Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Beberapa tahun lalu, sukses sering identik dengan hidup serba cepat. Karier harus terus naik, penghasilan harus semakin besar, dan gaya hidup ikut meningkat. Namun belakangan, banyak anak muda mulai punya definisi berbeda soal kehidupan ideal.

Muncul tren yang semakin sering dibicarakan: slow living. Di media sosial, istilah ini sering muncul lewat konten tentang hidup lebih tenang, mengurangi distraksi, bekerja lebih seimbang, sampai pindah ke kota yang biaya hidupnya lebih rendah. 

Bagi sebagian orang, slow living bukan lagi sekadar estetika internet atau gaya hidup ala video Pinterest. Ada perubahan cara pandang soal uang, pekerjaan, dan kualitas hidup.

Apalagi setelah pandemi dan kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai mempertanyakan pola hidup yang terlalu cepat dan melelahkan.

Slow Living Bukan Berarti Malas Bekerja

Slow living sering disalahartikan sebagai hidup santai tanpa ambisi. Padahal, banyak orang justru tetap bekerja, mengejar karier, dan membangun penghasilan. Bedanya, mereka mulai lebih selektif menentukan prioritas.

Sebagian orang mulai memilih:

– Pekerjaan yang lebih fleksibel

– Work life balance

– Waktu istirahat yang cukup

– Pengeluaran yang lebih sadar

– Target hidup yang terasa realistis

Karena itu, tujuan finansial sekarang mulai bergeser. Dulu banyak orang fokus mengejar barang atau status tertentu. Sekarang, banyak yang mulai mengejar “ketenangan”.

Biaya Hidup yang Naik Ikut Mengubah Cara Orang Melihat Uang

Kenaikan biaya hidup dalam beberapa tahun terakhir ikut memengaruhi cara orang mengatur keuangan. Harga makanan, transportasi, hiburan, hingga biaya tempat tinggal terasa semakin mahal.

Di sisi lain, media sosial juga membuat gaya hidup konsumtif semakin mudah memengaruhi banyak orang. Tren nongkrong, traveling, belanja online, sampai fear of missing out atau FOMO sering membuat pengeluaran terasa bocor tanpa sadar.

Karena itu, sebagian orang mulai mencoba hidup lebih sederhana supaya kondisi finansial terasa lebih stabil.

Contohnya:

– Mengurangi nongkrong berlebihan

– Memasak sendiri

– Pindah ke tempat tinggal yang lebih terjangkau

– Membatasi belanja impulsif

– Mulai menyusun anggaran bulanan

– Langkah seperti ini mulai dianggap bagian dari self care finansial.

Anak Muda Mulai Memikirkan Dana Darurat dan Masa Depan

Kalau dulu banyak orang baru memikirkan tabungan setelah usia lebih matang, sekarang kesadaran finansial mulai muncul lebih cepat.

Banyak pekerja muda mulai:

– Memisahkan dana darurat

– Membangun tabungan

– Mempelajari investasi

– Mencari penghasilan tambahan

Tujuannya bukan semata-mata cepat kaya. Banyak yang ingin punya rasa aman ketika menghadapi kondisi tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan keluarga.

Karena itu, pengelolaan uang mulai dipandang sebagai bagian dari menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Slow Living Membuat Orang Lebih Sadar Mengatur Pengeluaran

Salah satu hal yang cukup terasa dari tren slow living adalah perubahan pola konsumsi.

Banyak orang mulai lebih sadar sebelum membeli sesuatu.

Pertanyaan yang mulai sering muncul:

– “Aku benar-benar butuh ini gak?”

– “Kalau beli sekarang, kondisi keuangan bulan depan aman gak?”

– “Barang ini bakal dipakai lama atau cuma impulsif?”

Kesadaran seperti ini perlahan mengubah kebiasaan belanja dan membantu sebagian orang menjaga pengeluaran tetap lebih terkontrol.

Di saat yang sama, konsep “healing mahal” juga mulai banyak dipertanyakan. Tidak semua bentuk self reward harus selalu menghabiskan banyak uang.

Investasi Mulai Dipandang sebagai Bagian dari Gaya Hidup Finansial

Seiring meningkatnya kesadaran finansial, investasi juga mulai lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda.

