Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Ekosistem Baterai Terintegrasi: Strategi Indonesia Perkuat Daya Saing Industri

Ekosistem Baterai Terintegrasi: Strategi Indonesia Perkuat Daya Saing Industri

  • account_circle editor News
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Jakarta – Indonesia terus memperkuat daya saing industri melalui percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Kehadiran pabrik baterai yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir dinilai bukan sekadar upaya transisi energi, melainkan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing manufaktur dan posisi Indonesia sebagai pemain salah satu kunci di rantai pasok global.

Pemerintah melalui Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID saat ini tengah memacu Proyek Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi.

Salah satu proyek yang kini dijalankan adalah pembangunan Fasilitas Produksi Baterai Cell di Karawang, yang merupakan hasil kerja sama perusahaan patungan (joint venture) antara MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL) dengan membentuk PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB).

Hingga Januari 2026, instalasi Battery Manufacture Equipment telah rampung, sehingga fasilitas ini dijadwalkan memulai operasi komersial pada akhir tahun ini dengan kapasitas awal 6,9 GWh, dan diproyeksikan meningkat hingga 15 GWh pada 2028.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Ekosistem Kendaraan Listrik (AEML), Rian Ernest, menilai kehadiran pabrik baterai lokal ini memiliki peran strategis lebih dari sekadar unit produksi.

Menurutnya, fasilitas Fasilitas Produksi Baterai Cell ini berfungsi sebagai anchor atau jangkar yang akan menarik gerbong investasi pendukung lainnya sehingga semakin memperkuat ekosistem industri di dalam negeri.

Menurutnya akan semakin banyak korporasi yang tertarik membangun industri di Indonesia mulai dari penyedia material, komponen, hingga industri daur ulang.

Rian menekankan bahwa dampak instan yang akan dirasakan industri adalah kepastian pasokan bagi para produsen kendaraan (OEM/assembler).

Kehadiran standar kualitas yang jelas di dalam negeri dipercaya bakal menurunkan hambatan masuk bagi pemasok lokal serta mempercepat pembangunan SDM di bidang teknologi tinggi yang berdampak langsung pada daya saing industri. jelasnya.

Dia menambahkan, Indonesia bukan lagi sekadar negara yang bergantung pada ekspor mineral tambang mentah.

Kekayaan alam sudah mampu diolah menjadi sebuah produk jadi yang dapat digunakan langsung oleh konsumer, sehingga menjadi pengungkit bagi kinerja pertumbuhan ekonomi di masa depan.

“Itu adalah modal tawar kita. Tapi nilainya baru benar-benar naik jika sudah menjadi produk bernilai tinggi. Ukuran daya saing kita bukan lagi berapa ton bijih nikel yang dihasilkan, melainkan kualitas sel baterai dan kemampuan industri yang konsisten serta memenuhi standar pabrikan global,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development Universitas Indonesia (RESSED UI), Ali Ahmudi, menegaskan bahwa industrialisasi baterai dalam negeri adalah langkah mendesak untuk menekan harga kendaraan listrik di tingkat konsumen.

“Jika komponen utamanya bisa ditekan harganya karena diproduksi di dalam negeri melalui efisiensi logistik, otomatis harga EV akan turun. Proyek hilirisasi ini harus berlanjut agar kita tidak hanya menjual tanah, tapi menjual produk dengan nilai tambah belasan kali lipat,” tegas Ali.

Ali memandang ketergantungan pada produk luar harus segera diakhiri melalui transfer teknologi. Ia mendorong agar pemain global yang membawa teknologi ke Indonesia wajib membangun basis produksinya di tanah air, sehingga ikut meningkatkan daya saing industri Indonesia.

“Meski mungkin ada tantangan bisnis di tahap awal, jalur ini harus ditempuh. Ini adalah fondasi Indonesia menuju era industri baru yang mandiri,” pungkasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habis dalam Empat Jam, Cluster Neora Jadi Primadona di Metland Menteng

    Habis dalam Empat Jam, Cluster Neora Jadi Primadona di Metland Menteng

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Tingginya minat masyarakat terhadap hunian dengan aksesibilitas baik serta berada di kawasan yang terus berkembang tercermin dari penjualan Cluster Neora fase pertama di Metland Menteng. Sebanyak 43 unit rumah berhasil terjual habis hanya dalam waktu empat jam pada saat peluncuran yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026. Pencapaian ini menunjukkan bahwa produk hunian dengan konsep […]

  • Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

    Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Mei 2026 — PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkomitmen untuk mencetak generasi unggul dan punya perilaku keberlanjutan. Tepat di Hari Pendidikan, Pertamina membuka program Beasiswa Sobat Bumi tahun 2026 untuk mahasiswa/i di seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatra hingga Papua. Program ini terdiri dari tiga kategori, yaitu reguler […]

  • Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

    Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kendari, September 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan layanan operasional di Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara, dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri nikel nasional. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari sinergi Pelindo bersama PT Indo Konstruksi Mineral (IKM) dalam pemanfaatan fasilitas […]

  • Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Maraknya penipuan trading membuat seorang nasabah berhati-hati. Pengalaman lima tahun di HSB Investasi ini menyoroti pentingnya legalitas, transparansi, dan disiplin dalam trading. Maraknya kasus penipuan berkedok trading dan investasi membuat banyak masyarakat semakin berhati-hati sebelum menempatkan dana. Berbagai modus, mulai dari titip dana, grup tertutup di media sosial, hingga janji keuntungan tetap dalam waktu singkat, […]

  • Emas Pulih Setelah Koreksi, Target 4.822 Jadi Perhatian Pasar

    Emas Pulih Setelah Koreksi, Target 4.822 Jadi Perhatian Pasar

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (22/4) diperkirakan kembali bergerak menguat setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi sebelumnya. Kondisi ini dinilai sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar, di mana fase koreksi terjadi sebelum harga melanjutkan tren utamanya. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat bahwa pergerakan XAU/USD masih berada dalam tren naik […]

  • OJK Nilai Pelemahan Kripto Masih Wajar, Tokocrypto Soroti Peluang Bangkit

    OJK Nilai Pelemahan Kripto Masih Wajar, Tokocrypto Soroti Peluang Bangkit

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Mei 2026 — Pasar aset kripto di Indonesia masih menghadapi tekanan seiring melemahnya harga aset digital secara global. Meski demikian, minat investor terhadap industri kripto dinilai belum surut. Kondisi ini terlihat dari jumlah konsumen kripto yang masih bertambah serta sikap investor institusi yang mulai lebih selektif dalam mengambil posisi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) […]

expand_less