Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Saat Brand Lain Bakar Budget, Her Assets Society Semarang Bangun Sistem Mini Konsorsium

Saat Brand Lain Bakar Budget, Her Assets Society Semarang Bangun Sistem Mini Konsorsium

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Dalam dunia bisnis, bahkan konglomerat membangun group dan holding untuk memperbesar skala, memperkuat sistem, dan mengamankan pertumbuhan jangka panjang. Bisnis besar tidak berjalan sendiri.

Di tengah tingginya biaya KOL, mahalnya exposure digital, serta kompetisi pasar yang semakin padat, womenpreneur pun membutuhkan ekosistem. Her Assets Society hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.

Her Assets Society Resmi Diluncurkan 14 Februari 2026: Ekosistem Profesional Womenpreneur yang Terstruktur dan Terkurasi

Semarang, 14 Februari 2026 –
Her Assets Society resmi diluncurkan dalam acara Business Lounge pada 14 Februari 2026, bertepatan dengan momentum Tahun Kuda yang melambangkan keberanian, kecepatan, dan akselerasi pertumbuhan.

Dipimpin oleh Sharon Dwidjoatmodjo, Director Community Her Assets Society yang juga mewakili PT Muvin Group Indonesia (jasa otomotif), komunitas ini hadir sebagai ekosistem profesional bagi perempuan pemilik bisnis yang serius membangun aset dan legacy jangka panjang.

Di usia 30 tahun, Sharon (paling ujung kanan) berhasil membawa Her Assets Society menjangkau lintas usia, lintas bidang industri, dan lintas kota mulai dari Semarang, Jakarta, Yogyakarta hingga Salatiga. Awalnya dirancang berbasis distrik di Semarang, namun permintaan dari luar kota menunjukkan bahwa kebutuhan akan ekosistem bisnis perempuan yang strategis bersifat lebih luas.

Berbeda dari Komunitas yang Sudah Ada

Her Assets Society tidak hadir untuk bersaing dengan komunitas yang sudah existing, melainkan untuk melengkapi.

Jika banyak komunitas berfokus pada networking dan sharing, Her Assets Society melakukan hilirisasi atas setiap aset yang dimiliki anggotanya baik brand, jaringan, keahlian, maupun reputasi agar dapat diolah menjadi legacy secara holistik.

Pendekatan yang diterapkan mencakup:

Penguatan positioning bisnis

– Sistem kolaborasi yang terstruktur

– Optimalisasi visibilitas brand

– Strategi marketing kolektif

– Pembangunan nilai jangka panjang

Awalnya, Her Assets Society dirancang berbasis distrik di Semarang sebagai ruang terkurasi bagi business owner perempuan. Namun dalam waktu singkat, permintaan keanggotaan datang dari Jakarta, Yogyakarta, hingga Salatiga. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan ekosistem bisnis perempuan yang strategis bersifat nasional, bukan hanya lokal.

Profesional, Bukan Sekadar Dagang

Dengan positioning sebagai The Professional Womenpreneur Society, Her Assets Society menegaskan standar profesionalitas.

Yang dihadirkan bukan sekadar pelaku usaha yang ingin berjualan, tetapi perempuan yang serius membangun bisnis.

Profesional berarti:

– Memiliki visi dan arah bisnis

– Siap berdiskusi strategis

– Berpakaian rapi dan representatif sebagai business owner

– Menghargai etika dan standar komunitas

Karena citra dan sikap adalah bagian dari aset bisnis itu sendiri.

Terkurasi dan Berdampak

Her Assets Society tidak dirancang untuk menjadi komunitas dengan jumlah anggota besar.

Fokusnya adalah dampak.

Keanggotaan dilakukan secara terkurasi, dengan prinsip bahwa dalam setiap distrik (kecamatan), tidak diperkenankan adanya kompetitor langsung di dalam ekosistem yang sama.

Tujuannya adalah menciptakan kolaborasi, bukan kompetisi internal.

Dengan model ini, setiap anggota memiliki ruang tumbuh yang sehat, posisi yang jelas, serta dukungan ekosistem yang kuat di wilayahnya masing-masing.

Ekosistem untuk Mengurangi Beban Marketing

Menjawab tingginya biaya KOL dan promosi digital, Her Assets Society menghadirkan:

Membership Campaign
Sistem promosi terintegrasi berbasis anggota untuk meningkatkan visibilitas.

Collaborative Campaign
Kolaborasi lintas brand untuk memperluas market reach sekaligus menekan biaya marketing individual.

Struktur Keanggotaan Her Assets Society

Untuk menjaga sistem tetap terkurasi dan berdampak, Her Assets Society memiliki tiga lapisan keanggotaan:

🔹 The Contributor

Anggota yang tidak wajib memiliki bisnis, namun berperan sebagai pendukung ekosistem.
Mereka dapat berkontribusi melalui jaringan, keahlian, insight, atau dukungan kolaboratif dalam campaign komunitas.

🔹 Activate Member

Perempuan pemilik bisnis yang aktif membangun brand dan terlibat dalam Membership Campaign.
Mereka adalah pelaku usaha yang ingin meningkatkan positioning dan visibilitas secara strategis.

🔹 Lead Committee (Level Kecamatan/Distrik)

Perwakilan terkurasi di setiap kecamatan yang memegang peran koordinatif dan strategis.
Struktur ini memastikan tidak ada kompetitor langsung dalam satu distrik, sehingga kolaborasi lebih sehat dan terarah.

