Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Kolintang Resmi Mendunia, Gubernur Yulius Selvanus Terima Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Jakarta

Kolintang Resmi Mendunia, Gubernur Yulius Selvanus Terima Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Jakarta

  • account_circle Editor Reputasi
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

JAKARTA, reputasiplus.com – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E. secara resmi menerima Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk Kolintang pada acara kenegaraan yang digelar di Museum Nasional, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Penyerahan tersebut menandai pengukuhan musik tradisional khas Minahasa itu sebagai warisan budaya dunia yang diakui secara internasional.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Endah Thahjani Dwirini Retno Astuti, SS., MPhil., yang hadir mewakili pemerintah pusat. Selain Kolintang, acara yang sama juga menyertakan penyerahan sertifikat UNESCO untuk Reog Ponorogo dan Kebaya, dua warisan budaya nasional lain yang berhasil masuk dalam daftar Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Acara resmi tersebut dihadiri perwakilan dari Arsip Nasional RI, Kementerian Luar Negeri, pejabat Kementerian Kebudayaan, PINKAN Indonesia, serta komunitas budaya dan para seniman yang selama ini berperan aktif dalam pelestarian kesenian tradisional Indonesia. Kehadiran berbagai unsur lembaga negara dan komunitas seni mencerminkan kuatnya dukungan terhadap penguatan diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius Selvanus hadir didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, antara lain Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Dr. Franky Manumpil dan Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jani Niclas Lukas. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut dalam mendukung penuh proses pelestarian Kolintang sebagai identitas budaya daerah.

Penetapan Kolintang sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO menjadi tonggak sejarah penting bagi masyarakat Sulawesi Utara. Pengakuan internasional ini tidak hanya mengukuhkan nilai musikal dan teknis permainan Kolintang sebagai instrumen khas Nusantara, tetapi juga menjadikannya simbol kearifan lokal yang berhasil menembus batas global. Dengan pengakuan tersebut, Kolintang kini berdiri sejajar dengan berbagai warisan budaya besar dunia lainnya yang telah lebih dahulu diakui UNESCO.

Dalam sambutan resminya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian bersejarah tersebut. Ia menegaskan bahwa pengakuan UNESCO merupakan amanah besar yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk memastikan Kolintang terus dilestarikan, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi masa depan agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

 

Lebih lanjut, Gubernur menyebut bahwa pencapaian ini memperkuat posisi Sulawesi Utara dalam diplomasi budaya Indonesia. Kolintang, katanya, bukan hanya alat musik, tetapi suara identitas dan ekspresi artistik masyarakat Sulut yang telah lama dikenal secara internasional. Dengan masuknya Kolintang ke daftar UNESCO, potensi Kolintang untuk tampil di panggung-panggung global semakin terbuka luas, sekaligus menjadi peluang untuk meningkatkan apresiasi dunia terhadap seni tradisional Indonesia.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sendiri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menindaklanjuti pengakuan tersebut. Program-program yang dirancang meliputi perluasan akses pembelajaran Kolintang bagi generasi muda, peningkatan ruang pertunjukan di tingkat lokal, nasional, dan internasional, hingga upaya konservasi terhadap teknik pembuatan instrumen Kolintang yang semakin jarang dikuasai. Pemprov juga berkomitmen mendorong kolaborasi antara seniman, pendidik, dan industri kreatif agar Kolintang dapat terus berkembang dengan inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisinya.

 

Pengakuan UNESCO ini diharapkan menjadi momentum baru bagi Sulawesi Utara untuk memperkuat ekosistem seni budaya dan memajukan sektor kreatif daerah. Melalui dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, Kolintang diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan Sulut, tetapi juga ikon budaya Indonesia yang semakin mendunia.

Redaksi ReputasiPlus

 

  • Penulis: Editor Reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA Assalafiyah Yogyakarta Gandeng Neon Uji dalam Penerapan Platform Ujian Online Berbasis CBT

    MA Assalafiyah Yogyakarta Gandeng Neon Uji dalam Penerapan Platform Ujian Online Berbasis CBT

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MA Assalafiyah Yogyakarta bekerja sama dengan Neon Uji untuk menerapkan ujian berbasis CBT guna meningkatkan efisiensi dan kualitas evaluasi pembelajaran. Kolaborasi ini didukung keberhasilan tryout online serta fitur unggulan seperti bank soal dan analitik siswa. Kehadiran Neon Uji diharapkan memperkuat transformasi digital pendidikan di lingkungan madrasah dan pesantren. Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Platform asesmen […]

  • DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DJI EV50 adalah drone kargo eVTOL pertama DJI, menggabungkan lepas landas vertikal dan efisiensi sayap tetap dalam satu platform. Dengan payload 50 kg dan jangkauan 150 km, EV50 dibangun untuk pengiriman jarak jauh ke lokasi tanpa landasan. Kemampuannya sudah dibuktikan pada ekspedisi ilmiah di ketinggian 8.861 meter di kawasan Everest. Logistik ke lokasi terpencil di […]

  • Menyatukan Laporan Puluhan Cabang Tanpa Menunggu Rekap Manual dari Daerah

    Menyatukan Laporan Puluhan Cabang Tanpa Menunggu Rekap Manual dari Daerah

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Kelola laporan dari puluhan cabang secara terpusat tanpa menunggu proses rekap manual dari masing masing daerah. Data yang terintegrasi membantu mempercepat pelaporan, meningkatkan akurasi, dan memudahkan manajemen mengambil keputusan. Tanggal sepuluh sudah lewat, tetapi laba bulan lalu belum diketahui. Kantor pusat masih menunggu berkas dari beberapa cabang di daerah. Setiap cabang mengirim format berbeda, sebagian […]

  • Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna

    Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Cirebon (21/03) – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur menjelang periode libur Idulfitri 1447H/2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci). Berdasarkan data lalu lintas kendaraan yang melewati Gerbang Tol Ciperna Barat dan Gerbang Tol Ciperna Timur, tercatat […]

  • Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

    Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta,12 Februari 2026 – Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026. Ini sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kepada masyarakat yang melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan dengan berbagai moda transportasi dan akan diikuti lebih dari 100 ribu pemudik ke berbagai kabupaten/kota tujuan di seluruh Indonesia. Hal ini […]

  • Jangan Terburu-buru Menghakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif

    Jangan Terburu-buru Menghakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Tragedi Cipayung tidak boleh dijadikan alat untuk membangun opini yang mendahului proses hukum. Menghormati hasil investigasi merupakan bentuk penghormatan terhadap prinsip keadilan dan tata kelola pemerintahan yang baik. Siapa pun yang nantinya terbukti lalai harus bertanggung jawab. Namun sebelum fakta-fakta hukum terungkap, tidak seorang pun layak dijatuhi vonis di ruang publik. Oleh: Rinanto Dwi Hantoro, […]

expand_less