Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah

Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Financial burnout sering digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa lelah atau tertekan karena terus memikirkan kondisi keuangan, misalnya bekerja keras tetapi tabungan belum juga bertambah. 

Fenomena ini semakin sering dialami masyarakat di tengah kenaikan biaya hidup, tuntutan pekerjaan, dan gaya hidup yang terus berkembang. Tidak sedikit orang yang merasa lelah secara mental karena penghasilan yang diperoleh seolah hanya lewat begitu saja tanpa memberikan kemajuan finansial yang berarti.

Kalau kamu pernah merasa capek bekerja tetapi saldo tabungan tidak kunjung bertambah, mungkin kamu sedang mengalami financial burnout.

Apa Itu Financial Burnout?

Financial burnout adalah kondisi kelelahan emosional dan mental yang muncul akibat tekanan keuangan yang berlangsung terus-menerus.

Kondisi ini tidak selalu terjadi karena penghasilan yang rendah. Bahkan, seseorang dengan penghasilan yang cukup besar pun bisa mengalaminya jika pengeluaran terus meningkat atau tidak memiliki strategi pengelolaan keuangan yang jelas.

Beberapa tanda financial burnout antara lain:

– Merasa gaji selalu habis sebelum akhir bulan

– Sulit menambah saldo tabungan

– Cemas ketika melihat tagihan atau pengeluaran

– Kehilangan motivasi untuk menabung

– Merasa bekerja hanya untuk membayar kebutuhan bulanan

– Sulit mencapai target keuangan meskipun penghasilan meningkat

Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Kenapa Saldo Tabungan Tidak Bertambah?

Sebelum menyalahkan penghasilan, ada baiknya memahami beberapa penyebab yang sering terjadi.

1. Lifestyle Inflation

Ketika penghasilan naik, gaya hidup sering kali ikut meningkat.

Misalnya:

– Lebih sering makan di luar

– Upgrade gadget lebih sering

– Menambah langganan hiburan

– Lebih sering berbelanja online

Akibatnya, kenaikan pendapatan tidak benar-benar meningkatkan kemampuan menabung.

2. Tidak Memiliki Tujuan Keuangan yang Jelas

Menabung tanpa tujuan sering kali terasa berat.

Berbeda ketika seseorang memiliki target yang spesifik seperti:

– Dana rumah

– Dana pendidikan

– Dana pernikahan

– Dana liburan

– Dana pensiun

Tujuan yang jelas biasanya membuat seseorang lebih disiplin dalam mengelola keuangan.

3. Seluruh Dana Disimpan di Rekening Transaksi

Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menyimpan seluruh uang dalam satu rekening.

Akibatnya, dana yang seharusnya ditabung mudah tercampur dengan kebutuhan harian dan akhirnya terpakai tanpa disadari.

4. Tidak Memisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Kadang bukan penghasilan yang kurang, tetapi pengeluaran yang tidak terkontrol.

Belanja impulsif, promo yang terlalu menggoda, atau kebiasaan membeli sesuatu karena tren dapat membuat kondisi keuangan sulit berkembang.

Cara Mengatasi Financial Burnout

Kabar baiknya, financial burnout bukan kondisi permanen. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi keuangan secara bertahap.

1. Buat Evaluasi Keuangan Bulanan

Luangkan waktu untuk melihat ke mana uang digunakan setiap bulan.

Catat penghasilan, kebutuhan pokok, tagihan rutin, transportasi, hiburan, tabungan

Dari situ, biasanya akan terlihat pengeluaran mana yang masih bisa dioptimalkan.

Terapkan Metode Pay Yourself First

Alih-alih menabung dari sisa uang, coba sisihkan tabungan segera setelah menerima penghasilan.

Dengan cara ini, tabungan menjadi prioritas, bukan sisa dari pengeluaran.

Pisahkan Rekening Berdasarkan Tujuan

Memisahkan rekening dapat membantu mengurangi godaan menggunakan dana yang sebenarnya sudah dialokasikan untuk tujuan tertentu.

Misalnya:

– Rekening kebutuhan harian

– Dana darurat

– Tabungan tujuan

– Dana investasi

Fokus pada Progress, Bukan Nominal Besar

Banyak orang kehilangan semangat karena merasa tabungannya masih kecil.

