Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Aspekpir Apresiasi Holding Perkebunan Nusantara, Kemitraan PalmCo-Petani Dinilai Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

Aspekpir Apresiasi Holding Perkebunan Nusantara, Kemitraan PalmCo-Petani Dinilai Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Pekanbaru – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan strategis dengan petani sebagai bagian dari upaya membangun industri kelapa sawit nasional yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia yang menilai pola kemitraan antara PTPN IV PalmCo dan petani layak menjadi role model pengembangan perkebunan sawit nasional.

Ketua DPP Aspekpir Indonesia, Setiyono, mengatakan masa depan sawit rakyat Indonesia sangat ditentukan oleh penguatan kemitraan yang sehat dan saling menguntungkan antara petani, perusahaan, dan pemerintah. Menurutnya, pola kemitraan yang dijalankan PTPN IV PalmCo menunjukkan bagaimana hubungan antara perusahaan dan petani dapat tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan.

“Produksi sawit petani meningkat karena kemitraan. Masa depan sawit rakyat Indonesia adalah kemitraan, dan bermitra dengan PTPN IV merupakan pilihan yang tepat,” kata Setiyono saat diskusi panel dalam rangkaian peluncuran buku “Setiyono, Kisah dan Rahasia Sukses Petani Sawit Plasma Transmigrasi” di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu (1/7).

Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Wakil Menteri Pertanian yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Aspekpir Indonesia, Rusman Heriawan, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Arya Sandhiyuda, perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Togu Rudianto Saragih, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono, serta ratusan pengurus organisasi petani sawit dari berbagai daerah.

Menurut Setiyono, melalui kemitraan, petani dapat menerapkan Good Agricultural Practices (GAP), mulai dari penggunaan bibit unggul, pengelolaan lahan, pemupukan, pengendalian hama, hingga proses panen sesuai standar.

Penerapan praktik budidaya yang baik tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga daya saing industri sawit Indonesia di tengah tuntutan keberlanjutan yang semakin tinggi di pasar global.

Berdasarkan data Aspekpir Indonesia, program kemitraan melalui pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) maupun Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA) saat ini tersebar di 20 provinsi dengan luas kebun plasma mencapai lebih dari 813 ribu hektare dan melibatkan sekitar 406 ribu kepala keluarga pekebun.

Menurutnya, sebagian besar kebun sawit rakyat kini telah memasuki generasi kedua sehingga membutuhkan program peremajaan untuk menjaga produktivitas. Aspekpir sendiri telah melaksanakan peremajaan sejak 2012 melalui program Revitalisasi Perkebunan dan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Ia menambahkan, salah satu keunggulan kemitraan dengan PTPN IV PalmCo adalah penerapan pola single management, yakni sistem pengelolaan terpadu mulai dari peremajaan hingga pemanenan dengan standar operasional perusahaan.

Sistem tersebut mencakup penerapan operational excellence, kesetaraan produktivitas antara kebun inti dan plasma, pemberdayaan petani melalui program cash for works, korporatisasi kelembagaan petani, serta prinsip transparansi dalam pengelolaan kebun.

Setiyono menilai penerapan sistem tersebut mampu mendorong produktivitas kebun plasma hingga mendekati produktivitas kebun inti perusahaan sekaligus memperkuat tata kelola kemitraan yang lebih profesional dan berkeadilan.

Ia juga menilai transformasi yang dilakukan PTPN IV PalmCo dalam beberapa tahun terakhir telah membawa perubahan positif dalam hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani, terutama melalui penguatan komunikasi, tata kelola, serta peningkatan fokus terhadap kesejahteraan petani plasma.

“Kalau B50 ingin berhasil, maka produktivitas petani harus naik. Dan cara paling efektif untuk mewujudkannya adalah melalui kemitraan yang sehat antara petani dan perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan pola kemitraan telah mengubah kehidupan masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi di berbagai sentra perkebunan sawit di Provinsi Riau.

Menurutnya, hubungan antara Aspekpir dan PTPN IV tidak sekadar kerja sama, tetapi juga telah membangun ikatan sosial yang kuat di tengah masyarakat perkebunan.

Kemitraan yang terbangun selama puluhan tahun tersebut dinilai telah berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani, pertumbuhan ekonomi pedesaan, serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah perkebunan.

“Kemitraan yang dilangsungkan oleh Aspekpir telah banyak mengubah kehidupan dan menggerakkan ekonomi di akar rumput. Saya sudah enam tahun di Riau, hampir seluruh acara saya ikuti. Dan kita sama-sama rasakan, setiap asosiasi atau kelompok biasanya punya nuansa berbeda. Di Aspekpir, suasananya sangat berbeda, penuh kekeluargaan, mungkin karena latar belakang berdirinya jadi berpengaruh terhadap substansi dan suasana kebatinan,” ujarnya.

