Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Jakarta, Juni 2026. Setiap kali pasar keuangan memasuki masa gejolak, satu pertanyaan yang sama selalu muncul di benak banyak investor: ke mana sebaiknya dana ditempatkan agar lebih tahan terhadap guncangan? Menengok ke belakang, tiga periode krisis besar yang dialami pasar Indonesia, yaitu krisis keuangan global 2008, pandemi 2020, dan volatilitas pasar 2024, memberikan gambaran yang menarik mengenai bagaimana emas dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke arah yang sering kali berlawanan.

Babak Pertama: Guncangan Global 2008

Krisis keuangan global 2008 menjadi salah satu ujian terberat bagi pasar saham di hampir seluruh dunia. Tekanan yang berawal dari sektor keuangan negara maju merembet dengan cepat ke berbagai bursa, termasuk Indonesia. IHSG mengalami koreksi yang dalam seiring meningkatnya kehati-hatian investor secara global.

Pada periode yang sama, harga emas dalam denominasi dolar AS justru bergerak menguat. Banyak pelaku pasar internasional mengalihkan sebagian dananya ke aset yang dianggap lebih defensif ketika ketidakpastian meningkat. Inilah pertama kalinya, dalam ingatan banyak investor modern, pola pergerakan emas dan saham yang berlawanan arah terlihat begitu jelas.

Babak Kedua: Tekanan Pandemi 2020

Lebih dari satu dekade kemudian, pandemi 2020 kembali menghadirkan tekanan yang luar biasa pada pasar keuangan dunia. Dalam waktu singkat, IHSG sempat turun tajam ketika kekhawatiran menyebar lebih cepat daripada kepastian. Pola yang serupa dengan 2008 pun terulang.

Di tengah gelombang ketidakpastian itu, harga emas global sempat menyentuh kisaran rekor tertingginya, sementara harga emas dalam rupiah juga mencatat penguatan. Bagi sebagian investor, emas kembali menjalankan perannya sebagai salah satu aset penyeimbang ketika kelas aset lain berada di bawah tekanan.

Babak Ketiga: Dinamika Pasar 2024

Berbeda dengan dua periode sebelumnya, 2024 tidak ditandai oleh satu guncangan besar, melainkan oleh dinamika pasar yang lebih beragam sepanjang tahun. IHSG menutup tahun dengan koreksi tipis. Pada saat yang sama, harga emas, baik secara global maupun dalam bentuk emas Antam, melanjutkan tren penguatan yang cukup konsisten.

Rangkuman berikut memberikan gambaran umum atas pola pergerakan kedua aset selama tiga periode tersebut.

Konteks yang Sering Terlewat: Pola Bukan Jaminan

Meski pola di atas terlihat berulang, penting untuk dipahami bahwa hal ini bukan jaminan akan terjadi kembali dengan cara yang sama. Sejumlah studi akademik di Indonesia justru menunjukkan bahwa peran emas sebagai aset lindung nilai bersifat kontekstual. Pada beberapa periode, kekuatan hubungannya dengan pasar saham tidak selalu konsisten.

Temuan ini memberi pelajaran berharga: tidak ada satu pun kelas aset yang dapat dianggap sepenuhnya bebas risiko. Setiap aset memiliki karakteristik, kelebihan, dan keterbatasannya masing-masing, yang perlu dipahami sebelum keputusan investasi diambil.

Market Insight

Ada beberapa pelajaran yang dapat dibaca dari ketiga periode tersebut. Pertama, pada masa tekanan pasar yang luas, emas dan saham kerap bergerak ke arah yang berbeda, sehingga keduanya dapat saling melengkapi dalam sebuah portofolio. Kedua, besarnya pergerakan tidak pernah sama di setiap krisis, sehingga mengandalkan satu skenario tunggal berisiko menyesatkan.

Ketiga, dan yang paling konsisten muncul, adalah pentingnya diversifikasi. Dengan menyebar penempatan dana pada beberapa kelas aset yang memiliki karakteristik berbeda, investor memiliki peluang lebih baik untuk membangun portofolio yang seimbang dalam menghadapi berbagai kondisi pasar.

Menurut tim Research Valbury, data historis sebaiknya dipahami sebagai bahan pembelajaran, bukan sebagai ramalan. Hal yang ingin terus didorong adalah literasi keuangan, agar masyarakat memahami karakteristik setiap aset beserta risikonya, dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak sesuai dengan profil masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utamakan Suara Warga, BSKDN Kemendagri Gelar Program Review Pertama di Tanah Papua Bersama Pemkab Supiori

    Utamakan Suara Warga, BSKDN Kemendagri Gelar Program Review Pertama di Tanah Papua Bersama Pemkab Supiori

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUPIORI, PAPUA, 28 Juli 2026 — Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Supiori dan Koso Nippon Jepang sukses mengimplementasikan kegiatan Advokasi Kebijakan melalui Program Review Kabupaten Supiori Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Jules F. Warikar, Kantor BPKAD Kabupaten Supiori, pada Senin, 27 Juli 2026. Pelaksanaan kegiatan […]

  • Awal Tahun yang Positif, BRI Finance Catatkan Disbursement >2 Miliar dari Empat Kantor Cabang Baru

    Awal Tahun yang Positif, BRI Finance Catatkan Disbursement >2 Miliar dari Empat Kantor Cabang Baru

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengawali tahun 2026 dengan capaian yang konstruktif melalui kontribusi empat kantor cabang (KC) baru yang telah beroperasi pada awal bulan februari lalu. Hingga 26 Februari 2026, total penyaluran pembiayaan dari keempat KC tersebut tercatat telah melampaui Rp2 miliar, dengan kontribusi terbesar berasal dari KC […]

  • Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

    Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sejumlah pelaku industri melihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mencari sumber likuiditas. Salah satu alternatif yang mulai banyak dilirik adalah pemanfaatan aset pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai tanpa harus menjual aset tersebut secara permanen. Kenaikan biaya hidup yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai mendorong perubahan perilaku keuangan masyarakat. Tekanan dari meningkatnya harga […]

  • Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

    Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Februari 2026 – Ajang seni rupa kontemporer Art Jakarta Papers kembali digelar pada 5–8 Februari 2026 di City Hall Pondok Indah Mall 3. Sebagai bagian dari rangkaian pameran Art Jakarta yang sebelumnya diselenggarakan di JIExpo Kemayoran dan Hutan Kota by Plataran, edisi Art Jakarta Papers tahun ini secara khusus menyoroti beragam kemungkinan artistik […]

  • Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

    Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta (23/04), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti meninjau progres proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Prambanan-Purwomartani, pada Rabu (22/04). Turut hadir dalam tinjauan tersebut Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah, […]

  • Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

    Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Tren remote work yang semakin berkembang mendorong perubahan cara pekerja urban menjalani aktivitas profesional mereka. Tidak lagi terbatas pada kantor atau rumah, banyak pekerja kini memilih bekerja dari lokasi yang menawarkan suasana lebih nyaman dan mendukung produktivitas. Batam mulai dilirik sebagai destinasi short escape yang ideal, berkat akses yang mudah dan biaya akomodasi yang kompetitif. […]

expand_less