Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Emas Dukung Sistem Moneter

Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Emas Dukung Sistem Moneter

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Pemerintah mendorong penguatan sistem moneter Indonesia dengan mengoptimalkan potensi cadangan emas tambang sebesar 3.600 ton.

Deputi Bidang ESDM Kemenko Perekonomian Elen Setiadi mengatakan, Indonesia perlu membangun ekosistem emas dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, traceability, pemurnian, perdagangan hingga bullion banking. Hal ini akan berkontribusi besar bagi perekonomian negara.

Dengan kata lain, emas tidak hanya menjadi komoditas tambang, tetapi juga dapat berkembang menjadi instrumen keuangan dan aset strategis negara dan mampu mendukung sistem moneter.

“Kalau nanti ditambah lagi dengan penguatan cadangan devisa, emasnya BI semakin baik-semakin besar, maka ketika ada guncangan dinamika global, guncangan ekonomi, kita punya stabilizer namanya emas selain cadangan devisa tadi,” kata Elen.

Diketahui, emas yang tercatat sebagai cadangan moneter Bank Indonesia (BI) baru mencapai 87,1 ton, atau sekitar 7,7% dari total cadangan. Dengan kepemilikan tersebut, Indonesia berada di posisi ke-44 dunia dalam hal cadangan emas bank sentral.

Sebagai gambaran, negara maju seperti Amerika Serikat memiliki cadangan emas mencapai 8.133,5 ton. Sementara Jerman memiliki 3.349,5 ton, Italia 2.451,8 ton, Prancis 2.437 ton, dan China 2.346,4 ton.

Meski penyerapannya belum semasif negara maju, produksi emas Indonesia disebut telah mencapai kisaran 100 ton per tahun.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno menyebut, produksi yang tercatat secara resmi belum sepenuhnya menggambarkan aktivitas emas di lapangan. Masih terdapat produksi dan perdagangan emas yang belum tercatat dalam sistem resmi.

“Jadi memang ada beberapa catatan untuk emas ini memang yang mungkin teridentifikasi ada beberapa penjualan yang tanda petik ilegal gitu ya,” ujar Tri.

Ke depan, pemerintah akan mendorong penataan aktivitas pertambangan rakyat melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Upaya tersebut diharapkan membuat aktivitas pertambangan emas lebih tertata dan produksinya dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mengurangi peredaran emas melalui jalur ilegal.

“Mungkin nanti penambangannya lebih dapat dipertanggungjawabkan hasilnya, tidak lari ke mana-mana, ilegalitasnya sedikit,” tutupnya.

Merujuk data Kemenko Perekonomian, Indonesia memiliki modal kuat untuk memperkuat ekosistem emas nasional.

Sebagai gambaran, di dalam Grup MIND ID PT Antam Tbk saat ini memiliki fasilitas pemurnian (refinery) berkapasitas 150 ton per tahun. Selain itu, terdapat Smelter Manyar milik PT Freeport Indonesia yang mampu memurnikan emas hingga 50 ton per tahun.

Sementara dari sektor swasta, smelter PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) mampu mengolah emas dengan kapasitas 18 ton per tahun.

Adapun, potensi produksi bijih juga didukung oleh sejumlah perusahaan tambang lainnya, seperti PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) sebesar 2,4–2,7 ton, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 2,9 ton, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) 2,6 ton, PT Agincourt Resources (PTAR) 5,9–6,8 ton, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar 2,2 ton per tahun.

Besarnya kapasitas tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat ekosistem emas nasional, yang pada akhirnya potensial untuk memperkuat cadangan devisa bank sentral. Atas dasar itulah, pemerintah terus mendorong Bank Indonesia (BI) untuk meningkatkan cadangan emasnya, sehinga semakin memperkuat stabilitas moneter dan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko Pangan Resmikan PSEL, SUCOFINDO Dukung Kesiapan Teknis Pengolahan Sampah menjadi Energi

    Menko Pangan Resmikan PSEL, SUCOFINDO Dukung Kesiapan Teknis Pengolahan Sampah menjadi Energi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Denpasar, (13/7) – Pemerintah resmi memulai pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar Raya, Bali yang ditandai dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu implementasi awal percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung […]

  • Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

    Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Cuckoo, produsen peralatan rumah tangga terkemuka asal Korea Selatan, secara resmi memperkenalkan Lee Jun-ho sebagai Global Brand Ambassador terbaru mereka. Kolaborasi antara Cuckoo dengan Lee Junho membawa pesan sederhana yang punya makna kuat, “Hidup lebih sehat dan bahagia dimulai dari rumah bersama Cuckoo.”   Pemilihan Lee Junho dilakukan setelah pertimbangan yang matang. Junho dikenal dengan […]

  • Emas Kembali Menguat, Sentimen Global dan Teknikal Kompak Dorong Kenaikan

    Emas Kembali Menguat, Sentimen Global dan Teknikal Kompak Dorong Kenaikan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan Kamis (30/4) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang positif serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD dalam timeframe H1 mulai menunjukkan indikasi pembalikan arah, setelah sebelumnya berada dalam tekanan. Secara teknikal, salah satu sinyal utama […]

  • ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis

    ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Bandung (India News Desk) — Peluang bisnis baru tidak selalu datang dari menciptakan platform baru. Dalam ekosistem digital yang semakin terhubung, peluang juga bisa muncul dari hal-hal yang belum terhubung: antara bisnis dan pelanggan, layanan pembayaran dan merchant, logistik dan penjual, atau teknologi dan berbagai penyedia layanan. Gagasan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam “Digital […]

  • Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila

    Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta (26/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sebanyak 1.093.067 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan libur Hari Lahir Pancasila periode Selasa (26/05) hingga Senin (01/06). Total volume lalu lintas (lalin) tersebut diprediksi naik 8,90% jika dibandingkan dengan kondisi lalin normal (1.003.695 kendaraan). Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalin dari […]

  • 93,09% Debitur FLPP Menghuni Rumahnya Di Penyaluran Tahun 2026

    93,09% Debitur FLPP Menghuni Rumahnya Di Penyaluran Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BP Tapera meningkatkan target dari tahun sebelumnya menjadi 75.000 unit rumah. Apabila menilik dari target monitoring dan evaluasi per akhir Mei 2026, BP Tapera telah mencapai angka pemantauan sebesar 42,595 ribu unit rumah, atau 36,42% dari target yang ditetapkan. Dalam pemantauannya, sebanyak 37.003 unit rumah (93,09%) dihuni sendiri oleh pemiliknya. Jakarta, 19 Juni 2026 – […]

expand_less