Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Upaya menciptakan kemitraan strategis menjadi salah satu kunci untuk mendorong kedaulatan mineral Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan memperkuat rantai nilai industri mineral nasional.
Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa menjelaskan, kesenjangan teknologi Indonesia di sejumlah sektor mineral sebenarnya tidak terlalu jauh dibandingkan dengan negara lain. Menurutnya, selama ini Indonesia masih banyak mengekspor bahan baku seperti alumina dan aluminium, sementara produk turunannya masih diproduksi di luar negeri.
Ia mencontohkan, Indonesia selama ini mengolah bauksit menjadi alumina atau aluminium ingot untuk kemudian diekspor ke negara lain seperti Jepang. Namun, untuk produk ekstrusi aluminium yang digunakan di sektor dirgantara, otomotif hingga pertahanan, Indonesia masih harus menunggu pasokan selama lima hingga enam bulan.
Sigit menilai teknologi untuk mengembangkan produk turunan aluminium maupun baja masih berada dalam jangkauan Indonesia. Namun, tantangan yang lebih besar berada pada mineral berbasis semikonduktor dan sejumlah mineral khusus yang saat ini hanya dikuasai oleh negara-negara maju.
“Tapi bukan jadi masalah, kita punya strategi di mana kita melakukan strategic partnership. Jadi kementerian strategis, di mana kita memiliki share terhadap kita punya mineral, you punya teknologi, tapi kalau you gak dapat mineral dari kita, maka gak bisa jalan. Kita strategic partnership, kita bangun kolaborasi R&D, kita ajak semua perguruan tinggi,” ujar Sigit dalam MINDialogue, di Jakarta, Rabu, (12/8/2026).
Senada dengan itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengakui kemitraan strategis masih dibutuhkan untuk mempercepat transfer teknologi ke Indonesia. Menurutnya, investasi asing tetap diperlukan karena Indonesia masih memiliki kelemahan dalam riset dan pengembangan atau research and development (R&D).
“Memang kenapa kita butuh juga investasi dari luar? Kita juga butuh partner teknologi karena memang terus terang kita juga sangat lemah dalam research and development. Maka itu PR besar,” kata Todotua.
Ia mencontohkan pengembangan industri baterai kendaraan listrik yang masih menghadapi tantangan pada rantai pasok bagian tengah. Padahal, Indonesia telah memiliki sumber daya nikel dan fasilitas pengolahan HPAL.
Saat ini, Indonesia tengah melaksanakan kerja sama strategis Indonesia dalam proyek baterai kendaraan listrik. Hal ini ditandai dengan kolaborasi antara anak usaha MIND ID, Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) untuk mengadopsi teknologi manufaktur sel baterai kendaraan listrik.
Keduanya tengah membangun pabrik baterai electric vehicle (EV) berlokasi di Karawang, Jawa Barat yang akan segera diresmikan pemerintah. Adapun kapasitas produksi awal ditaksir mencapai sebesar 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun.
Proyek ini digarap oleh konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) dengan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) dan IBC. CBL sendiri merupakan anak usaha dari CATL. Konsorsium perusahaan-perusahaan itu pun membentuk perusahaan baru bernama PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menekankan bahwa kemitraan strategis harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia. Ia menilai selama ini banyak kekayaan mineral nasional yang justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain yang memiliki keunggulan teknologi dan pendanaan.
Menurut Maroef, kondisi tersebut membuat Indonesia belum sepenuhnya menikmati manfaat dari sumber daya mineral yang dimiliki. Padahal, pengelolaan mineral seharusnya mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi bangsa dan negara.
“MIND ID memandang perlunya upaya perbaikan komprehensif yang melibatkan sinergi lintas institusi. Kami mengidentifikasi bahwa transformasi tata kelola cadangan mineral nasional harus dilakukan di setiap simpul kunci proses bisnis pertambangan, yakni dari sektor hulu, menengah midstream hingga hilir,” kata Maroef.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Transisi Energi Bersih melalui Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Transisi Energi Bersih melalui Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partisipasi masyarakat dalam perdagangan karbon menunjukkan tren meningkat sepanjang 2025. Melalui platform IDX Carbon dan PTPN Carbon Hub, publik tercatat telah menyerap 5.202 ton setara karbon dioksida (tonCO₂e) dari proyek energi terbarukan milik PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara. Data perusahaan menunjukkan volume serapan tersebut berasal dari 335 transaksi yang dilakukan individu maupun […]

  • Tokocrypto Bergabung ke ICEx Group, Perkuat Ekosistem Aset Digital Indonesia

    Tokocrypto Bergabung ke ICEx Group, Perkuat Ekosistem Aset Digital Indonesia

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Juni 2026 — Tokocrypto resmi bergabung ke dalam ekosistem ICEx Group sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur pasar aset keuangan digital di Indonesia. Bergabungnya Tokocrypto ke dalam ekosistem ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh pertumbuhan industri aset digital nasional serta memperluas kontribusi terhadap ekosistem keuangan digital yang semakin matang. Langkah […]

  • Pangkogabwilhan III Pastikan Pemulihan Kondusivitas Keamanan 11 Bandara Perintis di Papua Berlangsung Intensif

    Pangkogabwilhan III Pastikan Pemulihan Kondusivitas Keamanan 11 Bandara Perintis di Papua Berlangsung Intensif

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan pemulihan kondusivitas keamanan di 11 bandara perintis Papua berlangsung intensif pascagangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penguatan pengamanan dilakukan bersama unsur TNI-Polri dan didukung tokoh adat serta masyarakat guna menjamin kelancaran distribusi logistik dan aktivitas warga di wilayah pedalaman. Jakarta – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen […]

  • Rahasia Kontraktor Hemat: Bukan di Harga, Tapi di Pemilihan Material

    Rahasia Kontraktor Hemat: Bukan di Harga, Tapi di Pemilihan Material

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Dalam dunia konstruksi, ada sebuah “rahasia umum” yang sering membedakan antara bangunan yang berumur panjang dengan bangunan yang terus-menerus membutuhkan perbaikan. Banyak orang mengira bahwa menjadi kontraktor atau pemilik proyek yang hemat berarti mencari harga material paling murah di toko besi. Padahal, strategi tersebut sering kali menjadi jalan pintas menuju biaya perawatan yang membengkak. Efisiensi […]

  • Perkuat Ekosistem Halal, SUCOFINDO Edukasi Pelaku UMKM di Timika

    Perkuat Ekosistem Halal, SUCOFINDO Edukasi Pelaku UMKM di Timika

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Timika, 16 Mei 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatkan daya saing Usaha Mikro dan Kecil (UMK), Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PT SUCOFINDO (PERSERO) meningkatkan edukasi terkait sertifikasi halal kepada para pelaku usaha Wanita yang tergabung dalam Perhimpunan Wanita Kuana Kencana (PWKK) dan Departemen Peranan Wanita (DPW) Kuala Kencana, Timika. Kegiatan ini merupakan dukungan […]

  • 4.758 Lulusan Dikukuhkan, BINUS University Dorong Lahirnya Pemimpin Inovatif yang Berdampak

    4.758 Lulusan Dikukuhkan, BINUS University Dorong Lahirnya Pemimpin Inovatif yang Berdampak

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BINUS University menyelenggarakan Wisuda ke-75 yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Dalam wisuda ini, BINUS University mengukuhkan 4.758 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, terdiri dari 4.225 lulusan Sarjana (S1), 512 lulusan Magister (S2), 6 lulusan Doktor (S3), 11 lulusan Program Profesi, dan 4 lulusan Diploma 4 (D4). […]

expand_less