Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

SURABAYA – Pasokan minyak goreng ke kawasan Indonesia Timur diproyeksikan menjadi lebih cepat dan efisien setelah PT Industri Nabati Lestari (INL), anak usaha PTPN IV PalmCo yang merupakan Subholding Perkebunan Nusantara, mengoperasikan fasilitas pengemasan minyak goreng di kawasan Pelabuhan Kalimas, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026).

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan rantai pasok dan hilirisasi industri sawit nasional yang dijalankan PalmCo bersama Holding Perkebunan Nusantara. Fasilitas ini memperpendek rantai distribusi minyak goreng menuju Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang selama ini dilayani dari pabrik pengolahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Melalui skema baru tersebut, minyak goreng dikirim dalam bentuk curah ke Surabaya untuk kemudian dikemas dan didistribusikan ke berbagai wilayah tujuan di Indonesia bagian tengah dan timur.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendekatkan titik distribusi ke pasar utama di Indonesia bagian tengah dan timur.

Menurutnya, Surabaya dipilih karena memiliki konektivitas pelabuhan yang kuat dengan berbagai wilayah di Indonesia Timur, sehingga mampu mempercepat arus barang sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok.

“Selama ini produk dikirim dalam bentuk kemasan dari Sumatera Utara. Dengan pengemasan dilakukan di Surabaya, distribusi menjadi lebih efisien dan biaya logistik dapat ditekan hingga 40 persen,” ujar Jatmiko saat peresmian fasilitas tersebut.

Efisiensi tersebut dinilai penting mengingat biaya logistik masih menjadi salah satu tantangan utama dalam distribusi pangan nasional. Untuk komoditas kebutuhan pokok seperti minyak goreng, tingginya biaya pengiriman kerap berdampak pada harga jual di tingkat konsumen, terutama di wilayah kepulauan yang berjarak jauh dari pusat produksi.

Sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia, Tanjung Perak selama ini menjadi simpul distribusi barang ke kawasan timur Indonesia. Posisi geografis Surabaya yang lebih dekat dengan pasar tujuan dibandingkan Sumatera Utara memungkinkan waktu pengiriman menjadi lebih singkat dan pasokan lebih terjaga.

Bagi INL, fasilitas baru ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat penetrasi pasar minyak goreng di luar Pulau Jawa. Seiring meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga dan industri makanan di Indonesia Timur, perusahaan melihat potensi pertumbuhan permintaan yang terus berkembang.

Jatmiko menambahkan, penguatan jaringan distribusi merupakan bagian dari transformasi PalmCo yang tidak lagi hanya berfokus pada produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), tetapi juga memperbesar porsi bisnis hilir yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.

“PTPN mendapat tugas untuk menjadi instrumen negara yang dapat diandalkan dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas industri sawit nasional. Karena itu, kami terus memperkuat hilirisasi dan distribusi agar produk bisa menjangkau masyarakat secara lebih efektif,” kata dia.

Operasional fasilitas pengemasan di Surabaya dilakukan melalui kerja sama dengan PT Lestari Jaya Indonesia Maju (LJIM). Komisaris PT LJIM, Mayjen TNI (Purn) Gamal Haryo Putro, mengatakan bahwa distribusi awal dari fasilitas tersebut telah berjalan dan mendapat respons positif dari pasar.

Menurutnya, kapasitas distribusi akan ditingkatkan secara bertahap mengikuti pertumbuhan permintaan di wilayah sasaran. Fokus utama pada tahap awal adalah memastikan kelancaran pasokan ke berbagai daerah di Indonesia bagian tengah dan timur.

“Kami melihat kebutuhan pasar yang cukup besar. Karena itu, distribusi akan terus diperkuat seiring meningkatnya kapasitas operasional dan daya serap pasar,” ujar Gamal.

Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan tantangan logistik nasional, kehadiran fasilitas pengemasan di Surabaya diharapkan tidak hanya mempercepat distribusi minyak goreng ke Indonesia Timur, tetapi juga memperkuat ketahanan rantai pasok nasional melalui sistem distribusi yang lebih dekat dengan pasar tujuan.

Bagi PalmCo, skema pengiriman minyak goreng dalam bentuk curah dari Sumatera Utara untuk kemudian dikemas di Surabaya juga memberikan manfaat bisnis yang signifikan. Perusahaan memperkirakan langkah tersebut mampu menekan biaya logistik hingga 40 persen dibandingkan pola distribusi sebelumnya, sehingga meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing produk minyak goreng di pasar Indonesia bagian tengah dan timur.

Langkah ini sejalan dengan komitmen PalmCo dan Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat hilirisasi industri sawit nasional, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memastikan ketersediaan produk pangan strategis yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Permudah Kepemilikan Motor Premium Lewat Pembiayaan Bunga Mulai 0,7%

    BRI Finance Permudah Kepemilikan Motor Premium Lewat Pembiayaan Bunga Mulai 0,7%

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Juni 2026 – Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata didorong oleh fungsi transportasi, tetapi juga kenyamanan, performa, dan gaya hidup. Motor premium kini menjadi pilihan bagi banyak profesional maupun masyarakat aktif yang menginginkan kendaraan dengan teknologi, fitur keselamatan, dan pengalaman berkendara yang lebih baik. […]

  • SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Nilai Karbon melalui Kolaborasi Lintas Sektor

    SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Nilai Karbon melalui Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) mewujudkan komitmennya mendukung upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia salah satunya peran aktif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam Seminar Nasional bertajuk Monetisasi Emisi Karbon : “Strategi Baru Meningkatkan Perusahaan” guna memperkuat kapasitas, membangun keselarasan pemahaman, serta mendorong kolaborasi nyata dari berbagai lintas sektor untuk pengembangan ekosistem bisnis karbon yang dihelat di […]

  • Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

    Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Namun, tidak sedikit yang ragu karena khawatir dana akan dibutuhkan sebelum jatuh tempo. Kalau kamu memiliki kondisi keuangan yang belum sepenuhnya pasti, deposito fleksibel bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Produk ini dirancang untuk nasabah yang […]

  • Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho.  Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya.  Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar.  Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus  Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. […]

  • Siap-siap War! Koleksi Warna Baru Hijab Paris napocut Akan Rilis Juni Mendatang

    Siap-siap War! Koleksi Warna Baru Hijab Paris napocut Akan Rilis Juni Mendatang

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 29 Mei 2026 – Brand lokal napocut kembali memberikan bocoran produk hijab segiempat terbarunya. Plain Paris Scarf terbaru siap meluncur pada awal Juni mendatang. Spesial musim ini, mereka akan merilis 40 varian warna baru bertajuk “Eclectic Colors”. Koleksi terbaru ini melengkapi perjalanan napocut selama lebih dari 20 tahun sebagai pionir hijab paris di Indonesia. […]

  • BRI KKB Expo 2026 Hadir di Jawa Barat, Tawarkan Kemudahan Miliki Kendaraan Impian

    BRI KKB Expo 2026 Hadir di Jawa Barat, Tawarkan Kemudahan Miliki Kendaraan Impian

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2026 – Mobilitas masyarakat di Jawa Barat yang terus berkembang mendorong kebutuhan akan akses pembiayaan kendaraan yang semakin mudah dan terjangkau. Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mendukung penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance turut berpartisipasi dalam […]

expand_less