalur kereta api. Residu tersebut kemudian
terbawa oleh aliran air menuju saluran drainase akibat meningkatnya debit air
yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di
wilayah Kota Bandar Lampung.

KAI menegaskan bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh adanya kebocoran
aktif, tumpahan baru, maupun gangguan pada fasilitas operasional di lingkungan
depo. Seluruh sarana dan prasarana, termasuk sistem penyimpanan dan distribusi
BBM, berada dalam kondisi aman, terkendali, serta berfungsi sebagaimana
mestinya.

Sebagai bentuk respons cepat, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melakukan
langkah-langkah penanganan, antara lain pembersihan area terdampak, normalisasi
saluran drainase, serta pengangkatan sisa material yang terbawa aliran air.
Selain itu, dilakukan pula penyisiran di sepanjang jalur untuk memastikan tidak
terdapat endapan serupa yang berpotensi terbawa saat curah hujan tinggi.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga memperkuat langkah mitigasi dengan
meningkatkan frekuensi inspeksi, khususnya pada titik-titik rawan genangan dan
area dengan potensi akumulasi residu. Koordinasi dengan pihak terkait turut
dilakukan guna memastikan pengelolaan lingkungan tetap sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.

Dari sisi operasional, KAI Divre IV Tanjungkarang memastikan bahwa kejadian
ini tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan tetap
berjalan normal, aman, dan tepat waktu.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari,
menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan secara menyeluruh dan
memastikan kondisi tetap terkendali.
“Kami memastikan bahwa material cairan yang terlihat tersebut merupakan residu
lama yang terbawa aliran air hujan dengan debit tinggi, bukan berasal dari
kebocoran baru. KAI telah melakukan penanganan cepat dan memastikan tidak ada
gangguan terhadap operasional maupun aspek keselamatan,” jelas Zaki.

Lebih lanjut, Zaki menambahkan bahwa KAI
Divre IV Tanjungkarang terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalur dan
lingkungan sekitar, khususnya pada musim hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dan kelestarian
lingkungan. Pemantauan dilakukan secara berkala agar potensi serupa dapat
diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

KAI Divre IV Tanjungkarang memahami pentingnya transparansi informasi kepada
masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak
terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat temuan di
lapangan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat agar
dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus
berupaya menjaga keseimbangan antara operasional transportasi yang andal dengan
tanggung jawab terhadap lingkungan, termasuk melalui pengelolaan limbah dan
pengawasan berkala di seluruh area kerja.

KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan
pemantauan secara intensif, terutama selama periode cuaca ekstrem, guna
memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Integrasi BIM dan Point Cloud untuk Verifikasi As-Built di Proyek Konstruksi

    Integrasi BIM dan Point Cloud untuk Verifikasi As-Built di Proyek Konstruksi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Verifikasi kondisi aktual site terhadap desain BIM membutuhkan data lapangan yang akurat. Deviasi antara gambar final dan kondisi nyata yang baru terdeteksi di tahap akhir proyek jauh lebih mahal untuk diperbaiki. SHARE SLAM S100 adalah handheld LiDAR scanner untuk merekam kondisi site secara menyeluruh sesuai jalur yang direncanakan. Bentuknya yang ringkas memudahkan operator bergerak di […]

  • Donor Darah Bali: Rayakan HUT ke-13, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Targetkan 30 Kantong Darah untuk Selamatkan Nyawa

    Donor Darah Bali: Rayakan HUT ke-13, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Targetkan 30 Kantong Darah untuk Selamatkan Nyawa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Memperingati ulang tahun ke-13, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “Donate Blood, Save Lives”, sebuah kegiatan donor darah yang menargetkan pengumpulan 20 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Bali.   Kegiatan ini berlangsung pada 24 April 2026, pukul 09.00 – 12.00 WITA, di Mahogany Meeting Room, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta, dan terbuka […]

  • Aset Profesional Paling Krusial yang Sering Terlupakan Play Button photo_camera 9

    Aset Profesional Paling Krusial yang Sering Terlupakan

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Manado, reputasiplus.com – Di arena profesional yang kompetitif, kita sibuk membangun portofolio, memperbarui CV, dan mengasah keahlian. Namun, ada satu aset yang bekerja 24/7, baik saat kita hadir maupun tidak, yang seringkali terlupakan: Reputasi. Ini adalah CV tak terlihat yang menentukan apakah pintu peluang akan terbuka atau tertutup rapat bahkan sebelum kita sempat memperkenalkan diri. […]

  • Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026

    Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mempertahankan capaian zero accident pada Januari-Februari 2026, dengan tidak ada kasus LTI, Near Miss, FAC, MTC, maupun FAT, serta produktivitas kerja yang stabil. LRT Jabodebek kembali mencatatkan zero accident di lingkungan kantor pada Januari–Februari 2026, melanjutkan capaian serupa pada tahun 2025. Konsistensi ini terjadi di tengah tingginya aktivitas kerja yang mencapai 205.648 jam […]

  • Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai

    Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui PT KPBN melaksanakan kegiatan stock opname (STO) CPO di Tangki Timbun KPBN Unit Dumai sebagai bagian dari Stock Opname Akhir Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian antara data administrasi atau pencatatan buku dengan kondisi fisik stok CPO yang tersimpan di tangki timbun. Pelaksanaan stock opname […]

  • Follow Up Sering Terlewat? Pakai AI Agent Barantum Solusinya

    Follow Up Sering Terlewat? Pakai AI Agent Barantum Solusinya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak Lead Masuk, Tapi Follow Up Justru Terlewat Pernah merasa sudah mengeluarkan banyak biaya untuk iklan, tapi closing tidak sebanding dengan jumlah […]

expand_less