Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » KAI Daop 2 Bandung Serahkan Gardu JPL 19 kepada Pemkab Garut, Wujud Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 2 Bandung Serahkan Gardu JPL 19 kepada Pemkab Garut, Wujud Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Info Daop 2 Bd

Jumat, 10 Juli 2026

KAI Daop 2 Bandung Serahkan Gardu JPL 19 kepada Pemkab Garut, Wujud Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Garut (Jawa Barat), 10 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mendukung pengembangan layanan transportasi publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bangunan gardu jaga Perlintasan Sebidang dengan nomor JPL 19 yang berada di Jalan Mandalagiri, Kabupaten Garut, tepatnya di emplasemen Stasiun Garut KM 19+100 s.d. KM 19+200 pada petak jalan Wanaraja–Garut.

Serah terima bangunan gardu JPL 19 dilaksanakan pada Kamis (9/7) di Pendopo Kabupaten Garut. Bangunan tersebut diserahkan oleh PT KAI Daop 2 Bandung dan diterima langsung oleh Bupati Garut, H. Abdusy Syakur Amin, disaksikan jajaran manajemen KAI Daop 2 Bandung beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut.

Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, menyampaikan bahwa KAI telah membangun gardu jaga tersebut yang merupakan bentuk nyata kolaborasi antara KAI dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menciptakan keselamatan perjalanan kereta api dan keselematan berlalu lintas terutama di perlintasan sebidang

“Penyerahan gardu JPL 19 ini merupakan wujud sinergi yang baik antara KAI Daop 2 Bandung dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar operasional kereta api maupun aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Hendra.

Hendra menjelaskan bahwa keberadaan petugas penjaga di JPL 19 sebelumnya sudah ada, namun belum didukung dengan fasilitas bangunan pos jaga yang memadai.

“Ini merupakan sumbangsih KAI atas keterlibatan Pemerintah Kabupaten Garut dalam peningkatan keselamatan kereta api di perlintasan. Di JPL 19 sebenarnya sudah ada petugas penjaganya, hanya saja belum memiliki bangunan pos. Karena itu KAI membangun gardu tersebut, kemudian kami serahkan kepada Pemerintah Kabupaten Garut untuk digunakan dalam operasional sehari-hari dan selanjutnya dipelihara sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi petugas sekaligus mendukung peningkatan keselamatan di perlintasan,” jelas Hendra.

Menurutnya, keberadaan gardu jaga yang representatif akan mendukung optimalisasi tugas penjaga perlintasan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik serta meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang.

Selain agenda penyerahan gardu JPL 19, pertemuan antara KAI Daop 2 Bandung dan Pemerintah Kabupaten Garut juga membahas rencana awal penataan kawasan Stasiun Leles sebagai bagian dari pengembangan layanan angkutan penumpang di wilayah Kabupaten Garut.

Hendra mengungkapkan bahwa Stasiun Leles saat ini menunjukkan pertumbuhan aktivitas penumpang yang cukup signifikan, seiring meningkatnya jumlah perjalanan kereta api yang berhenti di stasiun tersebut.

“Kalau kita lihat saat ini volume penumpang maupun frekuensi kereta api yang berhenti di Stasiun Leles sudah cukup tinggi. Yang masih menjadi perhatian adalah fasilitas parkir yang belum tersedia secara memadai. Karena itu ke depan kami akan mengembangkan kawasan stasiun dengan membangun fasilitas parkir. Tahun ini KAI telah melaksanakan pembangunan sterilisasi stasiun serta pembangunan peron sedang di Stasiun Leles. Mudah-mudahan pada tahun depan kami dapat merealisasikan penataan area parkir sehingga akses masyarakat menuju stasiun menjadi semakin mudah dan nyaman,” ungkap Hendra.

Pengembangan Stasiun Leles diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi masyarakat Kabupaten Garut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, dan mudah diakses.

KAI Daop 2 Bandung meyakini bahwa sinergi bersama pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan transportasi perkeretaapian yang aman, selamat, dan tepat waktu, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Statement EVP Daop 2 Bd

https://drive.google.com/drive/folders/19e57ZJk324A6KpZmLuv8-DP51FjoMPbL

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Itu Spike dalam Trading Forex? yang Diwaspadai Trader

    Apa Itu Spike dalam Trading Forex? yang Diwaspadai Trader

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Pergerakan harga di pasar forex sering kali bergerak dalam ritme yang teratur dan mengikuti tren tertentu yang dapat dipetakan secara teknikal. Namun, ada kalanya pasar mengalami anomali pergerakan ekstrem yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Fenomena ini dikenal di kalangan pelaku pasar dengan sebutan spike. Bagi para trader, terutama yang memanfaatkan strategi jangka pendek, […]

  • Jimbaran Tidak Hanya Pantai Lagi: Data Menunjukkan Wisata “Pengalaman Lokal” Semakin Diminati

    Jimbaran Tidak Hanya Pantai Lagi: Data Menunjukkan Wisata “Pengalaman Lokal” Semakin Diminati

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Data BPS juga memperlihatkan kenaikan kunjungan mancanegara pada Desember 2025 mencapai sekitar 572.668 orang, naik hampir 18,5 persen dibanding bulan sebelumnya. Ini konsisten menunjukkan momentum wisata Bali yang tetap kuat meskipun musim libur utama telah lewat. Jimbaran, Bali — Bali terus menjadi magnet wisata global, dan data terbaru menegaskan tren ini tidak lagi hanya soal […]

  • Tokocrypto Raih 5 Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia

    Tokocrypto Raih 5 Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Mei 2026 — Tokocrypto mengumumkan pencapaian 5 juta pengguna sejak berdiri pada 2018. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto dengan basis pengguna dan volume transaksi terbesar di Indonesia. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna yang telah mempercayakan Tokocrypto sebagai […]

  • Follow Up Pelanggan Lebih Cepat dengan Fitur Auto Dialer dari Barantum

    Follow Up Pelanggan Lebih Cepat dengan Fitur Auto Dialer dari Barantum

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis kehilangan peluang penjualan karena proses follow up pelanggan berjalan terlalu lambat. Tim sales sering kewalahan menangani leads masuk ketika aktivitas […]

  • Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

    Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kalimantan Timur, 28 Februari 2026 — Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, secara resmi menyerahkan izin pengelolaan hutan kemasyarakatan seluas 127 hektare kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Makmur, komunitas penerima manfaat Program Sustainable Living Village (SLV) Apical, pada kegiatan seremonial yang diselenggarakan di Ibu Kota Negara, Kalimantan Timur. Penyerahan izin ini menjadi tonggak penting bagi Apical, yang bersama […]

  • Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Di tengah isu gagal WD di sejumlah aplikasi, nasabah HSB Investasi mengaku penarikan dana berjalan lancar dan transparan. Legalitas BAPPEBTI jadi alasan utama kepercayaan. Isu gagal withdraw (WD) yang terjadi di sejumlah aplikasi finansial kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran soal dana yang sulit dicairkan membuat calon nasabah berpikir dua kali sebelum menyetorkan dana ke akun trading […]

expand_less