Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

Jember – Penanaman perdana tembakau bawah naungan (TBN) di kawasan Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi momentum penting dalam pengembangan kembali komoditas tembakau premium yang menjadi salah satu identitas agribisnis nasional. Melalui areal seluas 400 hektare yang dikelola PTPN I Regional 5, perusahaan membidik pasar Eropa dengan produk cerutu berkualitas tinggi sebagai respons atas tingginya permintaan dari sejumlah negara empat musim.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis PTPN I sebagai Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dalam memperkuat hilirisasi komoditas perkebunan bernilai tambah tinggi sekaligus memperluas penetrasi pasar internasional.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, hadir pada seremoni penanaman perdana tersebut. Ia menegaskan bahwa cerutu premium merupakan salah satu produk unggulan yang memiliki kekuatan merek dan reputasi kuat di pasar global.

“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau. Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini. Nah, ini ternyata permintaan atau peminat dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih sangat kuat. Makanya kami sangat mendukung prakarsa untuk menghidupkan kembali brand ini. Tentu, tantangannya sangat besar,” kata Teddy.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan cerutu premium tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam menjaga produktivitas secara berkelanjutan. Berdasarkan standar teknis budidaya yang diterapkan, produktivitas tembakau Jember ditargetkan mencapai 1,2 ton per hektare.

“Kami sangat optimistis bisa menembus pasar internasional yang ketat, produknya harus Grade A atau Mutu 1. Rencana ekspansi ini merupakan kelanjutan dari komitmen korporasi yang tertuang dalam peta jalan (roadmap) hilirisasi PTPN I (Persero) hingga tahun 2029,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa ekspansi pasar internasional tersebut bukan semata-mata untuk meningkatkan volume penjualan, tetapi juga sebagai upaya membuktikan daya saing dan kualitas produk agribisnis Indonesia di pasar global.

Untuk mencapai target tersebut, manajemen menetapkan lima pilar utama yang harus menjadi perhatian seluruh tim di lapangan. Pilar pertama adalah peningkatan produktivitas secara konsisten sesuai target yang telah ditetapkan. Pilar kedua adalah menjaga kualitas produk pada level tertinggi agar mampu memenuhi standar ketat perusahaan dan ekspektasi pembeli internasional yang mengutamakan produk premium.

Selain aspek bisnis, perusahaan juga menempatkan dimensi sosial dan lingkungan sebagai bagian penting dari keberlanjutan usaha. Pilar ketiga dan keempat yang ditekankan adalah menjaga keharmonisan di lingkungan kerja serta memastikan pertumbuhan bisnis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Ketika bisnis ini tumbuh berkembang, tujuan mulia kita adalah membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya dan menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal. Perusahaan harus membawa dampak kesejahteraan bagi lingkungan sekitar,” lanjutnya.

Pilar kelima yang menjadi perhatian utama adalah kemampuan perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian cuaca yang semakin dinamis. Untuk itu, seluruh tim operasional diminta memperkuat mitigasi risiko dan meningkatkan disiplin dalam penerapan praktik budidaya terbaik.

“Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Kuncinya adalah disiplin total dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP). Dengan standar budidaya yang benar, kami optimistis tembakau Jember akan semakin kokoh menguasai pasar cerutu dunia,” pungkasnya.

Melalui pengembangan tembakau bawah naungan ini, PTPN I bersama Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat transformasi bisnis berbasis hilirisasi dan penciptaan nilai tambah. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kontribusi terhadap devisa negara, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Jember sebagai salah satu sentra penghasil tembakau cerutu premium terbaik di dunia serta memperluas peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah

    Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dalam rangkaian program ARTCYCLE: EARTHFORM, ASHTA District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan “Journey into Sustainability”, sebuah ruang pengalaman interaktif yang mengangkat isu pengelolaan sampah melalui pendekatan visual, edukatif, dan partisipatif Dalam rangkaian program ARTCYCLE: EARTHFORM, ASHTA District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan “Journey into Sustainability”, sebuah ruang pengalaman interaktif […]

  • Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

    Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Tanjung Balai Karimun, Agustus 2026 – PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Balai Karimun bersama Pemerintah Kabupaten Karimun memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 600 pohon di kawasan Jembatan 2 Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo yang dilaksanakan melalui […]

  • Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis ekologis yang semakin kompleks dan saling terhubung. Kerusakan hutan, krisis air, tekanan pangan, dan ekspansi energi berbasis ekstraktif membentuk satu sistem krisis yang saling memperkuat dan berulang. IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia […]

  • Syarat Lolos Bea Cukai: Panduan Aman Kirim Paket Ke Luar Negeri Tanpa Tertahan

    Syarat Lolos Bea Cukai: Panduan Aman Kirim Paket Ke Luar Negeri Tanpa Tertahan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jangan biarkan paket Anda tertahan! Pahami syarat dokumen dan aturan bea cukai agar proses kirim paket ke luar negeri berjalan lancar tanpa hambatan. Memahami Peran Krusial Bea Cukai dalam Pengiriman Internasional Proses pemeriksaan di bea cukai sering kali menjadi fase yang paling mendebarkan dan penuh ketidakpastian dalam dunia pengiriman internasional. Ketika Anda memutuskan untuk kirim […]

  • Ramah Lingkungan, Gedung-gedung di IKN Gunakan Beton Bersertifikasi Green Label dari Batching Plant WSBP Sepaku

    Ramah Lingkungan, Gedung-gedung di IKN Gunakan Beton Bersertifikasi Green Label dari Batching Plant WSBP Sepaku

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, April 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) kembali tunjukan komitmennya dalam penerapan konstruksi berkelanjutan melalui perolehan sertifikasi Green Label Indonesia (GLI) dari Green Product Council Indonesia pada Batching Plant WSBP Sepaku yang beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Batching Plant WSBP Sepaku meraih Sertifikasi Green Label Level Gold dengan […]

  • Gandeng Kejari Manado, BRI Finance Perkuat  Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah

    Gandeng Kejari Manado, BRI Finance Perkuat Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Manado, 10 Februari 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Manado melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan pada Selasa (10/2) di Kantor Kejaksaan Negeri Manado. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BRI Finance dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas, sekaligus meningkatkan […]

expand_less