Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bittime: Perkembangan Regulasi Berpotensi Jadi Penopang Pasar Kripto pada Semester II 2026

Bittime: Perkembangan Regulasi Berpotensi Jadi Penopang Pasar Kripto pada Semester II 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Jakarta, 06 Juli 2026 – Platform pedagang aset keuangan digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime menilai pasar aset kripto masih akan menghadapi berbagai tantangan pada semester kedua 2026. Ketegangan geopolitik, konflik di sejumlah kawasan, fluktuasi harga minyak, hingga arah kebijakan suku bunga bank sentral diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan pasar keuangan, termasuk aset kripto.

Tekanan tersebut tercermin pada kinerja Bitcoin sepanjang semester pertama 2026. Harga aset kripto terbesar di dunia itu turun lebih dari 30% sepanjang tahun berjalan dan sempat diperdagangkan di bawah US$59.000. Dibandingkan puncaknya di kisaran US$126.000 pada Oktober tahun lalu, harga Bitcoin telah terkoreksi lebih dari 50%, menghapus lebih dari US$2 triliun kapitalisasi pasarnya. Kinerja Bitcoin juga tertinggal dibandingkan saham AS, emas, maupun minyak mentah pada periode yang sama.

Selain dipengaruhi faktor makroekonomi, pasar kripto juga menghadapi pergeseran minat sebagian investor ke sektor artificial intelligence (AI). Di tengah kondisi tersebut, perkembangan regulasi dinilai berpotensi menjadi katalis baru bagi industri aset digital.

Regulasi Jadi Harapan Baru di Tengah Volatilitas Pasar

Di Eropa, implementasi penuh Markets in Crypto-Assets (MiCA) yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 menjadi tonggak penting dalam menciptakan standar regulasi aset kripto yang lebih seragam. Sementara di Amerika Serikat, pelaku industri menaruh harapan pada pembahasan The Digital Asset Market Clarity Act (Clarity Act) yang diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi industri aset digital.

Di Indonesia, penguatan regulasi juga terus berlanjut melalui revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK). Selain itu, POJK Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan dinilai dapat meningkatkan transparansi informasi dan perlindungan investor, terutama di tengah besarnya peran influencer dan key opinion leader (KOL).

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan volatilitas pasar kemungkinan masih akan berlanjut. Namun, menurutnya, kepastian regulasi di berbagai negara menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan industri dalam jangka panjang.

“Ketidakpastian ekonomi global masih akan mempengaruhi pasar kripto. Namun, kami melihat perkembangan regulasi di berbagai negara memberikan kepastian yang dibutuhkan industri sekaligus meningkatkan kepercayaan investor,” ujar Ryan.

Menurut Ryan, regulasi yang semakin matang juga membuka ruang bagi pelaku industri untuk terus berinovasi.

“Regulasi yang jelas tidak selalu membuat pasar langsung bullish, tetapi menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan inovasi, Bittime hadirkan fitur flexible staking untuk Tokenized US Stocks, menjadikannya sebagai exchange aset kripto berlisensi pertama di Indonesia yang menghadirkan layanan tersebut. Melalui Tokenized US Stocks, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap saham-saham perusahaan teknologi global, termasuk sektor artificial intelligence (AI) seperti NVDAX, METAX, GOOGLX, dan AAPLX, dalam bentuk aset digital.

Melalui flexible staking di platform Bittime, pengguna dapat memperoleh reward hingga 7% APR sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Berbeda dengan dividen saham yang umumnya dibagikan setiap kuartal atau tahunan, reward pada staking ini didistribusikan setiap hari tanpa periode lock-up, sehingga pengguna tetap memiliki fleksibilitas untuk mengelola asetnya kapan saja.

Ryan menambahkan, di tengah dinamika pasar, investor tetap perlu mengedepankan manajemen risiko dan berfokus pada tujuan investasi jangka panjang.

“Semester kedua masih akan diwarnai berbagai tantangan. Namun, di tengah dinamika tersebut, investor perlu tetap disiplin dalam mengelola risiko serta fokus pada tujuan investasi jangka panjang. Seiring semakin matangnya regulasi, kami optimistis industri aset digital akan berkembang ke arah yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

    SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Denpasar, (2/7) – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Pemerintah serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor kesehatan, PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) berpartisipasi sebagai pembicara dalam kegiatan Pameran & Business Matching Peningkatan Penggunaan Perbekalan Kesehatan Dalam Negeri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) […]

  • Didominasi Pasangan IDR/USDT, Presiden Direktur Bittime Sampaikan Volume Perdagangan di Bittime Naik 21%

    Didominasi Pasangan IDR/USDT, Presiden Direktur Bittime Sampaikan Volume Perdagangan di Bittime Naik 21%

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Maret 2026 – Di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan kenaikan volume perdagangan spot sebesar 21% dalam sepekan terakhir. Peningkatan ini terutama didorong oleh aktivitas perdagangan pada pair IDR/USDT, yang menyumbang sekitar 67% dari total transaksi di […]

  • Perkuat SDM Unggul, BRI Finance Genjot Rekrutmen Talenta Profesional di Kuartal III 2026

    Perkuat SDM Unggul, BRI Finance Genjot Rekrutmen Talenta Profesional di Kuartal III 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Juli 2026 – Memasuki kuartal III tahun 2026, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya dalam memperkuat fundamental bisnis melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri pembiayaan yang terus bergerak dinamis. Pada periode pertengahan tahun, […]

  • Samsung Gandeng AnyLive dari AnyMind Group untuk Tingkatkan Live Commerce di Delapan Pasar

    Samsung Gandeng AnyLive dari AnyMind Group untuk Tingkatkan Live Commerce di Delapan Pasar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Melalui AnyLive, Samsung akan menambah durasi live streaming sebanyak 4.450 jam per bulan di delapan pasar, termasuk Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru AnyMind Group, perusahaan BPaaS untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan bahwa Samsung Electronics akan menggunakan platform live commerce berbasis AI milik AnyMind Group, yaitu AnyLive. Kerja sama ini akan fokus pada aktivitas […]

  • Momen Iduladha, LRT Jabodebek Distribusikan Daging Kurban kepada Warga & Yayasan Sekitar Operasional

    Momen Iduladha, LRT Jabodebek Distribusikan Daging Kurban kepada Warga & Yayasan Sekitar Operasional

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pada momen Hari Raya Iduladha, Rabu (27/5), LRT Jabodebek melaksanakan pemotongan 6 sapi dan 5 kambing di halaman Kantor LRT Jabodebek. Daging kurban didistribusikan kepada warga sekitar wilayah operasional melalui RT/RW setempat serta disalurkan ke Yayasan Afsum Salam dan Yayasan Yatim Narogong, Jatimulya. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menyampaikan kegiatan ini menjadi […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, resmi menjalin mitra kerja sama strategis dengan PT Pascal Biotech Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam bidang inovasi dan pengembangan. Penandatanganan yang dihadiri oleh jajaran manajemen kedua belah pihak, ini berlangsung di Kantor Direksi PT RPN, Kota Bogor. Kerja sama ini […]

expand_less