Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

Cilegon (8/5) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menilai kebijakan Korea Selatan yang mengenakan bea anti-dumping hingga 33,43 persen terhadap baja canai panas (hot rolled coil/HRC) asal Jepang dan Tiongkok menegaskan bahwa perlindungan industri baja merupakan instrumen yang sah dan strategis untuk menjaga keberlanjutan sektor industri nasional.

Langkah ini
menunjukkan bahwa bahkan negara dengan industri baja paling kompetitif di dunia
tetap mengandalkan kebijakan perdagangan untuk memastikan kompetisi berlangsung
secara adil dan menjaga stabilitas industrinya.

Krakatau Steel Perkuat Daya
Saing Industri Baja Nasional

Direktur
Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa dinamika global
tersebut semakin memperkuat pentingnya penguatan industri baja nasional sebagai
fondasi pembangunan ekonomi dan industrialisasi Indonesia.

“Krakatau
Steel terus memperkuat daya saing melalui transformasi operasional, peningkatan
efisiensi, dan pengembangan produk bernilai tambah guna memastikan industri
baja nasional tumbuh berkelanjutan serta mampu mendukung kebutuhan pembangunan
nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Sebagai
industri dasar, baja memiliki peran strategis dalam mendukung sektor
infrastruktur, manufaktur, energi, dan konstruksi, sehingga keberlanjutan
industri baja nasional menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan dan
kemandirian ekonomi nasional.

Perlindungan Industri untuk
Menjaga Keberlanjutan Sektor Strategis

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan Widodo Setiadharmaji menjelaskan bahwa kebijakan
yang dilakukan Korea Selatan mencerminkan respons rasional negara dalam
menghadapi tekanan harga global akibat kelebihan kapasitas dan meningkatnya
ekspor baja dunia.

“Langkah
Korea Selatan menunjukkan bahwa perlindungan industri baja merupakan bagian
dari strategi menjaga keberlanjutan sektor strategis ketika kompetisi global
mengalami distorsi,” ujar Widodo.

Industri
baja Korea Selatan yang dikenal efisien dan berteknologi tinggi tetap
menghadapi tekanan akibat harga impor yang secara signifikan lebih rendah
dibandingkan harga domestik. Dalam industri yang padat modal, tekanan harga
tersebut dapat berdampak pada utilisasi kapasitas produksi, profitabilitas, dan
keberlanjutan investasi jangka panjang.

Kondisi
ini terjadi di tengah dinamika global yang ditandai oleh kelebihan kapasitas
produksi baja dunia dan meningkatnya tekanan ekspor dari negara produsen utama.
Situasi tersebut mendorong berbagai negara menggunakan instrumen perlindungan
perdagangan yang sah dalam kerangka perdagangan internasional guna menjaga
stabilitas dan keberlanjutan industrinya.

Momentum Membangun Kemandirian
Industri Strategis Nasional

Penguatan
industri baja nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia,
Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi melalui
penguatan industri strategis dan hilirisasi.

Industri
baja menjadi fondasi utama dalam menciptakan nilai tambah domestik, memperkuat
struktur industri nasional, serta mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas
2045. 

Krakatau
Steel optimistis bahwa melalui penguatan daya saing dan transformasi
berkelanjutan, industri baja nasional dapat terus berperan sebagai pilar utama
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat kemandirian
industri Indonesia. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

    PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Maret 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) kembali menorehkan prestasi dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia Fire Safety Excellence Award (IFSEA) 2026 yang diselenggarakan di Menara Peninsula Hotel, Jakarta, pada Jumat (6/3). Dalam ajang apresiasi nasional di bidang keselamatan kebakaran tersebut, SPSL memperoleh peringkat tiga bintang sebagai bentuk pengakuan atas komitmen […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Workshop Customer Experience 2026, Perkuat Peran Frontliner dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah

    BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Workshop Customer Experience 2026, Perkuat Peran Frontliner dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperkuat kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah, OSE Department BRI Region 6/Jakarta 1 menyelenggarakan Workshop Customer Experience Tahun 2026 yang bertempat di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6/Jakarta 1. Kegiatan ini diikuti oleh para Manajer Operasional serta jajaran frontliner dari seluruh Branch Office BRI supervisi Region 6/Jakarta 1. Workshop ini menjadi […]

  • Rating & Review Aplikasi KVB Indonesia, Dapatkan Kesempatan Raih Hadiah Total 2,5 Juta

    Rating & Review Aplikasi KVB Indonesia, Dapatkan Kesempatan Raih Hadiah Total 2,5 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KVB Indonesia menghadirkan program menarik bagi para pengguna aplikasinya. Melalui program Rating & Review, pengguna berkesempatan meraih hadiah dengan total nilai hingga 2,5 juta rupiah. Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para trader yang telah menggunakan aplikasi KVB sekaligus memberikan masukan untuk pengembangan layanan ke depan. Partisipasi dalam program ini sangat mudah. Pengguna hanya perlu […]

  • LRT Jabodebek Catat 2,5 Juta Pengguna pada Mei 2026, Perjalanan Akhir Pekan Ikut Meningkat

    LRT Jabodebek Catat 2,5 Juta Pengguna pada Mei 2026, Perjalanan Akhir Pekan Ikut Meningkat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KAI catat 2.544.818 pengguna LRT Jabodebek sepanjang Mei 2026, naik 11% atau +251.694 pengguna dibanding Mei 2025. Kumulatif Jan–Mei 2026 mencapai 13.211.856 pengguna, tumbuh 23% atau +2.484.058 pengguna dari periode sama 2025. Rata-rata hari kerja 115.548 pengguna/hari, akhir pekan 46.403 pengguna/hari. Rekor harian tertinggi terjadi Selasa 26/5 dengan 129.692 pengguna. Stasiun Dukuh Atas BSI dan […]

  • Bekasi Sharia Festival Semarakkan Ramadan di Grand Galaxy Park Bekasi

    Bekasi Sharia Festival Semarakkan Ramadan di Grand Galaxy Park Bekasi

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Grand Galaxy Park Bekasi menghadirkan Bekasi Sharia Festival, sebuah rangkaian acara yang menggabungkan nuansa spiritual, kreativitas, serta pemberdayaan talenta lokal terutama perempuan. Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Grand Galaxy Park Bekasi menghadirkan Bekasi Sharia Festival, sebuah rangkaian acara yang menggabungkan nuansa spiritual, kreativitas, serta pemberdayaan talenta lokal terutama perempuan. Acara ini menjadi momen spesial […]

  • Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45%  di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

    Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 April 2026 – Nilai tukar Rupiah terus melemah bahkan sempat menembus level Rp17.115 per dolar Amerika Serikat (USD) per hari ini 10 April 2026. Selaras dengan ini, Bittime Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) juga mencatatkan kenaikan trading volume USDT/IDR hingga 45% […]

expand_less