Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor penting pada perdagangan pekan depan, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik hingga arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam kondisi ketidakpastian global yang masih tinggi, logam mulia tetap menjadi salah satu instrumen yang banyak dicari investor sebagai aset lindung nilai. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren pergerakan emas dalam jangka pendek masih menunjukkan kecenderungan bullish, meskipun pasar sempat mengalami koreksi setelah reli yang cukup kuat.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, mengungkapkan bahwa dari sisi teknikal pada timeframe H4, harga emas sebelumnya sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mendekati level $5.400 per troy ounce. Penguatan tersebut dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran di pasar keuangan global dan mendorong investor untuk mengalihkan sebagian asetnya ke instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas.

Permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven biasanya meningkat ketika ketidakpastian global meningkat. Kondisi ini juga terlihat dari meningkatnya minat investor terhadap logam mulia dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan geopolitik membuat pasar cenderung berada dalam mode risk-off, di mana pelaku pasar lebih berhati-hati dalam mengambil risiko dan memilih aset yang memiliki stabilitas nilai lebih baik dibandingkan instrumen berisiko tinggi.

Meski sempat mencatatkan penguatan tajam, harga emas tidak sepenuhnya terlepas dari tekanan. Setelah mencapai level tinggi, harga sempat mengalami koreksi sekitar lima persen. Penurunan tersebut dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terjadi dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Ketika dolar menguat, harga emas biasanya cenderung mengalami tekanan karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar sehingga menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Selain penguatan dolar, perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve juga turut memengaruhi pergerakan emas. Harapan bahwa suku bunga dapat bertahan pada level tinggi dalam jangka waktu lebih lama membuat sebagian investor kembali mempertimbangkan instrumen investasi berbunga seperti obligasi. Kondisi ini sering kali menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Di sisi lain, faktor fundamental yang mendukung harga emas masih cukup kuat. Lonjakan harga energi global akibat konflik geopolitik memunculkan kekhawatiran baru terhadap potensi inflasi yang lebih tinggi di berbagai negara. Dalam situasi inflasi yang meningkat, emas sering dipandang sebagai salah satu instrumen yang mampu menjaga nilai kekayaan. Oleh karena itu, minat investor terhadap emas biasanya meningkat ketika risiko inflasi global mulai meningkat.

Melihat kondisi tersebut, Dupoin Futures menilai peluang penguatan emas masih terbuka pada perdagangan pekan depan. Selama tren bullish tetap terjaga dan harga mampu bertahan di atas area support utama, maka potensi kenaikan masih cukup besar. Andy Nugraha memproyeksikan bahwa jika tekanan beli tetap kuat, harga emas berpeluang kembali bergerak naik dan menguji area resistance penting di sekitar level $5.400 per troy ounce pada pekan depan.

Meski demikian, pelaku pasar juga diimbau untuk tetap memperhatikan kemungkinan perubahan arah pergerakan harga. Jika tekanan jual meningkat dan harga emas menembus level kunci di sekitar $4.630, maka potensi koreksi yang lebih dalam dapat terjadi. Dalam skenario tersebut, harga emas diperkirakan berpotensi melemah menuju area support berikutnya di sekitar level $4.415.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan pasar, mulai dari dinamika geopolitik hingga kebijakan moneter global, volatilitas harga emas diperkirakan masih akan cukup tinggi dalam waktu dekat. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan kondisi ekonomi global, arah pergerakan dolar AS, serta kebijakan Federal Reserve yang dapat menjadi penentu utama arah harga emas pada perdagangan pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Cerdas Memilih Pipa Sesuai Kebutuhan Rumah dan Proyek Industri

    Tips Cerdas Memilih Pipa Sesuai Kebutuhan Rumah dan Proyek Industri

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Memilih pipa yang tepat sangat penting untuk menjaga keamanan, efisiensi, dan daya tahan instalasi rumah maupun proyek industri, karena setiap jenis pipa seperti galvanis, hitam, seamless, hingga stainless steel 201 dan 304 memiliki fungsi, ketahanan, serta kegunaan yang berbeda sesuai tekanan dan lingkungan pemakaian; oleh karena itu, pemilihan harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem, ukuran, ketebalan, […]

  • MoraRepublic Dukung Konektivitas Indofest 2026, Festival Outdoor Terbesar di Asia Tenggara

    MoraRepublic Dukung Konektivitas Indofest 2026, Festival Outdoor Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Ribuan pencinta aktivitas outdoor, petualangan, dan gaya hidup alam terbuka kembali berkumpul dalam Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2026 yang digelar pada 4–7 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Dalam penyelenggaraan tahun ini, MoraRepublic melalui merek komersialnya, Oxygen.id, hadir sebagai Official Internet Partner untuk mendukung kebutuhan konektivitas selama acara berlangsung. Sebagai festival outdoor […]

  • Mobilitas Ramadan Meningkat, LRT Jabodebek Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa Saat Perjalanan

    Mobilitas Ramadan Meningkat, LRT Jabodebek Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa Saat Perjalanan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk berbuka puasa di kereta dan stasiun. Mobilitas masyarakat selama bulan Ramadan terus menunjukkan peningkatan. LRT Jabodebek mencatat jumlah pengguna harian mencapai lebih dari 120 ribu penumpang, mencerminkan tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi publik untuk beraktivitas selama bulan suci. Seiring dengan […]

  • Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Palembang, 11 Februari 2026 – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026 mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang untuk melakukan penyesuaian kapasitas layanan dengan menambah satu rangkaian kereta kelas eksekutif pada KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) yang berlaku pada 13 hingga 17 Februari 2026. […]

  • Ramadan Serenade di K Mall Penuh Hiburan dan Kebersamaan

    Ramadan Serenade di K Mall Penuh Hiburan dan Kebersamaan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    K Mall at Menara Jakarta menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Ramadan Serenade”, sebuah selebrasi Ramadan yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni, hiburan, dan aktivitas menarik untuk dinikmati bersama keluarga sepanjang bulan suci. Ramadan selalu menjadi waktu yang istimewa untuk memperlambat langkah, menikmati kebersamaan, dan menciptakan momen berharga bersama orang-orang terdekat. Tahun ini, K Mall at Menara […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jawa Barat

    Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), resmi menginisiasi penyiapan lahan strategis untuk budidaya bawang putih di Jawa Barat sebagai langkah konkret mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Inisiatif ini dimulai di Perkebunan Teh Gedeh, Cianjur, sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman guna […]

expand_less