Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Jakarta, 20 Juli 2026 – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, menjadi tulang punggung keluarga tidak lagi berarti hanya memenuhi kebutuhan pasangan dan anak. Banyak masyarakat usia produktif turut memenuhi kebutuhan orang tua yang memasuki usia lanjut, bahkan anggota keluarga lainnya. Kondisi yang dikenal sebagai sandwich generation ini membuat banyak keluarga menghadapi tekanan finansial yang semakin kompleks, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan biaya hidup lainnya.

Fenomena tersebut menjadi semakin relevan seiring perubahan struktur demografi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa 82,96% rumah tangga lansia masih memenuhi kebutuhan hidupnya dari penghasilan anggota rumah tangga yang bekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa anggota keluarga yang masih produktif memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan rumah tangga yang memiliki anggota lansia, terutama seiring Indonesia yang telah memasuki fase ageing population. Karena itu, membangun kesiapan finansial sejak usia produktif menjadi faktor penting agar perubahan demografi tersebut tidak berujung pada meningkatnya tekanan ekonomi di dalam keluarga.

Di tengah tanggung jawab tersebut, berbagai kebutuhan finansial keluarga juga terus meningkat. Berdasarkan publikasi Statistik Penunjang Pendidikan 2024, BPS mencatat bahwa rata-rata biaya pendidikan semakin besar pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bahkan mencapai sekitar Rp19,01 juta per tahun ajaran pada jenjang pendidikan tinggi. Di sisi lain, proporsi pengeluaran kesehatan terhadap total pengeluaran rumah tangga terus meningkat hingga mencapai 2,54% pada tahun 2025. Dalam publikasi Profil Statistik Kesehatan 2025, BPS juga menyoroti bahwa biaya kesehatan yang tidak direncanakan dapat menjadi beban bagi rumah tangga, terutama ketika membutuhkan pelayanan medis secara mendadak. Bagi sandwich generation, meningkatnya kebutuhan pendidikan dan risiko biaya kesehatan tersebut membuat sumber penghasilan harus mampu menopang berbagai kebutuhan keluarga secara bersamaan.

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, mengatakan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi sandwich generation adalah besarnya tanggung jawab yang berada di balik penghasilan mereka.

“Menjadi bagian dari sandwich generation berarti satu penghasilan sering kali menjadi penopang bagi lebih dari satu generasi. Ketika pencari nafkah mengalami risiko kesehatan, kehilangan kemampuan bekerja, atau bahkan meninggal dunia, dampaknya tidak hanya  dirasakan oleh pencari nafkah itu sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi pendidikan anak, kesejahteraan orang tua, hingga stabilitas ekonomi seluruh keluarga. Karena itu, membangun fondasi finansial sejak usia produktif menjadi semakin penting agar berbagai rencana kehidupan tetap dapat berjalan,” ujar Gatot.

Membangun fondasi finansial dapat dimulai dengan menyiapkan dana darurat, memiliki perlindungan jiwa dan kesehatan sesuai kebutuhan, serta melengkapi perencanaan jangka panjang melalui investasi dan dana pensiun. Kombinasi tersebut membantu menjaga stabilitas keuangan keluarga sekaligus mempersiapkan kemandirian finansial di masa depan.

“Fenomena sandwich generation harus disikapi dengan bijak. Hal yang lebih penting adalah memastikan setiap tahap kehidupan dipersiapkan dengan baik. Ketika masyarakat membangun fondasi finansial sejak usia produktif, mereka tidak hanya membantu melindungi keluarga hari ini, tetapi juga mempersiapkan diri agar tetap mandiri secara finansial di masa depan. Dengan demikian, setiap generasi dapat saling mendukung tanpa harus mewariskan tekanan finansial yang berlebihan kepada generasi berikutnya,” tambah Gatot.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life, yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan serta menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap tahap kehidupan. Sejalan dengan komitmen Protecting Life’s Progress, IFG Life percaya bahwa perlindungan bukan hanya membantu masyarakat menghadapi risiko yang tidak terduga, tetapi juga menjadi fondasi untuk menjaga keberlangsungan rencana hidup sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan finansial lintas generasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor

    Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Perdagangan baja global memasuki fase baru yang semakin ditentukan oleh kebijakan negara melalui tarif, kuota impor, hingga instrumen pengamanan perdagangan. Kondisi ini menuntut penguatan kebijakan perdagangan nasional agar industri baja domestik tetap kompetitif di tengah tekanan global yang meningkat. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Dr. Akbar Djohan, menegaskan […]

  • KAI Bandara Edukasi 150 Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tentang Keselamatan Perkeretaapian Sekaligus Perkenalkan Layanan Baru

    KAI Bandara Edukasi 150 Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tentang Keselamatan Perkeretaapian Sekaligus Perkenalkan Layanan Baru

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan perkeretaapian melalui program edukasi kepada masyarakat. Kali ini, KAI Bandara menggelar Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian di SMA Negeri 1 Lubuk Pakam yang diikuti sekitar 150 siswa dan siswi kelas XII beserta para guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda […]

  • Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia

    Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Oleh Rajiv Bhatia* Jakarta — Setelah melewati perjalanan panjang yang diwarnai kedekatan, periode saling menjauh, hingga hubungan yang sempat berkembang di bawah potensi sebenarnya, India dan Indonesia kini memasuki babak baru dalam kemitraan strategis mereka. Sejak kedua negara meningkatkan hubungan menjadi Comprehensive Strategic Partnership pada 2018, berbagai upaya terus dilakukan untuk memberikan makna yang lebih […]

  • Perkuat Ekspansi Pembiayaan Kendaraan di Sulawesi, BRI Finance Hadir Melalui BRI KKB Expo 2026

    Perkuat Ekspansi Pembiayaan Kendaraan di Sulawesi, BRI Finance Hadir Melalui BRI KKB Expo 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Manado, 8 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperluas jangkauan layanan pembiayaan kendaraan di wilayah Sulawesi melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Bersama BRI, perusahaan menghadirkan expo secara serentak di 131 Unit Kerja BRI di 16 kota di Indonesia, termasuk melalui lima Kantor Cabang BRI yang […]

  • Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Bulan Mei 2026 dipenuhi beberapa long weekend yang cukup panjang, dan pola ini sering mendorong pengeluaran tanpa terasa. Kalau kamu tidak punya rencana besar, justru ada peluang untuk menghemat dan mulai mengalokasikan dana ke hal yang lebih produktif. Mei 2026 menjadi waktu yang sangat dinanti karena deretan tanggal merah dan cuti bersama yang melimpah. Berikut […]

  • BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

    BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di tengah meningkatnya kewaspadaan industri terhadap risiko pembiayaan. Hingga Februari 2026, Perseroan berhasil menjaga rasio non-performing financing (NPF) pada level 2,23%, mencerminkan kualitas portofolio yang tetap terkelola dengan baik dan berada dalam batas yang sehat sesuai ketentuan regulator. Direktur Utama BRI […]

expand_less