Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sentuhan Premium dalam Material Finishing Interior

Sentuhan Premium dalam Material Finishing Interior

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Dalam desain interior modern, detail kecil sering kali menjadi elemen yang paling menentukan karakter sebuah ruang. Tidak hanya soal tata letak furniture atau pemilihan warna dinding, material finishing juga memegang peranan penting dalam membangun suasana yang diinginkan. Permukaan pada dinding, kabinet, meja, hingga panel dekoratif bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari pengalaman visual dan sentuhan yang dirasakan setiap hari dan harus diperhatikan secara seksama pemilihannya.

Saat ini, tren interior bergerak ke arah desain yang lebih personal, hangat, dan berkelas. Banyak orang mulai mencari material yang tidak hanya terlihat indah, tetapi juga mampu menghadirkan kenyamanan serta nilai estetika yang bertahan lama. Inilah alasan mengapa pemilihan material finishing menjadi keputusan yang semakin penting dalam sebuah proyek interior.

Material finishing premium umumnya dipilih karena mampu menghadirkan kesan elegan tanpa terlihat berlebihan. Tekstur yang tepat dapat menciptakan kedalaman visual, sementara kualitas permukaan yang baik akan memberikan pengalaman sentuhan yang lebih menyenangkan. Ketika keduanya berpadu, sebuah ruang dapat terasa jauh lebih hidup dan berkarakter.

Selain tampilan, aspek fungsional juga menjadi perhatian utama. Dalam penggunaan sehari-hari, permukaan interior sering bersentuhan langsung dengan aktivitas penghuni—mulai dari pintu kabinet yang dibuka-tutup, meja kerja yang digunakan setiap hari, hingga panel dinding yang menjadi titik fokus ruangan. Karena itu, material yang ideal adalah material yang mampu menjaga tampilannya tetap prima, mudah dirawat, dan tetap relevan dalam jangka panjang.

Salah satu elemen yang kini banyak dicari dalam material finishing adalah kemampuan menjaga kebersihan permukaan. Pada interior modern, khususnya dengan dominasi warna netral atau gelap, bekas sidik jari sering kali menjadi masalah kecil yang cukup mengganggu estetika. Material dengan perlindungan permukaan yang baik tentu memberikan nilai tambah karena membantu menjaga tampilan ruang tetap rapi dan elegan lebih lama.

 

Di sisi lain, tren desain juga menunjukkan meningkatnya minat terhadap material yang menghadirkan nuansa alami. Motif kayu, batu, atau tekstur organik lainnya tetap menjadi favorit karena mampu menciptakan suasana hangat dan timeless. Namun, kini kebutuhan tidak berhenti pada tampilan visual saja. Banyak desainer dan pemilik ruang mulai menginginkan pengalaman yang lebih autentik—ketika tekstur yang disentuh benar-benar terasa selaras dengan motif yang dilihat.

“Pengguna sering kali dihadapkan pada pilihan yang mengharuskan untuk memilih keunggulan produk, entah itu keunggulan visual dan estetika, rasa premium dalam sentuhan maupun pertimbangan harga produk itu sendiri. Sulit mendapatkan yang seimbang antara ketiganya.” Ujar Kevin Octavius, Sales and Marketing Manager AICA Indonesia.

Inovasi seperti inilah yang harus mengubah cara kita memandang material finishing. Bukan lagi sekadar lapisan pelindung atau elemen dekoratif, tetapi bagian penting dari pengalaman ruang secara menyeluruh. Material yang baik mampu menghadirkan keseimbangan antara estetika, kenyamanan, dan fungsi, sehingga setiap detail terasa lebih bermakna.

Pada akhirnya, memilih material finishing premium adalah tentang menciptakan ruang yang dapat dinikmati dalam jangka panjang—ruang yang tidak hanya indah hari ini, tetapi tetap relevan dan nyaman bertahun-tahun ke depan.

“Dunia desain interior terus bergerak, seiring dengan itu produk-produk finishing pendukungnya pun terus menghadirkan inovasi. AICA menghadirkan inovasi terbaru untuk memperkaya pengalaman visual dan sentuhan dalam finishing interior anda melalui HPL Celsus LUX.” Tutup Kevin.