Dengan sistem ini, Her Assets Society tidak hanya membangun komunitas, tetapi membangun ekosistem yang saling menguatkan.

Karena di era saat ini, promosi bukan lagi soal siapa yang paling vocal berbicara tetapi siapa yang memiliki sistem dan jaringan yang tepat.

Member Lintas Kota & Lintas Industri

Sejak peluncurannya, Her Assets Society telah menghimpun member dari berbagai kota dan sektor, di antaranya:

1.  SKYEATS – PT. Kolaborasi Berkat Bangsa -Inike Rahmawati (Jakarta)

2. D’Parcelin – PT. Parcelin Creative Indonesia – Prahendita Putri Prasetyani (Semarang)

3. Aresty Bakes – PT. Aspirasi Karya Aresty – Aresty Amalia Andini (Yogyakarta)

4. PT. Akuratdata Cendekiatama Elspertia Solusindo – Fanny Magdalena (Jakarta)

5. Jenny Widjaja – Konsultan Pajak (Jakarta)

6. Ris Seafood – Mariska Triandaruni (Semarang)

7. Yayasan Meira Visi Persada – Meida Rachmawati (Salatiga)

8. Momotaro – CV. Makan Minum Mantab – Kristi Delasia (Semarang)

Keberagaman ini menunjukkan bahwa Her Assets Society bukan komunitas sektoral, melainkan ruang strategis bagi perempuan pemilik bisnis yang ingin membangun aset, pertumbuhan, dan legacy.

Menurut Sharon Dwidjoatmodjo:

“Jika bisnis besar membangun group untuk memperkuat posisi, maka womenpreneur juga perlu membangun ekosistem. Komunitas adalah strategi jangka panjang. Bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi sistem untuk bertumbuh.”

Dengan positioning sebagai komunitas profesional, Her Assets Society menargetkan ekspansi lintas kota secara terkurasi dan membangun jaringan womenpreneur yang tidak hanya bertumbuh secara omzet, tetapi juga positioning dan kredibilitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BINUS Hadirkan PADI Padel Kemanggisan, Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Aktif dan Kebersamaan

    BINUS Hadirkan PADI Padel Kemanggisan, Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Aktif dan Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BINUS menghadirkan PADI Padel Kemanggisan, fasilitas olahraga dan ruang komunitas baru yang terbuka bagi Binusian serta masyarakat umum. Kehadiran PADI Padel Kemanggisan menjadi bagian dari upaya BINUS dalam memperkuat ekosistem yang mendukung gaya hidup aktif, well-being, serta interaksi antarkomunitas. Tidak hanya menjadi tempat berolahraga, PADI Padel dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa, alumni, karyawan, mitra, keluarga, […]

  • BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Jakarta dengan Penawaran KKB Spesial

    BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Jakarta dengan Penawaran KKB Spesial

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Mei 2026 – BRI Consumer Expo 2026 Jakarta sukses diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Sejak dibuka pada 22 Mei 2026, ajang yang digelar oleh BRI Group ini menghadirkan berbagai solusi finansial dan gaya hidup melalui beragam program menarik, mulai dari Property Expo, Automotive Expo, Travel Fair, Fun Activities, Talkshow, hingga […]

  • Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

    Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi yang penuh dinamika, satu hal menjadi semakin jelas: masyarakat tidak lagi hanya mencari dana, tetapi juga cara yang lebih cerdas untuk mengelola aset mereka. Di tengah tekanan ekonomi yang kian terasa, mulai dari pelemahan rupiah hingga kenaikan harga kebutuhan pokok, masyarakat Indonesia perlahan mengubah cara mereka mengelola keuangan. Jika sebelumnya pinjaman […]

  • Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

    Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 April 2026 — Platform perdagangan aset kripto, Tokocrypto terus memperkuat posisinya dalam pengembangan ekosistem aset digital di Indonesia melalui langkah strategis dengan menjajaki kolaborasi bersama Circle, perusahaan global di balik stablecoin USDC. Pertemuan antara CEO Tokocrypto Calvin Kizana dan Co-Founder, CEO, sekaligus Chairman Circle Jeremy Allaire di Jakarta pada 10 April 2026, menjadi bagian dari […]

  • Gayamharjo Naik Kelas! BRI Life dan BRI Research Institute Dorong Inovasi Singkong Jadi Pie Susu dari Tepung Mocaf

    Gayamharjo Naik Kelas! BRI Life dan BRI Research Institute Dorong Inovasi Singkong Jadi Pie Susu dari Tepung Mocaf

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SLEMAN, 05 Juli  2026 – BRI Life kembali berkolaborasi BRI Research Institute (BRIRINS) untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di Kalurahan Gayamharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Melalui Program CSR Pemberdayaan UMKM Tahap II, kedua lembaga berkomitmen memperkuat daya saing produk lokal dengan meingkatkan nilai tambah singkong yang awalnya bernilai jual rendah menjadi komoditas premium lewat kelompok UMKM […]

  • ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

    ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Juli 2026 — ORIJIN JAPANESE DINING di Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection dengan bangga menghadirkan Japanese Brunch in the City, pengalaman bersantap setiap hari Minggu yang menghadirkan cita rasa autentik Jepang sekaligus merayakan warisan kuliner restoran yang telah berdiri sejak tahun 1976. Japanese Brunch in the City menawarkan beragam hidangan khas Jepang melalui […]

expand_less