Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar

Beberapa tahun lalu, sukses sering identik dengan hidup serba cepat. Karier harus terus naik, penghasilan harus semakin besar, dan gaya hidup ikut meningkat. Namun belakangan, banyak anak muda mulai punya definisi berbeda soal kehidupan ideal.

Muncul tren yang semakin sering dibicarakan: slow living. Di media sosial, istilah ini sering muncul lewat konten tentang hidup lebih tenang, mengurangi distraksi, bekerja lebih seimbang, sampai pindah ke kota yang biaya hidupnya lebih rendah. 

Bagi sebagian orang, slow living bukan lagi sekadar estetika internet atau gaya hidup ala video Pinterest. Ada perubahan cara pandang soal uang, pekerjaan, dan kualitas hidup.

Apalagi setelah pandemi dan kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai mempertanyakan pola hidup yang terlalu cepat dan melelahkan.

Slow Living Bukan Berarti Malas Bekerja

Slow living sering disalahartikan sebagai hidup santai tanpa ambisi. Padahal, banyak orang justru tetap bekerja, mengejar karier, dan membangun penghasilan. Bedanya, mereka mulai lebih selektif menentukan prioritas.

Sebagian orang mulai memilih:

– Pekerjaan yang lebih fleksibel

– Work life balance

– Waktu istirahat yang cukup

– Pengeluaran yang lebih sadar

– Target hidup yang terasa realistis

Karena itu, tujuan finansial sekarang mulai bergeser. Dulu banyak orang fokus mengejar barang atau status tertentu. Sekarang, banyak yang mulai mengejar “ketenangan”.

Biaya Hidup yang Naik Ikut Mengubah Cara Orang Melihat Uang

Kenaikan biaya hidup dalam beberapa tahun terakhir ikut memengaruhi cara orang mengatur keuangan. Harga makanan, transportasi, hiburan, hingga biaya tempat tinggal terasa semakin mahal.

Di sisi lain, media sosial juga membuat gaya hidup konsumtif semakin mudah memengaruhi banyak orang. Tren nongkrong, traveling, belanja online, sampai fear of missing out atau FOMO sering membuat pengeluaran terasa bocor tanpa sadar.

Karena itu, sebagian orang mulai mencoba hidup lebih sederhana supaya kondisi finansial terasa lebih stabil.

Contohnya:

– Mengurangi nongkrong berlebihan

– Memasak sendiri

– Pindah ke tempat tinggal yang lebih terjangkau

– Membatasi belanja impulsif

– Mulai menyusun anggaran bulanan

– Langkah seperti ini mulai dianggap bagian dari self care finansial.

Anak Muda Mulai Memikirkan Dana Darurat dan Masa Depan

Kalau dulu banyak orang baru memikirkan tabungan setelah usia lebih matang, sekarang kesadaran finansial mulai muncul lebih cepat.

Banyak pekerja muda mulai:

– Memisahkan dana darurat

– Membangun tabungan

– Mempelajari investasi

– Mencari penghasilan tambahan

Tujuannya bukan semata-mata cepat kaya. Banyak yang ingin punya rasa aman ketika menghadapi kondisi tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan keluarga.

Karena itu, pengelolaan uang mulai dipandang sebagai bagian dari menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Slow Living Membuat Orang Lebih Sadar Mengatur Pengeluaran

Salah satu hal yang cukup terasa dari tren slow living adalah perubahan pola konsumsi.

Banyak orang mulai lebih sadar sebelum membeli sesuatu.

Pertanyaan yang mulai sering muncul:

– “Aku benar-benar butuh ini gak?”

– “Kalau beli sekarang, kondisi keuangan bulan depan aman gak?”

– “Barang ini bakal dipakai lama atau cuma impulsif?”

Kesadaran seperti ini perlahan mengubah kebiasaan belanja dan membantu sebagian orang menjaga pengeluaran tetap lebih terkontrol.

Di saat yang sama, konsep “healing mahal” juga mulai banyak dipertanyakan. Tidak semua bentuk self reward harus selalu menghabiskan banyak uang.

Investasi Mulai Dipandang sebagai Bagian dari Gaya Hidup Finansial

Seiring meningkatnya kesadaran finansial, investasi juga mulai lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda.

Jika dulu investasi terasa rumit dan identik dengan nominal besar, sekarang aksesnya mulai lebih mudah lewat aplikasi digital.

