Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah global. Langkah strategis ini terlihat nyata melalui partisipasi aktif Indonesia sebagai negara mitra (Partner Country) dalam pameran industri internasional INNOPROM 2026 yang berlangsung di Yekaterinburg, Rusia.

“Indonesia membawa agenda industri yang tegas, yaitu mempercepat hilirisasi mulai dari mineral kritis dan manufaktur maju, hingga energi, ketahanan pangan, dan kawasan industri,” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam sambutannya pada acara Business Forum: Russia–Indonesia Industrial Dialogue di Yekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026).

Agus juga menambahkan bahwa Indonesia sangat optimistis untuk memperdalam kemitraan teknologi dengan Rusia, serta mengintegrasikan manufaktur bernilai tambah tinggi ke dalam pasar Eurasia. Sektor manufaktur atau Industri Pengolahan (IP) terbukti masih menjadi penopang utama atau tulang punggung perekonomian nasional. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sektor IP pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan pertumbuhan yang positif sebesar 5,04 persen. Angka pertumbuhan ini lebih tinggi jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang menyentuh angka 4,55 persen.

Selain itu, sektor IP memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yaitu mencapai 19,07 persen atau setara dengan Rp1.179,62 triliun. Kinerja memukau ini juga terlihat dari realisasi investasi pada Triwulan I Tahun 2026, di mana sektor IP menyumbang hingga 36,49 persen atau senilai Rp182,04 triliun. Tidak hanya dari sisi modal, sektor ini juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang sangat masif, yakni sebanyak 20,04 juta orang per Februari 2026. Sementara pada sektor perdagangan internasional, kontribusi ekspor IP pada periode Januari–Februari 2026 mendominasi hingga 83,61 persen dengan nilai penjualan mencapai Rp622,68 triliun.

Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Rusia sendiri memperlihatkan perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai total perdagangan bilateral kedua negara tumbuh sebesar 5,4 persen hingga mencapai USD 4,8 miliar pada tahun 2025.

Nilai ekspor produk Indonesia ke Rusia pun melonjak tajam sebesar 7,5 persen dengan total nilai sekitar USD 1,8 miliar pada tahun 2025. Indonesia secara rutin mengekspor komoditas unggulan seperti karet, kopi, coklat, teh, alas kaki, komponen elektronik, serta produk kimia.

Sebaliknya, Indonesia mengimpor komoditas penting dari Rusia seperti pupuk, besi, baja, sereal, kimia organik, hingga pesawat terbang. Lebih lanjut, pelaksanaan forum bisnis ini mengangkat tiga topik kunci, antara lain Joint industrial projects, Investment opportunities for industrial companies in Russia and Indonesia, dan Tools and mechanisms to support exporters. “Saya yakin forum hari ini akan membawa kedua negara, khususnya sektor industri dapat berkolaborasi secara konkret melalui inisiasi proyek-proyek kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan” tambah Menperin.

Guna memperkokoh jalinan kerja sama strategis ini, kedua negara sepakat menandatangani tujuh dokumen perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) baru di bidang industri. Dokumen tersebut meliputi kerja sama antara Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, serta lima dokumen kerjasama teknis dan komersial yang melibatkan pelaku usaha seperti Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PCM Kabel Indonesia, PT Athira Maritim Indonesia, Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) bersama United Industrial Corporation AK Bars dan MoU antara PT Minang Jordanindo dengan CHETRA LLC, serta nota kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dengan the Association of Clusters dan Technology Parks, and SEZs of the Russian Federation (ACTPRF).

Kerja sama baru ini melengkapi dua MoU terdahulu yang sudah berjalan sejak Desember 2025 di bidang galangan kapal dan studi krisotil asbestos. Peran Indonesia sebagai Partner Country diharapkan dapat menjadi landasan kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, baik bagi Indonesia dan Rusia maupun pada skala global, ditengah tantangan geoekonomi dan geopolitik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven

    Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat yang masih berada di level tinggi. Kombinasi faktor tersebut memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven, sehingga mendorong peningkatan permintaan dari investor global yang mencari perlindungan nilai di tengah ketidakpastian […]

  • Hadirkan Nostalgia Permainan Tradisional, Metland Hotel Cirebon Gelar Dolan Sore & Pasar Dadakan

    Hadirkan Nostalgia Permainan Tradisional, Metland Hotel Cirebon Gelar Dolan Sore & Pasar Dadakan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Di tengah kehidupan modern yang semakin didominasi teknologi digital, kerinduan akan masa kecil yang sederhana kembali terasa. Sore hari yang dulu diisi dengan tawa, gerak aktif dan kebersamaan tanpa layar kini dikenal kembali melalui konsep “dolan sore”, sebuah tradisi bermain yang sarat nilai sosial dan budaya. Dolan sore bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, tetapi […]

  • Perbandingan Kampus S1 International vs Branch Campus: Keunggulan Program S1 International di Indonesia

    Perbandingan Kampus S1 International vs Branch Campus: Keunggulan Program S1 International di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, tren pendidikan tinggi di Indonesia diramaikan dengan dua pilihan utama bagi calon mahasiswa yang membidik standar global: Program S1 International di Indonesia (seperti BINUS International) dan Branch Campus (kampus cabang universitas asing). Bagi orang tua dan calon mahasiswa, memahami perbedaan fundamental antara keduanya sangat penting untuk memastikan investasi pendidikan yang optimal dan relevan dengan pasar kerja […]

  • FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

    FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 April — FLOQ, platform aset kripto yang berfokus pada edukasi dan kemudahan akses, hari ini resmi meluncurkan fitur Limit Order, bersamaan dengan kampanye interaktif bertema Pokémon Series Campaign yang akan berlangsung mulai 27 April – 10 May 2026. Peluncuran fitur Limit Order menjadi langkah strategis FLOQ dalam menghadirkan pengalaman trading yang tidak hanya lebih fleksibel dan terukur, tetapi juga […]

  • Pilihan Kuliah Program Profesi Insinyur di Jakarta

    Pilihan Kuliah Program Profesi Insinyur di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Di era persaingan global dan percepatan pembangunan teknologi, gelar sarjana saja kerap belum cukup untuk membuka banyak peluang karir di bidang teknik. Untuk itu, Program Profesi Insinyur menjadi pintu emas bagi Sobat Unggul yang ingin memperkuat kompetensi, mendapatkan pengakuan profesional, dan siap bersaing di industri yang semakin menuntut kompetensi nyata. Apa Itu Program Profesi Insinyur? […]

  • BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV

    BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA, 5 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) optimistis rencana pemerintah menghadirkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan industri pembiayaan. Pemerintah tengah mematangkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik yang diperkirakan menyasar sekitar 500.000 kendaraan roda dua dan roda empat. Insentif tersebut antara lain […]

expand_less