Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Dana darurat sebaiknya mudah diakses saat dibutuhkan. Sayangnya, masih banyak orang yang fokus mengumpulkan dana darurat, tetapi lupa memastikan penempatannya sudah sesuai dengan kebutuhan.

Pertanyaan seperti “dana darurat berapa?”, “dana darurat berapa persen dari gaji?”, atau “dana darurat berapa kali gaji?” memang sering muncul. Namun, jumlah dana bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Cara menyimpan dana darurat juga berpengaruh terhadap kemudahan menggunakannya saat kondisi mendesak.

Lalu, kesalahan apa saja yang masih sering dilakukan?

Dana Darurat Berapa yang Ideal?

Tidak ada angka yang berlaku untuk semua orang karena kebutuhan setiap orang berbeda.

Meski begitu, banyak panduan perencanaan keuangan menggunakan kisaran berikut sebagai acuan:

Lajang: sekitar 3–6 kali pengeluaran bulanan.

Sudah menikah: sekitar 6–9 kali pengeluaran bulanan.

Memiliki tanggungan: sekitar 9–12 kali pengeluaran bulanan.

Angka tersebut bukan aturan baku. Besarnya dana darurat tetap perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan, pekerjaan, jumlah tanggungan, dan kebutuhan masing-masing.

Dana Darurat Berapa Persen dari Gaji?

Banyak orang juga bertanya, dana darurat berapa persen dari gaji yang sebaiknya disisihkan setiap bulan?

Tidak ada persentase yang wajib diikuti. Sebagian orang memilih menyisihkan sekitar 10–20% dari penghasilan hingga target dana darurat tercapai.

Kalau nominal tersebut terasa berat, tidak masalah memulai dari jumlah yang lebih kecil. Konsistensi biasanya lebih penting daripada mengejar nominal besar di awal.

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat

1. Mencampur Dana Darurat dengan Uang Belanja

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menyimpan semua uang dalam satu rekening.

Akibatnya, dana darurat ikut terpakai untuk kebutuhan sehari-hari tanpa disadari.

Memisahkan dana sesuai tujuan dapat membantu menjaga disiplin sekaligus memudahkan memantau perkembangannya.

2. Menggunakan Dana Darurat untuk Keinginan Sesaat

Dana darurat seharusnya digunakan untuk kondisi yang benar-benar mendesak, misalnya:

– Kehilangan pekerjaan.

– Biaya pengobatan.

– Perbaikan kendaraan yang digunakan untuk bekerja.

– Kebutuhan mendesak lainnya.

Belanja diskon atau liburan dadakan sebaiknya tidak diambil dari dana darurat.

3. Menargetkan Nominal Terlalu Besar

Sebagian orang menunda membangun dana darurat karena merasa harus langsung mengumpulkan puluhan juta rupiah.

Padahal, dana darurat bisa dibangun secara bertahap sesuai kemampuan.

Mulai dari nominal kecil tetap lebih baik dibanding terus menunda.

4. Tidak Menambah Dana Darurat Saat Penghasilan Naik

Kenaikan penghasilan sering diikuti kenaikan gaya hidup.

Padahal, kebutuhan dana darurat juga bisa berubah seiring bertambahnya tanggungan atau pengeluaran bulanan.

Luangkan waktu untuk mengevaluasi target dana darurat secara berkala agar tetap sesuai dengan kondisi keuangan saat ini.

Bolehkah Dana Darurat Disimpan di Deposito?

Pada umumnya, dana darurat sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang mudah diakses ketika dibutuhkan.

Namun, apabila dana darurat sudah terbentuk dalam jumlah yang memadai, sebagian orang memilih membagi penyimpanannya sesuai kebutuhan likuiditas. Misalnya, sebagian tetap disimpan di tabungan untuk kebutuhan mendesak, sementara sebagian lainnya dipertimbangkan pada produk simpanan berjangka sesuai tujuan dan karakteristik produknya.

