Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi dan perbaikan kebocoran, penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik

Jakarta, 21 Juli 2026 –
Komisi B DPRD DKI Jakarta
melakukan peninjauan lapangan
ke dua fasilitas operasional PAM JAYA, yaitu
Distribution Center (DC) Pondok Kopi,
Jakarta Timur dan DC Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan ini bertujuan
untuk melihat secara langsung pengelolaan Non Revenue
Water (NRW)
atau air yang telah diproduksi namun belum seluruhnya tercatat sebagai
air berekening.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh
beserta anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Rombongan diterima langsung
oleh Direktur Utama PAM JAYA Arief
Nasrudin beserta jajaran.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi B melihat proses
pengelolaan jaringan distribusi, pemantauan kebocoran, hingga berbagai upaya
yang dilakukan PAM JAYA dalam menekan angka NRW sebagai bagian dari peningkatan
kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh,
mengatakan bahwa kegiatan peninjauan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai
pengelolaan NRW. Menurutnya, NRW tidak hanya berkaitan dengan kebocoran
pipa, tetapi juga mencakup aspek konsumsi
resmi yang belum
berekening, kehilangan komersial, hingga kehilangan fisik pada jaringan distribusi.

“Melalui peninjauan ini, kami mendapat pemahaman yang lebih
utuh mengenai Non Revenue Water (NRW). Penanganannya tentu membutuhkan
investasi dan dilakukan secara bertahap, mulai
dari perbaikan jaringan
pipa, percepatan sambungan
rumah agar air yang sudah
tersedia dapat segera dimanfaatkan masyarakat, hingga penguatan fungsi
reservoir sebagai cadangan pasokan air. Kami berharap upaya-upaya ini dapat
terus didorong sehingga pelayanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta
semakin optimal,” ujar Nova.

Secara sederhana, Non Revenue Water
(NRW)
merupakan selisih antara
jumlah air yang diproduksi dengan air yang tercatat
sebagai pemakaian pelanggan. Kondisi ini dapat terjadi karena dua faktor
utama, yaitu kehilangan air secara fisik,
seperti kebocoran pada jaringan pipa, sambungan, maupun
reservoir, serta kehilangan secara nonfisik, seperti ketidakakuratan meter air,
penggunaan air yang belum tercatat sebagai rekening, maupun kesalahan dalam
pencatatan data.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa angka NRW tidak dapat dilihat hanya dari besarnya persentase semata, tetapi
juga harus dipahami seiring dengan pertumbuhan sistem penyediaan air minum yang
terus berkembang.

“Saat ini cakupan layanan PAM JAYA telah mencapai 82,33% dengan panjang
jaringan pipa sekitar 13.078
kilometer. Artinya, semakin
luas jaringan yang dibangun dan semakin
besar volume air yang kami distribusikan, maka tantangan dalam mengelola NRW
juga semakin besar. Karena itu, upaya penurunan NRW tidak hanya dilakukan
melalui perbaikan kebocoran, tetapi juga melalui penguatan sistem,
digitalisasi, serta pengelolaan jaringan secara lebih efektif,” ujar
Arief.

Arief juga menjelaskan bahwa tidak seluruh air yang masuk
dalam perhitungan NRW berarti hilang atau terbuang. Pada saat PAM JAYA membangun jaringan baru, reservoir, maupun infrastruktur distribusi lainnya,
sebagian volume air masih berada
di dalam pipa atau fasilitas tersebut sebagai
bagian dari proses pengisian sistem. Air tersebut belum tercatat sebagai air
berekening pada periode yang sama karena belum seluruhnya mengalir hingga ke
pelanggan.

“Jadi, tidak
semua air yang belum tercatat sebagai pendapatan berarti hilang. Sebagian masih
tersimpan di jaringan dan infrastruktur baru yang sedang diisi sebelum akhirnya
dialirkan kepada pelanggan. Kondisi ini merupakan bagian dari proses
pengembangan layanan yang memang perlu dipahami secara utuh,” tambah
Arief. 

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat
semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator
penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi
dan perbaikan kebocoran,
penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga
penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara
optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Kemenangan Finansial di Hari Raya Idulfitri dengan Investasi Emas Digital

    Wujudkan Kemenangan Finansial di Hari Raya Idulfitri dengan Investasi Emas Digital

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Hari Raya Idulfitri menjadi momen penuh kehangatan untuk berkumpul bersama keluarga dan menjalin silaturahmi. Lebaran juga identik dengan tradisi berbagi kebahagiaan melalui Tunjangan Hari Raya (THR). Dana tambahan ini dapat menjadi modal kuat untuk memperkokoh kesehatan finansial keluarga jika dialokasikan secara tepat. Sebagai platform solusi finansial, Cermati menekankan pentingnya masyarakat untuk membagi alokasi THR, salah […]

  • Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

    Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bekasi, (19/2) – Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT SUCOFINDO (PERSERO) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Komunitas Indonesia Hijau menyelenggarakan kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove di Kawasan Muara Benting, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas tantangan abrasi, degradasi ekosistem […]

  • Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Oleh Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono, Founder & Chairman Jababeka Group dan Founder President University Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia dalam waktu dekat bukan sekadar agenda diplomatik rutin. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mengangkat salah satu hubungan tertua di Asia menjadi salah satu kemitraan strategis […]

  • Voices of Tomorrow Special Session Bahas Gejolak Timur Tengah dan Tantangan Jurnalisme Global

    Voices of Tomorrow Special Session Bahas Gejolak Timur Tengah dan Tantangan Jurnalisme Global

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta — Program Voices of Tomorrow kembali menghadirkan sesi khusus yang ditujukan bagi jurnalis muda, mahasiswa, dan para profesional yang tertarik pada dinamika media serta isu global. Mengusung tema “Middle East in Geopolitical Turmoil”, sesi ini akan mengajak peserta memahami bagaimana jurnalisme berperan di tengah konflik, krisis, dan perubahan geopolitik yang terus berkembang. Kegiatan yang diselenggarakan […]

  • Digiten Memperkuat Dukungan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha di Area Bekasi

    Digiten Memperkuat Dukungan Digital Marketing Bagi Pelaku Usaha di Area Bekasi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Pemasaran bisnis lima tahun lalu tentu tidak bisa optimal jika diterapkan saat ini. Perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi, serta meningkatnya aktivitas digital membuat bisnis membutuhkan strategi yang lebih relevan dan adaptif. Itulah kenapa, digital marketing dianggap menjadi solusi yang mampu membantu bisnis menjangkau audiens lebih luas secara efektif dan terukur. “Website sebagai pondasi eksistensi digital […]

  • Reska Catering Layani Jamuan Pasukan Pengawalan VVIP PM Australia

    Reska Catering Layani Jamuan Pasukan Pengawalan VVIP PM Australia

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Reska Catering, unit bisnis KAI Services, turut berkontribusi dalam mendukung kelancaran agenda kenegaraan penyambutan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, Reska Catering menyiapkan sebanyak 950 nasi box untuk jamuan pasukan pengawalan VVIP yang bertugas mengamankan seluruh rangkaian kegiatan penyambutan tamu negara. Penyediaan konsumsi […]

expand_less