Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026

Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Indonesia terus memperkuat promosi kawasan industri sebagai destinasi investasi global. Dalam ajang INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menawarkan potensi kawasan industri nasional kepada pemerintah dan pelaku usaha Rusia sebagai pintu masuk pengembangan klaster industri internasional yang saling menguntungkan.

“Pengembangan kawasan industri merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pemerataan industrialisasi sekaligus memperkuat daya saing manufaktur nasional. Kawasan industri memainkan peranan penting dalam mempercepat transformasi industri nasional, ekosistem terintegrasi yang mendukung hilirisasi, peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, hingga daya saing industri nasional di tingkat global” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sesi Business Talk – Panel Discussion Dialogue between Russian and Indonesian SEZs/Industrial Estate: Regulatory Harmonization and The Development of International Industrial Clusters di Ekaterinburg, Rusia (8/7).

Optimisme tersebut didukung oleh kinerja kawasan industri yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, kawasan industri berhasil menarik investasi sebesar Rp6.744,58 triliun atau tumbuh 9,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menyerap sekitar 2,35 juta tenaga kerja. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin RI, Tri Supondy menegaskan bahwa harmonisasi regulasi menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi kawasan industri yang semakin kondusif antara Indonesia dan Rusia.

“Harmonisasi regulasi antara Indonesia dan Rusia menjadi kunci untuk memastikan setiap investasi kawasan industri berjalan efisien, transparan, dan saling menguntungkan bagi kedua negara. Kami berharap dialog ini dapat menjadi landasan bagi kemitraan jangka panjang, tidak hanya dalam hal investasi, tetapi juga transfer pengetahuan dan pengembangan kapasitas kawasan industri kedua negara.” ucap Tri.

Diskusi tersebut mempertemukan perwakilan pemerintah, asosiasi kawasan industri, serta pengelola kawasan industri dari Indonesia dan Rusia guna membahas peluang kerja sama investasi, pengembangan kawasan industri, serta pembentukan kawasan industri yang saling terhubung (klaster industri internasional). Hingga triwulan II 2026, Indonesia memiliki 180 kawasan industri yang menampung hampir 12 ribu perusahaan atau tenan. Pengembangan kawasan industri dilakukan melalui empat pendekatan utama, yakni kawasan berteknologi tinggi, kawasan berbasis hilirisasi sumber daya alam, kawasan hemat air di luar Pulau Jawa, serta kawasan padat karya di Pulau Jawa guna meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional.

Untuk memperkuat daya tarik investasi, pemerintah juga menyediakan berbagai insentif fiskal dan nonfiskal. Fasilitas tersebut meliputi kemudahan perizinan berusaha berbasis risiko, status kawasan industri sebagai Objek Vital Nasional yang memberikan kepastian keamanan investasi, pemberian Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) bagi industri tertentu, program restrukturisasi mesin dan peralatan industri, serta berbagai insentif perpajakan seperti investment allowance, tax allowance, super tax deduction untuk kegiatan riset dan pelatihan vokasi, hingga pembebasan bea masuk mesin dan bahan baku melalui skema masterlist. Selain itu, Indonesia juga menawarkan tingkat upah yang kompetitif di sejumlah wilayah industri sebagai salah satu daya tarik bagi investor manufaktur.

Sebagai contoh keberhasilan pengembangan kawasan industri, Kemenperin turut memaparkan Kendal Special Economic Zone (Kendal SEZ). Kawasan yang dikembangkan melalui kerja sama Jababeka & Co. dan Sembcorp Urban Development Singapura tersebut telah menjadi salah satu kawasan industri dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Hingga 2025, Kendal SEZ mencatatkan investasi kumulatif sebesar Rp187,05 triliun dan menyerap lebih dari 76 ribu tenaga kerja. Saat ini, Kendal SEZ telah menampung 142 badan usaha dari berbagai negara, dengan sektor fesyen, otomotif, energi terbarukan, dan elektronika sebagai sektor dominan. Tingginya tingkat okupansi kawasan mendorong pengembangan Ecosystem Hub seluas 1.200 hektar yang akan mencakup pusat riset dan inovasi, kawasan industri berkelanjutan, kawasan komersial, serta permukiman terpadu.

