Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026

Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Investasi hilirisasi bauksit menjadi motor utama pertumbuhan investasi nasional pada triwulan II 2026. Realisasi investasi sektor ini mencapai Rp40,1 triliun, melonjak 193 persen dibandingkan triwulan I 2026 yang sebesar Rp13,7 triliun.

Lonjakan tersebut membuat bauksit untuk pertama kalinya menjadi komoditas dengan realisasi investasi hilirisasi terbesar di Indonesia, menggeser nikel yang selama ini mendominasi investasi sektor pengolahan mineral.

Peningkatan investasi itu didorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit di dalam negeri. Kondisi tersebut menunjukkan arah hilirisasi nasional mulai berkembang lebih merata dan tidak lagi hanya bergantung pada industri nikel.

Salah satu proyek strategis yang menopang perkembangan tersebut adalah pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I di Mempawah, Kalimantan Barat, yang dikembangkan Grup MIND ID melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun dengan kebutuhan bahan baku sekitar 3,3 juta ton bauksit setiap tahun. Keberadaan SGAR menjadi tonggak penting penguatan rantai pasok industri aluminium nasional, mulai dari pertambangan bauksit hingga pengolahan menjadi alumina.

Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno menyambut positif peningkatan investasi hilirisasi bauksit tersebut. Menurutnya, selama ini sektor bauksit memang masih tertinggal dibandingkan nikel karena investor lebih banyak mengarahkan modalnya ke industri pengolahan nikel.

“Kami menyambut gembira capaian investasi di sektor hilirisasi bauksit melalui peningkatan tajam investasi smelter. Jika dilihat dari perkembangannya di masa lalu, kita memang menunggu lebih banyak lagi investasi di sektor smelter bauksit karena cenderung tertinggal dibandingkan investasi di sektor nikel,” ujar Eddy.

Ia berharap pembangunan smelter tidak berhenti pada tahap pengolahan awal, tetapi berlanjut hingga pengembangan industri hilir agar Indonesia memperoleh nilai tambah yang lebih besar.

“Oleh karena itu, kami berharap investasi smelter bauksit juga diikuti oleh pengembangan industri hilir dari bauksit lebih lanjut, agar negara dapat memaksimalkan nilai tambah dari produk hilir bauksit,” katanya.

Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha juga mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, tren peningkatan investasi harus dijaga agar memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian nasional.

“Terkait capaian ini perlu diapresiasi. Meski begitu tren ini jangan hanya bersifat sementara tapi harus konsisten dan bila perlu bisa ditingkatkan,” ujar Syarif.

Ia menilai keberhasilan hilirisasi juga harus memberikan manfaat bagi daerah penghasil sumber daya alam melalui pembagian manfaat yang adil.

“Yang perlu diperhatikan pemerintah adalah kita perlu menjaga dengan baik daerah penghasil sumber daya dan para pengelolanya. Misalnya, dana bagi hasil untuk daerah jangan dipotong atau dihutangi terus serta berikan hak daerah sesuai undang-undang yang berlaku,” katanya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan perubahan posisi tersebut terjadi karena meningkatnya pembangunan fasilitas pengolahan bauksit oleh investor dalam maupun luar negeri.

“Nah ini kalau kita lihat, biasanya itu nikel selalu di nomor satu. Nah ini ada shifting, bauksit menjadi nomor satu karena memang ada beberapa pembangunan bauksit, baik yang dilakukan oleh dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga bauksit ini untuk pertama kali mengambil tempat nomor satu sesudah nikel,” ujar Rosan.

Menurutnya, pergeseran tersebut menunjukkan hilirisasi nasional mulai berkembang lebih merata. Tidak hanya menciptakan nilai tambah industri, peningkatan investasi juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

Secara keseluruhan, realisasi investasi hilirisasi pada triwulan II 2026 mencapai Rp152,7 triliun atau meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai tersebut menyumbang 29,8 persen terhadap total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp511,8 triliun.