Padahal membangun kondisi keuangan yang sehat adalah proses jangka panjang. Menambah tabungan secara konsisten sering kali lebih penting dibanding menunggu bisa menabung dalam jumlah besar.

Jangan Biarkan Uang Mengendap Tanpa Rencana

Setelah dana darurat mulai terbentuk dan kebutuhan harian terpenuhi, sebagian dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat dapat dikelola sesuai tujuan keuangan masing-masing.

Salah satu strategi yang sering digunakan adalah memisahkan dana jangka menengah dari rekening transaksi harian agar tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Dengan cara tersebut, proses menabung menjadi lebih terarah dan target keuangan lebih mudah dipantau.

Bangun Kebiasaan Menabung yang Lebih Terencana dengan Deposito WOW

Financial burnout sering kali muncul karena kita merasa bekerja keras tanpa melihat perkembangan kondisi keuangan. Karena itu, penting untuk memiliki strategi penyimpanan dana yang sesuai dengan tujuan keuangan dan jangka waktu penggunaannya.

Bagi kamu yang memiliki dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat, deposito online dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari perencanaan keuangan.

Melalui Deposito WOW di neobank dari Bank Neo Commerce, dana dapat ditempatkan secara digital melalui aplikasi tanpa perlu datang ke kantor cabang. Deposito WOW menawarkan bunga kompetitif* dengan pilihan tenor mulai dari 7 hari hingga 12 bulan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan finansial masing-masing nasabah.

Dengan pemisahan dana yang lebih terencana, kamu bisa membangun kebiasaan menabung yang lebih disiplin sekaligus menjaga fokus terhadap target keuangan yang ingin dicapai.

Sebelum membuka deposito, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, tenor, serta ketentuan yang berlaku.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mempelajari produk Deposito WOW yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/tkdepositowow

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Artificial intelligent summit –Indonesia 2026:    16th JULY 2026 AYANA Midplaza Jakarta, Indonesia

    Artificial intelligent summit –Indonesia 2026: 16th JULY 2026 AYANA Midplaza Jakarta, Indonesia

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Indonesia is strengthening its position as a leader in Artificial Intelligence. On 16th July 2026 in AYANA Midplaza, JAKARTA Indonesia. Will become a key hub for AI innovation as it hosts the AI Revolution Summit 2026 organized by TraiCon Events. Following the success of previous editions this high-impact summit will bring together AI leaders, policymakers, […]

  • Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Kantor Cabang Khusus tampil berbeda dengan mengenakan pakaian nasional saat memberikan layanan kepada nasabah. Kehadiran busana tradisional ini menghadirkan suasana yang lebih hangat, berwarna, dan sarat makna budaya di lingkungan kerja. Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti kebaya, batik, dan […]

  • Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

    Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Telkom AI Center of Excellence menegaskan komitmennya dalam mendukung peluncuran Program Gig Economy melalui penguatan peran kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing talenta digital Indonesia di tengah transformasi ekonomi berbasis proyek dan teknologi. Bandung, 29–30 Januari 2026 — Rangkaian kegiatan Program Gig Economy yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik […]

  • Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

    Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik serta Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar. SURABAYA (05/03) – Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar. Peningkatan arus […]

  • Rayakan Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Rawamangun Hadirkan Kehangatan Bernuansa Budaya Nusantara

    Rayakan Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Rawamangun Hadirkan Kehangatan Bernuansa Budaya Nusantara

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Rawamangun menghadirkan suasana istimewa dengan menyambut para nasabah secara hangat dan penuh keakraban. Nuansa berbeda terasa di banking hall ketika jajaran pekerja BRI BO Rawamangun mengenakan pakaian bernuansa wastra Nusantara saat memberikan pelayanan kepada nasabah. Dengan balutan wastra yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, jajaran pekerja […]

  • Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Sumatera Lewat Skema Padat Karya untuk Pulihkan Ekonomi Warga

    Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Sumatera Lewat Skema Padat Karya untuk Pulihkan Ekonomi Warga

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 88
    • 0Komentar

    JAKARTA, 18 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga 15 Januari 2026, Kementerian PU tidak hanya memfokuskan upaya pada pemulihan infrastruktur fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi masyarakat terdampak melalui penerapan skema Padat Karya. Menteri PU, Dody Hanggodo, […]

expand_less