Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

Mengapa Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling Sering Membengkak?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Banyak orang sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum traveling, mulai dari tiket transportasi, penginapan, hingga itinerary perjalanan. Namun ketika liburan selesai, tidak sedikit yang terkejut melihat total pengeluaran yang ternyata jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Menariknya, salah satu penyebab yang paling sering membuat anggaran membengkak justru bukan tiket atau hotel, melainkan biaya makan dan jajan selama perjalanan.

Meski terlihat sebagai pengeluaran kecil yang terjadi berulang kali, biaya konsumsi saat traveling dapat menyumbang porsi yang cukup besar dalam total anggaran liburan.

Liburan Membuat Orang Lebih Santai dalam Mengeluarkan Uang

Saat berada di rumah, banyak orang memiliki kebiasaan dan rutinitas yang membantu mengontrol pengeluaran sehari-hari. Namun ketika traveling, pola tersebut sering berubah.

Suasana liburan membuat sebagian orang lebih permisif terhadap pengeluaran. Mencoba kuliner lokal, nongkrong di kafe yang sedang viral, membeli camilan khas daerah, atau sekadar menikmati kopi di tempat wisata sering dianggap sebagai bagian dari pengalaman perjalanan.

Karena dilakukan beberapa kali dalam sehari, total pengeluaran yang awalnya terlihat kecil dapat bertambah dengan cepat.

Ingin Mencoba Semua Kuliner yang Menarik

Salah satu daya tarik traveling adalah kesempatan mencicipi makanan yang mungkin tidak tersedia di kota asal.

Mulai dari sarapan khas daerah, makan siang di restoran populer, jajanan kaki lima, dessert viral, hingga kopi sore hari sering masuk dalam daftar aktivitas wisata.

Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Namun ketika setiap destinasi kuliner dianggap wajib dicoba, anggaran makan bisa meningkat jauh di atas perkiraan awal.

Dalam beberapa kasus, biaya makan saat liburan bahkan bisa mendekati atau melebihi biaya penginapan per hari.

Pengeluaran Kecil yang Terjadi Berulang

Banyak orang fokus menghitung biaya besar sebelum berangkat, tetapi kurang memperhatikan pengeluaran kecil yang terjadi sepanjang perjalanan.

Sebagai contoh:

– Air minum beberapa kali sehari

– Kopi atau minuman dingin

– Camilan selama perjalanan

– Dessert atau makanan penutup

– Oleh-oleh makanan

– Biaya layanan atau pajak restoran

Jika dijumlahkan selama beberapa hari, nominalnya bisa menjadi cukup besar.

Karena itu, pengeluaran konsumsi sering terasa lebih banyak dibanding yang diperkirakan sebelum berangkat.

Efek FOMO Saat Traveling

Media sosial juga ikut memengaruhi pola konsumsi saat liburan. Banyak wisatawan merasa ingin mencoba tempat makan yang sedang ramai dibicarakan atau kuliner yang viral di suatu daerah.

Fenomena ini membuat keputusan pembelian sering dilakukan secara spontan tanpa mempertimbangkan anggaran yang sudah disiapkan sebelumnya.

Akibatnya, dana yang awalnya diperuntukkan untuk kebutuhan lain bisa ikut terpakai untuk aktivitas konsumtif selama perjalanan.

Menyiapkan Dana Makan Khusus Bisa Membantu

Salah satu cara yang cukup sering dilakukan untuk mengelola pengeluaran saat traveling adalah memisahkan anggaran berdasarkan kategori.

Misalnya:

– Dana transportasi

– Dana penginapan

– Dana makan dan kuliner

– Dana oleh-oleh

– Dana darurat

Dengan cara ini, wisatawan dapat lebih mudah memantau pengeluaran selama perjalanan dan mengurangi risiko menggunakan seluruh dana liburan dalam waktu singkat.

Liburan Lebih Nyaman dengan Persiapan Keuangan yang Baik

Traveling bukan hanya soal menentukan destinasi, tetapi juga mempersiapkan kebutuhan finansial sejak jauh hari. Dengan menabung secara bertahap, biaya liburan dapat terasa lebih ringan dibanding harus menyiapkan seluruh dana sekaligus menjelang keberangkatan.

Saat ini, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan tabungan digital untuk membantu memisahkan dana berdasarkan tujuan keuangan tertentu, termasuk dana liburan dan dana kuliner selama perjalanan.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan Tabungan NOW sebagai salah satu pilihan tabungan online untuk membantu mengelola dan menyimpan dana sesuai kebutuhan.

