Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Jakarta, 20 Juli 2026 – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, menjadi tulang punggung keluarga tidak lagi berarti hanya memenuhi kebutuhan pasangan dan anak. Banyak masyarakat usia produktif turut memenuhi kebutuhan orang tua yang memasuki usia lanjut, bahkan anggota keluarga lainnya. Kondisi yang dikenal sebagai sandwich generation ini membuat banyak keluarga menghadapi tekanan finansial yang semakin kompleks, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan biaya hidup lainnya.

Fenomena tersebut menjadi semakin relevan seiring perubahan struktur demografi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa 82,96% rumah tangga lansia masih memenuhi kebutuhan hidupnya dari penghasilan anggota rumah tangga yang bekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa anggota keluarga yang masih produktif memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan rumah tangga yang memiliki anggota lansia, terutama seiring Indonesia yang telah memasuki fase ageing population. Karena itu, membangun kesiapan finansial sejak usia produktif menjadi faktor penting agar perubahan demografi tersebut tidak berujung pada meningkatnya tekanan ekonomi di dalam keluarga.

Di tengah tanggung jawab tersebut, berbagai kebutuhan finansial keluarga juga terus meningkat. Berdasarkan publikasi Statistik Penunjang Pendidikan 2024, BPS mencatat bahwa rata-rata biaya pendidikan semakin besar pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bahkan mencapai sekitar Rp19,01 juta per tahun ajaran pada jenjang pendidikan tinggi. Di sisi lain, proporsi pengeluaran kesehatan terhadap total pengeluaran rumah tangga terus meningkat hingga mencapai 2,54% pada tahun 2025. Dalam publikasi Profil Statistik Kesehatan 2025, BPS juga menyoroti bahwa biaya kesehatan yang tidak direncanakan dapat menjadi beban bagi rumah tangga, terutama ketika membutuhkan pelayanan medis secara mendadak. Bagi sandwich generation, meningkatnya kebutuhan pendidikan dan risiko biaya kesehatan tersebut membuat sumber penghasilan harus mampu menopang berbagai kebutuhan keluarga secara bersamaan.

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, mengatakan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi sandwich generation adalah besarnya tanggung jawab yang berada di balik penghasilan mereka.

“Menjadi bagian dari sandwich generation berarti satu penghasilan sering kali menjadi penopang bagi lebih dari satu generasi. Ketika pencari nafkah mengalami risiko kesehatan, kehilangan kemampuan bekerja, atau bahkan meninggal dunia, dampaknya tidak hanya  dirasakan oleh pencari nafkah itu sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi pendidikan anak, kesejahteraan orang tua, hingga stabilitas ekonomi seluruh keluarga. Karena itu, membangun fondasi finansial sejak usia produktif menjadi semakin penting agar berbagai rencana kehidupan tetap dapat berjalan,” ujar Gatot.

Membangun fondasi finansial dapat dimulai dengan menyiapkan dana darurat, memiliki perlindungan jiwa dan kesehatan sesuai kebutuhan, serta melengkapi perencanaan jangka panjang melalui investasi dan dana pensiun. Kombinasi tersebut membantu menjaga stabilitas keuangan keluarga sekaligus mempersiapkan kemandirian finansial di masa depan.

“Fenomena sandwich generation harus disikapi dengan bijak. Hal yang lebih penting adalah memastikan setiap tahap kehidupan dipersiapkan dengan baik. Ketika masyarakat membangun fondasi finansial sejak usia produktif, mereka tidak hanya membantu melindungi keluarga hari ini, tetapi juga mempersiapkan diri agar tetap mandiri secara finansial di masa depan. Dengan demikian, setiap generasi dapat saling mendukung tanpa harus mewariskan tekanan finansial yang berlebihan kepada generasi berikutnya,” tambah Gatot.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life, yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan serta menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap tahap kehidupan. Sejalan dengan komitmen Protecting Life’s Progress, IFG Life percaya bahwa perlindungan bukan hanya membantu masyarakat menghadapi risiko yang tidak terduga, tetapi juga menjadi fondasi untuk menjaga keberlangsungan rencana hidup sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan finansial lintas generasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUNAS IISIA 2026 Bahas Strategi Industri Baja Nasional di Tengah Tantangan Global

    MUNAS IISIA 2026 Bahas Strategi Industri Baja Nasional di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Februari 2026 – Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) IISIA 2026 pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. Mengusung tema “Peluang Strategis Industri Baja Indonesia dalam Membangun Kedaulatan Ekosistem Industri Baja Nasional”, MUNAS IISIA 2026 menjadi forum strategis untuk membahas arah kebijakan, tantangan […]

  • Resign Tanpa Pekerjaan Baru, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

    Resign Tanpa Pekerjaan Baru, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Belakangan ini, media sosial ramai membahas keputusan resign dari pekerjaan demi mencari lingkungan kerja yang lebih baik, mengejar passion, atau beristirahat dari rutinitas yang melelahkan. Tidak sedikit orang yang memilih mengundurkan diri meski belum memiliki pekerjaan baru atau sumber penghasilan pengganti. Keputusan tersebut tentu menjadi hak masing-masing individu. Namun di tengah kondisi ekonomi yang masih […]

  • Jadwal Turnamen Esports Indonesia 2026: MLBB, PUBG Mobile, Valorant, Free Fire & Honor of Kings

    Jadwal Turnamen Esports Indonesia 2026: MLBB, PUBG Mobile, Valorant, Free Fire & Honor of Kings

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Panduan lengkap kalender event & tournament esports 2026 — jadwal MPL ID, Valorant, PUBG Mobile, Honor of Kings, Free Fire, dan sorotan prestasi tim Indonesia di kancah global. Tahun 2026 menjadi salah satu musim esports terbesar bagi Indonesia. Mulai dari MPL Indonesia, PMPL PUBG Mobile, Valorant Challengers, Honor of Kings, hingga Asian Games 2026, banyak […]

  • PT Vinindo Inti Pratama Dukung Panggung Gembira Pondok Pesantren Gontor melalui Sponsor Gembok Blossom untuk Seluruh Santri

    PT Vinindo Inti Pratama Dukung Panggung Gembira Pondok Pesantren Gontor melalui Sponsor Gembok Blossom untuk Seluruh Santri

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PT Vinindo Inti Pratama berpartisipasi sebagai sponsor dalam acara Panggung Gembira Pondok Modern Darussalam Gontor bertema “The Absolute Panggung Gembira: Impervious Generation” di Ponorogo. Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda, Vinindo memberikan gembok Blossom kepada seluruh santri. Melalui sponsorship ini, Vinindo menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas, kemandirian, dan semangat kepemimpinan para […]

  • Dollar Melambung Tinggi, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

    Dollar Melambung Tinggi, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Menjelang musim libur panjang lebaran tahun ini, terjadi pergeseran tren yang signifikan di kalangan wisatawan nusantara. Faktor utama yang mengubah peta perjalanan masyarakat Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi global yang menyebabkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp 17.000.  Para pelancong lokal kini kompak mengalihkan incaran liburan mereka ke berbagai destinasi domestik sebagai alternatif […]

  • 54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

    54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    FinanceAsia dan IDIA 2026 memberikan penghargaan kepada BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) di tengah pertumbuhan basis investor ritel Indonesia yang kini didominasi segmen usia di bawah 30 tahun Jakarta, 04 Mei 2026 – Jumlah investor pasar modal Indonesia melampaui 20,34 juta pada Desember 2025, tumbuh dari 12,16 juta pada 2022. Lebih dari separuh basis investor tersebut […]

expand_less