Pilihan ini tentu perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan serta kebutuhan masing-masing.

Kelola Dana Lebih Terencana dengan Deposito FLEXI neobank

Kalau kamu memiliki dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat, Deposito FLEXI di neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Melalui aplikasi neobank, pembukaan deposito dapat dilakukan secara digital tanpa perlu datang ke kantor cabang. Tersedia pilihan tenor mulai dari 1 hingga 12 bulan, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perencanaan keuangan.

Deposito FLEXI memberikan fleksibilitas apabila dana dicairkan sebelum jatuh tempo. Nasabah tetap memperoleh bunga kompetitif*. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, nasabah bisa mendapatkan bunga sebesar 2% per tahun sesuai ketentuan produk, sehingga dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan fleksibilitas lebih dalam mengelola dana.

Sebelum membuka deposito, pastikan kamu memahami fitur produk, tingkat bunga, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Menyimpan Uang untuk Dana Menganggur

    Tempat Menyimpan Uang untuk Dana Menganggur

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Tempat menyimpan uang yang tepat untuk dana menganggur sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penggunaan, jangka waktu, dan kebutuhan likuiditas. Banyak orang membiarkan dana mengendap di rekening tabungan tanpa rencana yang jelas, padahal dana tersebut berpotensi dikelola dengan lebih terstruktur sesuai kebutuhan keuangan masing-masing. Dana menganggur adalah uang yang belum akan digunakan dalam waktu dekat. Misalnya bonus […]

  • Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

    Barang yang Harganya Sering Mendadak Naik Saat Iduladha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Hari raya sering bikin beberapa kebutuhan mendadak naik harga, termasuk saat Iduladha. Penyebabnya biasanya sederhana: permintaan meningkat dalam waktu singkat, sementara stok barang di pasaran terbatas. Akibatnya, harga beberapa kebutuhan ikut melonjak dibanding hari biasa. Kalau saat Idulfitri orang ramai berburu baju baru dan kebutuhan mudik, suasana Iduladha biasanya identik dengan olahan daging kurban, acara […]

  • Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Perusahaan ritel peralatan olahraga Alpen Co., Ltd. melangkah lebih jauh dari kerangka ritel tradisional untuk membangun merek baru “ALPEN RUN,” yang menawarkan pengalaman lari dan komunitas. Sebagai pusat pertama yang mencerminkan filosofi merek tersebut, “ALPEN RUN MEIJI PARK” akan dibuka pada hari Jumat, 24 April 2026, di dalam Taman Meiji Metropolitan Tokyo, bersebelahan dengan Stadion […]

  • INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India

    INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta — Kapal patroli lepas pantai milik Indian Navy, INS Sunayna (P57), tiba di Dermaga IKT Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (21/4/2026) lalu. Kedatangan kapal ini menjadi bagian dari misi “One Ocean, One Mission” yang menekankan kolaborasi internasional dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan kawasan maritim. Penyambutan dilakukan oleh jajaran TNI Angkatan Laut dari Komando Daerah […]

  • Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh – Sumut

    Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh – Sumut

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Medan, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan melalui layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat pelayanan terhadap 127 kunjungan kapal yang mengangkut logistik bantuan kemanusiaan untuk wilayah Aceh dan Sumatera […]

  • Fenomena Pendaki FOMO: Gaya Hidup atau Ancaman Nyawa?

    Fenomena Pendaki FOMO: Gaya Hidup atau Ancaman Nyawa?

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    ReputasiPlus.com – Pendakian Gunung: Tren Baru yang Sedang Naik Daun Fenomena mendaki gunung kembali menjadi tren di kalangan anak muda. Feed media sosial dipenuhi foto-foto pendaki di puncak gunung, sunrise dari dalam tenda, dan momen-momen dramatis menembus kabut. Sayangnya, tidak sedikit yang mendaki hanya demi eksistensi digital—bukan karena cinta pada alam. Inilah yang disebut sebagai Pendaki FOMO (Fear […]

expand_less