Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional

Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Jakarta, 17 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan yang masih dibayangi tingginya biaya dana serta kompetisi pasar yang semakin ketat. Hingga Mei 2026, perseroan berhasil mencatatkan perbaikan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 511 basis poin (bps) secara year-on-year (YoY).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Perbaikan rasio BOPO ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil positif. Kami terus mendorong optimalisasi proses bisnis, pengendalian biaya operasional secara disiplin, serta peningkatan kualitas pendapatan untuk menjaga kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.” 

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama BRI Finance dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses layanan pembiayaan kepada nasabah. Di tengah dinamika industri multifinance yang terus berkembang, perusahaan tetap berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan investasi strategis jangka panjang.

BRI Finance menilai tantangan industri pada tahun 2026 masih cukup kompleks, terutama dipengaruhi oleh tingginya cost of fund, kebutuhan investasi teknologi untuk mendukung transformasi digital, serta persaingan yang semakin agresif di sektor pembiayaan.

Meski demikian, perusahaan tetap optimistis dengan terus memperkuat berbagai program efisiensi berbasis digitalisasi, penyederhanaan proses kerja, serta penguatan manajemen biaya yang adaptif terhadap kondisi pasar.

Secara industri, tren efisiensi juga mulai terlihat pada sektor multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio BOPO industri pembiayaan per April 2026 tercatat sebesar 79,21%, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 80,25%.

“Kami meyakini bahwa penguatan efisiensi operasional menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya saing perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa mendatang,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

    Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jika disingkat dalam satu kalimat, Seminyak cocok untuk traveler yang mencari kenyamanan, beach club, dan akses mudah ke mana-mana. Sementara itu, Canggu lebih cocok untuk traveler yang suka suasana santai, surfing, cafe hopping, dan komunitas kreatif. Saat merencanakan liburan ke Bali, banyak wisatawan bingung memilih antara Seminyak atau Canggu. Walaupun hanya berjarak sekitar 20–30 menit […]

  • BRI KCP Senen Jaya Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Kemudahan Transaksi Nasabah

    BRI KCP Senen Jaya Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Kemudahan Transaksi Nasabah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan akses transaksi kepada masyarakat, BRI KCP Senen Jaya menghadirkan layanan Weekend Banking bagi nasabah yang membutuhkan layanan perbankan di akhir pekan dan hari libur. Melalui layanan ini, nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, pembukaan rekening, aktivasi layanan digital banking, hingga […]

  • R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

    R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BRI Region 6 menetapkan R. Aditya Soeparno Putra sebagai Change Agent Koordinator (CAK) BRI Region 6 periode 2026–2027. Terpilihnya R. Aditya menjadi bagian dari upaya BRI Region 6 dalam memperkuat peran Change Agent sebagai penggerak perubahan serta budaya kerja positif di lingkungan BRI. Dalam menjalankan tugasnya sebagai CAK, R. Aditya Soeparno Putra akan didampingi oleh […]

  • Bittime Ingatkan Pentingnya Literasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Kondisi Aset Kripto

    Bittime Ingatkan Pentingnya Literasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Kondisi Aset Kripto

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Januari 2026 – Pasar aset kripto, khususnya Bitcoin ($BTC), terpantau bergerak stabil di kisaran harga $89.000 setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan pada awal pekan ini. Meski dalam kondisi stabil, Bittime, platform pertukaran aset kripto yang resmi dan diawasi di Indonesia kembali tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang.  Sebelumnya, […]

  • 65% Konsumen Indonesia Terkena Dampak Penipuan E-commerce: Survei Cacco Mengungkap Kebutuhan Mendesak akan Deteksi Otomatis

    65% Konsumen Indonesia Terkena Dampak Penipuan E-commerce: Survei Cacco Mengungkap Kebutuhan Mendesak akan Deteksi Otomatis

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Cacco Inc. (Kantor Pusat: Minato-ku, Tokyo; Presiden Direktur Hiroyuki Iwai; Kode Saham: 4166; selanjutnya disebut “Cacco”), penyedia layanan deteksi penipuan Jepang No.1*1 yang berkontribusi pada pengembangan infrastruktur belanja online yang aman, telah melakukan survei mengenai kerugian akibat penipuan dan solusi pencegahannya di kalangan pelaku bisnis E-commerce (EC) dan konsumen di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu […]

  • Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

    Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta  — Ketika T. Koshy membantu membangun Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, gagasan yang dibawa bukan sekadar menciptakan platform perdagangan digital baru. Konsepnya adalah membangun jaringan terbuka yang memungkinkan berbagai aplikasi, pelaku usaha, layanan logistik, dan sistem pembayaran saling terhubung melalui infrastruktur yang interoperabel. Kini, gagasan tersebut memiliki babak baru di Indonesia. Koshy, […]

expand_less