Dengan pengelolaan melalui aplikasi, pengguna dapat memantau saldo dan aktivitas rekening secara lebih praktis saat mempersiapkan berbagai rencana keuangan, termasuk kebutuhan traveling.

***

Fitur, biaya, bunga, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank.

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenaikan Suku Bunga dan Geopolitik: Mengapa Indeks Global Menjadi Pilihan Trader Saat Ini

    Kenaikan Suku Bunga dan Geopolitik: Mengapa Indeks Global Menjadi Pilihan Trader Saat Ini

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Dinamika pasar keuangan internasional pada pertengahan tahun ini terus bergerak dalam ritme yang sangat menantang bagi para pelaku pasar di seluruh dunia. Kombinasi antara penyesuaian kebijakan moneter oleh bank-bank sentral utama terkait tingkat suku bunga acuan dan pergeseran peta geopolitik global telah menciptakan lanskap ekonomi baru yang penuh dengan kejutan. Di tengah situasi yang fluktuatif […]

  • Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

    Tips Memilih Kandungan Shampo Kucing Untuk Kesehatan Bulu

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sebagai pemilik kucing, tentu kita ingin memastikan bahwa kucing kesayangan kita memiliki bulu yang sehat dan terawat. Namun, memilih shampo bulu kucing yang tepat ternyata bisa menjadi tugas yang cukup membingungkan. Banyak pemilik kucing yang masih menggunakan shampo sembarangan, tanpa memperhatikan kandungannya, yang bisa berisiko merusak kesehatan bulu kucing. Yuk, simak tips memilih kandungan shampo […]

  • Posisi Tidur Kucing Ternyata Bisa Menunjukkan Kondisi dan Perasaannya

    Posisi Tidur Kucing Ternyata Bisa Menunjukkan Kondisi dan Perasaannya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kucing dikenal sebagai hewan yang gemar tidur sepanjang hari. Namun ternyata, posisi kucing tiduran bukan hanya kebiasaan biasa, lho Pawfriends. Banyak cat lovers belum sadar kalau setiap posisi kucing tiduran bisa menunjukkan suasana hati, rasa aman, hingga kondisi kesehatan si anabul. Memahami posisi kucing tiduran dapat membantu Pawfriends lebih dekat dengan kucing kesayangan. Bahkan, dari […]

  • Indonesia Peringkat 5 Asia dalam Publikasi Ilmiah 2024, Konsistensi Publikasi Bereputasi Jadi Tantangan

    Indonesia Peringkat 5 Asia dalam Publikasi Ilmiah 2024, Konsistensi Publikasi Bereputasi Jadi Tantangan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Indonesia menempati peringkat ke-19 dunia dan peringkat ke-5 di Asia dalam jumlah publikasi ilmiah tahun 2024 berdasarkan data SCImago Journal Rank yang bersumber dari Scopus. Indonesia mencatatkan capaian penting dalam peta riset global tahun 2024. Berdasarkan data terbaru, Indonesia berhasil menempati peringkat ke-19 dunia dalam jumlah publikasi ilmiah serta peringkat ke-5 di kawasan Asia. Pencapaian […]

  • SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Berikan Bantuan Geomembran di TPA Kaligending untuk Mendukung Net Zero Emission

    SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Berikan Bantuan Geomembran di TPA Kaligending untuk Mendukung Net Zero Emission

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kebumen, (12/02) – PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Pengelolaan Sampah dan pencapaian target Net Zero Emission. Kali ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) memberikan bantuan geomembran untuk penutup timbulan sampah (covering landfill) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaligending, Kabupaten Kebumen. Bantuan ini merupakan langkah […]

  • BINUS @Bandung Dinobatkan Menjadi Kampus Pendukung Wirausaha Muda Terbaik di Jawa Barat

    BINUS @Bandung Dinobatkan Menjadi Kampus Pendukung Wirausaha Muda Terbaik di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bandung, 8 Februari 2026 — Dalam dua tahun terakhir, ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan performa solid dengan serapan tenaga kerja mendekati 26–27 juta pekerja, menurut rilis Kemenparekraf dan BPS; Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pekerja ekraf terbesar (±6,24 juta pekerja). Angka ini menegaskan peran ekosistem kreatif khususnya Bandung dan Jabar sebagai motor inovasi, kewirausahaan […]

expand_less