Berdasarkan komoditas, investasi hilirisasi bauksit menjadi yang terbesar dengan nilai Rp40,1 triliun, disusul nikel Rp29,4 triliun, tembaga Rp16,7 triliun, besi baja Rp13,2 triliun, pasir silika Rp4 triliun, serta komoditas lainnya seperti timah, emas, perak, kobalt, mangan, batu bara, aspal Buton, dan logam tanah jarang sebesar Rp4,7 triliun.

Realisasi investasi Januari–Juni 2026 tercatat menyerap 1.448.862 tenaga kerja, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pada triwulan II 2026 saja, investasi mampu menyerap 742.263 tenaga kerja atau meningkat 5,1 persen.

“Dan ini kalau di triwulan kedua saja, penyerapan tenaga kerjanya 742.263 orang atau meningkat 5,1 persen,” kata Rosan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Pemerataan Internet Nasional, MyRepublic Air Sukses ULO di Lampung

    Dukung Pemerataan Internet Nasional, MyRepublic Air Sukses ULO di Lampung

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Proses Uji Laik Operasi (ULO) pada akhir Februari telah sukses dijalankan oleh layanan MyRepublic Air. Upaya memperluas akses internet berkualitas di Sumatra terus dilakukan MyRepublic Indonesia. Proses Uji Laik Operasi (ULO) pada akhir Februari telah sukses dijalankan oleh layanan MyRepublic Air. Pelaksanaan ULO yang dilakukan secara daring ini menandai kesiapan MyRepublic Air untuk segera beroperasi […]

  • Kolaborasi dengan CGV, KAI Services Kini Kelola Layanan Kebersihan di 40 Bioskop CGV

    Kolaborasi dengan CGV, KAI Services Kini Kelola Layanan Kebersihan di 40 Bioskop CGV

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KAI Services terus melakukan ekspansi bisnis dengan memperluas jangkauan melalui kolaborasi dengan perusahaan di luar KAI Group. Salah satunya unit Cleaning KAI Services, Resclean, melakukan pelayanan di 40 bioskop CGV yang tersebar di 11 Provinsi yang meliputi wilayah Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Purwakarta, Karawang, Pekanbaru, Batam, Medan, Padang, Palembang, Cirebon, Tegal, Banyumas, Sukoharjo, Sleman, […]

  • Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati,  Justru Paling Rentan Terlupakan

    Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Tanyakan pada orang tua mana pun di Indonesia, apa hal paling berharga dalam hidup mereka. Jawabannya hampir selalu sama: anak. Namun di balik cinta sebesar itu, ada satu pertanyaan yang sering kita tunda: apakah masa depan mereka akan tetap terlindungi jika suatu hari kita tak lagi ada di sisi mereka? Pertanyaan itu menjadi semakin relevan […]

  • KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run With KAI” di Kota Jombang

    KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run With KAI” di Kota Jombang

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun turut serta menyemarakkan acara “Smansa Fun Run With KAI” di Kota Jombang dengan membuka booth sekaligus menawarkan beberapa program layanan kereta api bagi masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness, memperkuat brand image KAI, serta menumbuhkan minat masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi […]

  • WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara

    WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Walden Global Services (WGS) mengumumkan kemitraan strategis dengan Mavvrik, untuk menghadirkan solusi Financial Operations (FinOps) dan Cloud Cost Management bagi organisasi di Indonesia dan Asia Tenggara. Melalui kemitraan ini, Mavvrik resmi memperluas ekspansinya ke kawasan, sementara WGS memperkuat portofolio layanannya guna membantu perusahaan meningkatkan visibilitas biaya, tata kelola pengeluaran teknologi, serta optimalisasi investasi pada lingkungan […]

  • Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

    Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, Juni 2026. Setiap kali pasar keuangan memasuki masa gejolak, satu pertanyaan yang sama selalu muncul di benak banyak investor: ke mana sebaiknya dana ditempatkan agar lebih tahan terhadap guncangan? Menengok ke belakang, tiga periode krisis besar yang dialami pasar Indonesia, yaitu krisis keuangan global 2008, pandemi 2020, dan volatilitas pasar 2024, memberikan gambaran yang […]

expand_less