Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional

Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

Jakarta, 17 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan yang masih dibayangi tingginya biaya dana serta kompetisi pasar yang semakin ketat. Hingga Mei 2026, perseroan berhasil mencatatkan perbaikan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 511 basis poin (bps) secara year-on-year (YoY).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Perbaikan rasio BOPO ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil positif. Kami terus mendorong optimalisasi proses bisnis, pengendalian biaya operasional secara disiplin, serta peningkatan kualitas pendapatan untuk menjaga kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.” 

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama BRI Finance dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses layanan pembiayaan kepada nasabah. Di tengah dinamika industri multifinance yang terus berkembang, perusahaan tetap berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan investasi strategis jangka panjang.

BRI Finance menilai tantangan industri pada tahun 2026 masih cukup kompleks, terutama dipengaruhi oleh tingginya cost of fund, kebutuhan investasi teknologi untuk mendukung transformasi digital, serta persaingan yang semakin agresif di sektor pembiayaan.

Meski demikian, perusahaan tetap optimistis dengan terus memperkuat berbagai program efisiensi berbasis digitalisasi, penyederhanaan proses kerja, serta penguatan manajemen biaya yang adaptif terhadap kondisi pasar.

Secara industri, tren efisiensi juga mulai terlihat pada sektor multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio BOPO industri pembiayaan per April 2026 tercatat sebesar 79,21%, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 80,25%.

“Kami meyakini bahwa penguatan efisiensi operasional menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya saing perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa mendatang,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • DIVRE IV Siagakan 2.499 Personel Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

    DIVRE IV Siagakan 2.499 Personel Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyiagakan 2.499 personel untuk memastikan kelancaran operasional, pelayanan, serta keamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Pasukan Angkutan Lebaran yang menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat selama periode […]

  • Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti

    Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 30 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengakhiri kegiatan Posko Angkutan Lebaran 2026 pada Senin, 30 Maret 2026. Penutupan posko ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah operasional KAI setelah berlangsung selama 18 hari, sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung, prosesi penutupan […]

  • Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

    Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan telah menyiapkan seluruh dana yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga disiplin keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan investor terhadap kinerja […]

  • Gubernur Yulius Tancap Gas! Bahas Langsung dengan Menteri PUPR, Dorong Pembangunan Merata di Sulut

    Gubernur Yulius Tancap Gas! Bahas Langsung dengan Menteri PUPR, Dorong Pembangunan Merata di Sulut

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), kembali menunjukkan langkah cepat dan proaktif dalam mendorong pemerataan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai. Dalam kunjungan kerjanya ke Jakarta, Kamis (16/10/2025), Gubernur YSK melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Doddy Hanggodo di Kantor Pusat Kementerian PUPR. Pertemuan yang berlangsung dalam […]

  • STYLE GUIDE: The Black Edit – Mendefinisikan Ulang Seragam Minimalis Modern

    STYLE GUIDE: The Black Edit – Mendefinisikan Ulang Seragam Minimalis Modern

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Oleh Tim Editorial Puragraph Di tengah tren mode yang terus berubah, warna hitam selalu menjadi fondasi utama. Hitam bukan sekadar warna; ia adalah kanvas bagi struktur, tekstur, dan rasa percaya diri yang effortless. Musim ini, Tim Editorial Puragraph mengajak Anda untuk menanggalkan gaya yang berlebihan dan merayakan keindahan dari sebuah “seragam” modern. Serbaguna, gender-fluid, dan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

    Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui subholding Supporting Co, PTPN I, perusahaan mendapat mandat untuk masuk ke bisnis komoditas tanaman pangan semusim, khususnya singkong dan jagung. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap isu stabilitas harga, kontinuitas pasokan, serta pemberdayaan petani yang masih menjadi tantangan pada […]

expand_less