Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mulai dari Stasiun Pasar Senen, KAI Daop 1 Jakarta Bangun Budaya Pilah Sampah Bersama Pelanggan

Mulai dari Stasiun Pasar Senen, KAI Daop 1 Jakarta Bangun Budaya Pilah Sampah Bersama Pelanggan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mulai menerapkan sistem pemilahan sampah di Stasiun Pasar Senen sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan stasiun yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, di area Stasiun Pasar Senen kini telah tersedia fasilitas tempat sampah terpilah yang dibedakan berdasarkan jenis sampah, mulai dari organik dan anorganik. Fasilitas tersebut disediakan agar pelanggan dapat langsung memilah sampah sejak awal saat membuang sampah di area stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan persoalan sampah tidak cukup hanya diselesaikan pada tahap pengangkutan, namun perlu dimulai dari perubahan kebiasaan masyarakat melalui pemilahan sejak dari sumbernya.

“Kalau sampah sudah dipilah sejak awal, proses pengelolaannya akan jauh lebih baik. Sampah yang masih bisa didaur ulang tidak tercampur dengan sampah lain dan volume sampah yang dibuang ke TPA juga bisa berkurang,” kata Franoto.

Ia menjelaskan, proses pengelolaan sampah di Stasiun Pasar Senen dimulai dari pemilahan oleh pelanggan melalui fasilitas tempat sampah terpilah yang telah tersedia di sejumlah titik pelayanan. Selanjutnya, sampah yang terkumpul dipisahkan kembali oleh petugas sesuai kategorinya sebelum masuk ke proses pengangkutan dan pengelolaan lanjutan.

Konsep tersebut sejalan dengan pengelolaan sampah bertanggung jawab yang menekankan pentingnya pemilahan sejak dari sumber sampah dihasilkan.

Franoto menilai kebiasaan memilah sampah masih menjadi tantangan di Indonesia. Dalam edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan, rendahnya tingkat pemilahan sampah menjadi salah satu penyebab tingginya volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Meski fasilitas tempat sampah terpilah telah tersedia, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sampah yang dibuang tidak sesuai dengan jenisnya. Karena itu, petugas kebersihan di Stasiun Pasar Senen masih melakukan proses sortir ulang di tempat penampungan sementara sebelum sampah dikelola lebih lanjut oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Rata-rata volume sampah yang dihasilkan di Stasiun Pasar Senen mencapai sekitar 420 kilogram per hari, terdiri dari sekitar 300 kilogram sampah organik dan 120 kilogram sampah nonorganik. Sampah organik tersebut selanjutnya diolah menjadi kompos dengan hasil sekitar 0,5 kilogram kompos padat yang dimanfaatkan kembali sebagai pupuk tanaman di area stasiun.

Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga menyediakan tempat sampah khusus botol plastik yang nantinya akan dikelola bersama Bank Sampah Pasar Senen untuk dimanfaatkan kembali menjadi pot pembibitan tanaman yang akan ditempatkan di area stasiun.

Melalui program tersebut, KAI Daop 1 Jakarta tidak hanya berupaya menjaga kebersihan lingkungan stasiun, namun juga mendorong terciptanya budaya peduli lingkungan bersama pelanggan dan masyarakat.

“Kami ingin budaya memilah sampah ini menjadi kebiasaan bersama. Mulainya dari hal sederhana, yakni membuang sampah sesuai jenisnya. Harapannya, kesadaran ini dapat tumbuh tidak hanya di stasiun, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah berkelanjutan di area stasiun sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Humas KAI Daop 1 Jakarta

Franoto Wibowo

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

    Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Kombinasi pasar digital yang besar, adopsi teknologi yang tinggi, dan dukungan regulasi menjadikan Indonesia sorotan baru bagi industri Web3 di regional. Di tengah pergeseran industri global dari fase eksperimen menuju implementasi nyata, Indonesia perlahan-lahan muncul sebagai salah satu pasar paling strategis bagi pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara. Selama bertahun-tahun, percakapan tentang blockchain dan Web3 lebih […]

  • Strategi Dasar Manajemen Modal untuk Trader Saham

    Strategi Dasar Manajemen Modal untuk Trader Saham

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Dalam trading saham, kemampuan membaca arah pasar saja tidak cukup untuk bertahan dalam jangka panjang. Banyak trader pemula mengalami kerugian bukan karena salah analisis, melainkan karena tidak memiliki manajemen modal yang baik. Manajemen modal berfungsi sebagai “pelindung” agar akun trading tetap stabil meskipun pasar bergerak tidak sesuai ekspektasi. Dengan manajemen modal yang tepat, trader dapat […]

  • KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Terima Kasih kepada Lebih Dari 872 Ribu Pengguna Jasa KA Pada Angkutan Lebaran 2026

    KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Terima Kasih kepada Lebih Dari 872 Ribu Pengguna Jasa KA Pada Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 3 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan ini menjadi bukti kuat bahwa kereta api tetap menjadi andalan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik maupun […]

  • Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

    Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, setiap aktivitas yang melibatkan penempatan modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan sering kali dianggap sama oleh masyarakat awam. Banyak orang mencampuradukkan istilah investasi dan spekulasi, padahal kedua konsep ini memiliki landasan filosofis, metodologi analisis, dan profil risiko yang sangat bertolak belakang. Memahami garis tegas yang memisahkan antara investor dan spekulan […]

  • Lovina untuk Slow Traveler: Hot Springs, Vihara, dan Alasan Orang Tidak Mau Buru-Buru Pulang

    Lovina untuk Slow Traveler: Hot Springs, Vihara, dan Alasan Orang Tidak Mau Buru-Buru Pulang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Inilah yang Lovina tawarkan di luar tur lumba-lumba, dan kenapa pelancong slow travel mulai menaruh perhatian pada bagian Bali ini. Tanya kebanyakan wisatawan yang pertama kali ke Lovina kenapa mereka datang, dan jawabannya biasanya lumba-lumba. Perjalanan perahu di pagi buta, air yang tenang, melihat lumba-lumba bergerak di teluk saat matahari terbit, itu adalah pengalaman yang […]

  • “Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

    “Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Tapi bagi banyak orang tua, artinya besar sekali. Tidak semua anak bangun pagi dengan semangat untuk berangkat ke sekolah. Ada yang harus dibujuk, ada yang merasa cemas, bahkan ada yang merasa tidak nyaman. Bagi mereka, sekolah hanya sekadar tempat belajar—bukan tempat yang terasa menyenangkan. Sekarang bayangkan kalau seorang anak berkata […]

expand_less