Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Jakarta, Juni 2026. Setiap kali pasar keuangan memasuki masa gejolak, satu pertanyaan yang sama selalu muncul di benak banyak investor: ke mana sebaiknya dana ditempatkan agar lebih tahan terhadap guncangan? Menengok ke belakang, tiga periode krisis besar yang dialami pasar Indonesia, yaitu krisis keuangan global 2008, pandemi 2020, dan volatilitas pasar 2024, memberikan gambaran yang menarik mengenai bagaimana emas dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke arah yang sering kali berlawanan.

Babak Pertama: Guncangan Global 2008

Krisis keuangan global 2008 menjadi salah satu ujian terberat bagi pasar saham di hampir seluruh dunia. Tekanan yang berawal dari sektor keuangan negara maju merembet dengan cepat ke berbagai bursa, termasuk Indonesia. IHSG mengalami koreksi yang dalam seiring meningkatnya kehati-hatian investor secara global.

Pada periode yang sama, harga emas dalam denominasi dolar AS justru bergerak menguat. Banyak pelaku pasar internasional mengalihkan sebagian dananya ke aset yang dianggap lebih defensif ketika ketidakpastian meningkat. Inilah pertama kalinya, dalam ingatan banyak investor modern, pola pergerakan emas dan saham yang berlawanan arah terlihat begitu jelas.

Babak Kedua: Tekanan Pandemi 2020

Lebih dari satu dekade kemudian, pandemi 2020 kembali menghadirkan tekanan yang luar biasa pada pasar keuangan dunia. Dalam waktu singkat, IHSG sempat turun tajam ketika kekhawatiran menyebar lebih cepat daripada kepastian. Pola yang serupa dengan 2008 pun terulang.

Di tengah gelombang ketidakpastian itu, harga emas global sempat menyentuh kisaran rekor tertingginya, sementara harga emas dalam rupiah juga mencatat penguatan. Bagi sebagian investor, emas kembali menjalankan perannya sebagai salah satu aset penyeimbang ketika kelas aset lain berada di bawah tekanan.

Babak Ketiga: Dinamika Pasar 2024

Berbeda dengan dua periode sebelumnya, 2024 tidak ditandai oleh satu guncangan besar, melainkan oleh dinamika pasar yang lebih beragam sepanjang tahun. IHSG menutup tahun dengan koreksi tipis. Pada saat yang sama, harga emas, baik secara global maupun dalam bentuk emas Antam, melanjutkan tren penguatan yang cukup konsisten.

Rangkuman berikut memberikan gambaran umum atas pola pergerakan kedua aset selama tiga periode tersebut.

Konteks yang Sering Terlewat: Pola Bukan Jaminan

Meski pola di atas terlihat berulang, penting untuk dipahami bahwa hal ini bukan jaminan akan terjadi kembali dengan cara yang sama. Sejumlah studi akademik di Indonesia justru menunjukkan bahwa peran emas sebagai aset lindung nilai bersifat kontekstual. Pada beberapa periode, kekuatan hubungannya dengan pasar saham tidak selalu konsisten.

Temuan ini memberi pelajaran berharga: tidak ada satu pun kelas aset yang dapat dianggap sepenuhnya bebas risiko. Setiap aset memiliki karakteristik, kelebihan, dan keterbatasannya masing-masing, yang perlu dipahami sebelum keputusan investasi diambil.

Market Insight

Ada beberapa pelajaran yang dapat dibaca dari ketiga periode tersebut. Pertama, pada masa tekanan pasar yang luas, emas dan saham kerap bergerak ke arah yang berbeda, sehingga keduanya dapat saling melengkapi dalam sebuah portofolio. Kedua, besarnya pergerakan tidak pernah sama di setiap krisis, sehingga mengandalkan satu skenario tunggal berisiko menyesatkan.

Ketiga, dan yang paling konsisten muncul, adalah pentingnya diversifikasi. Dengan menyebar penempatan dana pada beberapa kelas aset yang memiliki karakteristik berbeda, investor memiliki peluang lebih baik untuk membangun portofolio yang seimbang dalam menghadapi berbagai kondisi pasar.

Menurut tim Research Valbury, data historis sebaiknya dipahami sebagai bahan pembelajaran, bukan sebagai ramalan. Hal yang ingin terus didorong adalah literasi keuangan, agar masyarakat memahami karakteristik setiap aset beserta risikonya, dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak sesuai dengan profil masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan

    Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Industri konstruksi Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan bangunan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian nasional.  Di tengah pertumbuhan tersebut, pendekatan dalam merancang bangunan pun mengalami perubahan. Jika sebelumnya […]

  • BELIEVE FITNESS DEKLARASIKAN PERANG TERHADAP INDUSTRI “PERSONAL TRAINER” AMATIR: PERKENALKAN STANDAR EMAS DENGAN ‘ELITE 1% COACHES’

    BELIEVE FITNESS DEKLARASIKAN PERANG TERHADAP INDUSTRI “PERSONAL TRAINER” AMATIR: PERKENALKAN STANDAR EMAS DENGAN ‘ELITE 1% COACHES’

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Lelah dengan hasil nihil dan bertanya-tanya kenapa personal trainer saya tidak kompeten? Believe Fitness di Pacific Garden, Alam Sutera, menetapkan standar mutlak untuk elite fitness coaching di Indonesia. Kami tidak menyewakan ruang untuk amatir; kami memonopoli top 1% expert coaches dan pakar biomekanik fitness. Sebagai pusat program transformasi tubuh elit Tangerang, pelajari cara memilih personal […]

  • Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

    Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Dalam upaya mempererat hubungan dan meningkatkan sinergi kerja sama, BRI Region 6 menggelar pertemuan silaturahmi dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang berlangsung pada 7 April 2026 di Kantor Pusat PT Askrindo. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi kedua institusi dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama […]

  • Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

    Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta — Upaya memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan India kembali diperluas melalui peresmian Bharat Corner di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Jumat (24/4/2026) lalu. Fasilitas ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi pendidikan yang lebih luas sekaligus mendukung agenda internasionalisasi perguruan tinggi. Peresmian dilakukan langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep […]

  • Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

    Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Dunia investasi telah mengalami transformasi besar seiring dengan kemajuan teknologi digital yang mendemokratisasi akses ke pasar finansial global. Salah satu fenomena yang paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir adalah munculnya metode perdagangan berbasis komunitas yang memungkinkan interaksi aktif antar sesama pelaku pasar. Tren ini lahir dari kebutuhan generasi baru investor yang menginginkan cara belajar yang […]

  • Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan

    Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Saham teknologi Amerika Serikat kembali menjadi perhatian investor seiring munculnya sejumlah katalis baru dari perusahaan besar seperti Palantir Technologies (PLTR) dan Apple (AAPL). Di satu sisi, Palantir terus memperkuat posisinya di industri kecerdasan buatan (AI) melalui ekspansi kerja sama dengan perusahaan besar. Di sisi lain, Apple bersiap memasuki fase baru dengan peluncuran produk terbarunya yang […]

expand_less