Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan di pekan kedua bulan Juli. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat karena didukung oleh kombinasi sinyal teknikal dan sentimen fundamental yang cenderung positif. Menurut Dupoin Futures, selama tekanan beli tetap bertahan dan belum muncul sentimen negatif yang signifikan, harga emas masih berpotensi melanjutkan reli menuju level resistance berikutnya.

Dalam analisis teknikal yang dirilis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe H1 masih menunjukkan struktur bullish yang sehat. Harga mampu bertahan di atas area Moving Average (MA) 21 dan MA 34, yang kembali berfungsi sebagai dynamic support. Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual belum cukup kuat untuk mengubah arah tren utama, sementara buyer masih mendominasi pergerakan pasar.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa setiap kali harga mengalami koreksi, area support tersebut mampu memicu munculnya kembali aksi beli dari pelaku pasar. Hal ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap emas masih relatif tinggi, sehingga peluang kenaikan dalam jangka pendek tetap terbuka. Dupoin Futures menilai kondisi tersebut sebagai salah satu sinyal bahwa tren bullish masih berada dalam jalur yang sehat.

Selain itu, Dupoin Futures juga melihat adanya perubahan fungsi resistance menjadi support setelah harga berhasil menembus area penting pada perdagangan sebelumnya. Dalam analisis teknikal, perubahan struktur seperti ini umumnya menjadi konfirmasi bahwa tren naik masih berpotensi berlanjut. Selama harga tetap bertahan di atas area support baru tersebut, Dupoin Futures memperkirakan peluang kenaikan masih lebih besar dibandingkan risiko pelemahan.

Tidak hanya itu, analisis Dupoin Futures juga menunjukkan bahwa pola higher low masih terus terbentuk pada grafik H1. Struktur tersebut mencerminkan bahwa setiap koreksi menghasilkan titik terendah yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Menurut Dupoin Futures, pola seperti ini biasanya menjadi salah satu ciri bahwa kekuatan buyer masih mendominasi dan tren naik belum kehilangan momentumnya.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, harga emas berpotensi menguji area resistance di level 4.136 dalam waktu dekat. Apabila level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang meningkat, maka peluang kenaikan diperkirakan akan berlanjut menuju target berikutnya di kisaran 4.165. Meski demikian, Dupoin Futures tetap mengingatkan pelaku pasar agar mewaspadai kemungkinan koreksi jangka pendek mengingat harga telah mengalami kenaikan yang cukup konsisten dalam beberapa sesi terakhir.

Dari sisi indikator, Dupoin Futures juga mencermati pergerakan Stochastic yang masih mengarah naik menuju area overbought. Walaupun indikator tersebut telah memasuki zona jenuh beli, menurut Dupoin Futures belum terdapat sinyal pembalikan arah yang cukup kuat untuk mengindikasikan perubahan tren. Selama indikator tersebut masih bergerak sejalan dengan kenaikan harga, momentum bullish dinilai masih memiliki peluang untuk berlanjut.

Selain faktor teknikal, Dupoin Futures menilai bahwa pergerakan harga emas juga mendapat dukungan dari kondisi fundamental global. Pelemahan dolar Amerika Serikat menjadi salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan daya tarik emas di pasar internasional. Ketika nilai dolar melemah, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga permintaan terhadap logam mulia cenderung meningkat.

Lebih lanjut, Dupoin Futures melihat bahwa penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi katalis positif bagi harga emas. Ketika imbal hasil obligasi menurun, biaya peluang untuk memegang emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga menjadi lebih rendah. Situasi ini biasanya mendorong investor untuk kembali meningkatkan eksposur terhadap aset safe haven seperti emas.

Menurut Dupoin Futures, ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih akomodatif juga menjadi sentimen yang perlu diperhatikan. Apabila bank sentral Amerika Serikat memberikan sinyal penurunan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, tekanan terhadap dolar AS diperkirakan akan berkurang dan berpotensi memberikan ruang bagi harga emas untuk melanjutkan penguatan.

Di sisi lain, Dupoin Futures juga menilai bahwa ketidakpastian ekonomi global serta meningkatnya risiko geopolitik masih menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai. Dalam situasi pasar yang penuh ketidakpastian, investor umumnya cenderung mengalihkan sebagian asetnya ke emas sehingga mampu menopang pergerakan harga.

Meski prospek jangka pendek masih terlihat positif, Dupoin Futures mengingatkan investor untuk tetap mencermati berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti inflasi, ketenagakerjaan, PMI, hingga pernyataan pejabat Federal Reserve. Menurut Dupoin Futures, apabila data tersebut menunjukkan pelemahan ekonomi, peluang penurunan suku bunga akan semakin besar sehingga dapat memperkuat kenaikan harga emas. Sebaliknya, jika data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang solid dan mendorong penguatan dolar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi, maka ruang kenaikan emas berpotensi menjadi lebih terbatas dan memicu koreksi sementara sebelum melanjutkan arah pergerakan berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah Ramadan dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

    Berkah Ramadan dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat melalui program Pelindo Berbagi Ramadan tahun 2026 sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group. Selama bulan suci Ramadan 1447 H, Pelindo Multi Terminal […]

  • Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan

    Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Agustus 2026 – Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berakhir pada Minggu (9/8) membawa angin segar bagi industri otomotif nasional. Selain menjadi ajang peluncuran berbagai model baru, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini juga menunjukkan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik dan hybrid di pasar. Kondisi ini membuka peluang bagi industri […]

  • Peringati Hari Kartini, Pekerja Pria dan Wanita BRI Branch Office Segitiga Senen Kompak Kenakan Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Pekerja Pria dan Wanita BRI Branch Office Segitiga Senen Kompak Kenakan Pakaian Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja pria dan wanita BRI Branch Office Segitiga Senen tampil kompak mengenakan pakaian nasional saat menjalankan aktivitas kerja. Nuansa budaya yang kental terlihat di lingkungan kantor, mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini. Beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia dikenakan dengan anggun dan rapi oleh […]

  • Breeder Doitsu Showa Terbesar ke-2 di Dunia

    Breeder Doitsu Showa Terbesar ke-2 di Dunia

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Koi Nation, Breeder Doitsu Showa Asal Batu, Jawa Timur Koi Nation adalah breeder ikan koi di Batu, Jawa Timur, yang sejak 2022 memfokuskan breeding pada varietas Doitsu Showa hasil ternak Indonesia. Apa itu Doitsu Showa? Doitsu Showa adalah Showa berjenis doitsu, koi tanpa sisik penuh dengan barisan sisik besar di sepanjang punggung. Kualitasnya ditentukan kombinasi […]

  • Hangat dan Berbudaya, BRI BO Otista Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

    Hangat dan Berbudaya, BRI BO Otista Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Otista menghadirkan suasana istimewa dengan menyambut nasabah secara hangat dan penuh keakraban. Nuansa berbeda terasa di banking hall ketika jajaran pekerja BRI BO Otista mengenakan pakaian bernuansa wastra Nusantara dalam memberikan pelayanan kepada nasabah. Dengan balutan wastra Nusantara yang mencerminkan kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia, […]

  • Kolaborasi Bittime dan Nobu Bank Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global

    Kolaborasi Bittime dan Nobu Bank Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Mei 2026 – Di tengah kondisi tekanan pada kondisi ekonomi Indonesia, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi menggandeng Nobu Bank guna menjembatani sistem keuangan konvensional dengan ekosistem aset keuangan digital. Dalam agenda media gathering nya, Bittime bersama Nobu Bank resmi membagikan […]

expand_less