Jika dulu investasi terasa rumit dan identik dengan nominal besar, sekarang aksesnya mulai lebih mudah lewat aplikasi digital.

Sebagian orang mulai mencoba instrumen seperti:

– Reksa dana

– Emas digital

– Deposito

– Tabungan terpisah

Pilihan instrumen biasanya disesuaikan dengan:

– Profil risiko

– Tujuan keuangan

– Kondisi finansial masing-masing

Karena itu, investasi mulai dipandang bukan sebagai tren sesaat, tetapi bagian dari perencanaan hidup yang lebih stabil. 

Menyiapkan Masa Depan Pelan-Pelan dengan Reksa Dana di neobank

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai sadar bahwa hidup tidak harus selalu terburu-buru.

Sebagian memilih tetap mengejar karier agresif. Sebagian lain mulai mencoba hidup lebih pelan dengan pengelolaan uang yang terasa lebih sehat.

Tidak ada pendekatan yang sepenuhnya benar atau salah. Namun yang mulai berubah adalah cara orang mendefinisikan “cukup”.

Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses berbagai layanan finansial digital, termasuk fitur investasi reksa dana online. Namun, nilai investasi dan hasilnya dapat meningkat maupun menurun sesuai kondisi pasar

Reksa dana di neobank menyediakan pilihan produk reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Semuanya dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial pengguna. Namun, penting dipahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki risiko dan hasil investasi dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta memahami profil risiko sebelum menggunakan produk investasi.

*** 

Jika ingin mempelajari produk Reksa Dana, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Reksa Dana atau https://s.id/igneoreksadana.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

    Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA – MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan proyek-proyek strategis hilirisasi di seluruh Anggota Grup. Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa MIND ID konsisten meningkatkan perannya sebagai pengelola sumber daya alam mineral dan batu bara, sekaligus menjalankan agenda hilirisasi yang selaras dengan mandat […]

  • Harga Emas Diprediksi Lanjut Melemah, Dupoin Futures Soroti Sinyal Bearish Kian Kuat

    Harga Emas Diprediksi Lanjut Melemah, Dupoin Futures Soroti Sinyal Bearish Kian Kuat

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa, 7 April 2026 diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring menguatnya sinyal pelemahan baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren bearish pada XAU/USD semakin terlihat jelas, khususnya pada timeframe H4, setelah harga gagal mempertahankan posisi di area resistance penting. Dalam […]

  • KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

    KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KAI Logistik menetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik dari sisi keuangan maupun volume angkutan. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik peningkatan kapasitas bisnis perusahaan seiring penguatan peran KAI Logistik dalam mendukung rantai pasok nasional. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan pendapatan sebesar […]

  • Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

    Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (27/4) diperkirakan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat tertekan pada awal sesi. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan harga emas saat ini mulai mengarah pada potensi kenaikan, meskipun sebelumnya sempat mengalami penurunan yang cukup tajam. Pada awal perdagangan pagi, harga emas dibuka dengan kondisi gap […]

  • Dukung Stimulus Pemerintah, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan Diskon 30 Persen Tiket KA Komersial dan KA Tambahan Angkutan Lebaran 2026

    Dukung Stimulus Pemerintah, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan Diskon 30 Persen Tiket KA Komersial dan KA Tambahan Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mendukung penuh kebijakan stimulus ekonomi Pemerintah berupa diskon tarif transportasi sebesar 30 persen KA kelas ekonomi komersial pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, mendorong mobilitas yang aman dan tertib, serta mendukung kelancaran […]

  • Satu Kepedulian, Sejuta Harapan: Safari Ramadhan MIND ID Jangkau Lebih Dari 32.000 Anak

    Satu Kepedulian, Sejuta Harapan: Safari Ramadhan MIND ID Jangkau Lebih Dari 32.000 Anak

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama seluruh Anggota Grup melaksanakan Program Safari Ramadhan 2026 di seluruh wilayah operasional Grup MIND ID. Hal ini sebagai wujud dari nilai tambah hilirisasi kembali ke masyarakat, khususnya anak yatim piatu, anak penyandang cacat, anak pejuang kanker dan kelompok-kelompok rentan yag menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia. […]

expand_less