Pengembangan tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga 250 ribu tenaga kerja dengan tambahan investasi sekitar Rp370 triliun. Selain menawarkan infrastruktur industri yang lengkap, Kendal SEZ juga membuka peluang kolaborasi di bidang pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan sejumlah politeknik vokasi serta pengembangan digitalisasi pengelolaan kawasan industri. Dialog mengenai harmonisasi regulasi ini melengkapi penandatanganan Nota Kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan Association of Clusters, Technology Parks and SEZs of Russia yang dilakukan sehari sebelumnya di Ekaterinburg. Kesepahaman tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan Indonesia dan Rusia dalam pengembangan kawasan industri, peningkatan investasi, serta pembentukan klaster industri internasional yang berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas (XAU/USD) 16 Februari 2026 Stabil di .993, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Harga Emas (XAU/USD) 16 Februari 2026 Stabil di $4.993, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Harga emas hari ini menunjukkan fase konsolidasi menjelang rilis data penting dan perkembangan geopolitik. Trader disarankan tetap memperhatikan dinamika dolar AS, kebijakan moneter, serta sentimen global sebelum mengambil keputusan transaksi. Harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan Senin (16/2/2026) tercatat bergerak stabil di kisaran $4.993 per ons pada sesi Asia. Pergerakan ini terjadi setelah emas sempat […]

  • Hadapi Ketidakpastian RKAB,  BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

    Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 April 2026 – Di tengah dinamika sektor pertambangan, khususnya batu bara, industri pembiayaan saat ini mengadopsi pendekatan yang lebih selektif dalam penyaluran kredit, terutama pada segmen alat berat. Hal ini sejalan dengan masih berlangsungnya proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026, di tengah indikasi penurunan target produksi batu bara nasional […]

  • Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal

    Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Oktober 2026 – Industri aset kripto Indonesia terus berkembang seiring bertambahnya jumlah pengguna dan meningkatnya perhatian terhadap aset digital sebagai bagian dari ekosistem keuangan. Di tengah perkembangan tersebut, pemilihan platform yang berizin dan diawasi regulator menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum berinvestasi aset kripto. Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, […]

  • BRI Unit Rorotan Tetap Hadir Layani Nasabah Saat Libur Lewat Layanan Weekend Banking

    BRI Unit Rorotan Tetap Hadir Layani Nasabah Saat Libur Lewat Layanan Weekend Banking

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Dalam rangka memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat, BRI Unit Rorotan tetap membuka layanan perbankan bagi nasabah melalui program Weekend Banking selama akhir pekan dan hari libur. Layanan ini menjadi bentuk komitmen BRI dalam memastikan kebutuhan transaksi perbankan masyarakat tetap terpenuhi meskipun di luar hari operasional normal. Nasabah dapat memanfaatkan layanan untuk berbagai kebutuhan transaksi […]

  • “Visi Itu Murah.” Pesan Narko Santoso yang Mencuri Perhatian Leadership Youth Summit 4.0

    “Visi Itu Murah.” Pesan Narko Santoso yang Mencuri Perhatian Leadership Youth Summit 4.0

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    “Visi itu Murah” – Narko Santoso, CTA., CHt., Founder NS TRADE | Top 50 Global Trader JAKARTA, 25 Juni 2026 — Di tengah derasnya arus motivasi yang mendorong generasi muda untuk “berani bermimpi besar”, Narko Santoso, CTA., CHt., justru membuka sesinya dengan sebuah kalimat yang tidak biasa. “Visi itu murah.” Kalimat singkat tersebut sontak mengundang perhatian ratusan peserta Leadership […]

  • Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

    Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa dalam analisis fundamental Anda. Faktor yang sering menjadi pembeda antara trader sukses dan mereka yang gagal adalah kontrol psikologis. Di pasar keuangan yang bergerak dinamis, emosi manusia seperti ketakutan dan keserakahan sering kali memicu kesalahan fatal yang sebenarnya bisa dihindari […]

expand_less