Senada, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyuda, menilai bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan minyak sawit sebagai bahan baku pangan dan energi, penguatan kemitraan antara perusahaan dan petani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan minyak sawit nasional.

Peningkatan produktivitas kebun rakyat melalui pola kemitraan juga semakin memperkuat ketersediaan bahan baku crude palm oil (CPO) untuk mendukung implementasi program mandatori biodiesel B50 yang tengah dipersiapkan pemerintah.

“Kebijakan B50, yang meningkatkan campuran biodiesel berbasis minyak sawit menjadi 50 persen, diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan CPO domestik secara signifikan. Karena itu, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi perkebunan perusahaan, tetapi juga pada kemampuan jutaan petani sawit rakyat dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat peremajaan kebun secara berkelanjutan,” kata Arya.

Dengan luas perkebunan rakyat yang mencapai lebih dari 40 persen dari total areal sawit nasional, petani memegang peran strategis dalam menjaga keseimbangan pasokan bahan baku bagi industri pangan dan energi. Dalam konteks tersebut, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan dengan petani sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, serta memastikan manfaat ekonomi industri sawit dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. Program kemitraan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem sawit nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Lengkap Safe Haven Investment 2026: Memahami Aset Pelindung Nilai dan Posisi Magnificent Seven

    Panduan Lengkap Safe Haven Investment 2026: Memahami Aset Pelindung Nilai dan Posisi Magnificent Seven

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Disusun dan ditinjau oleh: Valbury Research Jakarta, Juni 2026. Memasuki 2026, ketidakpastian global membuat banyak investor kembali menaruh perhatian pada konsep aset pelindung nilai atau safe haven. Pertanyaannya bukan sekadar aset mana yang paling menguntungkan, melainkan bagaimana membangun portofolio yang lebih tahan menghadapi berbagai kondisi pasar. Panduan ini merangkum karakteristik sejumlah aset safe haven, kerangka […]

  • Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

    Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Di tengah lanskap digital yang semakin kompetitif, strategi pendekatan brand dalam menjangkau audiens terus berkembang. Jika sebelumnya brand berfokus untuk meningkatkan eksposur dan kampanye yang bersifat satu arah, kini banyak brand yang mulai membangun komunitas secara aktif. Melalui komunitas, brand dapat menciptakan keterikatan emosional, mengembangkan percakapan dua arah, serta menghadirkan […]

  • Bittime Luncurkan Program Mining Points bagi Seluruh Investor, dengan Total Prize Pool hingga 100.000 USDT

    Bittime Luncurkan Program Mining Points bagi Seluruh Investor, dengan Total Prize Pool hingga 100.000 USDT

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Bittime, platform crypto exchange berizin dan diawasi di Indonesia, memperkenalkan Bittime Mining-Points dengan total prize pool hingga 100.000 $USDT. Program insentif berbasis aktivitas trading dan referral ini dirancang untuk mendorong partisipasi investor terhadap platform Bittime.  Mengusung prinsip keterbukaan dan kemudahan akses, program ini dapat diikuti oleh seluruh investor aset kripto. […]

  • Dukung Stimulus Pemerintah 30 Persen, KAI Daop 4 Semarang Siapkan Lebih dari Setengah Juta Tempat Duduk selama Angkutan Lebaran

    Dukung Stimulus Pemerintah 30 Persen, KAI Daop 4 Semarang Siapkan Lebih dari Setengah Juta Tempat Duduk selama Angkutan Lebaran

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Pemerintah kembali memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Salah satu moda transportasi yang diberikan stimulus adalah kereta api. Pemerintah kembali memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Salah satu moda transportasi yang diberikan stimulus adalah kereta api. Melalui stimulus tersebut, pemerintah menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen untuk moda transportasi kereta api guna menjaga daya beli […]

  • Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

    Tips Kirim Uang ke Luar Negeri: Lebih Efisien di Tengah Kurs yang Dinamis

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kirim uang ke luar negeri kini semakin mudah, namun tetap perlu strategi agar biaya tetap efisien dan proses berjalan lancar. Di tengah pergerakan nilai tukar yang fluktuatif, memahami cara kerja transfer valas menjadi hal penting, terutama untuk kebutuhan keluarga, pendidikan, hingga bisnis lintas negara. Dalam beberapa tahun terakhir, transaksi lintas negara meningkat seiring mobilitas global […]

  • Perkuat Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-38

    Perkuat Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-38

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Agustus 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan kepada tiga panti asuhan di wilayah Jakarta, Bekasi dan Bandung. Bantuan disalurkan oleh Kantor Pusat JMTM, Maintenance Service Area (MSA) Jakarta–Cikampek, dan MSA Purbaleunyi kepada panti asuhan […]

expand_less