Sebagian orang mulai mencoba instrumen seperti:

– Reksa dana

– Emas digital

– Deposito

– Tabungan terpisah

Pilihan instrumen biasanya disesuaikan dengan:

– Profil risiko

– Tujuan keuangan

– Kondisi finansial masing-masing

Karena itu, investasi mulai dipandang bukan sebagai tren sesaat, tetapi bagian dari perencanaan hidup yang lebih stabil. 

Menyiapkan Masa Depan Pelan-Pelan dengan Reksa Dana di neobank

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, banyak orang mulai sadar bahwa hidup tidak harus selalu terburu-buru.

Sebagian memilih tetap mengejar karier agresif. Sebagian lain mulai mencoba hidup lebih pelan dengan pengelolaan uang yang terasa lebih sehat.

Tidak ada pendekatan yang sepenuhnya benar atau salah. Namun yang mulai berubah adalah cara orang mendefinisikan “cukup”.

Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses berbagai layanan finansial digital, termasuk fitur investasi reksa dana online. Namun, nilai investasi dan hasilnya dapat meningkat maupun menurun sesuai kondisi pasar

Reksa dana di neobank menyediakan pilihan produk reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Semuanya dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial pengguna. Namun, penting dipahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki risiko dan hasil investasi dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta memahami profil risiko sebelum menggunakan produk investasi.

*** 

Jika ingin mempelajari produk Reksa Dana, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Reksa Dana atau https://s.id/igneoreksadana.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilih Express atau Economy? Trik Tepat Waktu Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

    Pilih Express atau Economy? Trik Tepat Waktu Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sesuaikan budget dan urgensi Anda. Temukan panduan cerdas memilih layanan Express atau Economy saat kirim paket ke luar negeri agar tetap efisien dan aman. Dilema Klasik: Kecepatan Pengiriman vs Efisiensi Biaya Dalam dinamika dunia logistik internasional, waktu adalah uang. Saat Anda bersiap untuk kirim paket ke luar negeri, Anda umumnya akan dihadapkan pada dua pilihan […]

  • Dukung Implementasi PP Tunas No 17 Tahun 2025, MyRepublic Indonesia Gelar Seminar Literasi Digital bagi 900 Pelajar di Taruna Nusantara

    Dukung Implementasi PP Tunas No 17 Tahun 2025, MyRepublic Indonesia Gelar Seminar Literasi Digital bagi 900 Pelajar di Taruna Nusantara

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MyRepublic Indonesia menyelenggarakan seminar literasi digital bertajuk “Roketin Generasi Tunas Digital.” Magelang, 9 Maret 2026 — Dalam rangka mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Data Anak di Era Digital mengenai program Tunas Digital, MyRepublic Indonesia menyelenggarakan seminar literasi digital bertajuk “Roketin Generasi Tunas Digital.” Kegiatan ini menjadi bagian dari program Corporate […]

  • KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

    KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api melalui program upgrade prasarana perkeretaapian yang dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun 2025. Berbagai pekerjaan peningkatan infrastruktur dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari penggantian rel, bantalan, hingga wesel, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas lintasan […]

  • Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna

    Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Cirebon (21/03) – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur menjelang periode libur Idulfitri 1447H/2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci). Berdasarkan data lalu lintas kendaraan yang melewati Gerbang Tol Ciperna Barat dan Gerbang Tol Ciperna Timur, tercatat […]

  • Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

    Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Surabaya — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat sejarah dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori peserta disabilitas terbanyak dalam kegiatan yoga bersama. Rekor tersebut tercipta dalam peringatan Hari Yoga Internasional 2026 yang digelar di Lapangan Rektorat Unesa, Surabaya, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 3.000 peserta ini melibatkan 150 penyandang disabilitas yang turut […]

  • Pertumbuhan Bisnis Digital Kuartal II/2026 Bank Raya Menguat, Didukung oleh Produk Digital yang Inovatif

    Pertumbuhan Bisnis Digital Kuartal II/2026 Bank Raya Menguat, Didukung oleh Produk Digital yang Inovatif

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PT Bank Raya Indonesia Tbk (kode emiten: AGRO), kembali membukukan kinerja keuangan yang solid pada Kuartal II/2026 seiring dengan pertumbuhan bisnis digital yang semakin menguat. Pada Kuartal II/2026, Bank Raya berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,01 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis kredit digital yang mencerminkan pertumbuhan bisnis pembiayaan yang tetap terjaga. PT Bank […]

expand_less