Bagi Anda yang sedang mencari material finishing interior dengan sentuhan premium, inovasi seperti AICA Celsus LUX dari AICA Indonesia dapat menjadi salah satu pilihan menarik. Dengan teknologi anti-fingerprint untuk menjaga permukaan tetap bersih serta synchronize pattern yang menghadirkan tekstur selaras dengan motifnya, material ini dirancang untuk memberikan pengalaman interior yang lebih elegan, autentik, dan modern.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BELIEVE FITNESS LUNCURKAN ‘SIGNATURE CLASSES’: HANCURKAN TREN LATIHAN ACAK DENGAN PROTOKOL PERFORMA STANDAR GLOBAL

    BELIEVE FITNESS LUNCURKAN ‘SIGNATURE CLASSES’: HANCURKAN TREN LATIHAN ACAK DENGAN PROTOKOL PERFORMA STANDAR GLOBAL

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tinggalkan rutinitas gym acak. Believe Fitness hadirkan kelas fitness premium di Alam Sutera dengan program standar internasional & persiapan Hyrox elit. TANGERANG, 25 Februari 2026 – Industri boutique fitness saat ini terjebak dalam ilusi “sekadar berkeringat.” Terlalu banyak kelas kebugaran yang hanya menawarkan rutinitas kardio acak yang menguras tenaga, namun sama sekali tidak memiliki struktur […]

  • BRI Finance Hadirkan Solusi Kepemilikan Mobil Lebih Mudah di “BRI Goes to Office”

    BRI Finance Hadirkan Solusi Kepemilikan Mobil Lebih Mudah di “BRI Goes to Office”

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 April 2026 – Dalam upaya memperluas akses pembiayaan kendaraan yang mudah, cepat, dan kompetitif, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali berpartisipasi dalam gelaran “BRI Goes to Office”, program pameran otomotif yang diinisiasi oleh Divisi Consumer Loan BRI. Kegiatan yang berlangsung pada 6–10 April 2026 di Branch Office BRI ini menjadi bagian dari […]

  • Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi

    Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 24 Maret 2026 – Memasuki dua hari pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, yakni pada Senin (23/3) dan Selasa (24/3), volume pengguna jasa kereta api di wilayah Daop 2 Bandung masih terpantau tinggi. Arus pergerakan penumpang baik yang berangkat maupun datang menunjukkan angka yang signifikan, mencerminkan masih berlangsungnya arus mudik dan […]

  • Kompak dan Anggun, Frontliner BRI Branch Office Jatinegara Kenakan Pakaian Nasional di Hari Kartini

    Kompak dan Anggun, Frontliner BRI Branch Office Jatinegara Kenakan Pakaian Nasional di Hari Kartini

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Jatinegara tampil kompak dan anggun dengan mengenakan pakaian nasional saat melayani nasabah. Nuansa tradisional yang menghiasi area layanan menciptakan suasana yang hangat sekaligus penuh makna. Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, menampilkan keindahan serta keberagaman budaya nusantara. Kekompakan dalam […]

  • Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

    Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menormalkan operasional perjalanan kereta api pascagenangan air yang terjadi di Stasiun Pekalongan pada periode 16–21 Januari 2026. Per Kamis, 22 Januari 2026, seluruh perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta telah kembali beroperasi normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Manager Humas […]

  • Hal yang Mendorong Keputusan Belanja, Apa Saja?

    Hal yang Mendorong Keputusan Belanja, Apa Saja?

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Banyak orang menganggap keputusan belanja terjadi karena adanya kebutuhan. Namun dalam praktiknya, keputusan membeli suatu produk sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang bersifat emosional maupun sosial. Tidak jarang seseorang membeli barang yang sebelumnya tidak ada dalam daftar kebutuhan hanya karena merasa tertarik, penasaran, atau khawatir kehabisan kesempatan. Kondisi ini semakin mudah terjadi di […]

expand_less